Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles
8 Documents
Search results for
, issue
"Vol 8, No 1 (2024)"
:
8 Documents
clear
Kondisi Lingkungan Sosial Dan Tingkat Kesepian Lansia Terlantar Di Griya Lansia
Ina, Matilda Maria;
Cita, Errick Endra;
Devi, Hilda Mazarina
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v8i1.2946
Penuaan merupakan penyebab kemunduran fisik, psikologis, dan sosial yang berdampak pada kondisi lingkungan sosial lansia. Salah satu masalah kesehatan yang lebih sering dialami oleh lansia adalah kesepian. Kesepian bisa disebabkan oleh beberapa hal, termasuk perasaan hampa dan sendirian di tengah keramaian atau karena kehilangan identitas dan tidak mampu menyesuaikan diri dengan orang lain. Tujuan penelitian mengetahui korelasi kondisi lingkungan sosial dan tingkat kesepian pada lansia terlantar. Desain penilitian korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Berjumlah 65 digunakan sebagai sampel sebanyak 56 lansia diambil dengan teknik random sampling. Kuesioner lingkungan sosial dan kuesioner UCLA Loneliness Scale versi 3 digunakan sebagai instrumen penelitian. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji rho Spearman.Hasil penelitian didapatkan lansia dengan kondisi lingkungan yang cukup baik 31% dan mayoritas lansia mengalami tingkat kesepian kategori sedang 37%. Data penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 dan nilai r sebesar -0,585. Kesimpulan studi ini menjunjukkan terdapat korelasi kondisi lingkungan sosial dengan tingkat kesepian pada lansia terlantar.
Tingkat Pengetahuan Ibu Rumah Tangga (IRT) Berhubungan Upaya Preventif Nyamuk Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD)
Kandi, Mariana Rambu Edelvis;
Masluhiya AF, Swaidatul;
Devi, Hilda Mazarina
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v8i1.2805
Kasus Demam Berdarah (DBD) semakin meningkat di Indonesia, dibutuhkan upaya pencegahan yang serius dari berbagai pihak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu rumah tangga dengan tindakan pencegahan yang dilakukan untuk mencegah nyamuk pembawa penyakit DBD) di Desa Pakisaji Kabupaten Malang. Desa Pakisaji Kabupaten Malang menjadi lokasi penelitian desain cross-sectional ini. Pendekatan accidental Sampling digunakan untuk memilih secara acak 85 dari 108 ibu rumah tangga dalam populasi. Pengetahuan masyarakat mengenai penyakit DBD dan upaya pencegahannya diukur melalui survei umum. Hubungan antara tindakan pencegahan dengan tingkat pengetahuan diketahui melalui analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Mayoritas perempuan (52,9%) melakukan upaya pencegahan yang kuat tentang DBD, dan sejumlah 54,1 % mempunyai pengetahuan yang kuat tentang DBD. Tingkat pengetahuan dan upaya pencegahan terbukti berkorelasi signifikan dengan analisis statistik (r=0,595, p=0,000). Hasil ini menyoroti pentingnya pendidikan dalam meningkatkan ketahanan ibu rumah tangga terhadap infeksi demam berdarah. Untuk mengubah praktik pencegahan demam berdarah di tingkat rumah, diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai intervensi perilaku dan inisiatif pendidikan.
Intervensi Self-Book Art Therapy Pada Pasien Paliatif Kanker Hati Dengan Masalah Kecemasan
Muniri, Ayu;
Agustina, Hana Rizmadewi;
Widiasih, Restuning
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v8i1.2766
Kanker hati merupakan jenis kanker yang menempati urutan ketiga yang menyebabkan kematian terbanyak di dunia dan sulit disembuhkan. Tidak sedikit tindakan berkelanjutan yang harus dijalani oleh penderita kanker hati untuk bertahan hidup. Sehingga bukan hanya fisik yang terkena dampak namun secara psikologis dan spiritual juga trauma. Oleh karena itu klien dengan kanker hati membutuhkan perawatan paliatif untuk mengurangi penderitaan dan meningkatkan kualitas hidupnya. Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intervensi self-book art therapy pada pasien paliatif kanker hati dengan masalah kecemasan. Penelitian ini berlangsung 7 hari menggunakan metode studi kasus yang terdiri dari kajian kebutuhan dan intervensi diberikan buku self-book art therapy untuk diisi dan kemudian nantinya buku yang telah diisi dievaluasi secara verbal (tanya pada pasien) dan juga visual (hasil tulisan atau gambar dalam buku). Hasil pengisian dan konfirmasi buku jurnal yang telah diisi ditemukan beberapa data yang sebelumnya tidak dapat tergali dalam pengkajian, selain itu juga hasil akhir menunjukkan adanya penurunan tingkat kecemasan yang dialami oleh pasien yang diungkapkan secara verbal dan tulisan dalam self-book art therapy setelah dilakukan intervensi. Kesimpulannya, self-book art therapy berpengaruh positif pada pasien untuk menurunkan tingkat kecemasan dan juga dapat menjadi media untuk menggali lebih dalam terkait isi pikiran, perasaan, dan emosi pasien.
Beban Kerja dan Asupan Gizi Makro dengan Kelelahan Kerja Ahli Gizi Rumah Sakit
Wardani, Wening Sulistyo;
Rakhma, Luluk Ria;
Hidayati, Listyani;
Zulaekah, Siti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v8i1.2790
Beban kerja yang tidak sesuai dengan kemampuan pekerja menjadi penyebab timbulnya kelelahan kerja. Kelelahan kerja dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor: beban kerja yang berat dan asupan yang kurang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dan asupan gizi makro dengan kelelahan ahli gizi rumah sakit di Wilayah Sukoharjo. Desain penelitian ini cross sectional dengan teknik stratified random sampling dari 52 populasi sehingga diperoleh sampel yang sesuai dengan kriteria inklusi sejumlah 34 responden ahli gizi. Data beban kerja diperoleh melalui observasi pencatatan aktivitas. Asupan gizi makro diperoleh melalui recall 24 jam. Data kelelahan kerja diperoleh dengan pengisian kuesioner Industrial Fatigue Research Committee. Analisis data menggunakan uji pearson product moment. Mayoritas ahli gizi mengalami beban kerja dengan kategori sedang 19 responden (55,8%) dan 23 responden (67, 6%) memiliki skor kelelahan kerja tinggi. Tidak ditemukan hubungan antara beban kerja dan asupan gizi makro dengan kelelahan kerja ahli gizi rumah sakit di Wilayah Sukoharjo, hasil uji statistik untuk beban kerja dengan kelelahan didapatkan nilai p = 0,353. Hasil uji statistik asupan gizi makro dengan kelelahan didapatkan nilai p 0,090 (energi ); p 0, 084 (protein); p 0,831 ( lemak); p 0,322 (karbohidrat).
Perbedaan Tekanan Darah Lansia Laki-Laki Dan Perempuan Melalui Relaksasi Nafas Dalam
Doren, M. Margaretha Gunu;
Putri, Ronasari Mahaji;
Hilda Mazarina, Devi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v8i1.2788
Jumlah penderita hipertensi pada lansia terus meningkat, perlu upaya menjaga tekanan darah lansia agar normal. Terapi relaksasi nafas dalam sebagai terapi yang dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan penelitian yaitu membedakan tekanan darah lansia laki-laki dan perempuan melalui relaksasi nafas dalam di Posyandu Anggrek Desa Mulyo Agung Dusun Jetak Asri Kabupaten Malang. Desain penelitian pra-eksperimental berdesain pra-post-test two group. Populasi 40 lansia dengan sampel 32 lansia (16 lansia laki-laki dan 16 lansia perempuan)melalui accidental sampling. Variabel independen yakni relaksasi nafas dalam, variabel dependen tekanan darah. Instrumen berupa SOP relaksasi nafas dalam dan lembar observasi tekanan darah. Analisis data menggunakan marginal homogeneity. Hasil penelitian menunjukkan tekanan darah lansia laki-laki dan perempuan sebelum diberikan relaksasi nafas dalam berada pada kategori hipertensi stadium 2, sesudah diberikan relaksasi nafas dalam berada pada kategori hipertensi stadium 1, ada perbedaan tekanan darah lansia laki-laki dan perempuan melalui relaksasi nafas dalam dengan nilai masing-masing (p=0,000). Direkomendasikan bagi peneliti selanjutnya membandingkan terapi relaksasi nafas dalam dengan terapi lain serta mengemas relaksasi nafas dalam dengan lebih menarik.
Pijat Oksitosin Pada Pasien P1A0 Post Sc Atas Indikasi KPD Dan Gagal Induksi: Studi Kasus
Fatimah, Anugrah Nur;
Maryati, Ida;
Hermayanti, Yanti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v8i1.2738
Section caesarean (SC) adalah suatu proses persalinan dengan dilakukan pembedahan melalui perut ibu. Persalinan SC dapat menimbulkan masalah seperti nyeri, kelemahan dan stres sehingga mempengaruhi pengeluaran ASI pada ibu post SC. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk memperlancar pengeluaran ASI yaitu pijat oksitosin. Tujuan studi kasus ini adalah mendeskripsikan hasil pengelolaan kasus dengan penerapan pijat oksitosin pada pasien P1A0 post SC atas indikasi KPD dan gagal induksi. Metode menggunakan desain studi kasus melalui proses asuhan keperawatan yang dilakukan pada ibu post SC tanggal 14-16 November 2022 di RSU Dr.Slamet Garut. Pengumpulan data dilakukan dengan cara anamnesa, pengkajian fisik, observasi, pemeriksaan penunjang, rekam medis, dan studi literatur. Hasil studi kasus ini, pasien memiliki masalah keperawatan nyeri akut, menyusui tidak efektif, risiko infeksi dan kesiapan peningkatan menjadi orang tua. Implementasi yang dilakukan oleh peneliti salah satunya adalah pijat oksitosin. Pijat oksitosin secara tidak langsung dapat mengatasi semua masalah keperawatan yang muncul karena selain memperlancar pengeluaran ASI, juga dapat memberikan kenyamanan pada ibu post SC sehingga menurunkan nyeri dan stres. Intervensi ini dapat menjadi rekomendasi bagi perawat dalam mengatasi masalah pada ibu post SC terutama masalah menyusui tidak efektif
Motivasi Berhubungan Dengan Pemanfaatan Layanan Kesehatan Penderita Hipertensi
Lende, Narwi Arvince;
Cahyaningrum, Ika;
Rosdiana, Yanti
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v8i1.2823
Prevalensi hipertensi pada masyarakat secara umum terus meningkat. Ada beberapa cara untuk mengelola hipertensi, seperti memanfaatkan sumber daya kesehatan dan termotivasi untuk melakukan pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi dengan penggunaan layanan perawatan pasien hipertensi di Kedungkandang Kota Malang. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 121 orang, dengan sampel sebanyak 93 orang penderita hipertensi. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik konsekutif sampling. Variabel bebas adalah motivasi, sedangkan variabel terikat adalah pemanfaatan pelayanan kesehatan. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner pemanfaatan layanan kesehatan dan lembar kuesioner motivasi. Analisis data menggunakan uji korelasi gamma. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden penderita darah tinggi di wilayah Kedungkandang Kota Malang memiliki tingkat motivasi sedang (64,5%); sebagian besar memanfaatkan layanan kesehatan sebesar 81,7%; dan terdapat hubungan yang kuat antara motivasi dengan pemanfaatan layanan penunjang hipertensi di Kelurahan Kedungkandang Kota Malang (pvalue =0,00 dengan r = 0,796). Saran untuk peneliti selanjutnya, melakukan penelitian mengenai faktor-faktor yang dapat mempengaruhi motivasi pada penderita hipertensi untuk memaksimalkan pemanfaatan layanan kesehatan.
Gambaran Kemampuan Empati Mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran
Fitri, Wiani Syawalia;
Hana Rizmadewi, Agustina;
Aan, Nuraeni
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Tribhuwana Tunggadewi University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33366/nn.v8i1.2755
Perawat merupakan garda terdepan dalam tatanan pelayanan kesehatan yang berperan memberikan pelayanan berkualitas terhadap kepuasan pasien. Kemampuan empati dibutuhkan untuk mengembangkan hubungan yang baik antara perawat dan pasien. Kemampuan empati mulai dikembangkan sejak mahasiswa menempuh pendidikan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan empati mahasiswa Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran. Penelitian berjenis deskriptif kuantitatif, dilakukan kepada mahasiswa Profesi Ners angkatan 41 dan 42 (N=212) dengan teknik penarikan sampel total sampling. Peneliti menggunakan platform online untuk menyebarluaskan kuesioner Jefferson Scale of Physician Empathy - Nursing Student Version versi bahasa Indonesia yang telah diuji validitas dan reabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Profesi Ners memiliki skor empati yang tinggi, dengan skor rata-rata 108,85 (SD = 13,17). Sebagian besar 59.44% mahasiswa menunjukkan kemampuan empati yang tinggi; sebagian besar peserta memperoleh nilai yang tinggi untuk komponen empati perspective-taking (52,36%), compassionate care (61,32%), dan standing in the patients' shoes (54,26%). Mengembangkan program pendidikan dapat merangsang kemampuan empati di kalangan mahasiswa keperawatan merupakan suatu hal yang wajib. Salah satunya melalui metode pembelajaran dengan simulasi caring dan empati.