cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Articles 151 Documents
KAJIAN STRUKTUR PASAR GABAH DAN BERAS DI INDONESIA Irham Lihan
Neo-Bis Vol 8, No 1 (2014): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v8i1.515

Abstract

Anggapan bahwa kenaikan harga beras akan diikuti secara proposional oleh kenaikan harga gabah di tingkat petani dapat dimungkinkan akan terjadi, jika struktur pasar gabah di tingkat petani padi adalah pasar persaingan sempurna. Sebaliknya apabila struktur pasar gabah di tingkat petani bukan pasar persaingan sempurna terlebih pasar monopsoni, kenaikan harga beras tidak akan meningkatkan harga gabah di tingkat petani. Kenaikan harga beras ini hanya akan dinikmati oleh pedagang pengumpul dan lembaga-lembaga lain yang ikut dalam tataniaga beras. Tujuan dari penelitian ini tidak hanya menguji pengaruh kenaikkan harga gabah terhadap harga beras di tingkat petani tetapi juga untuk mengetahui struktur pasar atau pola harga dari kedua komoditas tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedua komoditas ini memiliki struktur pasar yang monopsonistik, dan hanya 33% dari kenaikkan harga yang diterima oleh petani sedang sisanya 67% diterima oleh pedagang.
Studi atas Kualitas Jasa Sistem Informasi pada Bisnis E-Voucher Pepie Diptyana; Stefy Agnestasia
Neo-Bis Vol 4, No 2 (2010): DESEMBER
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v4i2.584

Abstract

Service quality (servqual) in information system (IS) has been an interesting research topic recently. Various business types has emerged new dimensions of information system needs. IS servqual dimensions should be investigated through different kinds of business types.Previous studies has yield varying results. This research studies the effect of IS servqual dimension toward user satisfaction in e-voucher business. Data was collected from 108 respondents that are e-voucher reseller. There are five servqual dimensions: reliability, responsiveness, assurance, empathy, and tangibles. Tangible were excluded from test because IS provider does not facilitate hardware, employee, and any tangible asset to user. Based on regression result analysis, this research concluded that tested servqual dimensions has significantly influenced user satisfaction, unless assurance. This result shows that user satisfaction for business type that relied on IS as communication tool mostly influenced by reliability, responsiveness and empathy rather than assurrance. This might caused by However, further research needed to explore the usability of IS for reseller’s accounting data and to concern servqual dimension for another type of business and variable expansion also.
BEBERAPA VARIABEL YANG MEMPENGARUHI MINAT BELI PRODUK SHAMPO DI SURABAYA Nuruni Ika Kusuma Wardhani
Neo-Bis Vol 6, No 2 (2012): DESEMBER
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v6i2.545

Abstract

Dunia pemasaran yang semakin kompetitif menuntut perusahaan untuk memiliki keunggulan daya saing. Untuk tetap bertahan dalam dunia pemasaran yang semakin cepat berubah seiring perkembangan dalam era globalisasi maka perusahaan dituntut untuk semakin bekerja keras, pintar, dan kreatif. Disisi lain konsumen dihadapkan pada berbagai macam pilihan produk. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menganalisis Pengaruh Beberapa Variabel Terhadap Minat Beli Produk Shampo Clear di Surabaya. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari jawaban responden sebanyanyak 108 responden shampoo clear serta masyarakat yang pernah melihat iklan shampoo clear. . Teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Pengolahan data yang diperoleh dengan menggunakan analisis permodelan SEM (Structural Equation Modelling).yang digunakan untuk menguji tiga hipotesis yaitu  pengaruh positif antara pesan iklan terhadap keyakinan konsumen dapat diterima, pengaruh positif pesan iklan terhadap sikap konsumen dapat diterima, pengaruh positif sikap konsumen terhadap minat beli tidak dapat diterima, dan pengaruh positif keyakinan konsumen terhadap minat beli dapat diterima pada shampoo clear di wilayah Surabaya Selatan. Dari hasil uji kausalitas diketahui hanya pesan iklan terhadap keyakinan dan pesan iklan terhadap sikap konsumen serta keyakinan terhadap minat beli yang dapat diterima , Untuk yang satu hipotesis lainnya belum bisa memberikan hasil yang signifikan dikarenakan ada faktor lain didalamnya
ANALISIS TATANIAGA BUNGA KRISAN DI KECAMATAN CUGENANG KABUPATEN CIANJUR Joko Purwono; Sri Sugyaningsih; Nada Fajriah
Neo-Bis Vol 8, No 2 (2014): DESEMBER
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v8i2.469

Abstract

Krisan merupakan bunga potong yang menyumbangkan produksi paling besar di Indonesia. Dari tahun 2008 hingga tahun 2012 produksi krisan mengalami peningkatan dari 101.777.126 tangkai hingga 397.651.571 tangkai. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis saluran tataniaga, lembaga tataniaga, fungsi tataniaga, struktur pasar, perilaku pasar dan efisiensi saluran tataniaga krisan berdasarkan marjin tataniaga, farmer’s share dan rasio keuntungan terhadap biaya. Observasi dan wawancara dilakukan pada petani melalui teknik random sampling dan lembaga tataniaga berikutnya menggunakan snowball sampling. Hasil dari penelitian ini yaitu saluran tataniaga krisan di Kecamatan Cugenang terdiri dari empat saluran dengan lembaga tataniaga yang terdiri dari pedagang pengumpul dan pedagang besar. Keuntungan terbesar dapat diperoleh petani apabila menggunakan saluran tataniaga III, keuntungan yang didapatkan oleh petani sebesar Rp473.00 per tangkai. Nilai marjin yang terbesar juga diperoleh pada saluran tataniaga III, yaitu sebesar Rp1 313.00 per tangkai. Saluran tataniaga II merupakan saluran memiliki nilai farmer’s share tertinggi yaitu sebesar 57.47 persen. Nilai farmer’s share yang lebih tinggi saluran tataniaga lainnya menunjukkan bahwa saluran tersebut memiliki tingkat efisien yang lebih tinggi dibandingkan saluran lainnya secara operasional.
MODEL TRAINING NEEDS ANALYSIS (TNA) UNTUK MENGIDENTIFIKASI KEBUTUHAN PELATIHAN Anita Kristina
Neo-Bis Vol 4, No 1 (2010): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v4i1.575

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menyusun model TNA yang ditujukan untuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan. TNA disusun untuk menjawab kesenjangan skill sales pada PT. Hisamitsu Pharma Sidoarjo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesenjangan skill merupakan persoalan utama dan harus diselesaikan dengan menyusun pelatihan, yang terlebih dahulu disusun melalui TNA. Hasil TNA menunjukkan bahwa model terdiri dari input, proses, dan output. Analisis proses menemukan kesenjangan skill. Analisis output menemukan pengembangan model pelatihan, yaitu melalui kebutuhan pelatihan dan tidak melalui pelatihan.
MENYIBAK TANGGAPAN MAHASISWA AKUNTANSI TERHADAP ETIKA AKUNTAN PENDIDIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA Robiatul Auliyah
Neo-Bis Vol 7, No 1 (2013): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v7i1.536

Abstract

Penelitian ini mengangkat fenomena tentang berbagai macam etika akuntan pendidik di Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi  Universitas Trunojoyo Madura (FE UTM), baik yang sesuai dengan Prinsip Etika Profesi ataupun tidak sesuai dengan prinsip etika profesi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tanggapan mahasiswa akuntansi tentang pelaksanaan etika yang dilakukan oleh  akuntan pendidik dilingkungan FE UTM.   Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi yang bertujuan untuk menggambarkan obyek yang akan diteliti sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Alat analisis penelitian yang digunakan adalah delapan prinsip etika profesi meliputi tanggungjawab profesi, kepentingan publik, integritas, obyektiitas, kompetensi dan kehati-hatian profesional, kerahasiaan, perilaku profesional, standar teknis.    Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan responden, maka akuntan pendidik sudah melaksanakan tanggungjawab profesi, kepentingan publik, integritas, obyektifitas, kompetensi dan kehati-hatian profesional, kerahasiaan, perilaku profesional, standar teknis.
ANALISIS TATANIAGA BERAS DI KECAMATAN ROGOJAMPI KABUPATEN BANYUWANGI Joko Purwono; Sri Sugyaningsih; Adib Priambudi
Neo-Bis Vol 7, No 2 (2013): DESEMBER
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v7i2.521

Abstract

Beras merupakan bahan pangan pokok bagi 95 persen penduduk Indonesia dengan tingkat konsumsi 139 kilogram per kapita per tahun. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis sistem tataniaga beras yang meliputi saluran tataniaga, lembaga tataniaga, fungsi tataniaga, struktur pasar dan perilaku pasar. Selain itu, penelitian ini menganalisis sistem tataniaga beras di setiap jenis saluran tataniaga. Hasil dari penelitian ini yaitu saluran tataniaga beras di kabupaten Banyuwangi terdiri dari 12 saluran dan ada enam jenis lembaga tataniaga (Kelompok Tani, Penebas, Penggilingan, Pedagang Besar, Pedagang Pengecer dan Sub Divisi Regional Bulog). Total hasil panen padi Musim Tanam I 2012 sebanyak 272.880 kilogram GKP atau setara 150.084 kilogram beras. Analisis efsiensi tataniaga membuktikan bahwa pada saluran VII mendistribusikan 31.755,50 kilogram beras. Biaya tataniaga tertinggi yaitu 1.512 rupiah per kilogram pada Saluran XII. Nilai marjin tataniaga terbesar juga pada Saluran XII yaitu sebesar 2.721 rupiah per kilogram. Saluran III memiliki nilai farmer’s share 79 persen. Nilai farmer’s share yang lebih tinggi pada suatu saluran dibandingkan dengan saluran tataniaga lainnya menunjukkan saluran tersebut efisien secara operasional.
PENGARUH KINERJA PELAYANAN (SERVICE PERFORMANCE) TERHADAP LOYALITAS DENGAN VARIABLE ANTARA KEPUASAN KONSUMEN NASABAH BANK JATIM Bambang Setiyo Pambudi
Neo-Bis Vol 2, No 1 (2008): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v2i1.562

Abstract

One of the service quality measurement was Servqual ( Service Quality), which was developed by Parasuraman, Zeithaml, and Berry., they had an apinion that in evaluating service quality, consumer compared between expected service quality and perceived service quality. Based on that theory, this research aimed to test the influence of service performance  to the customer loyalty, tested the influence of service performance to the consumer satisfaction, tested the influence of satisfaction to the bank customer loyalty and described the comparison of the direct and indirect influences of service performance to the bank customer  of Bank Jatim in Bangkalan. This research used path analysis. Conducted in three branches of Bank Jatim in Bangkalan. Result of research indicated that the interaction between service performance and customer satisfaction as moderator variable could explain the customer loyalty varians more than each variable.
PERLAKUAN AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK DESA DI INDONESIA Junaidi -
Neo-Bis Vol 9, No 1 (2015): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v9i1.681

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menguraikan perlakuan akuntansi atas transaksi keuangan yang terjadi di entitas desa. Tulisan membahas tentang kebijakan akuntansi, proses penyusunan anggaran, pelaksanaan anggaran dan analisis keuangan desa. Tulisan ini didasarkan pada penelitian deskriptif yang menjelaskan bagaimana akuntansi dapat mempengaruhi perilaku kepala desa. Ruang lingkup transaksi keuangan entitas desa relatif lebih kecil dari pemerintah daerah, namun mencakup semua rekening yang terdapat dalam pemerintah daerah. Ada banyak peraturan yang menjadi acuan dalam menyusun laporan keuangan dapat mengakibatkan kompleksitas pada petugas akuntansi desa. Masalah lainnya adalah kurangnya pengalaman dan pengetahuan akuntan desa yang menyusun laporan keuangan. Tulisan ini diharapkan dapat menjadi referensi singkat bagi akuntan desa untuk menyusun laporan keuangan desa. Kepala Desa diharapkan untuk menginvestasikan sejumlah besar dana dari belanja modal untuk terciptanya kesejahteraan masyarakat
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PEMBENIHAN UDANG VANAME (STUDI KASUS PADA PT SURI TANI PEMUKA – SERANG BANTEN) Joko Purwono; Sri Sugyaningsih; Evi Yuliati
Neo-Bis Vol 6, No 1 (2012): JUNI
Publisher : Trunojoyo University of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/nbs.v6i1.552

Abstract

Pemerintah melakukan pengembangan spesies “Litopnaeus vannamei”.yang merupakan komoditi perikanan yang memiliki potensi pengembangan pembenihan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi perkembangan atau berjalannya usaha pembenihan udang oleh PT. STP dan merumuskan alternatif strategi untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi perusahaan. Penelitian dilakukan pada Februari sampai dengan April 2011.  Penelitian ini menggunakan analisis matriks EFE (Evaluasi Faktor Eksternal ), Matriks IFE (Evaluasi Faktor Internal), Matriks IE (Eksternal-Internal ), Matriks SWOT ( Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats), dan Matriks QSP( Quantitative Strategic Planing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang menjadi prioritas adalah  menjaga stabilitas  dan meningkatkan jumlah produksi.

Page 6 of 16 | Total Record : 151