cover
Contact Name
Fathul Qorib
Contact Email
fathul.indonesia@gmail.com
Phone
+6285354769970
Journal Mail Official
jisip.unitri@gmail.com
Editorial Address
Jl. Telaga Warna, Tlogomas, Malang, Jawa Timur, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP)
ISSN : -     EISSN : 24426962     DOI : 10.33366/jisip
JISIP Journal of Social and Political Science is published three times a year (April, August and December). Article published in JISIP is an article based on the results of research (priority), and articles on scientific reviews of contemporary phenomena in the field of Social and Political Science, Communication and Public Administration. In receiving articles that will be reviewed by internal, external editors and reviewers. Each article entered in the JISIP journal will be sent to the editors section through the Initial Review process. After that, the articles will be sent to peer reviewers to get the Double-Blind Peer Review Process. JISIP will be published papers chosen under the a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 2 (2017)" : 20 Documents clear
EFEKTIFITAS BUDAYA ORGANISASI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT Hamidi Muhammad; Doddy Setiawan
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.066 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.1477

Abstract

Abstract, Government must be found among groups of human beings, or we call it organization. There must be culture in an organization. The strong culture in an organization might cause force or support towards their members to do or act in accordance with the rules of the organization. The organizational culture becomes one of the important factors of the organization bureaucracy, because the organizational culture is used to achieve the efficiency, effectiveness, productivity, and working attitude. This research used descriptive qualitative method whose data collection process was done through observation, documentation, and deep interview with reliable informants in the field obtained through snowball sampling. The results of the research are: 1) increasing the culture of ‘in/on time’ in the governance is relatively effective to give the great service towards society, 2) facility is the supporting factor to increase the society service, 3) human resource becomes inhabiting factor of society service when the members of the organization don’t understand the basic principles of society service.  Keywords: Organization, Public Service, Effective Abstrak: Pemerintahan  merupakan sesuatu yang pasti ada dalam suatu kelompok manusia atau yang disebut organisasi. Dalam organisasi terdapat budaya. Budaya yang kuat dalam organisasi dapat memberikan dorongan kepada para anggotanya untuk berperilaku sesuai dengan yang diharapkan oleh organisasi. Budaya Organisasi menjadi salah satu faktor penting dalam kesuksesan suatu organisasi birokrasi, karna budaya organisasi digunakan untuk mencapai efesiensi, efektifitas, produktifitas, dan etos kerja. Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi dan wawancara yang mendalam dengan informan lapangan yang diperoleh dengan teknik snowball sampling. Dari penelitian yang dilaksanakan telah diperoleh suatu kesimpulan: 1.meningkatkan budaya organisasi tepat waktu dalam pemerintahan sangat efektif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 2. Sarana dan prasarana sebagai faktor pendukung dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. 3. Sumberdaya manusia menjadi faktor penghambat dalam memberikan pelayanan publik apabila tidak memahami prinsip-prinsip pelayanan publik dan asas-asas pelayanan publik. Kata Kunci: Budaya Organisasi, Pelayanan Publik, Efektifitas 
STRATEGI PDAM DALAM MENINGKATKAN KUALITAS AIR BERSIH UNTUK MENUNJANG PEMBANGUNAN DI KOTA WISATA BATU (Studi Pada Kantor PDAM Kota Batu) Agrifa Maser; Willy Tri Hardianto; Firman Firdaus
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.567 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.530

Abstract

Abstract : The purposes of this research were to know the strategy used in improving clean water service in Batu and to know the supporting and inhibiting factors that influence the improvement of clean water service in Batu. This research used qualitative research method. The location of this research was in Regional Water Company (PDAM) of Batu located on Jl. Kartini No. 10. The strategy used by PDAM of Batu in improving the quality of clean water and clean water service for the population with minimum coverage of 80% was by developing the clean water sector institution then, PDAM of Batu could increase the income and improve the efficiency so that PDAM of Batu could benefit by increasing the quantity and quality of clean water services and maintain the carrying capacity of the surrounding environment. People of Batu were quite satisfied with the service provided by PDAM of Batu so far. On the other hand, PDAM of Batu has added more pipes to cover all Batu areas. Keywords: PDAM Strategy, Water Quality Improvement, Batu City Development Abstrak : Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui strategi yang digunakan dalam peningkatan pelayanan air bersih di Kota Wisata Batu dan mengetahaui faktor-faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi peningkatan pelayanan Air bersih di Kota Wisata Batu. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kualitatif. Lokasi penelitian ini adalah Perusahaan Daerah Air minum ( PDAM) Kota Batu terletak di Jl. Kartini No. 10 Kota Wisata Batu. Strategi yang digunakan oleh PDAM Kota Batu dalam meningkatkan kualitas air bersihadalah meningkatan pelayanan air bersih bagi penduduk dengan cakupan minimal 80% dengan mengembangkan kelembagaan sektor air bersih maka, PDAM Kota Batu dapat meningkatkan pendapatan dan meningkatkan efisiensi sertaPDAM Kota Batu dapat memperoleh keuntungan dengan cara meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan air bersih dan menjaga daya dukung lingkungan sekitar. bahwa masyarakat Kota Batu merasa cukup puas atas pelayanan yang diberikan oleh PDAM Kota Batu selama ini. Di lain sisi PDAm Kota Batu juga melakukan penambahan pipa-pia untuk menjangkau pelayanan hingga pelosok Kota Batu. Kata Kunci : Strategi PDAM, Peningkatan Kualitas Air Bersih, Pembangunan Kota Batu
EFEKTIVITAS PEMERINTAH DESA BULUKERTO DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DESA GUNA MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN Hardi Hasim; Abd. Rohman
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.946 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.1486

Abstract

Abstract: The effectiveness of the village administration Bulukerto very important influential in the development process in the village, as through the village administration a development physical or non-physical would be a fulfillment of when the government the village was really do their tasks correctly. Government programs village Bulukerto in increase the participation of the society the village administration held socialization and deliberation with village officials Bulukerto to deliver development programs. The village administration also holding training and counseling farming flowers and cattle rabbits for the village in order to increase human resources high quality and creative, through training and counseling the community becomes more interested and participate directly succeed rural development program. The village government Bulukerto also have a program surgical home for the poor community. Development programs planned and executed by the government of the village have managed to draw the attention of the community and make the community participate directly in ensuring the success of development in the village of Bulukerto. Awareness of the importance of development for public welfare make the village community Bulukerto become important players in the village development, the community not only participate but also the public also a superintendent in the implementation of development. Keywords : Effectiveness, Development Planning, Public Participation Abstrak: Efektivitas Pemerintah Desa Bulukerto sangat berpengaruh dalam proses pembangunan di desa, karena melalui pemerintah desa sebuah pembangunan fisik maupun non fisik akan terlaksana apabila Pemerintah Desa benar-benar melakukan tugasnya dengan benar. Program Pemerintah Desa Bulukerto dalam meningkatkan partisipasi masyarakat yaitu dengan mengadakan sosialisasi dan musyawarah bersama perangkat Desa Bulukerto guna menyampaikan program-program pembangunan. Pemerintah Desa juga mengadakan pelatihan dan penyuluhan bertani bunga dan ternak kelinci untuk masyarakat Desa guna meningkatkan sumber daya manusia yang bermutu dan kreatif, melalui pelatihan dan penyuluhan masyarakat menjadi lebih tertarik dan berpartisipasi langsung menyukseskan program pembangunan Desa. Pemerintah Desa Bulukerto juga mempunyai program bedah rumah bagi masyarakat yang kurang mampu. Program-program pembangunan yang direncanakan dan dilaksanakan oleh Pemerintah Desa telah berhasil menarik perhatian masyarakat dan membuat masyarakat ikut berpartisipasi langsung dalam menyukseskan pembangunan di Desa Bulukerto. Kesadaran akan pentingnya pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat membuat masyarakat Desa Bulukerto menjadi pelaku penting dalam pembangunan desa, masyarakat tidak hanya berpartisipasi tetapi juga masyarakat turut menjadi pengawas dalam pelaksanaan pembangunan. Kata Kunci : Efektivitas, Perencanaan Pembangunan, Partisipasi Masyarakat 
POLA KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM MENGURANGI KONFLIK ANTAR ETNIK PADA MAHASISWA Florensius Fajar Yogia; Ellen Meianzi Yasak; Akhirul Aminulloh
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.1093

Abstract

Abstract: Interculture communication happens among people with different culture. Communication process could possibly cause positive and negative effect. One of them is causing inter-ethnic conflict to students. The research purpose is finding out pattern and factors of interculture communication in reducing conflicts among students. The research is qualitative research. Informer in this research are ten students of Tribhuwana Tunggadewi University of Malang. Data collection done by researcher is interview, observation, and documentation. Data analysis method is descriptive method, where it describes data collected. Research found that interculture communication pattern used by students in reducing inter-ethnic conflict is direct communication or linear communication which done face to face, and indirect communication or secondary communication, is a message delivering method using media such as phone and internet. While factors influenced interculture communication pattern in reducing inter-ethnic conflict are language, culture, and mindset. Avoiding interculture conflict is giving real information without any addition, good communication by adjusting themselves, respect each other and communicating well using National language. Keywords: Interculture communication, Conflict, and Ethnic Abstrak:Komunikasi antarbudaya terjadi di antara orang-orang yang memiliki kebudayaan yang berbeda. Proses komunikasi bisa menyebabkan akibat positif maupun negatif salah satunya bisa menyebabkan terjadinya konflik Antar Etnik Pada Mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola dan faktor-faktor komunikasi antarbudaya dalam mengurangi konflik antar etnik pada mahasiswa.Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kualitatif. Informan dalam penelitian ini sebanyak sepuluhmahasiswa Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisa data yang di gunakan yaitu metode deskriptif, dimana mendeskripsikan hasil data yang diperoleh.Hasil penelitian membuktikan bahwapola komunikasi antarbudaya yang digunakan mahasiswa dalam mengurangi konflik antar etnik yaitu komunikasi secara langsung atau pola komunikasi linear yang merupakan komunikasi secara tatap muka dan komunikasi tidak langsung atau pola komunikasi sekunder merupakan proses penyampaian pesan menggunakan alat sebagai media kedua dengan cara berkomunikasi melalui telepon dan media internet. Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi pola komunikasi antarbudaya dalam mengurangi konflik antar etnik pada mahasiswa yaitu faktor bahasa, faktor budaya dan faktor pola pikir. Adapun cara menghindari konflik antarbudaya seperti memberikan informasi yang sebenarnya terjadi tanpa menambah masalah yang ada, berkomunikasi dengan baik saling menyesuaikan diri, menghormati, menghargai, serta berkomunikasi dengan baik menggunakan bahasa Nasional. Kata kunci:Komunikasi Antarbudaya, Konflik dan Etnik
Pengaruh Wisata Petik Jambu (Agrowisata) Terhadap Pemberdayaan Dan Perubahan Sosial Masyarakat di Desa Bumiaji Kecamatan Bumiaji Kota Batu . Bimbi; Agung Suprojo; Roro Merry Chornelia W
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.754 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.512

Abstract

Village district Bumiaji, Batu 2) to know theeffect of Guava’s fruit picking tourism(eco-tourism) on the empowerment of people in Bumiaji, Batu 3) to determine the impact of social change in Bumiaji, Batu. This research was conducted in a quantitative study. The sample determination used random sampling. Meanwhile the data collection technique used was questionnaire. The data analysis method was Simple Linear Regression by using SPSS. Based on the results of analysis, it showed that a linear regression equation (agro-tourism) (X) to empowerment (Y1) of 0.604,while (agro-tourism) (X) to social change (Y2) with a value of 0.574. The research proved thatGuava’s fruit picking tourism management as much as 63.6% involve the community through agricultural socialization and regarded as good because there was a change in terms of meeting the needs or the revenue from agricultural products . T test results proved that agro-tourism significantly effected community’s development in the village of Bumiaji, Batu with t-count (3.465)> t table (1.658) significantly by 0.001. (Agro-torusim) towards social change t-count (2.767)> t table (1.658) Significant 0.004. Keywords: Agro-tourism, empowerment, social change Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu 1) mengetahui cara mengelola wisata petik jambu di Desa Bumiaji Kec. Bumiaji Kota Batu 2) mengetahui pengaruh wisata petik jambu (agrowisata) terhadap pemberdayaan masyarakat di Desa Bumiaji Kec. Bumiaji Kota Batu 3) mengetahui dampak perubahan sosial masyarakat di Desa Bumiaji Kec. Bumiaji Kota Batu. Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian kuantitatif. Penentuan sampel penelitian menggunakan metode random sampling atau secara acak. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan adalah Regresi Linier Sederhana dengan mengunakan program SPSS. Berdasarkan hasil analisis dapat diketahui persamaan regresi linear (agrowisata) (X) terhadap pemberdayaan (Y1) sebesar 0,604. sedangkan (agrowisata) (X) terhadap perubahan sosial (Y2) dengan nilai sebesar 0,574. Hasil penelitian membuktikan pengelolaan wisata petik jambu melibatkan sebanyak 63,6% masyarkat melalui penyuluhan pertanian dan dinyatakan sudah baik karena terdapat perubahan dari segi pemenuhan kebutuhan maupn pendapatan dari hasil pertanian. Hasil uji t membuktikan agrowisata berpengaruh signifikan terhadap pemberdayaan masyarakat di Desa Bumiaji Kec. Bumiaji Kota Batu dengan nilai t hitung (3,465) > t tabel (1,658) signifikan sebesar 0,001 . (agrowisata) terhadap perubahan sosial masyarakat nilai thitung (2,767) >ttabel (1,658) Signifikan sebesar 0,004. Kata kunci: Agrowisata, Pemberdayaan, Perubahan sosial
PENGARUH SINKRONISASI INFORMASI PELAYANAN TERHADAP VOICE (EKSPRESI KETIDAKPUASAN) MASYARAKAT Rizalaidi Mahardika; Cahyo Sasmito
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.762 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.1479

Abstract

Abstract: Public service providers are required to provide good service. Start with the provision of a clear information about the procedures and fulfillment of requirements that must be completed so that misunderstanding can be avoided to gain public satisfaction regarding the clarity of information submitted. The type of research used descriptive quantitative. Data collection techniques were observation, questionnaires, and documentation. The result of research showed that service information which included accurate, on time, relevant, economical, and voice simultaneously had influence to voice (expression of dissatisfaction). The linear regression equation Y = 0.951+ (0.076) X1 + (0,546) X2 + (0.814) X3 + (0.274) X4 + (0,097) X5 + 4,260. From the results of F test showed that the dependent variable voice (expression of dissatisfaction) was influenced simultaneously to the independent variables of service information with a significance value of research results of 0.000. While the result of t test, all variables had significant influence to voice (expression of dissatisfaction) with significance level for accuracy equal to 0.870 (87%), on time 0.295 (29,5% 0), relevant 0.075 (75%), economical 0.537 (53.7%), and easy 0.798 (79.8%). From the five variables of service information respectively and jointly affected the voice (expression of dissatisfaction) about the requirements of making e-ID card. Keywords: Information, Service, Voice Abstrak: Penyelenggara pelayanan publik dituntut untuk dapat memberikan pelayanan yang baik. Diawali dengan diberikannya informasi jelas tentang tata cara dan pemenuhan persyaratan yang harus dilengkapi agar tidak terjadinya ketidaksepahaman yang mengakibatkan ketidakpuasan masyarakat mengenai kejelasan informasi yang disampaikan. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian yakni informasi pelayanan yang meliputi accurate, on time, relevant, economical, dan voice secara bersamaan mempunyai pengaruh terhadap voice (ekspresi ketidakpuasan). Adapun persamaan regresi linear Y = 0,951+(0,076)X1+(0,546)X2+ (0,814)X3+(0,274) X4+(0,097)X5+4,260. Dari hasil uji F menunjukan bahwa variabel terikat voice (ungkapan ketidakpuasan) dipengaruhi secara simultan terhadap variabel bebas informasi pelayanan dengan nilai signifikansi hasil penelitian sebesar 0,000. Sedangkan hasil dari uji t, semua variabel mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap voice (ekspresi ketidakpuasan) dengan tingkat signifikansi untuk accurate sebesar 0,870 (87%), on time 0,295 (29,5%0), relevant 0,075 (75%), economical 0,537 (53,7%), dan easy 0,798 (79,8%). Dari kelima variabel informasi pelayanan masing-masing dan secara bersama-sama mempengaruhi terhadap voice (ungkapan ketidakpuasan) tentang persyaratan pembuatan e-KTP. Kata kunci: Informasi, Pelayanan, Voice 
HUBUNGAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DENGAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT M Mulkan Amahoru; Sugeng Rusmiwari; Roro Merry Chornelia W
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.605 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.532

Abstract

Abstract: Development is the most important thing in socio-economic considerations, so that development planning becomes one of the priorities. However, if the devolopment is not maximized, the government re-maximize the development planning previously prpared. The purpose of this studi is to fing out whether development planning works well, and to see the impact of the existence of integrated waste treatment site, the type of research in general is differentiated info several types. Classification of research tyves, emong other based on research objectives and the nature of research types, among others based on reseach objectives and the nature of reseach problem. Related to the problem in this research, the writer try to use Quantitative reseach method. With the existence of an intergrated waste treatment site it clearly has a reduced impact the spread of diseases caused by littering. The nature of society which tend to be apathetic, and pragatic with things like this successfully converted info society more optimistic, and innovative in managing their living environment, the integrated waste treatment site becomes an effective thing tho develop. Keywords: Development Planning, Economic Social Community Abstrak: Pembangunan merupakan hal yang terpenting dalam Pertimbangan sosial ekonomi, sehingga perencanaan pembangunan menjadi salah satu prioritas. namun demikian jika pembangunan itu dirasa belum maksimal, maka pemerintah kembali memaksimalkan perencanaan pembangunan yang sebelumnya sudah disiapkan. tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah Perencanaan Pembangunan berjalan dengan baik, dan melihat dampak keberadaan tempat pengolahan sampah terpadu, Jenis penelitian pada umumnya di bedakan kedalam beberapa jenis. Klasifikasi jenis penelitian, antara lain didasarkan atas tujuan penelitian dan hakikat masalah penelitian. Terkait dengan masalah dalam penelitian ini, maka penulis mencoba untuk menggunakan metode penelitian Kuantitatif. dengan keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu hal ini jelas berdampak mengurangi tingkat penyebaran penyakit yang di akibatkan oleh pembuangan sampah sembarangan. sifat-sifat masyarakat yang cenderung apatis dan pragmatis dengan hal-hal seperti ini berhasil diubah menjadi masyarakat lebih optimis, kreatif, dan inovatif dalam mengelola lingkungan tempat tinggalnya, maka Tempat Pegolahan Sampah Terpadu menjadi hal yang efektif untuk dikembangkan. Kata Kunci : Perencanaan Pembangunan, Sosial Ekonomi Masyarakat
PENGEMBANGAN SEKTOR PARIWISATA DALAM UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA BATU Katarina .; Noora Fithriana
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.721 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.1488

Abstract

Abstract: The development of the tourism sector has an impact in increasing local revenue. The obstacles in the development of tourism potential in Batu is the lack of supporting infrastructure facilities in tourist sites, access to less-developed tourist sites that impacted to the lack of tourist visits, and also the absence of specific regulations that discuss about tourism, which is in accordance with the condition of Batu. The purpose of this study was to determine the strategies undertaken by the city government in the development of tourism sector, to determine the supporting and inhibiting factors. The research type is a qualitative research. The sample of research used purposive sampling. Tourism sector development strategies are included in the RIPPDA. Batu tourism development at the moment develops nature-based tourism, agriculture and tourism village. There were three supporting factors, first, the existence of government cooperation with private parties, second, the community participation and the last was local potentials. Meanwhile the inhibiting factors were inadequate road access and less clear directions to tourism locations.  Keywords: Development, Tourism, Local Revenue Abstrak: Pengembangan sektor pariwisata berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah. Yang menjadi kendala dalam pengembangan potensi pariwisata di Kota Batu adalah minimnya sarana prasarana penunjang di lokasi wisata, akses ke lokasi wisata yang kurang diperhatikan sehingga berdampak pada kurangnya jumlah kunjungan wisatawan, dan juga belum adanya peraturan daerah secara khusus yang membahas tentang kepariwisataan, diperlukan Peraturan Daerah yang sesuai dengan kondisi Kota Batu. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi yang dilakukan pemerintah kota dalam pengembangan sektor pariwisata, untuk mengetahui faktor pedukung dan penghambat. Jenis penelitian kualitatif. Sampel penelitian menggunakan purposive sampling. Strategi pengembangan sektor pariwisata tercantum dalam RIPPDA. Pengembangan pariwisata Kota Batu pada saat ini mengembangkan pariwisata berbasis alam dan pertanian dan pengembangan desa wisata. Ada 3 faktor pendukung, adanya kerjasama pemerintah dengan pihak swasta, peran serta masyarakat dan potensi yang dimiliki. Faktor penghambat diantaranya akses jalan yang kurang memadai dan kurang maskimalnya penunjuk arah menuju lokasi pariwisata yang jelas. Kata kunci: Pengembangan, Pariwisata, Pendapatan Asli Daerah 
PENGARUH PELAYANAN PUBLIK TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT: STUDI KASUS IZIN PRODUKSI PANGAN INDUSTRI RUMAH TANGGA DI KANTOR BADAN PENANAMAN MODAL KOTA BATU Delly Indriani; Sugeng Rusmiwari; Agung Suprojo
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.916 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.525

Abstract

Abstrac: Basically, public service is an effort to fulfill public needs, with the main purpose for the satisfaction of society. However, the public services provided by the service providers still do not meet the public satisfaction. This study aimed to determine how big was the influence of public service to the level of satisfaction felt by the community. This research used quantitative descriptive research and the data collection techniques used questionnaires, documentation, observation. The population of this research was the society that became customer of Batu’s Investment Board. The sample in this study amounted to 20 people by using Purposive Sampling. The data quality test consisted of validity and reliability test and using simple regression analysis method. Result of research indicated that service quality 67,25%. Based on the hypothesis test using SPSS 16.0, the value of t arithmetic was 2,674 with significance value 0,015
EVALUASI IMPLEMENTASI PROGRAM PENANGANAN ANAK JALANAN, GELANDANGAN DAN PENGEMIS BERDASARKAN PERATURAN DAERAH KOTA MALANG NOMOR 9 TAHUN 2013 Yakobus Margilan; Nanang Bagus
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.103 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.1480

Abstract

Abstract: The country development has a negative side that always leaves the issue related to the welfare of its people. Likewise, what happens in Malang such as street children, homeless people and beggars become a problem. This study aimed to find out the evaluation of  implementation of handling of street children, homeless and beggars program, the supporting factors and obstacles in Malang Social Service Agency. The type of research used qualitative method, data source using primary and secondary data. Data collection was conducted through interviews, observation and documentation. The technique of determining informants used snowball sampling. Data analysis was conducted by reduction, data presentation, and conclusions. Meanwhile the data validity used triangulation technique. The result of the evaluation of program implementation in concern with street children handling, homeless people and beggars has gone well, as seen from Smart Work Strategic Program and Service Operational Standard. Supporting factors: linearity, efficiency achieved good results, productivity is planned. As well as inhibiting factors: minimal fund linearity, human resources, not punctual. Efficiency of resource utilization has not reached target. Productivity has not reached the ability specified by the Malang Social Service Agency. Keywords: Evaluation, Implementation, Street Children, Homeless and Beggar Abstrak: Kemajuan Negara memiliki sisi negatif yang selalu menyisakan persoalan terkait kesejahteraan masyarakatnya. Demikian juga yang terjadi di Kota Malang yaitu anak jalanan, gelandangan dan pengemis menjadi persoalan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui evaluasi implementasi program penanganan anak jalanan, gelandangan dan pengemis, faktor pendukung dan penghambatnya di Dinas Sosial Kota Malang. Jenis penelitian menggunakan metode kualitatif, sumber data menggunakan data primer dan sekunder. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik penentuan informan menggunakan snowball sampling. Analisis data dengan reduksi, penyajian data, dan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasilnya evaluasi implementasi program penanganan anak jalanan, gelandangan dan pengemis sudah berjalan dengan baik, dilihat dari Program Kerja Rencana Strategis Smart dan Standar Operasional Pelayanan. Faktor pendukung: linearitas, efisiensi mencapai hasil baik, produktivitas direncanakan. Serta Faktor penghambat: linearitas dana minim, sumber daya manusia, tidak tepat waktu. Efisiensi pendayagunaan sumber daya belum mencapai target. Produktivitas belum mencapai kemampuan yang ditentukan Dinas Sosial Kota Malang. Kata Kunci : Evaluasi, Implementasi, Anak Jalanan, Gelandangan dan Pengemis 

Page 1 of 2 | Total Record : 20