cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2017): JUNI" : 8 Documents clear
Perilaku Pengusaha Produk Halal Terhadap Pengawasan Tata Kelola Label Halal Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Pulau Pinang (JHEAIPP) M.Zaini Abu Bakar; Siti Syuhadah Muhammad
Neo-Bis Vol 11, No 1 (2017): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v1i1.2954

Abstract

Pasaran industri halal yang semakin meluas didorong oleh permintaan yang tinggi terhadap produk halal telah menarik minat pelbagai pihak untuk menceburi industri tersebut. Namun dengan bilangan pengusaha yang secara relatifnya rendah dalam industri ini membatasi perkembangan industri halal secara amnya. Kajian ini difokuskan kepada negeri Pulau Pinang yang merupakan antara negeri di Malaysia yang kompetitif dalam industri halal. Tinjauan literatur menunjukkan pemberdayaan industri halal bergantung kepada hubungan antara pihak pengusaha dan pihak tata kelola label halal. Oleh yang demikian, kajian ini bertujuan menganalisis perilaku pengusaha produk halal terhadap perkhidmatan pihak tata kelola label halal JHEAIPP berdasarkan aspek tata kelola baik (good governance) dalam dimensi pengawasan. Bagi memenuhi objektif ini, kaedah penyelidikan mengaplikasikan data primer melalui borang soal sedik dan data sekunder melalui kajian kepustakaan. Kaedah analisis kandungan dan statistik deskriptif digunakan untuk menganalisis data. Hasil kajian mendapati perilaku pengusaha produk halal di Pulau Pinang mempengaruhi perkhidmatan pihak tata kelola label halal JHEAIPP dari aspek dimensi pengawasan. Perilaku pengusaha terhadap aspek pengawasan pihak tata kelola label halal JHEAIPP memberi kesan kepada bilangan penglibatan pengusaha dalam industri halal.
MANAJEMEN PEMASARAN PRODUK KAKAO KEBUN BANJARSARI PTP XII JEMBER Nurul Fadilah; Dwi Ratna Hidayati
Neo-Bis Vol 11, No 1 (2017): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v1i1.2949

Abstract

Kakao sebagai penyumbang devisa Indonesia menduduki peringkat keempat setelah kelapa sawit, karet, dan kelapa. Kakao menjadi komoditas strategis paling tidak salah satunya karena komoditi ini merupakan komoditi perdagangan internasional yang memiliki nilai yang tinggi dimana Indonesia menyumbang sebesar 16% kakao untuk dunia. Salah satu perkebunan di wilayah II yang menjadi andalan produksi kakao khususnya berada di Kebun Banjarsari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pemasaran yang dilakukan oleh Kebun Banjar Sari PTP XII Jember. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kegiatan pemasaran di Kebun Banjarsari PTPN XII terpusat dibagian direksi pemasaran PTPN XII Surabaya. Segmentasi baik dengan target menengah ke atas pada konsumen lokal seperti PT. Mayora dan PT.Indofood dan konsumen luar negeri yakni Singapore, India, Swiss, Jerman, Belanda, Belgia dan Jepang. Saluran pendistribusian  pemesanan oleh konsumen lokal sistemnya delivery order (DO) dan konsumen luar negeri Order Pengangkutan (OP). Bauran pemasaran pada Kebun Banjarsari adalah produk biji kakao kering dengan jenis edel dan bulk yang terbagi menjadi beberapa tingkatan mutu. Harga kakao sesuai mutu antara kisaran Rp 110.700,00 dan Rp 40.500,00. Dari sisi Place, bagian pemasaran yang dikelola oleh PTPN XII Surabaya. Promotion, dilakukan oleh PTPN XII bagian direksi pemasaran bekerjasama dengan International Cocoa Organization (ICCO). Selanjutnya terkait people, sumberdaya direksi  pemasaran  diutamakan untuk karyawan yang teliti dan mampu berkomunikasi dengan baik dalam bahasa Indonesia maupun asing. Process yang dimaksudkan yaitu adanya aliran kerja yang mengikuti prosedur yang   ditetapkan   oleh   pihak   perusahaan   mengenai   prosedur pemasaran. Physical evidence, lokasi Kebun Banjarsari yang memiliki pabrik gerengrejo berada di dekat dengan sumber bahan baku sekaligus berada di kawasan jalur lintas provinsi sehingga akses distribusi mudah terjangkau oleh pelanggan.
Metode Pengelolaan Konflik Politik: Analisis Kasus Konflik Politik Ali-Mu‘awiyah Mohd Shukri Hanapi
Neo-Bis Vol 11, No 1 (2017): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v1i1.2810

Abstract

Makalah ini bertujuan meneliti dan menganalisis metode pengelolaan konflik politik berlandaskan pengajaran daripada kasus konflik politik yang terjadi antara Sayyidina Ali bin Abi Talib r.a. dengan Mu‘awiyah bin Abu Sufyan. Konflik politik ini terjadi apabila kedua-dua pihak menginginkan suatu keperluan yang sama. Hal ini ditambah dengan adanya hambatan daripada kedua-dua belah pihak. Dengan itu berlakulah pertembungan nilai, kepentingan, tindakan, hala tuju, status dan berbagai-bagai keinginan. Kemuncak dari itu, tercetuslah pula pelbagai strategi politik dan peperangan. Tidak kira sama ada konflik yang berlaku itu kecil atau besar, ia perlu dikelolakan melalui metode yang baik bagi menjamin keutuhan, kestabilan, keamanan dan kemakmuran Negara sentiasa terpelihara. Persoalannya, apakah metode pengelolaan konflik politik berlandaskan pengajaran kasus konflik politik Ali-Mu‘awiyah? Bagi menjawab persoalan ini, perbincangan dalam makalah ini terbahagi kepada dua bahagian. Pertama, membincangkan kasus konflik politik Ali-Mu‘awiyah; dan kedua, membincangkan metode pengelolaan konflik politik berlandaskan pengajaran daripada kasus konflik politik Ali-Mu‘awiyah tersebut. Kajian kualitatif yang menggunakan metode analisis kandungan ini mendapati metode pengelolaan konflik politik berlandaskan pengajaran daripada kasus konflik politik Ali-Mu‘awiyah mempunyai beberapa elemen iaitu berpandukan tasawur al-Qur’an dan al-Sunnah; menggunakan kebijaksanaan dengan bertunjangkan keikhlasan; berwaspada dengan musuh; istiqamah; mengetepikan penglibatan pihak luar; dan menyelidiki sesuatu maklumat yang disebarkan.
TESTING PECKING ORDER THEORY IN JAKARTA ISLAMIC INDEX Ira Wikartika; Zumrotul Fitriyah
Neo-Bis Vol 11, No 1 (2017): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v1i1.2951

Abstract

Perusahaan merupakan poros penting dalam membangun sistem perekonomian Indonesia. Pendanaaan perusahaan berkaitan erat dengan pemilihan dan kombinasi sumber dana internal maupun sumber dana eksternal. Keputusan pendanaan akan menentukan perusahaan dalam melakukan aktivitas operasinya yang berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Pecking order theory merupakan model struktur modal yang mengutamakan pendanaan internal berupa laba ditahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh faktor-faktor kebijakan stuktur modal terhadap keputusan pendanaan struktur modal menurut pecking order theory. Faktor-faktor yang digunakan adalah profitability dan firm size. Penelitian ini menggunakan 30 perusahaan di Jakarta Islamic Index yaitu perusahaan-perusahaan berbasis saham syariah. Teknik analisis mengggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) variabel profitability berpengaruh terhadap keputusan pendanaan, namun hasil pengujian ini tidak sejalan dengan pecking order theory karena arahnya yang berlawanan. 2) variabel  firm size tidak berpengaruh terhadap keputusan pendanaan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa perusahaan-perusahaan berbasis saham syariah di Jakarta Islamic Index cenderung tidak mengikuti hirarki pecking order theory.
MANUAL TAKSIRAN ZAKAT DI MALAYSIA Zahri Hamat
Neo-Bis Vol 11, No 1 (2017): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v1i1.2955

Abstract

Manual Taksiran Zakat di Malaysia diterbitkan oleh Jabatan Wakaf, Zakat dan Haji (JAWHAR) bertujuan untuk menyeragamkan kaedah taksiran zakat harta di Malaysia. Hal ini kerana pelbagai kaedah taksiran yang diamalkan oleh Majlis Agama Islam Negeri (MAIN) di Malaysia khususnya kaedah taksiran zakat perniagaan. Persoalannya, apakah kaedah taksiran zakat perniagaan yang dicadangkan dalam Manual Taksiran Zakat Di Malaysia untuk diamalkan oleh MAIN di Malaysia? Bagaimanakah kaedah taksiran zakat perniagaan itu boleh dibuat penambahbaikan dengan mengambil kira perkembangan pelbagai bentuk perniagaan pada masa kini? Dengan menggunakan analisis kandungan ke atas data primer dan data sekunder, dapatan kajian mempamerkan bahawa pertama, kaedah taksiran zakat perniagaan berasaskan modal kerja terselaras telah dibahaskan secara detail dalam Manual Taksiran Zakat di Malaysia. Kedua, cendekiawan zakat di Malaysia pula berpendapat bahawa kaedah taksiran zakat perniagaan berasaskan pendapatan boleh diamalkan oleh MAIN sebagai satu kaedah alternatif. Implikasinya ialah, sesuatu perniagaan yang memperoleh keuntungan sahaja yang akan diwajibkan zakat dan dengan itu manfaat di bawah peruntukan seksyen 44(1), Akta Cukai Pendapatan 1967 dapat dinikmati.
ANALISIS GAP PENGGUNAAN APLIKASI UBER BERDASARKAN TEORI KEGUNAAN DAN KEMUDAHAN PENGGUNAAN Mahir Pradana; Pinta Uli Sinaga
Neo-Bis Vol 11, No 1 (2017): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v1i1.2953

Abstract

Pada saat ini, kegunaan aplikasi menjadi primadona tersendiri bagi perusahaan dalam memasarkan, mengenalkan produk/jasa suatu perusahaan. Sehingga muncullah aplikasi-aplikasi di Indonesia. Salah satu aplikasi yang mengikuti tren ini  adalah Uber taksi. Penelitian ini  bertujuan untuk menggambarkan peminat tingkat  kualitas aplikasi Uber berdasarkan penilaian pengguna terhadap kualitas (actual) yang dirasakan dan kualitas (ideal)  yang diharapkan.  Penelitian ini merupakan  penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan dimensi TAM yaitu persepsi kemanfaatan, persepsi kemudahan, minat pengguna yang dinilai berdasarkan perspektif tingkat kinerja  (performance) dan tingkat kepentingan (importance).  Responden yang diteliti  dalam penelitian ini berjumlah 100 pengguna dengan menggunakan teknik sampling insidental.            Dari  penelitian ini  didapatkan hasil  bahwa  secara  keseluruhan terdapat nilai  kesenjangan (gap) yang bernilai negatif antara kualitas aktual (performance) dan kualitas ideal (importance) sebesar (-0.12). Nilai  kesenjangan (gap) paling besar adalah dimensi  information  quality dengan nilai  (-0.28). Berdasarkan hal  tersebut  dapat  disimpulkan bahwa  kualitas  aktual  yang dirasakan belum bisa  memenuhi  kualitas ideal  yang diinginkan pengguna  aplikasi Uber terutama  dari  atribut  kualitas  yang berhubungan  dengan facilitating condition dalam aplikasi. Indikator yang menjadi prioritas perbaikan diantaranya adalah tampilan aplikasi yang menarik,  adanya  pengalaman positif saat  menggunakan,  informasi  dalam format  yang sesuai  dan memiliki reputasi yang baik.
PERAN PEMERINTAH DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH Husnul Imtihan; Wahyunadi Dr; M Firmansyah
Neo-Bis Vol 11, No 1 (2017): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v1i1.2952

Abstract

This study aims to determine the role of the Government and People's Participation in Development Planning in the District Gunungsari, especially on Musrenbang village, in the village of Taman Sari subdistrict Gunungsari West Lombok regency. This research method is a descriptive study with a qualitative approach, using qualitative data analysis interactive model. The results of this study prove that not maximal community participation in development planning and the role of government is still impressed elitist in the sense that it is the government that determines the development policy, while the public role to give advice to the government about what is needed by the community.
SIMULASI KEGIATAN BONGKAR MUAT UNTUK OPTIMASI COMBINE TRACTOR TERMINAL (CTT) PADA TERMINAL PETIKEMAS DI SURABAYA Aris Setya Yuwana; Nurhadi Siswanto
Neo-Bis Vol 11, No 1 (2017): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v1i1.2796

Abstract

Penggunaan petikemas sebagai sarana pengiriman barang melalui jalur laut dari tahun ketahun semakin meningkat. Terminal petikemas merupakan tempat untuk kegiatan bongkar muat petikemas. Terminal petikemas mempunyai mempunyai peralatan diantaranya Container Crane (STS), Combine Tractor Terminal (CTT), Automatic Stacking Crane (ASC) untuk mendukung kegiatan bongkar muat. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan simulasi. Metode simulasi merupakan metode yang paling tepat dikarenakan jenis data dalam penelitian ini bersifat stokastik.Hasil dari penelitian ini adalah jumlah CTT yang paling efektif adalah menggunakan 5 unit CTT untuk melayani 1 unit STS baik dermaga domestik maupun internasional. Parameter yang dijadikan acuan antara lain utilitas STS dan CTT, berthing time, operating time, BCH dan BSH

Page 1 of 1 | Total Record : 8