cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
majalahkkp@yahoo.co.id
Editorial Address
Balai Besar Kulit, Karet dan Plastik Jl. Sokonandi No. 9 Yogyakarta 55166
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik
ISSN : 18296971     EISSN : 24604461     DOI : 10.20543
Core Subject : Engineering,
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik (Journal of Leather, Rubber, and Plastics) publishes original research focused on materials, processes, and waste management in the field of leather, rubber, and plastics.
Articles 781 Documents
Rancang bangun perekayasaan pabrik kantong plastik untuk pembibitan Karsiati, Niken
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 15 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (881.54 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v8i15.495

Abstract

The aim of this research is to find out process of production and the relation between cost, sell price and percentage of break even point.Production of capacity planned is 960 kg per day, so that in one a year with 288 work day the capacity produced is 276.480 kg of polybag. Manufacturer works for 24 hours a day. The economical calculation are as follows : the total capital is fixed capacital + working capital = Rp. 609,608,534.00, the total production cost is variable cos a year + fixed cost a year = Rp. 946,054,322.00; the manufacturing cost = Rp. 3,425.00 / kg, the profit calculation before taxing is Rp. 170,233,678.00, after taxing is Rp. 136,186,942.40; the capital (rate of return) before taxing is 27.92%, after taxing is 22.34 % and the pay out period before taxing 3 year 1 month, after taxing is 3 year 8 months the break even calculation consists of the break even point is Rp.620,120,313.00, the percentage of break even point is 56.07% and the capacity of break even point is 155 ton polybag. INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses produksi dan hubungan antara biaya, harga jual dan persentase batas rugi laba. Kapasitas produksi direncanakan sebesar 960 kg per hari, sehingga dalam 1 tahun dengan 288 hari kerja kapasitas yang dihasilkan 276.480 kg kantong plastik. Satu hari pabrik bekerja selama 24 jam. Dari perhitungan analisa ekonomi diperoleh hasil sebagai berikut : total modal yang terdiri dari modal tetap dan modal kerja = Rp. 609.608.534,00, biaya produksi yang terdiri dari biaya tidak tetap 1 tahun dan biaya tetap 1 tahun = Rp. 946.054.322,00 Harga Pokok Produksi = Rp. 3.425,00/ kg. keuntungan sebelum pajak Rp. 170.233.678,00 sesudah pajak Rp.136.186.942,40. Keuntungan pengembalian modal sebelm pajak = 27,92% sesudah pajak 22,34% dan waktu pengembalian modal sebelum pajak = 3 tahun 1 bulan, sesudah pajak 3 tahun 8 bulan. Perhitungan nilai batas rugi laba = Rp.620.120.313,00 dan persentase batas rugi laba = 56,07% serta kapasitas batas rugi laba = 155 ton. 
Pengaruh variasi filler CaCO3 terhadap sifat fisis tegangan putus dan perpanjangan putus kompon sol karet untuk sepatu kanvas Asrilah, Asrilah
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 17 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1496.287 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v9i17.412

Abstract

The objective of this research is to know the influence of calcium carbonate as filler of the physical properties tensile strength and elongation at break rubber sole for canvas shoes. Rubber sole compound is made from natural rubber and addition of ingredient such as : filler, anti oxidant, accelerator, softener, activator and vulcanizing agent. It should be carried out using base formula by variying calcium carbonate 65, 70, 75, 80, 85 and 90 part. Statistically prove that calcium carbonate influenced physical properties of the result test. The application calcium carbonate 65 – 80 part will give the best compound with the tensile strength 13,93 N/mm2 and elongation at break 424,77%, fulfilled the specification of SII 1406 – 85 “Sepatu kanvas untuk olah raga”.  INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh filler CaCO3 terhadap sifat fisis tegangan putus dan perpanjangan putus kompon sol karet untuk sepatu kanvas. Kompon sol karet tersebut dibuat dari karet alam, ditambah berapa bahan pembantu seperti, bahan pengisi, anti oksidan, bahan pencepat, bahan pelunak, pengaktif dan pemvulkanisasi, dengan formula tertentu. Jumlah filler CaCO3 kompon dibuat bervariasi yaitu 65, 70, 75, 80, 85 dan 90 bagian. Perhitungan statistic menunjukkan bahwa calcium carbonat berpengaruh terhadap sifat fisika yang diuji. Hasil uji terbaik dengan jumlah calcium carbonat antara 65 – 80 bagian, dengan nilai tegangan putus 13,93 N/mm2 dan nilai perpanjangan putus 424,77% memenuhi persyaratan SII 1406 – 85 “Sepatu kanvas untuk olah raga”.
Rancang bantun industri kecil suku cadang / komponen kulit teknis untuk industri tekstil Wiryodiningrat, Suliestiyah; Basuki, Dwi Asdono
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 19 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1062.752 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v10i19.431

Abstract

The objective of this research is to find out proses of production and relation between cost, Selling price anda break even point (BEP). Product specification is space parts for Textile industries i.e.Picker, Buffer, Bumper leather, Sweel leather, Box front leather, Stick Bumper and Tension brake leather. The production capacity is 700 units per-day, so that in one year is 210.000 units. The economical analysis showed that Total Captal (fixed capital and working capital) =Rp. 149.189.750.00. Total production cost per-year (fixed cost and variable cost) Rp. 364.939.375.00. The manufacturing cost = Rp. 12.165 for 7 spareparts. Profit calculation before taxing = Rp. 57.310.625.00 and after taxing Rp. 45.848.500.00. Percentage of the pay out periode calculation of profit to return the capital (rate of return). Before taxing is 38.40%, after 30.73%. equal with 2 years 6 months (before taxing) and after taxing is 3 years. The break even point calculation = Rp. 207.347.274,00 (49,10%) and the capacity is 14.732 units.    INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses produksi dan hubungan antara biaya, harga jual serta perhitungan rugi-laba. Spesifikasi produk suku cadang industry tekstil, yaitu : Picker, Buffer, Bumper leather, Swell leather, Box front leather, Stick Bumper dan Tension brake leather. Kapasitas produksi 700 buah/hari, sehingga per-tahun = 210.000 buah. Analisa ekonomi menunjukkan bahwa Total Modal (modal tetap dan modal dan modal kerja) = Rp. 149.89.750,00 biaya produksi 1 tahun (biaya tetap dan biaya tidak tetap) = Rp. 364.939.375,00. Harga pokok Rp, 12.165,00 (untuk 7 jenis komponen); ke untungan sebelum pajak Rp. 57.310.625,00 dan setelah dipotong pajak Rp. 45.848.500,00
Penelitian pengaruh variasi bahan pelunak naphtenic oil terhadap sifat fisis tegangan putus dan perpanjangan putus kompon karet untuk alas sapi Sunarjo, Luciawati; Rochani, Siti
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 22 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2816.439 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v12i22.347

Abstract

The aim of this research is to know influence of plasticizer naphtenic oil to the physical properties of tensile strength and elongation at break of rubber compound for cowmats. It makes from Rubber Smoke Sheet (RSS) and Styrene Butadiene Rubber 1502 (SBR) as raw material with addition ingredients are Calcium Carbonate, FEF black, Stearic Acid, Zinc Oxide, Plasticizer Naphtenic  Oil, Paraffine Wax, TMT, CBS, AOSP and Sulphur as Vulcanizing agent. Rubber compound for cowmats, formed to slab by hydraulic press at 1500C and 150 Kg/cm2. Than tested tensile strength and elongation at break. The result of this research indicated that platicizer naphtenic oil (x) and tensile strength have regression equation as Y1 = 24.168 – 0.634 X (r = 0.87), while naphtenic oil and elongation at break have regression equation as Y2 = 236.32 + 21 X (r = 0.88).   INTISARI  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi bahan pelunak naphtenic oil terhadap sifat fisis tegangan putus dan perpanjangan putus kompon karet untuk alas sapi. Kompon karet untuk alas sapi dibuat dari bahan baku Rubber Smoke Sheet (RSS) dan Styrene Butadiene Rubber 1502 (SBR) ditambah dengan ingredient-ingredient antara lain Calcium Carbonate, FEF black, Asam Stearat, bahan pelunak Naphtenic Oil, Paraffin Wax, TMT, CBS, AOSP dan bahan pemvulkanisasi Sulphur. Kompon karet untuk alas sapi, dibuat menjadi bentuk slab dengan alat hydraulic press pada suhu 1500C dan tekanan 150 Kg/cm2. Kompon yang didapat diuji tegangan putus dan perpanjangan putusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi naphtenic oil (X) dengan tegangan putus (Y1) mempunyai persamaan regresi Y1 = 24, 168 – 0,634 X dengan koefisien korelasi 0,87, sedangkan naphtenic oil dengan perpanjangan putus (Y2) mempunyai persamaan regresi Y2 = 236,32 + 21X dengan koefisien korelasi 0,88. 
Perbedaan jenis bahan penyamak terhadap sifat fisik kulit katak bull frog Lutfie, Mochtar; Meiyanti, Meiyanti; Rahayu, Esti; Endah, Nur
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 23 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (999.997 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v12i23.352

Abstract

The Obyective of this research is to study the effects of various tanning agents on the qualities of leather made from Bull Frog skin. Fifteen pieces of wet salted Bull Frog from Malang were tanned with several tanning agents, wich are mineral (10% Chromosal B), vegetable (10% Mimosa extract) and synthetic tensile strengths and elongations. Its turned out that vegetable tanning agent gave the higest tensile strength (279,62 kg/cm2), while mineral tanning agent gave the lowest one (183.04 kg/cm2). It showed that the type of tanning agent used significantly effects the tensile strength of the leather produced (p ≤ 0.005). On the other hand, mineral tanning agent gave the higest elongation (105.20%). While vegetable tanning agent gave the lowest one (91.20%). This result implied that the type of tanning agent used has a significant effect on the elongation                (p ≤ 0.01).  INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kulit jadi dari kulit katak Bull Frog yang disamak dengan berbagai jenis bahan penyamak. Dengan menggunakan 15 lembar kulit kata Bull Frog awet garam basah yang berasal dari daerah Malang, disamak hingga kulit jadi dengan menggunakan bahan penyamak mineral (10% Chromosal B), nabati (20% minosa ekstrak) dan sintetis (20% Irgatan LV). Kulit jadinya diuji secara fisis tentang kekuatan tarik dan kemuluran. Didapatkan hasil kekuatan tarik yang tertinggi adalah yang menggunakan bahan penyamak nabati (279,62 kg/cm2), yang terendah bahan penyamak mineral (183,04 kg/cm2), yang berarti penggunaan bahan penyamak yang berbeda berpengaruh nyata (p ≤ 0,05) terhadap kekuatan tarik. Hasil uji kemuluran nilai tertinggi didapatkan pada penyamakan yang menggunakan bahan penyamak mineral (105,20 %) dan terendah oleh bahan penyamak nabati (91,20%). Perbedaan bahan penyamak berpengaruh sangat nyata (p ≤ 0,01) terhadap kemuluran.
Penelitian penggunaan minarex pertamina sebagai minyak pelunak kompon karet untuk sol sepatu kanvas Karani, Sofyan; Prayitno, Prayitno; Bandi, Sri; Budiasih, Sri
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 19 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1655.193 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v10i19.436

Abstract

The objective of the research is to use minarex, by product of Pertamina, as a softener in making rubber sole compound for canvas shoes. The formula of the compound applied four kinds of minarex, manely minarex A, B, C and D with variation 2 – 8 phr. The mastication and mixing processes used two roll mill machine and the compound was vulcanized at 150 oC, at the pressure 150 kg/cm2and 10 mnutes curing time. The comformityt of softener, minaret, is excellent and no oil exist to the surface of the vulcanized compound. The property of the vulcanized compound fulfilled all the quality requirements of SNI 0778-89- A and SNI 1844-90-A for canvas shoe rubber sole, except abrasion for sport shoe (max. 1.00 mm3/ kgm compared with the result of the test, 1.52 – 2.35 mm3/kgm). Data analysed proves the to kinds of minarex to influence all properties in rubber compounds. While treatment of minarex to inflience the properties of elongation at break, permanent set and hardness. The type of minarex to influince properties of the tear strength, abrasion and density to rubber compound.    INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk menggunakan minarex Pertamina sebagai bahan pelunak dalam pembuatan kompon karet untuk sol sepatu kanvas. Formula kompon menggunakan empat jenis minarex yaitu minarex A, B, C dan D dengan variasi antara 2 – 8 phr. Pencampuran menggunakan giling karet terbuka dan kompon divulkanisasi pada suhu 1500C, tekanan 150 kg/cm2 dan waktu 10 menit. Tingkat kecocokan bahan pelunak minarex sangat baik, tidak terjadi pengeluaran minyak ke permukaan kompon dan vulkanisat kompon. Sifat vulkanisat memenuhi semua persyaratan mutu dalam SNI 0778-89-A dan SNI 1844-99-A untuk sol karet sepatu kanvas, kecuali syarat mutu ketahanan kikis sol sepatu untuk olah raga maks. 1,00 mm3 / kgm dibandingkan dengan hasil uji kikis vulkanisat yaitu antara 1,52 – 2,35 mm3 /kgm. Hasil analisa data uji menunjukkan jenis minrex mempengaruhi semua sifat fisis kompon yang di ujikan. Sedangkan sifat perlakuan minarex mempengaruhi perpanjangan putus, perpanjangan tetap dan kekerasan. Type minarex mempengaruhi ketahanan jenis dan ketahanan sobek  kompon karet.   
Pengaruh kecepatan drum proses terhadap sifat fisik kulit kambing untuk sarung tangan golf Supriadi, Sugeng; Purnomo, Eddy; Meiyanti, Meiyanti
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 25 (1998): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.92 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v12i25.357

Abstract

Fifteen pieces of wet blue were devided into three groups of equal number of pieces. All of the group were processed into glove leather with drum rotational speed of 15 RPM and 25 RPM resfectively. Analysis of varians showed that the speed effected the tensile strength, tensile stretch, elongation, and tear strength of the leather obtained. The leather processed at 25 RPM gave the highest tensile strength (138,56 kg/cm2) tensile stretch (29,30 mm), elongation (58,60%), and tear strength (30,53 kh/cm).   INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan drum terhadap sifat fisik kulit sarung tangan. Lima belas lembar kulit wet blue dibagi menjadi tiga kelompok yang sama jumlahnya. Masing-masing kelompok diproses menjadi kulit sarung tangan dengan variasi kecepatan drum 15 RPM, 20 RPM, dan 25 RPM. Analisa variansi menunjukkan terdapat perbedaan nyata diantara perlakuan terhadap kekuatan tarik, pertambahan mulur, persen pertambahan mulur dan ketahanan sobek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kulit yangdiputar dengan kecepatan 25 RPM memberikan nilai rata-rata tertinggi pada kekuatan tarik, pertambahan mulur, persen pertambahan mulur, dan ketahanan sobek masing-masing sebesar 138,56 kg/cm2, 29,30 mm, 58,60 % dan 30,53 kg/cm
Pemanfaatan kulit kodok (bull frog) Lutfie, Muchtar; Meiyanti, Meiyanti
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 20 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1045.027 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v10i20.441

Abstract

The objective of this study was to measure the tensile  strength and the elongation of finished leather made from Bull Frog skin, so that the utilization of that leather can be specified. The samples used were twenty pieces of wet salted Bull Frog skin from East Java which have been processed to finished leather using chromosal B. and Irgatan LV as the tanning agents. Laboratory tests shawed that the average tensile strength was 177,675 Kg/Cm2 and the average elongation was 89,9%. Based on those results, it can be concluded that Bull Frog leather was suitable for leather goods such as bag, wallet, etc. so it can be used as substitute for Glace leather.    INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik dan kemuluran kulit jadi dari kulit kodok jenis Bull Frog agar dapat ditentukan pemanfaatan kulit jadinya. Bahan yang digunakan berupa 20 lembar kulit kodok jenis Bull Frog awet garam basah berasal dari daerah Jawa Timur yang diproses menjadi kulit jadi dengan menggunakan Chromosal B dan Irgatan LV. Sebagai bahan penyamaknya. Dari uji laboratorium diperoleh hasil uji kekuatan tarik rata-rata sebesar 177,675 Kg/Cm2 dan kemuluran rata-rata sebesar 89,9%. Dilihat dari hasil uji tersebut dapat disimpulkan bahwa kodok jenis Bull Frog bisa digunakan sebagai bahan baku untuk industri barang kulit seperti tas, dompet dan lain-lain yaitu dapat dipakai sebagai pengganti kulit Glace.  
Pemanfaatan minarex sebagai secondary plasticizer untuk pembuatan kompon sepatu boot PVC Supraptiningsih, Supraptiningsih
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 23 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1216.507 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v12i23.362

Abstract

The purpose of the research is to find out optimum amount of minarex (side product from Pertamina Jakarta) as secondary plasticizer which can be added to PVS compound in order to obtain boots compound conforming to SII 1990-86: Sepatu boot PVC. Research yield is a slab made by hydraulic press machine. 1700 C and pressure 150 kg/cm2 and the time must be suitable with the thickness. From various types of minarex used for the research, four of them can be applied as secondary plasticizer at PVC compound for boots which conforms to SII 1909-89, i.e. minarex C type 2, minarex C type 3, minarex D type 3 for five parts each. ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah maximum minarex (hasil samping dari Pertamina Jakarta) sebagai secondary plasticizer yang dapat ditambahkan pada kompon Poly Vinyl Chlorida (PVC) agar diperoleh kompon sepatu boot PVC yang memenuhi persyaratan SII 1909-86 : Sepatu boot PVC. Hasil penelitian berupa slab yang dicetak menggunakan mesin hydraulic press demgam komdisi suhu 170oC, tekanan 150 kg/cm2 dan waktunya disesuaikan dengan ketebalan. Dari berbagai jenis minarex yang dicoba ternyata ada 4 jenis minarex yang dapat digunakan sebagai secondary plasticizer pada kompon PVC untuk sepatu boot yang sesuai SII 1909-89 yaitu minarex C tipe 2, minarex C  type 3, minarex D rype 2, dan minarex D rype 3, masing-masing sebanyak 5 bagian.
Penelitian penggunaan minarex sebagai bahan pelunak dalam pembuatan kompon karet sol karet cetak Kasmudjiastuti, Emiliana; Murwati, Murwati
Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 20 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik
Publisher : Center for Leather, Rubber, and Plastic Ministry of Industry, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.107 KB) | DOI: 10.20543/mkkp.v10i20.446

Abstract

The objective of this research is to use Minarex oil as a softener in making rubber sole compound and to know the optimal of formulation. The research applied Minarex type 3 with four kinds of A, B, C, D and with variation 5 parts, 6 parts, and 7 parts. Data analysed using Statistic Method with Compleetely Randomized Design and Split Plot Design. The result of this study showed that all kind of Minarex oils could be used to softener in making rubber sole compound and fullfilled the spesification of SNI 0778-89-A, "Sol Karet Cetak". The optimal of formulation to Minarex type 3 was Minarex C with application 7 parts.  Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan Minarex sebagai bahan untuk pelunak dalam pembuatan kompon karet untuk sol karet cetak dan untuk mengetahui foemula yang optimal. DAlam penelitian ini digunakan Minarex tipe 3 dengan jenis A, B, C, D dan dengan variasi jumlah 5 bagian, 6 bagian, dan 7 bagian. Analisa data menggunakan Metode Statistik Compleetely Randomized Design (CRD) dan Split Plot Design. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua jenis Minarex A, B, C, dan D dapat digunakan sebagai bahan pelunakpada pembuatan kompon sol karet cetak dan semua kombinasi memenuhi persyaratan SNI 0778-89-A, "Sol Karet Cetak". Formula optimal dicapai oleh Minarex C tipe 3 dengan variasi jumlah Minarex 7 bagian.

Filter by Year

1984 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 37, No 2 (2021): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 37, No 1 (2021): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 36, No 2 (2020): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 36, No 1 (2020): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 35, No 2 (2019): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 35, No 1 (2019): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 34, No 2 (2018): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 34, No 1 (2018): Majalah Kulit, Karet dan Plastik Vol 33, No 2 (2017): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 33, No 2 (2017): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 33, No 1 (2017): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 33, No 1 (2017): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 2 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 2 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 1 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 32, No 1 (2016): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 31, No 2 (2015): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 31, No 2 (2015): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 31, No 1 (2015): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 31, No 1 (2015): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 30, No 2 (2014): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 30, No 2 (2014): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 30, No 1 (2014): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 30, No 1 (2014): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 29, No 2 (2013): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 29, No 2 (2013): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 29, No 1 (2013): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 29, No 1 (2013): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 28, No 2 (2012): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 28, No 2 (2012): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 28, No 1 (2012): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 28, No 1 (2012): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 27, No 1 (2011): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 27, No 1 (2011): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 26, No 1 (2010): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 26, No 1 (2010): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 25, No 1 (2009): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 25, No 1 (2009): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 24, No 1 (2008): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 24, No 1 (2008): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 23, No 1 (2007): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 23, No 1 (2007): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 22, No 1 (2006): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 22, No 1 (2006): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 21, No 1 (2005): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 21, No 1 (2005): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 20, No 1 (2004): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 20, No 1 (2004): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 19, No 1 (2003): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 19, No 1 (2003): Majalah Kulit, Karet, dan Plastik Vol 18, No 1 (2002): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 18, No 1 (2002): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 17, No 1-2 (2001): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 17, No 1-2 (2001): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 14, No 26 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 14, No 26 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 15, No 2 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 15, No 2 (1999): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 25 (1998): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 25 (1998): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 24 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 24 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 23 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 23 (1997): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 22 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 12, No 22 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 11, No 21 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 11, No 21 (1996): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 20 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 20 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 19 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 10, No 19 (1995): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 18 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 18 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 17 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 17 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 16 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 9, No 16 (1994): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 7, No 12-13 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 7, No 12-13 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 15 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 15 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 14 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 8, No 14 (1992): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 6, No 10-11 (1991): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 6, No 10-11 (1991): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 5, No 9 (1990): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 5, No 9 (1990): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 4, No 8 (1989): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 4, No 8 (1989): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 3, No 7 (1988): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 3, No 7 (1988): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 3, No 6 (1988): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 3, No 6 (1988): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 2, No 5 (1987): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 2, No 5 (1987): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 2, No 3-4 (1986): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 2, No 3-4 (1986): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 1, No 2 (1984): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 1, No 2 (1984): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 1, No 1 (1984): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik Vol 1, No 1 (1984): Majalah Barang Kulit, Karet, dan Plastik More Issue