cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
majalahkkp@yahoo.co.id
Editorial Address
Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik Jl. Sokonandi No. 9 Yogyakarta 55166
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik
ISSN : 18296971     EISSN : 24604461     DOI : 10.20543
Core Subject : Engineering,
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik (Journal of Leather, Rubber, and Plastics) publishes original research focused on materials, processes, and waste management in the field of leather, rubber, and plastics.
Articles 781 Documents
Penelitian kadar VCM pada botol kemas plastik untuk obat dan makanan Winahyu, Kusumo Retno; Wahyuni, M Sri
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 20 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1041.712 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v10i20.451

Abstract

            The research of the VCM concentration has been done plastic bottle for drug and food packaging to detect the possible of VCM concentration that be contained. Plastics bottles took from market and manufacture. Used for drug and food packaging. Befor beginning the research, it is checked the kind of resin by infra red spectrophotometer. The results of the infra red spectrophotometer checking it is possible to contain of VCM concentration indicate that 0,012 – 0,094 ppm, it is agreed with SII No. 1906 – 86 “Botol Plastik Wadah Obat, Makanan dan Kosmetika”  INTISARI             Penelitian kadar VCM pada botol kemas plastic untuk obat dan makanan brtujuan melihat kemungkinn adanya kandungan VCM dalam proses botol kemas plastic untuk obat dan makanan. Botol yang diteliti adalah berbagai macam botol plastic baik untuk mengemas obat maupun makanan, minuman, diperoleh dari pasaran maupun langsung dari pabrik. Julah botol yang diperoleh sebanyak 18 macam botol terdiri dari 160 contoh uji. Sebelum diteliti adanya kadar VCM dalam botol, terlebih dahulu dilakukan uji identifikasi jenis resinnya dengan menggunakan infra red spectrophotometer. Hasil uji identifikasi menunjukkan bahwa hanya 10 macam botol terdiri dari 112 contoh uji yang dibuat dari resin PVC, sehingga patut dicurigai mengandung VCM. Hasil uji kadar VCM pada botol obat dan makanan sebesar 0,012 – 0094 ppm. Kadar tersebut lebih kecil jika dibandingkan dengan persyaratan SII No. 1906 – 86 “Botol Plastik Wadah Obat, Makanan dan Kosmetika”, yaitu sebesar 1,0 ppm.
Kulit oil pull up untuk atasan Rahayu, Sutarti; Suyudi, Imam; Subandriyo, Subandriyo
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 24 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (547.605 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v12i24.367

Abstract

The research was conducted to get the standard condition data of leather quality of oil pull up for upper shoes. Nine samples oil pull up leather were used in this research, bought from the leather factory at Central Java, East Java, and Jakarta. The test of leather were done at Testing Laboratory for Leathers Comodity and Shoes, cover of physical test. The test resul of the data was done statistical analysis, the standardization result of Standar Nasional Indonesia of oil pull up leather for upper shoes can published after fixed on discussing on consensus meeting.  INTISARI Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data persyaratan standar mutu kulit oil pull up sebagai data untuk penyusunan rancangan Standar Nasional Indonesia Kulit Oil pull up untuk atasan sepatu. Penelitian ini menggunakan 9 sample kulit oil pull up yang berasa dari perusahaan kulit di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DKI Jakarta. Pengujian dilakukan di Laboratorium Uji Komoditi Kulit dan Sepatu (LUKKUS) yang meliputi uji fisis, uji kimiawi dan uji organoleptis dengan mengacu pada SNI kulilt boks. Kulit oil pull up yang memenuhi persyaratan standar dalam penelitian ini dapat digunakan untuk bahan baku atasan sepatu yang cukup baik karena mempunyai penampilan yang  menarik yaitu bila ditekan/ditarik akan mempunyai efek warna karena kandungan minyaknya lebih tinggi. Hasil penyusunan Standar Nasional Idonesia Kulit Oil Pull Up untuk atasan sepatu akan diterbitkan setelah ditentukan melalui pembahasan pada rapat consensus sebagai Standar Nasional.
Pengaruh resin resol pada pembuatan film akrilat dengan menggunakan sinar ultraviolet Nurhajati, Dwi Wahini
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 4, No 8 (1989): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.881 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v4i8.456

Abstract

The aim of this research to investigate photoinitioting ability of resole resin in photocrosslinking of acrylate monomers. In this article, compounds consist of acrylate monomers. In this article, compounds consist of acrylate monomers (ECA and DPCA 60) and resole resin were irradiated with ultraviolet light (120 watt/cm) for 3 times and then analised. Compounds with high resole resin and DPCA – 60 content formed insoluble transparent thin film. It was found that resole resin played an important role in the formation of polymer crosslinked structures in acrylate monomers. However, the value of the insoluble thin film fraction did not greater than 40,16% at present. The highest film fraction was obtained from a compound with resole resin 40 wt. % and DPCA 60 = 60 wt. % content. 
Penelitian mutu plastik busa untuk jok mobil Karsiati, Niken; Supriyadi, Adi Slamet; Sunardi, Sunardi
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 24 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.669 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v12i24.372

Abstract

The research is aimed at determining the quality of foam plastic for automobile cushions in order that it can be employed as the basic of decoding quality standard in the framework of ensuring the quality and application. Samples are taken from the manufacturers and markets. The physical tests are carried –out in accordance with the methods as stated in ASTM, JIS, GM and SNI, and the data obtained can be presented as following : density (37.1 – 54.9) kg/m3; hardness Æ 200 mm, 25% (13.0 – 57.6); ball rebound resilience (41 – 63)% , tegangan putus (0,53 – 1,03) kg/cm2, perpanjangan putus (62,83 – 112,5)%, ketahanan sobek (0,37 – 0,76)kg/cm2 dan compression set (4.13 – 11.65) %.    INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu plastik busa untuk jok mobil sehingga dapat digunakan sebagai dasar penentuan standar mutunya guna menjamin kualitas dan penggunaannya. Pengambilan contoh dilakukan di perusahaan dan di pasaran. Pengujian sifat fisika berdasarkan metode yang diambil dari pustaka ASTM, JIS, GM dan SNI. Dari hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut : kerapatan masa (37,1 – 54,9) kg/m3, kekerasan Æ 200 mm, 25% (13,0 – 57,6), kepegasan pantul (41 – 63) %, tegangan putus (0,53 – 1,03) kg/cm2, perpanjangan putus (62,112,5) %, ketahanan sobek (0,37 – 0,76) kg/cm2 dan pampat tetap (4,13 – 11,65)%. 
Penelitian pengaruh penambahan karet reclaim terhadap sifat- sifat kuat tarik, kemuluran dan volume terkikis kompon karet Prayitno, Prayitno
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 5, No 9 (1990): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1232.178 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v5i9.461

Abstract

Reprocessed of wastevulcanized rubber products, known as reclaim rubber, is used as a filler in rubber soles. Uncorrect usage of reclaim rubber in rubber sole manufacturing can decrease the product performance such as as tensile streangth, elongation break and abrasion resistance.       In this experiment, by comparison of 30, 40, 50, 60 and 70 parts of reclaim rubber to the 100 part of natural rubber (RSS) sow that tensile strength decreased to 174.138, 160.118, 140.574, 134.092, and 449,60, 437.20, 426.00, 403.80 and 396.60% nrespectively, whereas abrasion resistance decreased to 0,2491, 0,4781, 0,5267, 0.7909, and mm3 / kgm respectively.
Waste audit pada industri penyamakan kulit Prayitno, Prayitno
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 14, No 26 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.644 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v14i26.294

Abstract

Waste audit is new environmental activities. to the Indonesia public and the large part of industrial community it is one of the environmental audit activities. Waste audit  aims to identify  whether the waste that by the industry waste so that metods for minimizing the waste can be found. In the leather tanning industry wasted audit is performend for every step pg the process, started from the raw material strage to the fishing ptocess.  ABSTRAK Waste audit adalah merupakan kegiatan lingkungan baru bagi masyarakat Indonesia dan sebagian besar massyarakat indusrti kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari kegiatan aidit lingkungan. Waste auidit membantu indusrti dalam mengidentifikasi apakah limbah yang dihasilkan memenuhi baku mutu limbah yang disyaratkan dan untuk mengidentifikasi sumber pencemaran utnuk selanjutnya dapat diusahakan cara memonomalisasi limbah. Pada industry penyamakan kulit weste audit dilakukan pada setiap tahapan proses dimulaui dari gudang bahan baku hingga proses finishing. 
Penelitian penerapan sol karet sepatu kanvas untuk olah raga pada industri ditinjau dari sifat ketahanan kikis dan kekerasannya Setyaningsih, Any; Yuniari, Arum; Lestari, Sri Brataningsih Puji
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 25 (1998): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (837.156 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v12i25.377

Abstract

Appied research rubber sole for canvas shoes sport of industry have observed of properties abrasion resistance and hardness with perform research on the process to shape sole in industry with variation time of 4, 5, 6, 7, 8 minutes and pressure of 145, 150, 155 kg/cm2 on temperature 150’C on the result 15 variation soles, until of result properties abrasion resistance = 0.1410 mm3/kgm and hardness = 70 shore A to shape with variation pressure 150 kg/cm2, time 6 minute and temperature 150’C ti fill means SNI 0171-1987 A : Canvas Shoes with Rubber Sole for Sport. INTISARI Penelitian penerapan sol karet sepatu kanvas untuk olah raga pada industry ditinjau dari sifat ketahanan kikis dan kekerasan dilakukan penelitian dengan proses pencetakan sol di industry dengan variasi waktu pencetakan sol 4, 5, 6, 7, 8 menit dan tekanan 145, 150, 155 kg/cm pada suhu 150’C diperoleh 15 variasi sol cetak, sehingga dari hasil penelitian diperoleh sifat ketahanan kikis = 0.1410 mm3/kgm dan kekerasan = 70 shore A dicetak dengan variasi tekanan 150 kg/cm, waktu 6 menit dan suhu 150’C memenuhi persyaratan SNI 0171-1987 A : Sepatu Kanvas dengan Sol Karet untuk Olah Raga.
Pengaruh pengaktifan kembali lem sintetis terhadap kekuatan rekat (peel strenght) pada proses pengesolan sepatu plastik, sol karet, sistem pres dingin Setyowati, Penny
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 6, No 10-11 (1991): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1249.709 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v6i10-11.466

Abstract

This research is an ecxperiment on the influence of reactivated temperature and time of synthetic adhesive upon peel streght on plastic shoes adhesion processes, made at synthetic leather uppers, rubber soles and used GB and PC adhesives. The upper side of shoes and sole are brushed with PC adhesive as a supporting adhesive and then continued with GB adhesive, to be aged for at least 24 hours until they become dried. Then they are reactivated at the temperature varied between 60ο C - 90 ο C with temperature interval of 10 ο C, and time varied between 10 -25 minutes with time interval of 5 minutes. They are stuck and pressed at 2.5 kg/cm2 for 2 minutes. The peel test results is calculated by statiscal method. So that the experiment result proved that the influence of heat on synthetic adhesive reactivated is to increase adhesion. Optimal peel test value was reached at the reactiveated temperature of 80 ο C and time of 15 minutes. INTISARIPenelitian ini merupakan penelitian mengeni pengaruh suhu dan waktu pengaktifan kemabali lem sintesis terhadap kekuatan rekat (peel strenght) pada proses pengesolan/pengeleman sepatu plastic, atasan kulit imitasi, sol karet, lem yang diguakan lem sintesis GB dan PC. Sepatu bagian atas dan sol doolesi lem PC (sebagai lem pembantu) kemudiajn GB, dibiarkan minimal 24 jam seampai lem menjadi kering, kemudian diaktifkan pada suhu berfariasi 60ο C - 90 ο C dengan interval 10ο C dan waktu 10-25 menit tekanan 2,5kg/cm2. Uji kuat rekat antara soal luar dengan sol dalam (peel test) dilakukan dengan alat tensile steght. Hasilnya dievaluasi secara statistic dan disimpulkan bahawa : Pegaruh pemanasan pada pengatifan kembali lem sintesis adalah meningkatkan nilai kuat rekatanya. Suhu dan waktu pengaktifan yang memberikan nilai kuat rekat tertinggi adalah suhu 80ο C waktu 15 menit. 
Rancang bangun pabrik pellet dari plastik reklaim Suraswati, Agustin; Pramono, Pramono
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 14, No 26 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.058 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v14i26.299

Abstract

The purpose of this design is to find out process of production and the relation between cost, sell price and percentage of break event point. Production of capacity planned is 975 kg per day, so that in one a year with 288  work day the capacity produced is 280.800 kg of pellet. The economical calculation are as follows = the total capital + working capital = Rp. 272.543.806,00, the total production cost is variable cost a year +  fixed cost a year = Rp. 306.122.244,00, the manufacturing cost =  Rp. 1.090,18/kg, the profit calculation before taxing is Rp. 58.917.756,00, after taxing is Rp. 31.902.205,00, the pay out period calculation consist of the percentage of profit to return the capital (rate of return) before taxing is 21,62%, after taxing is 11,71%, and they pay out period before taxing 3 year 1 mounth, after taxing is 5 year 6 mounth; the break even calculation consist of the break even point is Rp. 242.190.990,00, the percentage of break event point is 66,35% and the capacity of break event point is 186 ton pllet.  INTISARI Rancang bangun ini bertujuan untuk mengetahui proses produko dan hubungan antara biaya, harga jual dan presentase batas rugi laba. Lapasitas produksi yang direncanakan sebesar 975 kg pllet per hari, sehingga dalam 1 tahun dengan 288 hari kerja, kapasitas yang dihasilkan 280.800 kg pellet plastik reklaim. Dalam perhitungan analisisa ekonomi diperoleh hasil sebagai berikut = total modal yang terdiri dari tetap dan modal kerja = Rp. 272,543,806,00, biaya produksi yang terdiri dari biaya tidak tetap 1 tahun dan biaya tetap tahun = Rp. 306.122.244.00, Harga pokok produksi = Rp. 1.090,18/kg. Keuntungan = sebelum pajak Rp. 58.917.756,00  dan sesudah pajak = Rp. 31.902.205,00, keuntungan pengembalian modal sebelum pajak 21,62% dan sesudah pajak 11,71%, serta waktu pengembalian modal sebelum pajak 3 tahun 7 bulan dan sesudah pajak 5 tahun 6 bulan. Perhitungan nilai batas rugi laba = 66,35% dan kapasitas batas rugi laba = 186 ton pellet. 
Penelitian mutu sepatu kanvas sol karet vulkanisasi ditinjau dari kekuatan rekat lem Wiryodiningrat, Suliestiyah; Basuki, Dwi Asdono
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 11, No 21 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (876.757 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v11i21.382

Abstract

This research is aimed at detecting the adhesion strength of adhesive on vulcanized rubber sole canvas shoes Chiefly adhesion strength between foxing and the shoe upper. The tests carried-out were adhesion test at front inside, back insides, front outsides and back outsides of the shoes. The samples were taken from Kotamadya Yogyakarta. The test result showed that the quality of vulcanized rubber sole canvas shoes complied with the test requirements, approximately > 1.000 grams/cm2. The adhesion strength between foxing and the shoe uppers generally ranges between adhesion strength requirements                     (). INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan rekat lem pada Sepatu Kanvas Sol Karet Vulkanisasi. Khususnya kekuatan rekat antara foxing dengan atasan sepatu, yang meliputi uji kekuatan rekat lem pada sisi dalam depan, sisi dalam belakang, sisi luar depan serta sisi luar belakang. Daerah penelitian adalah Kodya Yogyakarta. Hasil uji menunjukkan bahwa mutu Sepatu Kanvas Sol Karet Vulkanisasi telah memenuhi syarat uji, yaitu rata-rata > 1.000 gram/cm2.Kekuatan rekat lem antara foxing dengan atasan sepatu secara umum berada dalam batas kendali kekuatan rekat ().

Filter by Year

1984 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 37, No 2 (2021): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 37, No 1 (2021): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 36, No 2 (2020): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 36, No 1 (2020): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 35, No 2 (2019): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 35, No 1 (2019): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 34, No 2 (2018): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 34, No 1 (2018): Majalah Kulit, Karet dan Plastik Vol 33, No 2 (2017): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 33, No 2 (2017): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 33, No 1 (2017): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 33, No 1 (2017): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 2 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 2 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 1 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 1 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 31, No 2 (2015): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 31, No 2 (2015): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 31, No 1 (2015): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 31, No 1 (2015): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 30, No 2 (2014): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 30, No 2 (2014): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 30, No 1 (2014): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 30, No 1 (2014): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 29, No 2 (2013): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 29, No 2 (2013): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 29, No 1 (2013): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 29, No 1 (2013): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 28, No 2 (2012): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 28, No 2 (2012): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 28, No 1 (2012): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 28, No 1 (2012): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 27, No 1 (2011): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 27, No 1 (2011): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 26, No 1 (2010): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 26, No 1 (2010): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 25, No 1 (2009): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 25, No 1 (2009): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 24, No 1 (2008): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 24, No 1 (2008): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 23, No 1 (2007): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 23, No 1 (2007): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 22, No 1 (2006): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 22, No 1 (2006): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 21, No 1 (2005): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 21, No 1 (2005): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 20, No 1 (2004): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 20, No 1 (2004): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 19, No 1 (2003): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 19, No 1 (2003): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 18, No 1 (2002): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 18, No 1 (2002): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 17, No 1-2 (2001): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 17, No 1-2 (2001): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 14, No 26 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 14, No 26 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 15, No 2 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 15, No 2 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 25 (1998): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 25 (1998): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 24 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 24 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 23 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 23 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 22 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 22 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 11, No 21 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 11, No 21 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 20 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 20 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 19 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 19 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 18 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 18 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 17 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 17 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 16 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 16 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 7, No 12-13 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 7, No 12-13 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 15 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 15 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 14 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 14 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 6, No 10-11 (1991): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 6, No 10-11 (1991): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 5, No 9 (1990): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 5, No 9 (1990): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 4, No 8 (1989): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 4, No 8 (1989): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 3, No 7 (1988): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 3, No 7 (1988): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 3, No 6 (1988): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 3, No 6 (1988): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 2, No 5 (1987): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 2, No 5 (1987): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 2, No 3-4 (1986): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 2, No 3-4 (1986): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 1, No 2 (1984): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 1, No 2 (1984): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 1, No 1 (1984): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 1, No 1 (1984): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik More Issue