cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 1,032 Documents
PENGARUH PENAMBAHAN AMMONIUM KARBONAT PADA PEMBUATAN KATALIS CAO SUPERBASA DARI CANGKANG TELUR AYAM Syarifuddin Oko; Irmawati Syahrir
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cangkan telur ayam yang dihasilkan di kabupaten kutai kartanegara sebesar 191,472 kg pada tahun 2015. Cangkang telur ayam dapat digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan katalis CaO hal ini disebabkan cangkang telur ayam memiliki kandungan CaCO3 yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ammonium karbonat (NH4)2CO3 terhadap kadar CaO dan kebasaan katalis CaO dari limbah cangkang telur. Proses pembuatan katalis CaO superbasa diawali pembersihan cangkang telur, pengeringan dan pengecilan  ukuran partikel sampai ukuran -200+325 mesh lalu dikalsinasi, hasil kalsinasi selanjutnya direndam dengan variasi konsentrasi amonium karbonat 0,12 g/ml, 0,23 g/ml, 0,35 g/ml, 0,46 g/ml, 0,57 g/ml dan, 0,69 g/ml  selama 30 menit, kemudian dikeringkan dengan cara dioven lalu dikalsinasi pada temperatur 950oC. karakterisasi katalis meliputi uji kristalinitas dengan XRD, uji struktur dan morfologi dengan SEM-EDS dan uji kebasaan. Hasil penelitian menunjukkan katalis CaO superbasa memiliki derajat kristalinitas sebesar 96,64%, kadar CaO sebesar 96,85%, kekuatan basa (H-) 9,3 dengan jumlah situs basa 7,866 mmol/g pada konsentrasi ammonium karbonat 0,57 g/ml.Kata kunci : Cangkang telur ayam,CaO superbasa, katalis, kalsinasi
RANCANG BANGUN SISTEM PENDETEKSI PRINT-OUT BERWARNA MENGGUNAKAN MINI-PC Darussalam Darussalam; Firdaus Firdaus; Tati Erlina
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada penelitian ini dibangun sebuah sistem yang dapat menghitung secara otomatis jumlah cetakan hitam putih serta jumlah dan presentase cetakan berwarna yang dihasilkan oleh sebuah printer. Alat ini dapat digunakan sebagai alat bantu pada tempat penyewaan komputer atau usaha yang menyediakan jasa pencetakan dokumen sehingga tagihan pada setiap pengguna jasa dapat langsung ditampilkan tanpa melakukan perhitungan jumlah dan jenis cetakan serta tagihan secara manual terlebih dahulu. Dari pengujian diketahui bahwa sistem dapat membedakan dengan baik hasil cetakan hitam putih dan berwarna dengan baik terlepas dari pengaruh cahaya lingkungan. Resolusi gambar yang digunakan mempengaruhi jumlah waktu yang dibutuhkan untuk pencetakan. Sistem ini dapat menampilkan total tagihan secara otomatis berdasarkan persentase warna dengan tingkat keakurasian dalam menentukan persentase warna sebesar 97,28%. Kata kunci: raspberry pi, pengolahan citra, perhitungan otomatis
ANTENA OMNIDIRECTIONAL ULTRA WIDE BAND (UWB) UNTUK APLIKASI ELECTRONIC SUPPORT MEASURE (ESM) Amalina Muthiah; Bambang Setia Nugroho; Yuyu Wahyu
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini, semakin banyak negara di dunia yang menyadari keunggulan dari peperangan elektronika (Electronics Warfare=EW) dan kebutuhannya bagi suatu negara, termasuk juga Indonesia. Salah satu aplikasi teknologi yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah sistem radar yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi dan mengatur pancaran gelombang elektromagnetik di sekitarnya.Pada penelitian ini, telah dirancang dan direalisasikan antena untuk sistem radar pasif pada teknologi ESM (Electronic Support Measure). Antena ini memiliki prinsip kerja sebagai penerima (receiver) saja. Pada teknologi ini, diperlukan antena yang bekerja pada frekuensi tinggi dan bandwidth yang sangat lebar, memiliki gain yang tepat serta pola pancar yang sesuai. Antena yang dirancang pada penelitian ini memiliki dua bagian, yaitu bagian atas yang merupakan semi-circular ring antenna dan bagian bawah yang merupakan linearized cone antenna. Antena ini memiliki karakteristik Ultra Wide Band (UWB) dan memiliki pola radiasi ke segala arah (omnidirectional). Yang mana karakteristik diatas sesuai dengan kebutuhan antena untuk teknologi ESM. Hasil pengukuran adalah antena memiliki VSWR ≤ 2 pada frekuensi 6-12 GHz dengan gain sebesar 1.19 dBi pada frekuensi 6 GHz dan 1.97 dBi pada frekuensi 9 GHz serta memiliki pola radiasi omnidirectional.
ANALISA RISIKO PADA TAHAP KONTRUKSI PEMBANGUNAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MINIHIDRO (PLTM) PONGKOR Tahir Ahmad; Nurul Cahyati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT.Aneka Tambang (ANTAM) merupakan salah satu industri tambang (BUMN) terbesar di Indonesia yang menerapkan tata kelola perusahaan yang baik dan memproduksi berbagai hasil jenis tambang, untuk menjalankan semua kegiatan produksi diperlukan sumber daya yang sangat besar baik itu sumber daya manusia, sumber daya alam maupun energi, PT. ANTAM tersebut Berencana untuk membangun pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTM). Berada dalam lingkungan Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) pongkor, di desa Bantarkaret, kecamatan Nanggung, kabupaten Bogor. Pembangunan pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTM) menjadi salah satu energi listrik PT. ANTAM, yang dapat bersaing dengan tarif daya listrik per kWh PLN, untuk menghindari segala bentuk risiko yang akan terjadi baik secara alami atau ketenagakerjaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi dan mendapatkan solusi risiko yang mungkin terjadi pada tahap kontruksi PLTM Pongkor. Metode yang digunakan studi pustaka tentang manajemen risiko pada konstruksi Pembangunan Listrik Tenaga Minihidro (PLTM), mengacu pada teori-teori yang relevan dan diperlukannya pendekatan umum terhadap manajemen risiko adalah “three-tiered process” yang mengandung identifikasi risiko, evaluasi atau penilaian risiko, dan prosedur untuk kesepakatan. untuk mengoptimalkan tingkat investasi, serta menyatakan faktor faktor risiko. Dari hasil penelitian ini dapat diharapkan solusi atau penilaian risiko untuk menhindari biaya, mutu atau kualitas yang mungkin terjadi pada tahap konstruksi PLTM Pongkor.
PENGEMBANGAN MESIN PENGGILING JAGUNG JENIS BUHR MILL SISTEM HANTARAN SCREW DAN PENGGILINGAN PLAT BERGERIGI Adriansyah Adriansyah; Junaidi Junaidi; Mulyadi Mulyadi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung  giling  merupakan  bahan  pokok  makanan  ternak  yang  sangat  dipengaruhi  oleh  tingkatkehalusan  gilingan.  Teknologi  penggilingan  jagung  biasanya  bekerja  dengan  prinsip  tumbukan(Hammer Mill), kapasitas besar (1-1,5 ton/jam). Mesin ini efektif, tetapi kelemahannya daya yangdigunakan  besar  dan  hasil gilingan  yang  bervariasi  lama  sekali  didapatkan  dibandingkan  denganteknologi penggilingan jenis Buhr Mill, punya biaya awal yang rendah, dan kapasitas penggilingan200-300 kg/jam dan daya yang digunakan 1/3 dari daya yang digunakan oleh penggiling tumbukdengan  kapasitas  yang  sama.  Tujuan  dari  penelitian  ini  pada  tahun  I  adalah  merancang  danmembuat  mesin  penggiling  jagung  jenis Buhr  Millskala  kecil sistem  hantaran  screw  danpenggilingan plat bergerigi dan assembling. Pada tahun ke II melakukan evaluasi teknis terhadapkinerja mesin yang optimal dan melakukan analisis ekonomi untuk menentukan biaya operasi dantitik impas. Dari hasil rancangan mesin didapatkan kapasitas mesin ± 225 kg/jam, ukuran mesinyaitu 87 cm x 130 cm x 40 cm, daya motor penggerak 1,5 HP dengan putaran 1450 RPM dengan 1phase.  Beberapa  komponen  utama  dari  mesin  yaitu  unit  penggiling  dengan  2  pisau  penggilingberukuran  Ø  22  cm  x  2  cm,  poros  penggiling  berukuran  Ø  3,5  cm  x  120  cm,  pisau  tengah,  ulirscrew berukuran Ø 4,5 cm x 4 cm dengan jumlah screw 4 buah. Unit penyetel jarak kerengganganpisau, terdiri dari baut penggerak pipa dan komponen penahan pipa penyetel.Unit corong masukdan corong keluar, rangka bawah, rangka tengah dan rangka atas. Hasil pengujian dengan putaranporos pencacah 1450 RPM didapatkan kapasitas dan hasil gilingan yaitu untuk jarak celah 0,5 mmkapasitas mesin 150 kg/jam, hasil gilingan halus (30 mess) 61,3%, sedang (50 mess) 30,3%, kasar(70 mess) 2,6%. Jarak celah 1 mm kapasitas 190 kg/jam, hasil gilingan halus 52,3%, sedang 30,5%,kasar 10,1%. Jarak celah 1,5 mm kapasitas mesin 225 kg/jam, hasil gilingan halus 20,8%, sedang38,9%, kasar 37,1%.
PENYETELAN ALAT BANTU MENDENGAR 3 CHANNEL DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI MICROPHONE – HEARING AID PADA HANDPHONE BERBASIS ANDROID Agus Sutisna; Saeful Bahri
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data dari Badan Pusat   Statistik  (BPS) tahun 2014, saat ini pengguna alat bantu mendengar usia produktif 15 – 64 tahun mencapai 4.500 orang. Dengan tingkat mobilitas yang tinggi pada   usia   tersebut   baik   pada   pengguna   laki –  laki   maupun perempuan,  maka   penyetelan   alat   bantu mendengarnya   haruslah   efisien   dan   efektif   tanpa   harus   datang   ke  hearing   center  untuk   melakukan penyetelan alat bantu mendengarnya. Tetapi Dengan berkembangnya alat bantu mendengar digital – programmable  yang  artinya  pemrosesan  suara  sudah  digital  dengan  menggunakan software  tertentu maka pengguna alat bantu mendengar tidak bisa melakukan penyetelan sendiri.           Sebagai solusi permasalahan di atas, pada penelitian ini dirancang alat bantu mendengar yang  dapat  disettel  tingkat   frekuensi   dan   intensitas  oleh   penggunanya   secara   langsung.   Alat   ini   dibuat  dengan  mengkombinasikan   antara  alat   bantu   mendengar   yang  diintegrasikan Bluetooth  di   dalamnya  dengan aplikasi microphone – hearing aid di handphone android.           Pengujian     alat dilakukan     dengan    membandingkan       antara   hasil perhitungan     menggunkan rumus gain / penguatan dengan hasil pengukuran pada alat bantu mendengar. Pada proses pengukuran, pengujian     alat  di  lakukan    dengan    memberikan      jarak  penyetelan     0.5   meter  .   Dari pengukuran  didapatkan hasil untuk pengguna dengan jenis kelamin laki –  laki usia 27 tahun dan jenis gangguan pendengaran rata – rata 55 dB HL (Hearing Level)             memiliki rata – rata persentasi kesalahan 0.856%.  Sedangkan      untuk   pengguna    dengan    jenis  kelamin    perempuan     usia  40  tahun   dan   jenis  gangguan pendengaran rata – rata 55 dB HL (Hearing Level)             memiliki rata – rata persentasi kesalahan 1.038%.  Serta untuk pengguna laki – laki usia 30 tahun dengan jenis gangguan pendengaran rata – rata 70 dB HL (Hearing Level) memiliki rata –  rata persentasi kesalahan 2.223%. Adapun faktor –  faktor yang mempengaruhi   persentasi   kesalahan   di   atas   adalah   jarak   antara   aplikasi   di  handphone  dengan   alat bantu mendengarnya serta kebisingan tempat penyetelan alat bantu mendengar. Kata   kunci  : alat   bantu  mendengar, software,   digital  – programmable,   wireless  Bluetooth ,   aplikasi microphone – hearing aid
RANCANG BANGUN MOBILE ROBOT PENGIKUT MANUSIA BERDASARKAN WARNA MENGGUNAKAN METODE TEMPLATE MATCHING BERBASIS MINI PC Rendy Dartha Nugraha; Firdaus Firdaus; Derisma Derisma
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan teknologi di bidang robotika telah banyak dimanfaatkan oleh kalangan industri di dunia kerja dalam  rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas berbagai aktivitas kerja manusia. Sebuah mobile robot dibuat agar dapat mengikuti pergerakan objek berupa manusia berdasarkan warna menggunakan webcam. Mobile robot yang dibuat dapat melakukan proses pengolahan citra dari warna objek yang ditangkap oleh webcam, sehingga dapat mengenali warna objek yang diikuti. Proses pengolahan citra akan di proses di dalam Raspberry Pi sebagai pusat kontrol, yang akan menggerakkan motor pada mobile robot. Ada beberapa proses pengolahan citra untuk mengikuti pergerakan objek, yaitu: mencari nilai HSV masing-masing warna pada kondisi pencahayaan yang berbeda, menganalisa warna objek yang akan diikuti dengan membandingkan nilai HSV yang didapat dengan nilai HSV pada proses sebelumnya, dan mendeteksi warna lingkaran pada objek yang tujuan dengan menggunakan metode template matching. Mobile robot akan mengikuti pergerakan objek yang telah ditangkap oleh webcam, Dari penelitian yang dilakukan, didapatkan nilai HSV yang tepat untuk semua keadaan pencahayaan untuk masing-masing warna yaitu: nilai H (Hue) untuk warna, merah: 0-66, nilai S (Saturation): 64-169, dan nilai V (Value): 75-124. Dari 11 kali pengujian sistem yang dilakukan pada semua kondisi pencahayaan, diperoleh 5 kali kegagalan dengan persentase kegagalan sebesar 45.4 % dan 6 kali keberhasilan dengan persentase keberhasilan sebesar 54.6 %.  Kata kunci: HSV, Robot, Raspberry, Webcam, Template Matching
ANALISIS TINGKAT PENCEMARAN SUNGAI AKIBAT LIMBAH INDUSTRI KARET DI KABUPATEN BENGKULU TENGAH Meilani Belladona
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAKPerkembangan industri di Kabupaten Bengkulu Tengah khususnya Desa Talang Empat mengalami kemajuan yang pesat. Terdapat dua pabrik karet yaitu PT. Batang Hari dan PT. Bukit Angkasa Makmur (BAM) yang dibangun untuk menampung hasil perkebunan masyarakat lokal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air sungai Air Bengkulu berdasarkan tingkat pencemaran yang terjadi akibat limbah cair buangan pabrik karet. Metode yang digunakan adalah mengambil sampel air pada empat titik yang dianggap mewakili kemudian dianalisa parameter pencemar yaitu pH, zat padat tersuspensi, Ammonia, Natrium Total, BOD, COD. Selain itu dilakukan wawancara secara mendalam kepada masyarakat untuk mengetahui besar dampak yang mereka alami dan dianalisa dengan analisa deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil analisa laboratorium menunjukkan bahwa pada Titik 1 terletak sebelum pabrik kadar TSS 337,2 mg/L, Ammonia 8,6 mg/L, N-Total 10,4 mg/L, COD 280 mg/L, BOD 182 mg/L dengan tingkat tercemar sedang. Titik 2 yang berada di antara PT. Batang Hari dan PT. Bukit Angkasa Makmur (BAM) kadar TSS 198,8 mg/L, Ammonia 6,6 mg/L, N-Total 8,12 mg/L, COD 310 mg/L, BOD 201 mg/L dengan tingkat tercemar sedang. Titik 3 yang berada tepat di belakang pabrik PT. BAM mempunyai kadar TSS 338 mg/L, Ammonia 11,8 mg/L, N-Total 14,33 mg/L, COD 430 mg/L, BOD 280mg/L dengan tingkat tercemar berat. Titik 4 terletak di dekat intake PDAM Desa Surabaya menunjukkan kadar TSS 386,8 mg/L, Ammonia 13,4 mg/L, N-Total 16,27 mg/L, COD 380 mg/L, BOD 247 mg/L dengan tingkat tercemar tinggi. Untuk mengurangi tingkat pencemaran perlu dilakukan proses pengolahan limbah cair kemudian dibuang ke badan air. 
PEMURNIAN ASAP CAIR TEMPURUNG KELAPA MELALUI DISTILASI DAN FILTRASI MENGGUNAKAN ZEOLIT DAN ARANG AKTIF Fauzan Fauzan; Muhammad Ikhwanus
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang proses pemurnian asap cair dari hasil pirolisis tempurung kelapa di desa Krueng Mane, Aceh Utara menjadi produk dengan kriteria food grade. Tempurung kelapa dipilih sebagai bahan baku karena mengandung hemiselulosa, selulosa dan lignin yang menghasilkan senyawa anti mikroba seperti alkohol, fenol, aldehid, karbonil, keton dan piridin.  Asap cair yang diperoleh dari tahap pirolisis masih mengandung kadar tar dan benzonpiren tinggi sehingga belum aman diaplikasikan sebagai pengawet makanan. Untuk memperoleh sifat fungsional dari asap cair, maka asap cair dapat difraksinasi dengan beberapa metode, salah satunya adalah dengan melakukan distilasi. Distilasi dilakukan antara suhu 1000C hingga 1250C. Untuk menghasilkan tasteasap yang rendah maka asap cair yang diperoleh dari tahap distilasi dilakukan tahapan pengendapan, penyaringan dengan zeolit dan karbon aktif. Dengan metode ini asap cair yang dihasilkan berwarna bening  dan aroma asap yang jauh berkurang.
PENERAPAN INFORMATION TECHNOLOGY BALANCED SCORECARD (IT BSC)PADA PERANCANGAN TATA KELOLA TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA COBIT 5 Misbah Misbah; Sasongko Pramono Hadi; Eko Nugroho
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tata kelola teknologi informasi (TI) merupakan kebutuhan di setiap instansi penyelenggara pelayanan publik mengingat peran TI yang semakin penting sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Tata kelola TI dapat menyelaraskan kebutuhan, kondisi dan pilihan stakeholder untuk menentukan keseimbangan, tujuan organisasi yang akan dicapai, mengatur arah melalui prioritas dan membuat keputusan serta memonitor prestasi sesuai dengan arah dan tujuan organisasi. Penelitian ini dilakukan untuk menerapkanInformation Technology Balanced Scorecard (IT BSC) untuk pemetaan tujuan organisasi terkait TI dalam perancangan tata kelola TI menggunakan kerangka kerja COBIT 5. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang menganalisa penerapan IT BSC pada kerangka kerja COBIT 5. Penelitian ini menjelaskan proses penerapan IT BSC untuk pemetaan tujuan organisasi terkait TI yang diselaraskan dengan tujuan bisnis organisasi dalam perancangan tata kelola TI menggunakan kerangka kerja COBIT 5. Penelitian ini diharapkan dapat memberi masukan untuk pengembangan proses pemetaan tujuan terkait TI dengan menerapkan IT BSCpada kerangka kerja COBIT 5.

Page 12 of 104 | Total Record : 1032