cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain
Published by Universitas Lampung
ISSN : 23030011     EISSN : 27150690     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016" : 14 Documents clear
Analisa Stabilitas Lereng dengan Menggunakan Simplified Bishop Method Studi Kasus Kelongsoran Lereng Ruas Jalan Batas Kota Liwa Simpang Gunung Kemala STA.263+650, Bukit Barisan Selatan, Lampung Barat Fita Ratna Triastuti
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung Barat, adalah wilayah dengan curah hujan yang tinggi,hal ini telah mengakibatkan jurang di tepi ruas jalan Liwa-Simpang Gunung Kemala STA.263+650 mengalami kelongsoran dan mengikis sebagian bahu jalan. Diperlukan analisa stabilitas lereng untuk mengetahui faktor keamanan dari lereng yang mengalami kelongsoran. Salah satunya dengan menggunakan simplified bishop method yang dikontrol dengan menggunakan diagram Taylor. Dalam analisa ini digunakan data masukan parameter tanah, antara lain: kohesi (c), sudut geser dalam tanah (φ), sudut kemiringan lereng, berat volume tanah (γ) dan berat volume air (γw). Penentuan faktor aman divariasikan dengan 3 kondisi muka air tanah pada lereng, yaitu kondisi tanah submerged, kondisi tanah jenuh sebagian, dan kondisi tanah jenuh penuh.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter tanah sangat berpengaruh terhadap stabilitas lereng. Kondisi lereng dengan muka air tanah jenuh penuh memiliki stabilitas paling kecil dibandingkan dengan kondisi lainnya. Berdasarkan hasil analisa yang dilakukan dengan simplified bishop method didapatkan nilai faktor aman 0,4. Sedangkan analisa yang dilakukan dengan diagram Taylor didapatkan nilai faktor aman 0,25.Kata kunci: stabilitas lereng, faktor aman, simplified bishop method, diagram taylor. 
Pengaruh Nilai Kohesi Tanah Terhadap Stabilitas Retaining Wall Pada Basement Gedung Bertingkat Feby Aristia Putri; Idharmahadi Adha; Setyanto Setyanto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the stability of the retaining wall as a basement storey building in the city of Bandar Lampung. This study uses secondary data, ie, bor logs and SPT. Data on. laboratory test results are obtained from the geotehnical report.Based on the geotechnical data on the stability calculation and reinforcement retaining wall. High retaining wall is 3.25 meters with a thickness of 0.6 meters and a width 1meter (reviewed per meter). Calculation of the stability of retaining wall just reviewed against the danger of sliding and rolling hazard. As for reinforcing the retaining wall of concrete is based on ISO 2013.From the analysis, obtained the value of stability to the danger of sliding and rolling 4.8 ≥ 1.5 were declared safe retaining wall against the danger of sliding and rolling. The results of calculations on the retaining wall reinforcement, for the main reinforcement D16 - 250, shear D13 - 200, and reinforcement for D10-300. Amount of reinforcement based on the calculation is similar to the design of reinforcement used in the construction of this multi-storey building.  Keywords: retaining wall, basement, shear stability and bolsters.
Analisis Tundaan Akibat Penutupan Palang Pintu Kereta Api (Studi Kasus Segmen Ruas Jalan Simpang Urip Sumaharjo - Kimaja) reni sari; dwi herianto; idharmahadi adha
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlintasan yang terbentuk dari pertemuan antara dua jenis prasarana transportasi yaitu jalan raya dengan jalan rel merupakan bentuk pertemuan yang sering menimbulkan tundaan, seperti pada perlintasan di jalan urip sumaharjo ini merupakan jalan dengan tipe jalan 2 lajur 2 arah yang sering terjadi kemacetan akibat penutupan palang pintu kereta api, dengan analisis di maksudkan untuk memberi masukan semua pihak yang terkait, sehingga jalan tersebut tidak terjadi kemacetan. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tundaan dan panjang antrian kendaraan pada masing-masing lajur yang terjadi akibat penutupan pintu perlintasan kereta api, Metode yang digunakan adalah metode survei. Hasil analisis menunjukan akibat penutupan palang pintu kereta api di jalan urip sumaharjo maka akan terjadi kemacetan yang cukup besar akibat adanya weaving atau jalinan di jalan tersebut. Sehingga sudah saatnya pada perlintasan dibangun underpass.Kata kunci : Tundaan, Panjang Antrian, Penutupan palang pintu kereta api, weaving
Analisis Harga Satuan Pekerjaan Jalan dan Jembatan Menggunakan Program Lazarus (studi kasus devisi 3, 5, 6, & 7) Tri Subakti Trisno Imany; Yohannes Martono Hadi; Ahmad Zakaria
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the activity construction work must be would related to the cost. Someone who estimate the budget construction cost is called estimator. An estimate of the cost was called unit price analysis of work. Most of unit price analysis still was counted manually , but if seen from various points of view , calculations conducted in the manual still cannot meet its demands availability of information a quick and accurate. Therefore needs to get a program automatically for can count quickly unit price analysis.To observe a unit price of work so fast and accurated can be making an application analysis using the lazarus and than becomparations with the method of analysis issued by ministry of public worksThe result of making program unit price analysis of work of using lazarus is tested and validated by calculation use secondary data issued by ministry of public works. By using this program the calculations be more effective when compared with calculate by hand. Keywords: Unit price analysis, Lazarus
Analisis Level Keselamatan Kerja (K3) Proyek Konstruksi Terhadap Risiko dan Manajemen K3 (Studi Kasus : Proyek Pembangunan Terminal II Bandara Radin Inten II, Gedung Parkir Bandara Radin Inten II, Showroom Auto 2000) ayuma milen; Ika Kustiani; amril siregar
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Whetherconstructionutilizingsimpleorcomplextechnology,theyarealwayspronetorisk of accidents.Applyingmanagementofoccupationalsafetyandhealthisveryimportantbecauseit cancreateagoodandsecureworkingenvironment.Howeverallitneedscommitmentfrom all stakeholdersto besuccessful. Thepurpose ofthisresearchistoassesthe implementationofsafetymanagementsystemin constructionprojects,identifyandquantifytheriskofaccidenteventsinconstructionprojects. Theresearchinvolvesquestionnairestogatherthemtheinformation. Therespondentscamefrom the projectcasesofstationII developmentRadinIntenIIairport,developmentofmulti-storeycar parkRadin Inten IIairport and developmentof auto 2000 showroom soekarno-hatta. This analysis was utilizing SPSS and the methode of analysis was frequency, validity and reliability test.Theresultsshowthatallthe threeprojectcaseshasamedium risk dueto accident causedbyignoring thesafetystandards and procedureareobvious. Keywords:Risk Management,Healthand SafetyEnvironment(SHE),SafetyManagement
Pengaruh Waktu Perendaman Terhadap Uji Kuat Tekan Paving Block Menggunakan Campuran Tanah dan Kapur dengan Alat Pemadat Modifikasi DELLA ANDANDANINGRUM; Iswan Iswan; Setyanto Setyanto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paving block is a composition ingredient construction made from mixture of portland cement or a kind of adhesive hydrolysis, water, and aggregates with or without other ingredients. Concrete bricks can colored as original color or given substance color on composition and used for page both inside nor outside construction. In this study the process of manufacture of paving blocks will use a mix of soil and chalk. Moreover, soaking of the paving blocks that are expected to increase the strength of paving blocks is according to SNI 03-0691-1996. Soil samples tested were from Kota Baru, South Lampung. Composition blend of soil and chalk with variation time to soak is 7 days, 14 days, 21 days, and 28 days, as well as to the treatment of pre-combustion and post-combustion of the sample of paving blocks. Based on the results of physical testing the original soil, USCS classify soil samples as fine-grained soil and belong to the group ML. Results from this study is the manufacture of paving blocks using silt soil and chalk soil material that does not meet the specifications of SNI 03-0691-1996. This is because the weakness on modification compactor which are use when make a sampel. For the compressive strength of paving blocks pre-combustion and post-combustion are best shown in soaking time of 28 days. The compressive strength that generated as a whole still does not meet the specifications of the paving block SK SNI 03-0691-1996 that is a minimum compressive strength at 85 kg/cm2. But value of water absorption meets the specification 03-0691-1996 which is 3%-10%.Keyword : Paving block, slit soil, compressive strength, soil burning.
Evaluasi Perancangan Balok Beton Bertulang dengan Menggunakan Metode Elemen Hingga fazadina alia; bayzoni bayzoni; eddy purwanto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan balok dilakukan sedemikian rupa agar tidak menimbulkan retak berlebihan pada penampang sewaktu mendukung beban kerja dan tegangan lebih lanjut tanpa mengalami keruntuhan.  Agar tidak terjadi keruntuhan tersebut, batang balok sebagai bagian dari sistem yang menahan lentur harus kuat untuk menahan tegangan tekan dan tarik pada balok tersebut.  Oleh karena itu dalam teknik sipil klasik, penyelesaian analisis tegangan struktur di pakai metode-metode seperti kemiringan lendutan (slope deflection) dan distribusi momen namun di teknik sipil modern ini terdapat metode baru yaitu metode elemen hingga dengan prinsip dikritisasi yang membagi suatu benda menjadi benda-benda yang berukuran lebih kecil agar lebih mudah pengelolaanya.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan tegangan yang diterima balok beton bertulang dengan menggunakan metode elemen hingga sehingga bisa mendapatkan suatu evaluasi perancangan balok beton bertulang dengan membandingkan tegangan yang di terima antara menggunakan metode konvensional dengan metode elemen hingga. Dari perhitungan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa nilai pembesaran defleksi arah y (vertikal) lebih besar dibandingkan dengan nilai pembesaran defleksi arah x (horizontal), hal ini terjadi karena pengaruh dari beban vertikal yang diberikan dan juga konfigurasi balok yang digunakan dari struktur yang simetris.  Tidak hanya itu dari hasil analisis tegangan pada tulangan dan pada beton di balok beton bertulang dengan menggunakan metode elemen hingga memiliki nilai yang lebih kecil bila dibandingkan dengan nilai fy dan  f’c pada metode konvensional.  Hal ini menunjukkan bahwa balok beton bertulang tersebut dapat menahan beban yang lebih besar dari pada nilai beban yang digunakan dalam perancangan balok bertulangan rangkap.Kata Kunci: Beton bertulang, Balok, Metode elemen hingga, Tegangan 
ANALISIS RISIKO KETERLAMBATAN WAKTU PADA PROYEK (STUDI KASUS: PEMBANGUNAN JALAN TOL TRANS SUMATERA BAKAUHENI-TERBANGGI BESAR (Paket II Sidomulyo-Kotabaru Sta. 39+400 - Sta. 80+000) dan (Paket III Kotabaru-Metro Sta. 80+000 – Sta. 109+000)) Meutia Nadia Karunia; Ika Kustiani; Amril Ma'aruf Siregar
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterlambatan waktu proyek merupakan suatu peristiwa yang terjadi pada setiap proyek. Keterlambatan pada proyek dapat berakibat pada berkurangnya  keuntungan yang telah ditargetkan oleh kontraktor. Keterlambatan waktu juga dapat disebabkan oleh buruknya manajemen proyek dan juga kesalahan-kesalahan yang disebabkan oleh sumber daya manusia didalamnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan waktu pada proyek pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Bakauheni-Terbanggi Besar (Paket II Sidomulyo-Kotabaru Sta. 39+400 - Sta. 80+000) dan (Paket III Kotabaru-Metro Sta. 80+000 – Sta. 109+000), serta menganalisis peringkat (rangking) faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan waktu pada proyek tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul data.Metode analisis data yang diguanakan pada penelitian ini adalah Statistik Frekuensi, Uji Validitas, Uji Reliabilitas. Dari 30 responden yang turut berpatisipasi, dapat disimpulkan bahwa faktor pembebasan lahan merupakan faktor yang paling dominan dari semua faktor-faktor penyebab keterlambatan waktu pada proyek Jalan Tol Trans Sumatera Bakauheni-Terbanggi Besar.Kata Kunci: Keterlambatan Waktu, Manajemen Proyek, Manajemen Resiko 
Analisa Stabilitas Lereng dan Penanggulangan Kelongsoran Lereng Pada Ruas Jalan Batas Kota Liwa-Simpang Gunung Kemala, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Lampung Barat hermawan arbenta; setyanto setyanto; iswan iswan
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Landslide are one of the natural disasters that often occur during the rainy season. As in the area of Bukit Barisan Selatan National Park, Lampung Barat, which is a road that is always passed many vehicles. This happens because of an increase in pore water pressure on the slope, which then resulted in a decrease in shear strength (c) and friction angle (φ). Required slope stability analysis and prevention of sliding slopes experiencing.One of the slope stability analysis method used is Fellenius with countermeasures using retaining wall. Fellenius slope stability analysis method (1927) considers the forces that work on either side of any resultant slices have a zero in the direction perpendicular field of avalanche. Fellenius method provides a safe factor is relatively lower than a matter of a more thorough way.From the analysis of slope stability, slope expressed in critical condition. Countermeasures sliding slope using stone retaining wall plug and using gabion. Dimensions and gabion retaining wall that has been planned can be applied in the field so that avalanches do not occur again. Keywords: slope stability, safety factor, fellenius, retaining wall, gabion.
Pengaruh Waktu Pemeraman Terhadap Uji Kuat Tekan Paving Block Menggunakan Campuran Tanah, Semen dan Abu Sekam Padi dengan Alat Pemadat Modifikasi ikko rasita sari; idharmahadi adha; Setyanto Setyanto
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractPaving blocks made from a mixture of portland cement or a kind of adhesive hydrolysis, water, and aggregates with or without other ingredients. In this study the process of manufacture of paving blocks will use a mix of soil, portland cement and ashes a rice husk. Moreover, curing of the paving blocks that are expected to increase the strength of paving blocks is according to SNI 03-0691-1996.Soil samples tested were from Kota Baru, South Lampung. The composition of the paving block in this study is 80% soil+15% portland cement+5% ashes a rice husk with a variety of curing time 0 day, 7 days, 14 days, 21 days and 28 days as well as to the treatment of pre-combustion and post-combustion of the sample of paving blocks. Based on the results of physical testing the original soil, USCS classify soil samples as fine-grained soil and belong to the group ML. Results from this study is the manufacture of paving blocks using silt soil, portland cement and ashes a rice husk soil material that does not meet the specifications of SNI 03-0691-1996. Ashes a rice husk does not give effect for the compressive strength of paving block and the curing time too. The longer of curing time, the compressive strength will decrease too. The highest result for the compressive strength of paving blocks post-combustion are best shown in curing time of 0 day 11,70 Mpa.Keywords: Paving blocks, silt soil, ashes a rice husk, compressive strength, curing time.

Page 1 of 2 | Total Record : 14


Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 12, No 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): Edisi Maret 2024 Vol. 11 No. 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol 11, No 4 (2023): Edisi Desember 2023 Vol. 11 No. 3 (2023): Edisi September 2023 Vol 11, No 3 (2023): Edisi September 2023 Vol. 11 No. 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol 11, No 2 (2023): Edisi Juni 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol 11, No 1 (2023): Edisi Maret 2023 Vol. 10 No. 4 (2022): Edisi Desember 2022 Vol. 10 No. 3 (2022): Edisi September 2022 Vol 10, No 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol. 10 No. 2 (2022): Edisi Juni 2022 Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol. 10 No. 1 (2022): Edisi Maret 2022 Vol 9, No 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 4 (2021): Edisi Desember 2021 Vol. 9 No. 3 (2021): Edisi September 2021 Vol 9, No 3 (2021): Edisi September 2021 Vol. 9 No. 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol 9, No 2 (2021): Edisi Juni 2021 Vol. 9 No. 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol 9, No 1 (2021): Edisi Maret 2021 Vol. 8 No. 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol 8, No 4 (2020): Edisi Desember 2020 Vol 8, No 3 (2020): Edisi September 2020 Vol. 8 No. 3 (2020): Edisi September 2020 Vol. 8 No. 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol 8, No 2 (2020): Edisi Juni 2020 Vol 8, No 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol. 8 No. 1 (2020): Edisi Maret 2020 Vol 7, No 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol. 7 No. 4 (2019): Edisi Desember 2019 Vol 7, No 3 (2019): Edisi September 2019 Vol 7, No 2 (2019): Edisi Juni 2019 Vol 7, No 1 (2019): Edisi Maret 2019 Vol 6, No 4 (2018): Edisi Desember 2018 Vol 6, No 3 (2018): Edisi September 2018 Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol 6, No 2 (2018): Edisi Juni 2018 Vol 6, No 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol 6, No 1 (2018): Edisi Maret 2018 Vol 5, No 4 (2017): Edisi Desember 2017 Vol 5, No 3 (2017): Edisi September 2017 Vol 5, No 3 (2017): Edisi September 2017 Vol 5, No 2 (2017): Edisi Juni 2017 Vol 5, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 5, No 1 (2017): Edisi Maret 2017 Vol 4, No 4 (2016): Edisi Desember 2016 Vol 4, No 3 (2016): Edisi September 2016 Vol 4, No 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol 4, No 2 (2016): Edisi Juni 2016 Vol 4, No 1 (2016): Edisi Maret 2016 Vol 3, No 3 (2015): Edisi September 2015 Vol 3, No 2 (2015): Edisi Juni 2015 Vol 3, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 3, No 1 (2015): Edisi Maret 2015 Vol 1, No 1 (2013): Edisi Maret 2013 More Issue