cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 142 Documents
ANALISIS PENGARUH KEKASARAN PERMUKAAN TERHADAP KETAHANAN FATIQUE BAJA AISI 1045 DENGAN PENGUJIAN ROTARY BENDING Manik, Roy Ronal; Zulhanif, Zulhanif; Tarkono, Tarkono
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin FEMA Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : FT UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baja merupakan material yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai bidang industri. Salah satu jenis baja yang umum digunakan adalah baja AISI 1045, yang sering diaplikasikan sebagai bahan poros pada komponen mesin. Dalam operasinya, poros bekerja di bawah beban dinamis dalam jangka waktu lama sehingga berpotensi mengalami kegagalan lelah (fatigue). Kekasaran permukaan memiliki pengaruh signifikan terhadap ketahanan lelah suatu komponen; semakin kasar permukaannya, semakin mudah terbentuk retak awal yang dapat berkembang menjadi patahan dan memperpendek umur pakai komponen. Untuk mengetahui pengaruh kekasaran permukaan terhadap ketahanan lelah baja AISI 1045, dilakukan pengujian fatigue dengan metode rotary bending. Pengujian dilakukan dengan variasi pembebanan sebesar 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, dan 70% dari tegangan tarik maksimum material, disertai pengamatan makroskopik terhadap pola patahan yang terbentuk. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ketahanan lelah tertinggi diperoleh pada kekasaran permukaan 0,5–1 µm dengan jumlah siklus 829.080 pada pembebanan 20%, dan nilai tersebut menurun seiring meningkatnya kekasaran permukaan.
OPTIMALISASI UNJUK KERJA RUANG PENGERING HIBRIDA UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PENGERINGAN IKAN TERI Hasrul, Rizal; Amrul, Amrul
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin FEMA Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : FT UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nelayan Indonesia mayoritas menggunakan metode pengolahan ikan teri secara tradisional yaitu dengan cara penjemuran di bawah cahaya matahari. Metode seperti itu banyak kelemahannya diantaranya adalah terkontaminasi oleh udara lingkungan yang dapat menyebabkan turunnya mutu ikan teri. Selain itu, proses pengeringan bergantung dengan cuaca dan waktu, apabila hujan dan ketika malam pengeringan tidak dapat berlangsung. Untuk itu perlu alat pengering yang dapat digunakan tanpa terkendala oleh cuaca dan waktu. Penelitian ini menggunakan alat pengering hibrida yang mempunyai dua sumber panas, yaitu sumber panas dari kolektor surya dan radiator. Ketika cuaca cerah dengan intensitas matahari yang tinggi alat pengering menggunakan sumber panas dari kolektor surya dan ketika hujan atau malam hari pengeringan menggunakan sumber panas dari radiator. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian untuk mengetahui karakteristik dari ruang pengering meliputi waktu pengeringan serta efisiensi dari ruang pengering.Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan laju energi dari udara panas yang masuk ke ruang pengering sebesar  0,538 kW,  ruang pengering mampu mengeringkan 8 kg ikan dengan waktu pengeringan selama 350 menit (6 jam). Dari perhitungan didapat energi total yang masuk ke ruang pengering sebesar 11340 kJ dan energi yang digunakan selama proses pengeringan ikan teri yaitu sebesar 7751,3 kJ sehingga didapat efisiensi pengeringan sebesar 68%.