cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Reda Reda; Swito Prastiwi; Warsono Warsono
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.2 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.834

Abstract

Merokok merupakan salah satu fenomena gaya hidup pada masyarakat masa kini. Penggunaan nikotin dapat memberikan efek yang lebih berbahaya pada perempuan perokok, salah satunya adalah gangguan siklus menstruasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara perilaku merokok dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Desain penelitian ini menggunakan desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 30 orang ditentukan melalui teknik accidental sampling.Instrument dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Data yang terkumpul diuji menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan hampir seluruh responden dikategorikan sebagai perokok ringan yaitu sebanyak 29 orang (96,67%), dan tidak mengalami gangguan siklus menstruasi atau normal (21-35 hari) yaitu sebanyak 21 orang (70,0%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan antara perilaku merokok dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang (0,000 ≤ 0,05) dengan nilai korelasi -0,628.
HUBUNGAN POLA ASUH KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN SOSIALISASI PADA KLIEN SKIZOFRENIA DI YAYASAN AS-SYIFA REHABILITASI JIWA DI KABUPATEN JOMBANG Agus Waloyo; Dyah Widodo; Wahidyanti Rahayu H.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.287 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.681

Abstract

Data Riskesdas menyatakan bahwa peningkatan tertinggi ganguan jiwa di Indonesia pada tahun 2013 dengan jumlah penderita gangguan jiwa berat mencapai 2,5 juta orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh keluarga dengan kemampuan sosialisasi pada klien skizofrenia di yayasan As-syifa panti rehabilitasi jiwa Kabupaten Jombang. Desain penelitian mengunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 35 klien skizofrenia dan sampel penelitian menggunakan total sampling yang berarti jumlah populasi dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu kolerasi spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan pola asuh yang diterapkan sebanyak 19 (54,3%)keluarga menerapkan pola asuh otoriter dan kemampuan sosialisasi sebanyak 27 (77,1%) klien skizofrenia memiliki perkembangan sosial yang kurang, sedangkan hasil kolerasi spearman rank didapatkan p-value = 0,003 atau 0,003< 0,050 sehingga dapat disimpulkan bahwaada hubungan pola asuh keluarga dengan kemampuan sosialisasi pada klien skizofrenia di yayasan As-syifa panti rehabilitasi jiwa Kabupaten Jombang. Perlu menerapkan pola asuh yang sesuai dengan kondisi klien.Untuk meningkatkan kemampuan sosialisasipada klien skizofrenia.
FAKTOR RESIKO TERJADINYA PENYAKIT NYERI SENDI PADA LANJUT USIA Aminullah RY; Joko Wiyono; Swaidatul Masluhiya AF
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.932

Abstract

Berdasarkan data Depkes RI tahun 2015, penyakit nyeri sendi banyak ditemukan pada golongan usia lanjut, dengan jumlah pengidap penyakit nyeri sendi mencapai 23,6% hingga 31,3%. Nyeri sendi merupakan salah satu penyakit terbanyak yang di derita oleh kalangan lanjut usiadi Jawa Timur sebanyak 28% dari 4.209.817 lansia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor resiko terjadinya penyakit nyeri sendi pada lanjut usia. Desain penelitian mengunakan desain deskriptif yang memberikan gambaran secara mendalam pada suatu fenomena dan kemudian melakukan analisis odd rasio. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 165 lanjut usia dengan penentuan sampel penelitian menggunakan random sampling yang berarti pengambilan sampel secara acak sehingga jumlah sampel yang digunakan sebanyak 33 lansia yang mengunjungi Posyandu Lansia Permadi Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru Malang. Instrumen data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu deskriptif. Hasil penelitian membuktikan sebanyak 39,4% lanjut usia suka mengonsumsi makan yang tidak sehat, sebanyak 66,7% lanjut usia berada di lingkungan yang tidak sehat dan sebanyak 69,7% lanjut usia tidak pernah melakukan olahraga. Lanjut usia perlu melakukan hidup sehat seperti mengurangi mengkonsumsi makanan berlemak, instan dan mengadung purin tinggi seperti daging sapi dan sayur bayam; rutin melakukan aktivitas ringan seperti menyapu rumah agar lingkungan bersih dan rutin melakukan olahraga dua kali dalam seminggu agar terhindar dari penyakit nyeri sendi. ABSTRACT Based on the data of MOH RI in 2015, joint pain disease found in elderly group, with the number of sufferers of joint pain reached 23.6% to 31.3%. Joint pain is one of the most diseases suffered by the elderly in East Java as much as 28% of 4.209.817 elderly. The purpose of this study was to determine the risk factors for joint pain in elderly patients. The research design used is a descriptive design that gives an in-depth description of a phenomenon and then performs an odd ratio analysis. The population in this study as many as 165 elderly with the determination of research samples using random sampling which means random sampling so that the number of samples used as many as 33 elderly who visited Posyandu Elderly Permadi Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru Malang. The data instrument used is questionnaire. Data analysis method that is used was descriptive. The results showed that 39.4% of elderly people liked to eat unhealthy diet, 66.7% of elderly in an unhealthy environment and 69.7% of elderly never exercised. So the elderly need to do a healthy life such as reducing the consumption of fatty foods, instant and high purine mengadung such as beef and spinach vegetables; routinely perform light activities such as sweeping the house for a clean environment and regular exercise twice a week to avoid joint pain disease. Keywords : Elderly; unhealthy environment; food; joint pain; exercise.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA TERHADAP KEMAMPUAN MELAKSANAKAN SADARI PADA IBU PKK DI KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Dewi Bauty; Tavip Dwi Wahyuni; Mia Andinawati
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.582 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.706

Abstract

Data WHO tahun 2013, mengemukakan prevalensi kanker payudara di dunia sebanyak 12,7 juta kasus, sedangkan di Indonesia pada tahun 2013 berjumlah 61.682 pasien rawat jalan maupun rawat inap pada kasus kanker payudara, dimana pengidap penyakit kanker payudara menduduki peringkat ke dua sebesar 0,5% dari seluruh jumlah penduduk Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahuipengaruh pendidikan kesehatan tentang deteksi dini kanker payudara terhadap kemampuan melaksanakan SADARI pada ibu PKK Di Kelurahan Tlogomas Malang. Desain penelitian mengunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatanonegroup pra-post test design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30ibu PKK yang diambil menggunakan teknik Purposive Sampling dimana sampel penelitian disesuaikan dengan kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu paired t testdengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebanyak separuh (50,0%) Ibu PKK cukup dalam melaksanakan SADARI sebelum diberikan pendidikan kesehatan, sedangkan sebagian besar (86,7%) Ibu PKK baik melaksanakan SADARI sesudah diberikan pendidikan kesehatan dan uji paired t-test dinyatakan pendidikan kesehatan tentang deteksi dini kanker payudara berpengaruh terhadap kemampuan melaksanakan SADARI pada Ibu PKK di Kelurahan Tlogomas Malang dengan p-value (0,000 < 0,050). Adanya pendidikan kesehatan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemauan ibu PKK agar mampu melaksanakan SADARI dengan baik dan benar.
HUBUNGAN ANTARA PELAYANAN PERSONAL HYGIENE OLEH PERAWAT DENGAN KEPUASAN PASIEN IMOBILISASI DI RUANG KENANGA RUMAH SAKIT TK. II dr. SOEPRAOEN MALANG Tista Venuzela; Tri Anjaswarni; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.970

Abstract

Perawat dalam memberikan pelayanan personal hygiene harus mempunyai motivasi yang tinggi agar hasil yang dicapai dapat memuaskan pasien. Personal hygiene penting dilakukan perawat terutama pada pasien imobilisasi yaitu pasien yang mengalami ketidakmampuan atau kelemahan karena stroke atau penyebab lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pelayanan personal hygiene oleh perawat dengan kepuasan pasien imobilisasi di Ruang Kenanga Rumah Sakit TK. II dr. Soepraoen Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian non eksperiment dengan jenis korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Populasinya adalah pasien imobilisasi di ruang kenanga RS. dr. Soepraoen Malang yang berjumlah 40 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 17 orang. Pengambilan sampel dengan purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik spearman rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan personal hygiene pada kategori kurang sebanyak 12 orang (70,6%), dengan kepuasan pasien pada kategori tidak puas sebanyak 9 orang (52,9%). Hasil analisis bivariat menunjukkan pvalue = 0,00 artinya pvalue < 0,05. Artinya ada hubungan antara pelayanan personal hygiene oleh perawat dengan kepuasan pasien imobilisasi di ruang Kenanga Rumah Sakit TK. II dr. Soepraoen Malang. yang bersifat positif dengan Correlation Coefficient 0,856. Saran yang dapat direkomendasikan bagi Rumah Sakit TK. II dr. Soepraoen, Hendaknya perawat yang bertugas di Ruang Kenanga berupaya meningkatkan kualitas pelayanan personal hygiene pada pasien imobilisasi supaya pasien merasa sangat puas dengan pelayanan yang telah diberikan. ABSTRACT Nurses in giving personal hygiene service must have high motivation in order to satisfy patients. Personal hygiene is important to do by nurses especially for immobilized patients i.e. patients who have inability because of stroke or other causes. The purpose of this study was to determine the relationship between personal hygiene service by nurses and immobilized patients satisfaction at Kenanga Room of dr. Soepraoen Hospital, Malang. This study used non experiment design i.e. correlation with cross sectional method. The population was immobilized patients at Kenanga Room of dr. Soepraoen Malang as many as 40 people. The sample was 17 people. The sampling used purposive sampling. The data were analyzed by Spearman rank statistical test with level of significance 0.05. The research results show that personal hygiene service is in lack category as many as 12 people (70,6%), with almost patient’s satisfaction is not satisfy category as many as 9 people (52.9%). The bivariate analysis results show that p value = 0.00 meaning that p value < 0.05. This means that there is relationship between personal hygiene service by nurses and immobilized patients satisfaction at Kenanga Room of dr. Soepraoen Hospital, Malang which has positive correlation coefficient 0.856. Suggestions recommended for the dr. Soepraoen Hospital, should a nurse on duty at Kenanga Room to improve the quality of personal hygiene service in patients so that the immobilization patient become very satisfied with the services. Keywords : Immobilization; patient’s satisfaction; personal hygiene; service.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA REMAJA PENGGUNA MEDIA SOSIAL DI MTS MUHAMMADIYAH I MALANG Arnoldina Martha Ema; Farida Halis Dyah Kusuma; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.681 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.563

Abstract

Insomnia adalah kesukaran dalam memulai atau mempertahankan tidur. Insomnia sering dijumpai pada remaja yang mengakses jejaring sosial sehingga menyebabkan remaja mengalami kurang tidur. Remaja yang mengalami stres kadang menggunakan media sosial untuk menghibur diri sehingga melewatkan waktu untuk tidur malam. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kejadian insomnia pada remaja pengguna media sosial (facebook). Metode penelitian mengunakan desain korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 60 remaja berusia 13-15 tahun yang menggunakan media sosial (facebook) dengan penentuan sampel penelitian menggunakan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisis data dengan uji spearman rank. Distribusi frekuensi berdasarkan umur didapatkan 66,7 % berusia 13 tahun, sedangkan distribusi frekuensi berdasarkanjenis kelamin diperoleh 35 (58,3 %) responden laki-laki dan berdasarkan durasi penggunaan facebook yaitu 19 (31,7 %) responden menggunakan facebook 1jam/hari. Hasil penelitian membuktikan sebagian besar 51 (85,0%) remaja pengguna media sosial (facebook) memiliki tingkat stress ringan dan 32 (53,3%) remaja pengguna media sosial (Facebook) mengalami insomnia ringan. Sedangkan hasil uji spearman rank didapatkan pvalue= (0,002) < (0,050), yang berarti ada hubungan tingkat stres dengan kejadian insomnia pada remaja pengguna media sosial (facebook). Remaja diharapkan bisa mengontrol kebiasaan menggunakan media sosial (facebook) yang berlebihan sehingga terhindar dari stres yang bisa menyebabkan insomnia.
HUBUNGAN PERAN KEPERAWATAN KELUARGA TERHADAP KEMAJUAN TERAPI ANAK AUTIS DI BEHAVIORAL THERAPY CENTER MALANG Priyo Sasmito; Tanto Hariyanto; Erlisa Candrawati
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1113

Abstract

Pada umumnya gejala autisme mulai muncul sebelum usia 3 tahun dan di tandai kegagalan dalam perkembangan bahasa serta kegagalan dalam menjalin Hubungan dengan orang tuanya. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan peran perawatan keluarga terhadap kemajuan terapi anak autis di Behavioral Therapy Center Malang. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel secara total sampling sebanyak 10 responden. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 70% responden menunjukkan ada hubungan yang baik antara peran perawatan keluarga dengan kemajuan terapi pada anak autis. Hasil uji statistik diketahui bahwa nilai p-value sebesar 0,046 (α < 0,05) r = 0,351 artinya ada hubungan peran keperawatan keluarga terhadap kemajuan terapi anak autis di Behavioral Therapy Center Malang. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya ada hubungan peran keperawatan keluarga terhadap kemajuan terapi anak autis di Behavioral Therapy Center Malang. Peran keluarga lebih diutamakan dalam kemajuan terapi pada anak autis. ABSTRACT In general, symptoms of autism begin to appear before the age of 3 years and are marked failure in language development and failure to establish relationships with their parents. This study aims to determine the relationship of the role of family care to the advancement of the therapy of autistic children in the Malang Behavioral Therapy Center. The design used in this study is a correlation with a cross sectional approach. The total sampling was 10 respondents. The results showed that 70% of respondents indicated that there was a good relationship between the role of family care and the progress of therapy in children with autism. Statistical test results known that p-value of 0.046 (α
FAKTOR-FAKTOR YANG DAPAT DIUBAH DAN TIDAK DAPAT DIUBAH YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN CVA BERULANG PADA PASIEN CVA DI RS PANTI WALUYA SAWAHAN MALANG Ika Sakti Nurdiani; Swito Prastiwi; Wahyu Dini Metrikayanto
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.713 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.825

Abstract

Stroke berulang merupakan Stroke yang terjadi lebih dari satu kali dan hal yang mengkhawatirkan pasien Stroke karena dapat memperburuk keadaan dan meningkatnya biaya perawatan. Penelitian ini menggunakan desain regresif logistik. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien sroke berulang yang dirawat di RS Panti Waluya Sawahan Malang berjumlah 130 orang selama tiga bulan dengan sampel sebanyak 30 orang. Tehnik dengan total kuota sampling. Analisa data menggunakan uji statistik regresif statistik dengan derajat ke maknaan 0,05. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan faktor yang dapat diubah dan tidak dapat di ubah yang berhubungan dengan kejadian Stroke berulang pada pasien pasca Stroke di RS Panti Waluya Sawahan Malang adalah riwayat penyakit keluarga (p=0,04), sedangkan hipertensi nilai (p=0,024) dan DM nilai (p=0,04). Bagi rumah sakit diharapkan untuk dilakukan penyuluhan atau pemberian informasi dan edukasi kepada masyarakat tentang upaya pencegahan agar menjaga pola hidup sehat dan bagi masyarakat yang memiliki fsktor resiko hipertensi dan DM agar menjaga pola hidup sehat dn melakukan kontrol secara teratur untuk mencegah komplikasi pada penyakit Stroke berulang.
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE (CUCI TANGAN MENGGUNAKAN SABUN) DENGAN KEJADIAN PENYAKIT CACINGAN PADA ANAK KELAS I-VI MI NAHDLATUL WATHAN (NW) BIMBI DESA RENSING RAYA KEC. SAKRA BARAT KAB. LOMBOK TIMUR M. Miftahuz Zubaidi; Tanto Hariyanto; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.287 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.660

Abstract

Penyakit infeksi cacingan merupakan salah satu penyakit yang masih banyak terjadi di masyarakat. Namun, masih kurang mendapatkan perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene (cuci tangan memakai sabun) dengan kejadian penyakit cacingan pada anak Madrasah Ibtidaiyyah. Desain penelitian ini adalah cross sectional. Sampel penelitian 21 terpajan dan 21 tidak terpajan. Variabel yang diamati adalah karakteristik berdasarkan umur, jenis kelamin, kelas, personal hygiene (cuci tangan memakai sabun), dan kejadian cacingan. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan hasil uji laboratorium Puskesmas. Data dianalisis menggunakan uji Chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yangcuci tangan menggunakan sabun berjumlah 27 orang (54,8%) sedangkan anak yang tidak cuci tangan menggunakan sabun berjumlah 15 orang (45,2%). Kejadian penyakit cacingan Trichuris trichiura berjumlah 9 orang (57,1%) dan kejadian penyakit cacingan Ascaris lumbricoides berjumlah 12 orang (42,9%). Hasil analisis Chi square menunjukkan hubungan yang signifikan antara personal hygiene dengan kejadian penyakit cacingan pada anak kelas I-VI (p = 0,024). Disarankan kepada intansi tempat penelitian untuk lebih ditingkatkan lagi dalam menanggulangi penyakit cacingan pada anak kelas I-VI Madrasah Ibtidaiyah NW Bimbi.
ANALISIS FAKTOR RESIKO TERJADINYA STROKE DI RS PANTI WALUYA MALANG Buari Buari; Tavip Dwi Wahyuni; Dudella Desnani Firman Yasin
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.923

Abstract

ABSTRAK Stroke merupakan kelainan fungsi otak yang timbul mendadak yang disebabkan karena terjadinya gangguan peredaran darah otak dan bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Stroke paling sering menyebabkan cacat berupa kelumpuhan anggota gerak, gangguan bicara, proses berpikir daya ingat, dan bentuk-bentuk kacacatan yang lain sebagai akibat gangguan fungsi otak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor resiko terjadinya stroke di RS. Panti Waluya Malang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien stroke yang dirawat di RS Panti Waluya Sawahan Malang pada tanggal 18 Juni-18 Juli 2017 sebanyak 97 orang. Tehnik sampling penelitian ini dengan teknik accidental sampling. Analisa data menggunakan uji statistik regresi logistic ganda dengan derajat kemaknaan 0,25. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan faktor resiko yang tidak dapat dimodifikasi yang mempengaruhi kejadian stroke di RS Panti Waluya Malang adalah jenis kelamin (p = 0,092), usia (p=0,090) dan faktor resiko yang dapat dimodifikasi adalah DM (p = 0,034), hipertensi (p= 0,124), alkohol (p= 0,997) dan DM merupakan faktor resiko yang sangat dominan pengaruhnya terhadap kejadian stroke. Rekomendasi penelitian berikutnya agar meneliti faktor risiko stroke seperti hipertensi, DM, pola hidup sehat dan keteraturan kontrol ke rumah sakit. ABSTRACT Stroke is a brain function abnormalities that arise unexpectedly caused due to circulatory disorders of the brain and can happen to anyone and at any time. Stroke most commonly cause defects in the form of paralysis of the limbs, impaired speech, memory, thought processes and kacacatan forms of the other as a result of impaired brain function. This research aims to analyze the risk factors for the occurrence of stroke in Panti Waluya Hospital. This research uses descriptive analytic design with cross sectional approach method. The population is all of the stroke patients who were treated at Panti Waluya Hospital on 18 June-18 July 2017 as much as 97 people. The sampling technique is to accidental sampling-taking techniques. Analyze data using logistic regression statistikal tests with double degrees of significance of 0.05. Based on the research results obtained are not risk factors can be modified which affect the incidence of stroke in the Panti Waluya Hospital at Malang was gender (p = 0.028) and modifiable risk factor is diabetes melitus (p = 0.027), whereas hypertension risk factor being cofounding and diabetes melitus is the dominant risk factor for its effects on the incidence of stroke. Keywords: risk factors for stroke risk factors; causes a very dominant