cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Prosiding Semnastek
ISSN : 24071846     EISSN : 24608416     DOI : -
Core Subject : Science,
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) merupakan kumpulan paper atau artikel ilmiah yang telah dipresentasikan di acara Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SEMNASTEK) yang diadakan secara rutin tiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Arjuna Subject : -
Articles 1,032 Documents
PENGARUH PEMBERIAN MOMENTUM PADA ARTIFICIAL NEURAL NETWORK BACKPROPAGATION Vivi Tri Widyaningrum; Ahmad Sahru Romadhon
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah  satu  algoritma Artificial  Neural  Network (ANN)  yang  biasa  digunakan  adalah  algoritmabackpropagation dengan pola model gradient descent pada proses pembelajarannya. Akan tetapi,gradient  descent memiliki  kelemahan  yaitu tidak  mudah  digunakan  dan terkadang  lambat  dalampengkonvergenan solusinya. Untuk mengatasi kelemahan tersebut dilakukan suatu modifikasi yaitudengan memberikan momentum pada perubahan bobotnya. Pada proses prediksi surface roughnesspada CNC Milling menggunakan ANN Backpropagation dengan momentum pada perubahan bobotini,  nilai  rata-rata  persentase error yang  dihasilkan  pada  masing-masing  nilai  momentum  yangdiberikan adalah tidak banyak mengalami perubahan. Namun jika nilai momentum yang diberikanmendekati  nilai  maksimal  momentum  yaitu  mendekati  nilai  satu maka akan  menyebabkanterjadinya overshoot. Pemberian momentum pada perubahan bobot menyebabkan perubahan yangcukup  besar yaitu pada  waktu  prosesnya,  semakin  besar  nilai  momentum  yang  diberikan  makasemakin  cepat  pula  waktu  proses  yang  dibutuhkan.  Hal  ini  berarti  jika  ingin  waktu  prosesprediksinya  menjadi  cepat  maka  gunakan  nilai  momentum  yang  besar,  namun  sebaiknya  kurangdari 0.9.
PERAN PENGUAT PARTIKEL ALUMINA DAN SILIKON KARBIDA TERHADAP KEKERASAN MATERIAL KOMPOSIT MATRIKS ALUMINIUM Hendri Sukma; Rini Prasetyani; Dwi Rahmalina; Rizal Imanuddin
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komposit matriks aluminium berpenguat partikulat banyak dikembangkan untuk aplikasi komponen otomotif dan kendaraan taktis militer, karena mempunyai berat jenis yang lebih ringan dibanding logam ferrous serta memiliki performa yang baik seperti kekuatan tinggi, kekerasan tinggi, sifat tahan aus dan koefisien ekspansi panas rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan material komposit matriks aluminium berpenguat alumina (Al2O3) dan silicon karbida (SiC) yang memiliki sifat mekanis yang paling baik. Komposit dibuat dari matriks Al-3Si-9Zn-6Mg berpenguat partikel alumina (Al2O3) dan silikon karbida (SiC), dengan variasi fraksi volume alumina 10% tanpa tambahan SiC, serta dengan penambahan SiC 5% dan 10%. Proses pengecoran dilakukan dengan metode squeeze casting. Hasil pengujian menunjukkan bahwa komposit dengan penguat alumina tanpa silicon karbida memiliki kekerasan yang paling tinggi yaitu rata-rata sebesar 60,28 HRB, dengan harga impak 0.0383 J/mm2. Dengan penambahan silicon karbida 5 % didapat nilai kekerasan yang lebih rendah yaitu 43 HRB dengan harga impak tetap 0.0383 J/mm2, serta untuk penambahan silicon karbida 10% didapat nilai kekerasan 41,8 HRB dengan harga impak 0.0638 J/mm2. Tidak terjadinya peningkatan kekerasan material komposit alumina dengan penambahan penguat silicon karbida ini disebabkan karena ketidaksempurnaan dalam proses peleburan dan pengecoran, dimana partikel silikon karbida sangat sulit bercampur secara merata dengan aluminium dan alumina. serta timbulnya cacat porositas (void) akibat dari masih terdapatnya udara yang terperangkap di dalam material coran yang tidak sepenuhnya terbuang pada saat proses degassing. Dari analisa struktur mikro terlihat partikel SiC tidak tersebar secara merata dan cenderung untuk mengumpal di satu tempat.
ANALISA SIMULASI KINERJA SEL SURYA 10 WP DENGAN ENERGI TERBARUKAN SUMBER ENERGI CAHAYA BUATAN SEBAGAI PENGGANTI SINAR MATAHARI Haris Isyanto; Prian Gagani; Budiyanto Budiyanto
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan       sel  surya   sebagai   pembangkit     listrik,  saat  sekarang   sedang   dikembangkan       untuk menunjang       program     penggunaan     energi   terbarukan    secara   luas.  Hal   ini  bertujuan    untuk   menekan penggunaan   energi   fosil   dan   keselamatan   lingkungan   terhadap   dampak        polusi   CO2.  Untuk   mengatasi persoalan tersebut maka dalam penelitian ini dirancang suatu pengembangkan energi terbarukan dengan melakukan Simulasi Kinerja Sel Surya 10 Wp dengan Sumber Energi Cahaya Buatan sebagai pengganti  Sinar   Matahari.   Dalam   sistem   ini   dikembangkan   dua   model,   keluaran   tegangan   arus   serah   (DC)   dan tegangan  arus  bolak –  balik   (AC).   Sel   Surya  10   Wp   ini   kinerjanya  mampu  menangkap   sumber   energi  cahaya buatan dari sebuah Lampu Bohlam 100 Watt, maka diperoleh keluaran cahaya buatan yang sesuai  dengan   yang  diinginkan,   mengikuti   karakteristik   sinar   matahari.   Pada   Sel   Surya   10   WP   yang   disinari  dengan cahaya buatan ini, maka diperoleh tegangan maksimum 18 Volt DC dan tegangan maksimum 220 Volt AC. Hasil keluaran beban DC tersebut dihasilkan dari aliran batere  12 V yang telah terisi  1,25 A, maka mampu menghidupkan lampu DC 12V &  15W. Dan hasil keluaran beban AC tersebut dihasilkan  dari   aliran   batere   12   V   yang   telah   terisi  2A,  maka   mampu   menghidupkan   lampu   bohlam   AC   100W, keluaran beban AC tersebut bisa mencapai nilai maksimum hingga 500 Watt.  Kata kunci: Sel surya, Energi terbarukan, Cahaya buatan, Arus searah, Arus bolak-balik
STUDI NUMERIK PELAT PERKERASAN ISOTROPIK JALAN RAYA DIATAS PONDASI ELASTIK WINKLER AKIBAT KECEPATAN BEBAN BERJALAN Rizki Nur Zuraida; Haryo Koco Buwono
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelat adalah struktur planar kaku yang secara khas terbuat dari material monolit yang tingginya kecil dibandingkan dengan dimensi-dimensi lainnya. Dalam dunia teknik sipil ada 2 jenis pelat yaitu pelat orthotropik dan pelat isotropik. Penelitian yang akan dilakukan adalah menghitung secara numerik pelat isotropik bertumpu pada pondasi elastis winkler yang diakibatkan oleh kecepatan beban berjalan yang berpengaruh terhadap ketebalan pelat dan defleksi serta time history. Parameter pelat dengan ketebalan bervariasi, dimensi pelat ukuran 5 x 5 m, modulus kekakuan pondasi winkler 1.662 x 108 N/m, beban truk 25 ton, kecepatan kendaraan sebesar 60 km/jam, 70 km/jam , 80 km/jam serta dengan frekuensi sudut, rasio redaman dan parameter lain yang sudah ditentukan. Perhitungan numerik ini menggunakan program Mathematica Wolfram versi Student 11.0. Perhitungan dilakukan menggunakan solusi persamaan homogen dan partikuler. Respon yang terjadi pada pelat isotropik yang bertumpu pada pondasi elastis yaitu respon dinamis yang diakibatkan oleh beban kendaraan truk yang bergerak menimbulkan frekuensi alami pelat isotropik bertambah besar dengan harga mode m dan n yang bertambah besar. Pelat isotropik dengan ketebalan bervariasi menghasilkan defleksi yang kecil dengan ketebalan semakin besar sedangkan defleksi besar apabila ketebalan semakin kecil. Pengaruh pelat isotropik kecepatan  60 km/jam, 70 km/jam, 80 km/jam menunjukkan hasil grafik yang tidak linier untuk defleksi sedangkan untuk kecepatan yang semakin besar dapat memperkecil time history.
PERMODELAN DAN SIMULASI PID KONTROL PADA ALAT PENUKAR PANAS Eko Ariyanto; Cekmas Cekdin
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alat penukar panas secara luas digunakan untuk memindahkan panas dari fluida panas ke fluida dingin, sehingga pengendalian temperatur fluida aliran keluar dari alat penukar panas menjadi sangat penting. Pengendali PID secara konvensional dapat digunakan untuk mengoptimalkan suhu keluar dari alat penukar panas. Untuk pengendali PID alat penukar panas, nilai parameter tuning dihitung dengan metode tangent. Perancangan pengendali mengatur suhu fluida keluar pada pada set point yang diinginkan dalam waktu sesingkat mungkin tanpa memperhatikan massa aliran dan proses gangguan, ketidakstabilan peralatan dan tidak linier. Pengendali IMC Model memberikan hasil yang sangat baik pada overshoot dari kurva proses dibandingkan dengan pengendali klasik.
KOAGULASI MIKROALGA NANOCHLOROPSIS Sp. MENGGUNAKAN NANOMAGNETIT KITOSAN Alvika Meta Sari; Tri Yuni Hendrawati; Erdawati Erdawati; Heryanti Heryanti
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMikroalga Nanochloropsis Sp. merupakan salah satu mikroalga yang bermanfaat bagi manusia. Proses kultivasi dan pemanenan merupakan salah satu proses yang penting untuk mendapatkan mikroalga ini. Salah satu yang berpengaruh adalah cara pemanenan.  Dalam penelitian ini proses pemanenan mikroalga yang umumnya memakan biaya paling besar, dilakukan dengan metode koagulasi menggunakan nanomagnetit kitosan sebagai koagulan dengan variasi dosis koagulan (0,05; 0,08; dan 0.1 g) dan kondisi pH (8, 9, 10, 11, 12). Tujuan penelitian ini adalah menggunakan nanomagnetit kitosan pada proses koagulasi mirkoalga, mencari pengaruh dosis dan pH larutan terhadap kepadatan sel. Nano magnetite kitosan disintesa menggunakan reaksi tautan silang dan pengadukan cepat, lalu digunakan sebagai koagulan pada proses koagulasi mikroalga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar dosis koagulan maka kepadatan sel akan menurun disertai dengan adanya Lysis dan penggumpalan dengan dosis optimum adalah 0,1 g per 100 ml mikroalga dengan kepadatan sel 3,705 x 104 cel/m2. Dan semakin tinggi pH maka kepadatan sel akan menurun, dengan pH optimum pada 10 dengan kepadatan sel 21,85 x 104 cel/m2.
USULAN MODEL G-READINESS PADA SEKTOR PEMERINTAHAN STUDI KASUS: BADAN PUSAT STATISTIK D.I. YOGYAKARTA Wenny Afiati Novia Sari; Eko Nugroho; Lukito Edi Nugroho
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) hijau atau TIK ramah lingkungan merupakan sebuah konsep pemanfaatan TIK untuk mengurangi konsumsi energi listrik dibidang TIK. Framework yang dapat digunakan untuk mengukur kesiapan dalam penerapan TIK hijau adalah G-Readiness, yang dibentuk oleh lima komponen yaitu sikap (attitude), kebijakan (policy), praktek (practice), teknologi (technology), dan tata kelola (governance). Kombinasi lima komponen G-Readiness tersebut memiliki 65 indikator yang menjadi kunci ukuran kesiapan pelaksanaan TIK hijau. Makalah bertujuan memperoleh model G-Readiness yang sesuai untuk diterapkan pada sektor pemerintahan, dengan studi kasus instansi Badan Pusat Statistik Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.  Penulis melakukan wawancara secara mendalam (interdept interview) terhadap beberapa pejabat yang terkait dengan TIK. Penelitian ini menghasilkan adopsi model G-Readiness dengan  43 indikator yang sesuai kondisi sektor pemerintahan. Indikator yang tidak dapat digunakan pada sektor pemerintahan antara lain yang menyangkut anggaran dan supplier TIK. Pembelian peralatan TIK pada sektor pemerintahan belum berorientasi pada supplier yang memperhatikan peralatan TIK ramah lingkungan. Pembelian TIK cenderung mempertimbangkan kesesuaian anggaran untuk memperoleh peralatan yang diperlukan. 
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJUALAN MENGGUNAKAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD) DI PABRIK GENTENG UUN SUPER JATIWANGI Wawan Ridwan Kusaeri; Puji Juliana; Rivaldi Rizki Pratama
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The sales that have been used by tile manufacturers are by collaborating with several selling agents to market various types of tiles. Sales in this way require a long time in the process of selling these products, so this system is considered less effective and efficient. if it only relies on this method, the tile factory revenue will not experience a significant increase. In addition, the development of the tile factory feels rather slow. therefore, a sales information system is designed that aims to minimize shipping process time with the aim of increasing sales volume so that tile factory revenue can increase. The tile sales information system is designed with a laravel framework, bootstrap and using XAMPP. Sales information systems using bootstrap at tile factories are built as information media that can assist in the sales process and delivery.
APLIKASI E-COMMERCE SISTEM RESERVASI ONLINE EKOWISATA DI PULAU HARAPAN Adhi Seno Siswoyo; Andi Susilo; Yasmiati Yasmiati
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Harapan merupakan salah satu destinasi wisata di wilayah Kepulauan Seribu Utara Jakartayang kerap dikunjungi wisatawan lokal maupun domestik untuk menikmati keindahan biota laut.Beberapa agen ekowisata sudah menjamur dengan menyediakan jasa paket wisata untuk berlibur dipulau  harapan. Ditemukan  bahwa 20  halaman website agen  penyedia  jasa  paket  wisata  di  pulauharapan tidak menyediakan layanan reservasi online. Umumnya website agen wisata tersebut hanyaberisi  konten-konten  terkait  akomodasi  paket  wisata,  sedangkan metode  pemesanan  dilakukandengan cara tradisional yaitu menghubungi pihak agen terlebih dahulu melalui telepon seluler ataulayanan  pesan  pendek  yang  kurang  efisien. Aplikasi e-commerce reservasi online jenis  transaksiB2C dibangun  dengan  metodologi  SDLC  dan pendekatan  RAD.  Aplikasi  ini memberikankontribusi yaitu meningkatkan kepercayaan wisatawan, memberikan layanan yang efisien, dan jugadaya tarik bagi pengunjung.
PEMBUATAN MATERIAL DUAL PHASE DARI KOMPOSISI KIMIA HASIL PELEBURAN ANTARA SCALING BAJA DAN BESI LATERIT KADAR NI RENDAH YANG DIPADU DENGAN UNSUR SIC Daniel P. Malau; Saefudin Saefudin
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada percobaan penelitian ini telah dilakukan proses pembuatan material dual phase, di mana materialnya diperoleh dari hasil peleburan antara scaling baja dan besi laterit kadar Ni rendah yang dipadu dengan unsur SiC. Sebagian dari bahan tersebut dengan komposisi kimia bahan yang sama dipergunakan untuk proses hot forging dan hasilnya digunakan kembali untuk pembuatan material dual phase. Pada pembuatan dual phase, pemanasan dilakukan pada daerah AI yaitu pada suhu 780°C, ditahan selama 1 jam kemudian semua sampel dikejut (quenching) pada media air. Setelah itu semua sampel diuji kekerasan dan metalografi. Hasil yang paling baik dari proses dual phase dengan komposisi kandungan C yang berbeda adalah sampel I dengan nilai kekerasan tertinggi yaitu 559 HB, fasa yang ada yaitu ferit – martensit. Tetapi kalau dibandingkan dengan proses hot forging, kekerasan paling tinggi adalah proses hot forging, kekerasan yang diperoleh tidak terukur (999,9 HB), fasa yang terbentuk adalah sementit dan perlit yang berbutir halus.Kata kunci: Scaling baja, besi laterit Ni rendah, baja karbon rendah, penambahan SiC, hot forging, dual phasa, Ferit-perlit, Sementit-perlit, Ferit-martensit, butir halus.

Page 20 of 104 | Total Record : 1032