cover
Contact Name
Agus Santosa
Contact Email
medisainsjurnal@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
medisainsjurnal@gmail.com
Editorial Address
Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto Kampus II Jl. Soeparjo Roestam Km 7 PO BOX 229 Purwokerto 53186 Telp (0281) 6844252
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
MEDISAINS
ISSN : 16937309     EISSN : 26212366     DOI : -
Core Subject : Health,
MEDISAINS: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu kesehatan merupakan sarana penyebarluasan ilmu pengetahuan, riset, teknologi dan inovasi dibidang kesehatan yang diterbitkan tiga kali dalam setahun (April, Agustus dan Desember). Jurnal Medisains adalah jurnal peer reviewed dan Open-Access yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan di terbitkan dibawah Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 3 (2015)" : 8 Documents clear
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN RIWAYAT KELUARGA DENGAN PERILAKU MEROKOK PESERTA DIDIK LAKI-LAKI DI MTs NEGERI TAMBAK Huda, Sjamsul
MEDISAINS Vol 13, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v13i3.1604

Abstract

Latar belakang: Merokok merupakan masalah yang masih sulit diselesaikan hingga saat ini. Menurut survei di beberapa sekolah, setiap siswa di sekolahnya mulai mengenal bahkan mencoba merokok dengan persentase 40% sebagai perokok aktif yang terdiri atas 35% putra dan 5% putri. Meningkatkan jumlah perokok pada usia remaja salah satu dipengaruhi perilaku merokok orangtua. Tujuan: Tujuan Penelitian ini mengetahui hubungan pengetahuan dan riwayat keluarga dengan perilaku merokok peserta didik laki-laki MTs Negeri Tambak. Metode: Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan case control. Kasus peserta didik yang merokok dan kontrol peserta didik yang tidak merokok. Populasi seluruh siswa laki-laki kelas 8 dan 9 MTs Negeri Tambak sebanyak 197 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dan besar sampel sebanyak 60. Analisis data menggunakan uji Chi Square(X2). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan gambaran pengetahuan peserta didik tentang rokok sebagian besar baik (63,3 %), sebagian besar dengan riwayat keluarga sebagai perokok (71,7 %), perilaku merokok peserta didik sebagian besar > 1 tahun (23 %). Kesimpulan: Ada hubungan antara pengetahuan (p value : 0,001) dan riwayat keluarga ( p value : 0,022) dengan perilaku merokok peserta didik. Saran bagi orang tua dan guru agar tidak memiliki perilaku merokok. Bagi sekolah meningkatkan pengetahuan dengan cara pemasangan poster tentang bahaya rokok dan area bebas rokok di seluruh ruangan sekolah.
PENGARUH KANDUNGAN TIMBAL DALAM DARAH TERHADAP JUMLAH ERITROSIT PADA PEKERJA SPBU DI WILAYAH BANYUMAS Koosgiarto, Dharma; Hakim, Abdul
MEDISAINS Vol 13, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v13i3.1609

Abstract

Latar belakang: Senyawa kimia Timbal (Pb) dapat menimbulkan gangguan kesehatan pada manusia walaupun dalam kadar yang lebih rendah dari kadar maksimum dalam darah yang diperbolehkan. Karena itu, perlu dicari suatu cara yang dapat menurunkan kadar timbal dalam darah, khususnya pada orang dewasa. Keracunan yang disebabkan oleh logam Pb dapat mengakibatkan efek kronis dan akut. Keracunan akut dapat mengakibatkan terbakarnya mulut, terjadinya perangsangan dalam gastrointestinal dan disertai diare. Keracunan yang kronis dapat menyebabkan anemia, sakit disekitar perut serta dapat pula mengakibatkan kelumpuhan. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh hubungan kandungan timbal dalam darah terhadap jumlah eritrosit pada pekerja SPBU di wilayah Banyumas. Metode: Metode dalam penelitian ini menggunakan jenis penelitian observational analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan total sampling dengan populasi 50 pekerja. Darah pekerja diambil sebanyak 6 ml dengan perincian. 5 ml digunakan untuk pengujian Pb darah dan 1 ml digunakan untuk pengujian jumlah eritrosit. Pb darah di ukur mengunakan Atomic Absorbtion Spectrofotometri (AAS) di laboratorium pusat Universitas Muhammadiyah Purwokerto dan jumlah etitrosit diukur di laboratorium Cito Laboratorium Klinik. Uji statistik menggunakan Korelasi Produk Moment. Hasil: Hasil dalam penelitian ini dengan mamakai uji statistik pada penelitian ini menggunakan Korelasi Produk Moment dengan SPSS versi 22,0. Diketahui bahwa nilai p = 0.080, artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara Pb darah dengan jumlah eritrosit pada pekerja SPBU karena Pb dalam darah pekerja masih dalam batas aman. Kesipulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara timbal dalam darah terhadap jumlah eritrosit pada pekerja SPBU di Banyumas
KARAKTERISTIK MIOMA UTERI DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO BANYUMAS Salim, Islimsyaf Anwar; Finurina, Irma
MEDISAINS Vol 13, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v13i3.1605

Abstract

Latar belakang: Mioma uteri adalah tumor jinak otot polos uterus yang terdiri dari sel-sel jaringan otot polos, jaringan pengikat fibroid dan kolagen. Mioma uteri ditemukan di Indonesia antara 2,39%-11,70% pada semua penderita ginekologi yang dirawat. Gejala mioma uteri secara medis dan sosial cukup meningkatkan morbiditas, termasuk menoragia, ketidaknyamanan daerah pelvis, dan disfungsi reproduksi. Faktor penyebabnya tidak diketahui secara pasti. Tujuan: Mengetahui karakteristik penderita mioma uteri berdasarkan usia penderita, jumlah paratis, Indeks Massa Tubuh, keluhan utama, kadar hemoglobin, jenis mioma uteri, dan terapi yang diberikan. Metode: Penelitian menggunakan desain observational diskriptif dengan menggunakan teknik sampling fixed disease sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah semua pasien wanita RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo yang mengidap mioma uteri mulai Februari 2014 - Februari 2015. Hasil dan simpulan: Penderita mioma uteri terbanyak ditemukan pada usia 40-50 tahun sebesar 63,33 %, terbanyak pada paratis nullipara sebesar 26,32%, terbanyak pada IMT 18,5 -25 sebanyak 33,34%, terbanyak keluhannya berupa pendarahan (50,03%), terbanyak dengan kadar Hb 7,1 – 11,9 sebesar 57,02%, terbanyak berjenis mioma intramural sebesar 48,25%, dan terapi terbanyak adalah histerektomi sebesar 70,18%.
HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI JAJANAN KAKI LIMA TERHADAP PENYAKIT DIARE PADA ANAK SEKOLAH DASAR Almanfaluthi, M Luthfi; Budi, M Hidayat
MEDISAINS Vol 13, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v13i3.1610

Abstract

Latar belakang: Salah satu kebiasaan anak-anak pada masa kini yaitu mengkonsumsi makananan jajanan yang banyak dijajakan baik di lingkungan sekolah maupun di sekitar rumah. Saat ini banyak sekali makanan jajanan yang beredar di pasaran terutama di sekolah. Untuk itu diperlukan pengetahuan mengenai jajanan sehat untuk mengetahui baik tidaknya konsumsi jajanan tersebut yang berdampak pada status gizi anak-anak. Tujuan: Penelitian ini dirancang untuk mengetahui hubungan antara komsumsi jajanan kaki lima terhadap penyakit diare pada siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Cipete Banyumas. Metode:. Metode Penelitian menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross sectional. Teknik sampling menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, wawancara dan panduan wawancara. Populasi penelitian adalah seluruh siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Cipete Banyumas. Ukuran sampel sebanyak 100 siswa yang memenuhi kriteria retriksi. Analisis data dilakukan dengan menggunkan uji statistik Eta. Hasil: Sebagian besar siswa berpengetahuan memilih makanan jajanan tidak baik sebesar 60,7% dan kebiasaan jajan dengan kategori sering sebesar 52%. Dengan frekuensi konsumsi maksimum jajanan anak sekolah adalah 141 kali jajan dalam 1 bulan. Rerata frekuensi konsumsi makanan jajanan siswa dengan 63 kali dalam 1 bulan. Siswa yang mengalami diare sebanyak 15 (20,5%), sedangkan siswa tidak mengalami diare sebanyak 85 (79,5%). Hasil analisis data menggunakan uji statitik Eta diperoleh p value sebesar 0,002 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,967 menunjukkan bahwa kekuatan korelasi yang sangat kuat. Kesimpulan: Terdapat korelasi antara jajanan kaki lima terhadap penyakit diare pada anak sekolah dasar.
PENGARUH PENGGUNAAN IUD TERHADAP PENYAKIT KEPUTIHAN DI PUSKESMAS KEBASAN KABUPATEN BANYUMAS Purbowati, Mustika Ratnaningsih; Basuki, Dyah Retnani
MEDISAINS Vol 13, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v13i3.1606

Abstract

Latar belakang: Pelaksanaan program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia memunculkan berbagai masalah dalam bidang kesehatan yang umumnya dialami oleh banyak wanita. Salah satu persoalan yang dihadapi oleh wanita sejalan dengan tersosialisasinya program ini di Indonesia yakni munculnya masalah keputihan pada penggunaan alat kontrasepsi Intra Uterin Device (IUD). Keputihan adalah sekresi vaginal abnormal pada perempuan. Semakin lama penggunaan IUD maka semakin beresiko mengalami keputihan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh IUD terhadap penyakit keputihan di Puskesmas Kebasan Kabupaten Banyumas. Metode:Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik dengan pendekatan metode cross sectional. Teknik sampling menggunakan kuota sampling. Besar sampel adalah 54 akseptor IUD yang memenuhi kriteria restriksi. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara menggunakan pedoman wawancara. Populasi dalam penelitian ini adalah Akseptor sampel sebanyak 54 orang menggunakan simple random sampling. Hasil: Responden dengan lama penggunaan IUD
PENINGKATAN PENGETAHUAN GURU-GURU SD TENTANG DEMAM CHIKUNGUNYA SEBAGAI PENYAKIT YANG DAPAT MENULAR DI KALANGAN SISWA Setiyabudi, Ragil
MEDISAINS Vol 13, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v13i3.1611

Abstract

Latar belakang: Murid murid SD yang bersekolah di daerah endemis Demam Chikungunya dapat berpotensi tertular penyakit Demam Chikungunya. Peningkatan pengetahuan guru SD tentang Demam Chikungunya perlu dilakukan, sebab dengan pengetahuan tentang Demam Chikungunya yang baik, guru-guru SD dapat berperan aktif untuk mencegah penularan Demam Chikungunya kepada peserta didik. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan pengetahuan guru SD tentang Penyakit Demam Chikungunya. Metode: Penelitian ini berdesain pre eksperimen dengan intervensi pendidikan kesehatan bermetode ceramah dan dan tanya jawab disertai pemberian booklet terhadap 40 guru-guru SD. Statistik Paired sample t test digunakan untuk menganalisis efektifitas intervensinya. Hasil: Terdapat perbedaan skor yang signifikan tentang pengertian, masa inkubasi, gejala, pengobatan, dan cara mencegah Demam Chikungunya antara sebelum dengan sesudah intervensi, yaitu masing-masing materi tersebut memiliki p value paired sample t test=0,0001 Kesimpulan: Pengetahuan guru-guru SD tentang Demam Chikungunya dapat ditingkatkan dengan pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab disertai pemberian booklet.
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DAN KEBISINGAN TERHADAP KELELAHAN KARYAWAN DI PT. CORONET CROWN PURWOKERTO BANYUMAS Romdhoni, M Fadhol; Brahmadhi, Ageng
MEDISAINS Vol 13, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v13i3.1607

Abstract

Latar belakang: Lingkungan kerja yang tidak memenuhi syarat seperti bising yang melebihi ambang batas dapat menimbulkan gangguan kesehatan dan berdampak terhadap produktivitas karyawan. Gangguan kesehatan tersebut dapat berupa kelelahan. Tujuan : Penelitian ini ingin mengetahui ada tidaknya hubungan antara status gizi dan kebisingan terhadap kelelahan karyawan di PT. Coronet Crown Purwokerto Banyumas. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional analitik dengan menggunakan desain penelitian Cross sectional dan menggunakan teknik simple random sampling. Responden dalam penelitian ini adalah 50 tenaga kerja dari total sampel penelitian 70 tenaga kerja yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran intensitas kebisingan dilakukan dengan menggunakan sound level meter, pengukuran status gizi menggunakan percent body fat dan pengukuran kelelahan kerja menggunakan Reaction time. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji man whitney dan kolerasi pearson. Hasil: Hasil uji man whitney digunakan untuk mengetahui pengaruh intensitas kebisingan terhadap kelelahan kerja, diperoleh hasil p = 0,001 yang berarti bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara intensitas kebisingn terhadap kelelahan kerja karyawan. Hasil uji kolerasi pearson digunakan untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kelelahan kerja, diperoleh hasil p = 0,089 yang berarti bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kelelahan kerja karyawan di PT. Coronet Crown. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara intesitas kebisingan terhadap kelelahan kerja karyawan, namun tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dan kelelahan kerja karyawan.
FREKUENSI PEMAKAIAN OBAT-OBATAN HERBAL SEBAGAI FAKTOR PENYEBAB KETERLAMBATAN PENGOBATAN MEDIS PADA PASIEN KANKER PAYUDARA Bahar, Yenni; Anwar, Islimsyaf
MEDISAINS Vol 13, No 3 (2015)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v13i3.1608

Abstract

Latar belakang: Kanker payudara adalah kanker yang paling sering menyerang wanita di Indonesia (28,7%). Kejadian kanker payudara sebagian besar ditemukan telah mencapai stadium lanjut, yaitu 43% untuk stadium III dan 26% untuk stadium IV, yang memiliki ketahanan hidup yang lebih rendah. Perlu ditingkatkan program edukasi tentang SADARI (Periksa Payudara Sendiri), Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Frekuensi pemakain obat-obatn herbal merupakan penyebab keterlambatan pengobatan medis pada pasien kanker payudara di Puskesmas Banyumas Kabupaten Banyumas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus-kontrol yang dilakukan pada pasien kanker payudara di Puskesmas Banyumas Kabupaten Banyumas. Melalui fixed disease sampling, diperoleh 50 sampel, tetapi hanya 30 sampel yang memenuhi kriteria insklusi dan ekskusi. Sampel terdiri atas 30 penderita kanker payudara yang mengalami keterlambatan pengobatan sebagai kelompok kasus dan 20 penderita kanker payudara yang tidak mengalami keterlambatan pengobatan sebagai kelompok kontrol. Data stadium dan grade kanker didapatkan dari rekam medik, sedangkan data yang lainnya didapatkan dari wawancara pasien.Penelitian ini dilakukan dengan analisis secara bivariat dengan uji chi square dan secara multivariat dengan regresi logistik. Hasil: Hasil analisis bivariat menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara keterlambatan pengobatan dengan riwayat menggunakan herbal (p = 0,002 dan OR = 3,79). Analisis pada confounding factor juga didapatkan hubungan yang bermakna pada tingkat pengetahuan (p = 0,014; OR = 3,46) dan rasa takut berobat (p = 0,013; OR = 2,98). Sedangkan dalam analisis multivariat didapatkan bahwa tingkat pengetahuan rendah (p = 0,016; OR = 3,689) merupakan faktor risiko yang paling signifikan untuk keterlambatan pengobatan pada kanker payudara yang disusul oleh riwayat penggunaan herbal (p = 0,031; OR = 2,679). Kesimpulan: Riwayat penggunaan herbal terbukti merupakan penyebab terjadinya keterlambatan melakukan pengobatan medis pada pasien kanker payudara di Puskesmas Banyumas Kabupaten Banyumas.

Page 1 of 1 | Total Record : 8