cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 1,032 Documents
PERANCANGAN POMPA SENTRIFUGAL UNTUK WATER TREATMENT PLANT KAPASITAS 0.25 M3/S PADA KAWASAN INDUSTRI KARAWANG Sorimuda Harahap; Muhammad Iqbal Fakhrudin
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan pompa sentrifugal ini dilakukan untuk kebutuhan penyaluran air baku pada Water Treatment Plant kawasan industry Karawang yang akan diolah menjadi air bersih dengan kapasitas 0,25m3/s yang berjarak dari Tarum Barat sampai lokasi WTP sejauh kurang lebih 6 km. Penyaluran air baku ke WTP membutuhkan spesifikasi pompa yang sesuai. Pemilihan pompa yang sesuai dilakukan dengan perhitungan yang akurat sesuai dengan data yang ada serta survey lapangan. Analisa yang dilakukan meliputi total head pompa, daya pompa, pemilihan jenis impeller, serta diameter pipa yang akan digunakan. Spesifikasi pompa intake ini akan didapat sesuai dengan kebutuhan apabila perancangannya dilakukan dengan cermat dan tepat. Hasil dari perancangan pompa ini dengan kapasitas Q = 0,25 m3/s dan H= 90m serta menggunakan putaran motor 1450 rpm, menghasilkan diameter pipa yang digunakan 0,416m, dengan jenis aliran air dalam pipa bersifat turbulen, jenis pompa yang digunakan menggunakan pompa tingkat 2 karna pompa yang digunakan untuk pengoperasian dengan jangka waktu yang panjang, dengan daya poros sebesar 245,25 kW diameter min.poros 80mm, serta jumlah sudu yang digunakan untuk impeller pompa sebanyak 9 sudu dengan tebal sudu 13,1mm, lebar roda b1=60mm, serta lebar roda b2= 40mm.
PENGEMBANGAN METODE UJI KESESUAIAN PERILAKU KARTU CERDAS TERHADAP KTP ELEKTRONIK Dwidharma Priyasta
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini melaporkan hasil pengembangan sebuah metode uji untuk mengukur kesesuaian perilaku sebuah kartu cerdas (smart card) terhadap KTP Elektronik. Tujuannya adalah untuk memastikan kemampuan dari kartu cerdas tersebut sebagai tempat bagi aplikasi KTP Elektronik. Metode uji ini memuat skenario-skenario pengujian yang menerapkan standar-standar ISO/IEC 7816-4, ICAO Doc 9303 dan ISO/IEC 9797-1. Metode uji ini telah diterapkan pada sebuah sistem sederhana yang terdiri dari sebuah pembaca kartu cerdas (smart card reader) dan program aplikasi komputer yang kemudian dicobakan ke blangko KTP Elektronik dan ke produk-produk kartu cerdas lainnya. Hasil uji coba memperlihatkan bahwa metode uji ini 100% akurat dan andal.
PENGEMBANGAN EMERGENCY LAMP DENGAN LED LUXEON MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD) Normaliaty Fithri Fithri; Poppy Indriayani; CH. Desi Kusmindari
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lampu  adalah  alat  penerangan  yang sangat  penting  dimana  lampu  dapat memberikan  suatukeindahan pada objek yang disinarinya. Namun, kondisi sumber listrik dari PLN yang tidak 100%dapat  dialirkan  terus  menerus,  membuat  sewaktu-waktu  kondisi  pencahayaan  ruangan  yangsemestinya  tidak  dapat  digunakan.  Penerapan  sebuah  sistem  yang  dapat  dengan  otomatismenyalakan  sumber  pencahayaan  alternatif  berupa  susunan  led  akan  sangat  efektif  untukditerapkan. Hal ini dikarenakan arus yang dibutuhkan untuk  menyalakan led relatif sangat kecil,namun  memiliki tingkat  pencahayaan  yang  cukup  tinggi.  Untuk  itu  kita  tidak  perlu  khawatirapabila  terjadi  pemutusan  arus  listrik  PLN  secara  tiba-tiba,  karena  adanya  sistem  yang  denganotomatis dapat menyalakan pencahayaan disaat arus listrik PLN terputus. Maka dalam penelitiankali ini peneliti akan membuat pengembangan lampu emergensi yang menggunakan Led Luxeondengan  menggunakan  metode Quality  Function  Deployment  (QFD  ).Tujuan  dari  penelitian  iniadalah mendapatkan rancangan lampu emergensi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.
ONTOMOTIF: ONTOLOGI PENCARIAN INFORMASI KENDARAAN BERMOTOR Mohammad Syarief
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ontologi sebagai tulang punggung web semantik diperlukan pada berbagai domain. Ontologi yang didesain secara khusus untuk menangani pencarian informasi kendaraan bermotor sejauh ini belum ditemukan. Paper ini membahas pengembangan ontologi pencarian informasi kendaraan bermotor (OntoMotif). Selain menjelaskan spesifikasi kendaraan, OntoMotif juga mengakomodasi kepentingan penyedia jasa penjualan dan persewaan kendaraan bermotor dalam mempromosikan produknya. Tahapan-tahapan metode pengembangan OntoMotif mengacu pada Ontology Development 101. Dari hasil pengujian, dapat dibuktikan bahwa OntoMotif mampu menjawab kebutuhan pencari informasi yang menggunakan berbagai macam kalimat tanya. Dengan OntoMotif, query yang dibutuhkan untuk mendapatkan informasi relatif lebih sederhana. Oleh karena itu, OntoMotif dapat dijadikan sebagai salah satu acuan dalam rangka penyediaan data kendaraan bermotor dan propertinya yang sering kali ditanyakan dalam kehidupan sehari-hari.
SKENARIO PEMELIHARAAN JALAN DI KOTA TANGERANG BERDASARKAN NILAI SDI Heru Ajie Pramono; Syafi’i Syafi’i; Florentina Pungky Pramesti
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi eksisting jalan perkotaan di Kota Tangerang didominasi dengan konstruksi beton(rigid). Jenis pemeliharaan jalan yang sering dilakukan melakukan penambalan pada jalan dengankondisi berlubang ataupun retak lebar, sedangkan pemeliharaan berkala dilakukan dengan pelapisantambah perkerasan (overlay) menggunakan lapis tipis aspal beton (lasaston/HRS) dan lapen(macadam). Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui skenario pemeliharaan jalan yang tepat diKota Tangerang dengan prediksi yang sudah direncanakan untuk beberapa tahun mendatang. Variabelyang digunakan adalah data kondisi jalan eksisting dan data kerusakan jalan tahun sebelumnya(historical data). Objek penelitian adalah tiga jalan arteri dan tiga jalan kolektor di Kota Tangerang.Metode yang digunakan untuk menilai kondisi jalan yaitu Surface Distress Index. Penelitian inimenggunakan data series berupa hasil visual lapangan selama 24 bulan dari awal tahun 2014 sampaidengan akhir 2015. Hasil analisis sebaran nilai SDI membentuk sebuah persamaan pada setiap ruasjalan. Persamaan ini kemudian digunakan untuk memprediksi nilai SDI selama 10 tahun mendatang.Skenario pemeliharaan jalan dapat ditentukan berdasarkan nilai SDI..Kata kunci: Surface Distress Index, skenario pemeliharaan jalan
REDUKSI VARIABEL -VARIABEL GEJALA PENYAKIT EPILEPSI DENGAN ALGORITMA BACKPROPAGATION Ardi Pujiyanta; Taufik Ismail
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2000, diperkirakan penyandang epilepsi di seluruh dunia berjumlah 50 juta orang, 37 juta orang di antaranya adalah epilepsi primer, dan 80% tinggal di negara berkembang. Penyakit epilepsi didefinisikan sebagai suatu sindrom yang ditandai oleh gangguan fungsi otak yang bersifat sementara dan paroksismal, yang memberi manifestasi berupa gangguan, atau kehilangan kesadaran, gangguan motorik, sensorik, psikologik, dan sistem otonom, serta bersifat episodik. Ada kendala yang harus dihadapi oleh masyarakat yaitu jumlah dokter spesialis yang tidak seimbang dengan penderita dan biaya yang relatif mahal untuk pemeriksaan penyakit epilepsi. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah bagaimana mereduksi variable-variabel gejala penyakit epilepsi dengan menggunakan jaringan saraf tiruan yang dapat menghasilkan output yang maksimal. Sistem kerja dari diagnosa ini mengunakan metode backpropagatione yang merupakan salah satu metode atau model jaringan saraf tiruan. Pemilihan digunakannya metode ini karena proses pelatihan lebih cepat dengan tingkat ketelitian yang tinggi, dimana vektor masukan pada proses pelatihan menjadi vektor bobot. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Tahap pengembangan aplikasi perangkat lunak meliputi tahap analisis sistem perancangan sistem, pemrograman dan pengujian sistem.Ketika dilakukan pengujian dengan mereduksi beberapa gejala, ternyata jaringan masih dapat mengenali penyakit dengan akurasi yang cukup tinggi yaitu sebesar 92%, ketika gejala yang direduksi gejala G009,G016 dan G024.Kata kunci : Backpropagation, diagnosa, penyakit epilepsi, reduksi variabel gejala
PROSES PENGOLAHAN MINYAK BIJI KAPUK (Ceiba Pentandra) MENJADI METHIL ESTER MELALUI PROSES ESTERIFIKASI TRANSESTERIFIKASI DENGAN VARIABEL KONSENTRASI KATALIS KOH DAN WAKTU REAKSI Arthur Setyawan Fajar; Tri Yuni Hendrawati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minyak biji kapuk diekstraksi dari biji kapuk randu atau kapuk (Ceiba Pentandra). Pohon ini merupakan pohon tropis yang tergolong ordo Malvales dan famili Malvaceae.  Kata "kapuk" atau "kapok" juga digunakan untuk menyebut serat yang dihasilkan dari bijinya. Pohon ini juga dikenal sebagai kapas Jawa atau kapok Jawa, atau pohon kapas-sutra. Daerah penghasil kapuk di Indonesia meliputi daerah DI.Aceh, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Utara. Fatty Acid Methyl Ester (FAME) sebagai salah satu bahan baku oleokimia dan bahan bakar alternatif yang dikenal sebagai biodiesel. Pemanfaatan minyak biji kapuk sebagai bahan baku untuk memproduksi metil ester sebagai topik dari penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan karakteristik metil ester dari minyak biji kapuk dan mendapatkan proses terbaik. Metode yang digunakan adalah penelitian di Laboratorium Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Jakarta Jl. Cempaka Putih Tengah 27 Jakarta pusat. Penelitian ini meliputi tiga tahapan dimana tahapan pertama proses degumming minyak biji kapuk menggunakan H3PO4 sebanyak 1% volume minyak dan direaksikan pada temperatur 70oC selama 30 menit, tahapan dua mereaksikan minyak biji kapuk dengan katalis H2SO4  (esterifikasi) kemudian tahapan ketiga yang dilakukan untuk mendapatkan metil ester yaitu dengan mereaksikan minyak biji kapuk dan metanol (transesterifikasi)  dengan variabel katalis KOH (1%, 1,5%, 2% ) dari volume metil ester hasil (esterifikasi) dengan jumlah metanol sebesar  20% dari volume hasil esterifikasi dengan waktu reaksi 1 Jam, 1.5 jam , dan 2 jam pada suhu 70°C. Berdasarkan hasil yang didapat dari penelitian dapat diambil beberapa kesimpulan sebagai berikut yaitu (1) Bahan baku minyak biji kapuk mengandung zat pengotor  dan  asam lemak bebas tinggi sebesar 8,63  maka diperlukan proses degumming dan esterifikasi, (2) Minyak biji kapuk sebelum mengalami proses esterifikasi memiliki kadar asam lemak bebas 8,63 dan setelah mengalami proses esterifikasi memiliki kadar asam lemak bebas turun menjadi 0,70275 dan rendemen yang didapat sebesar 99.15% (3) Kondisi proses terbaik adalah pada katalis 1,5%  dan waktu 2 jam dengan jumlah metanol 20% yakni dengan rendemen 92,24 %, angka asam 0,38, bilangan penyabunan 164,76. (4) Pengolahan minyak biji kapuk menjadi metil ester menjadi salah satu bahan bakar alternatif biodiesel dan bahan oleokimia.
KADAR SURFAKTAN MENGGUNAKAN BATU BARA Sirajuddin Sirajuddin; Muhammad Syahrir; Irmawati Syahrir
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dererjen merupakan salah satu bahan pencemar lingkungan yang sulit untuk di degradasi. Surfaktan merupakan salah satu bahan aditif yang sangat berpengaruh terhadap daya kerja deterjen. Alkil Benzen Sulfanoat (ABS) adalah  penyusun surfaktan yang sulit di degradasi. Senyawa tersebut banyak digunakan pada deterjen di Indonesia. Pemakaian deterjen yang berlebih menyebabkan meningkatnya konsentrasi surfaktan pada lingkungan. Berdasarkan PERDA PemProv KALTIM No.2 Tahun 2011, konsentrasi surfaktan pada lingkungan adalah 5 ppm. Batubara merupakan barang tambang yang memiliki kemampuan yang cukup baik dalam proses adsorpsi pada zat organik atau anorganik. Batubara juga digunakan sebagai bahan dasar karbon aktif.  Tujuan penelitan ini ialah untuk mengetahui pengaruh variasi kecepatan pengadukan terhadap penurunan kadar surfaktan pada limbah cair laundry dengan metode adsorpsi menggunakan batubara agar sesuai dengan standar baku mutu air limbah. Sebelum proses adsorpsi berlangsung terlebih dahulu di lakukan uji daya serap karbon aktif  yang menghasilkan kemampuan serap sebesar 24,2424%. Variasi kecepatan yang digunakan ialah 100, 150, 200,250 dan 300 rpm dengan konsentrasi awal limbah sebesar 25,4902 ppm. Persentase penurunan tertinggi didapatkan pada kecepatan pengadukan 250 rpm sebesar 80,3922% dimana konsentrasi surfaktan menjadi 4,9981 ppm.
IDENTIFIKASI POLA ALIRAN ANGIN DAN GAYA HAMBAT PADA ATAP MIRING Siti Belinda Amri; La Ode Abdul Syukur; Syafrianto Amsyar
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi iklim menjadi tantangan bagi para perancang dalam menentukan desain bangunan. Pada musim pancaroba, cuaca di wilayah Indonesia berpotensi berbahaya, bencana yang sering terjadi adalah angin puting beliung. Sebagian besar korban luka-luka dan meninggal dari bencana angin kencang karena tertimpa bagian bangunan yang runtuh akibat tertiup angin. Atap merupakan bagian dari bangunan yang letaknya berada pada bagian teratas bangunan memberikan pengaruh besar terhadap aliran udara di sekitarnya. Rumah-rumah di Indonesia memiliki beragam bentuk atap, berdasarkan fenomena tersebut maka diperlukan penelitian yang sesuai antara kondisi iklim lokal dengan desain atap yang umum digunakan. Analisis dilakukan untuk mengetahui bentuk atap yang memberikan keamanan serta kenyamanan untuk bangunan maupun lingkungan di sekitarnya. Penelitian merupakan penelitian deskriptif dengan pengujian pada 4 bentuk atap menggunakan alat wind tunnel dan simulasi Autodesk Flow Design. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh tampilan perubahan temperatur dan kecepatan pada area angin datang dan setelah mengenai objek uji dipengaruhi oleh kelandaian atap. Selain itu, nilai drag coefficient atau nilai hambatan suatu benda terhadap aliran udara terendah tercatat pada model atap mansard. Hal ini berarti model atap mansard merupakan jenis atap yang aerodinamik sehingga lebih mampu bertahan dalam kondisi daerah berangin.
IMPLEMENTASI SELEKSI FITUR MENGGUNAKAN ALGORITMA FVBRM UNTUK KLASIFIKASI SERANGAN PADA INTRUSION DETECTION SYSTEM (IDS) Jupriyadi Jupriyadi
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seleksi fitur merupakan salah satu fokus penelitian pada data mining untuk dataset yang memiliki atribut yang relatif banyak. Dengan menghilangkan beberapa atribut yang tidak relevan terhadap kelas label akan dapat meningkatkan kinerja algoritma klasifikasi. Algoritma FVBRM merupakan salah satu algoritma untuk mencari fitur yang tidak relevan terhadap kelas label. Algoritma ini menggunakan teknik wrapper untuk menghilangkan atribut yang tidak relevan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan seleksi fitur menggunakan algoritma FVBRM terhadap dataset deteksi intrusi NSL KDD yang memiliki jumlah atribut relative banyak. Dataset dengan atribut terpilih akan diuji menggunakan algoritma klasifikasi naive bayes. Evaluasi dilakukan dengan melihat tingkat akurasi klasifikasi yang dihasilkan tanpa seleksi fitur dengan akurasi klasifikasi yang dihasilkan setelah implementasi seleksi fitur. Eksperimen klasifikasi dilakukan dengan dua cara yaitu binary classification (serangan atau bukan serangan) dan lima kelas klasifikasi yaitu dos, r2l, u2r, probe dan normal. Eksperimen dilakukan menggunakan library data mining dilingkungan Weka menggunakan 10 fold validation. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa dengan implementasi seleksi fitur menggunakan algoritma FVBRM dapat meningkatkan akurasi klasifikasi menjadi 90,81% untuk dataset dengan 2 kelas label dan 86,55% untuk dataset dengan 5 kelas label.

Page 13 of 104 | Total Record : 1032