cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN TINGKAT PRESTASI BELAJAR ANAK USIA MASA SEKOLAH DASAR 7-11TAHUN DI SD NEGERI 1 SUDIMORO DESA SUDIMORO KECAMATAN BULULAWANG KABUPATEN MALANG Vicky Rudianto; Ni Luh Putu Eka Sudiwati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (260.774 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.750

Abstract

Tingkat Prestasi merupakan acuan dalam perkembangan anak dan juga sebagai tolok ukur suatu keberhasilan belajar siswa di sekolahnya. Adapun faktor yang mempengaruhi tingkat prestasi adalah faktor internal yaitu faktor psikologi yang muncul dari dalam individu dan faktor eksternal yaitu faktor keluarga yang seperti cara orang tua mendidik. Orang tua merupakan peranan penting dalam mendidik anak sebagai motor penggerak yang memegang kendali pertama dan utama dalam perkembangan tingkat prestasi belajar, salah satunya melalui pola asuh yang mendidik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan pola asuh dengan tingkat prestasi belajar pada anak usia masa sekolah dasar 7-11 tahun di SD Negeri 1 Sudimoro Desa Sudimoro Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan penelitian analitik korelasi yang menggunakan desain cross-sectional dan uji statistik menggunakan chi – square dengan 0,05. Karena menginklusi dalam penelitian ini adalah adalah Anak usia sekolah dasar 7-11 tahun. Masih memiliki orang tua asli bukan orang tua angkat. Kelas 4 - 5 SD di SD Negeri 1 Sudimoro Desa Sudimoro Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang yang berjumlah 53 Anak. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun di SD Negeri 1 Sudimoro Desa Sudimoro Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang dari 53 responden didapatkan bahwa sebagian besar tingkat prestasi anak termasuk dalam kategori Baik sebanyak 50 anak (94.4 %) Sedangkan hasil chi – square nilai didapatkan p value = 0,070 < (0,05), sehingga H0 ditolak yang artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan tingkat prestasi belajar pada anak usia masa sekolah dasar 7-11 tahun di SD Negeri 1 Sudimoro Desa Sudimoro Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang.
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA LANSIA DI PANTI WERDHA GRIYA ASIH LAWANG Yayuk Totallia; Imam Subekti; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1079

Abstract

Lansia mengalami perubahan-perubahan fisik, psikososial dan spiritual.Salah satu perubahan tersebut adalah terjadi perubahan pola tidur. Penyebab insomnia ada 2 faktor yaitu gangguan fisik dan gangguan psikis, faktor fisik misalnya terserang flu yang menyebabkan kesulitan tidur sedangkan faktor psikis adalah stress, cemas dan depresi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kejadian insomnia pada lansia di Panti Wredha Griya Asih Lawang. Desain penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan korelasional. Populasi sebanyak 27 lansia, dengan pengambilan sampel secara purposive sampling sebanyak 15 lansia. Analisa yang digunakan uji korelasi dari spearman rank, hasil penelitian didapatkan sebanyak 8 responden mengalami tingkat kecemasan sedang danterdapat 13 responden mengalami insomnia. Hasil uji statistik diketahui bahwanilai p-value sebesar 0,01, dengan α < 0,05, artinya H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan tingkat kecemasan dengan kejadian insomnia lansia di Panti Werdha Griya Asih Lawang. Rekomendasi penelitian selanjutnya yaitu masih perlu melakukan penelitian lebih lanjut dengan membandingkan tingkat kecemasan lansia diluarpanti dengan didalam panti, mengambil populasi dan sampel yang lebih besar dengan variabel yang lebih dikembangkan. ABSTRACT Elderly experience physical changes, psychosocial and spiritual. One suchchange is a change in sleep patterns. Causes of insomnia there are two factors: physical and psychological disorders, physical factors such as the flu that causes trouble sleeping while psychological factors are stress, anxiety and depression. The study aims to determine the relationship of anxiety level with the incidence of insomnia in the elderly in nursing homes Griya Asih Lawang. The study design used is descriptive research type with the correlation alapproach. Population of 27 elderly, with a sampling purposive sampling as manyas 15 elderly. The analysis used the spearman rank correlation test, the results of research on getting as many as eight respondents experienced moderate levels ofanxiety, there were 13 respondents experiencing insomnia. The results of statistical tests known that the p value of 0.01, with α
HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DENGAN KONSEP DIRI PADA SISWA SMAN 1 MOLLO SELATAN KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN PROPINSI NUSA TENGGARA TIMUR Desianita Balan; Dyah Widodo; Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.21 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.798

Abstract

Merokok adalah perilaku orang dewasa yang mudah ditiru dan merupakan perilaku yang paling nyata dalam menunjukkan sikap kedewasaan. Perilaku ditunjukkan untuk membuktikan remaja ingin diakui keberadaannya oleh orang-orang di sekitarnya dan lingkungan. Hal-hal yang mempengaruhi perilaku merokok remaja disebabkan oleh karakter remaja itu sendiri yang masih dipengaruhi oleh lingkungan dan kelompoknya. Tujuan penelitian adalahmengetahui hubungan perilaku merokok dengan konsep diri pada siswa SMAN 1 Mollo Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan Propinsi Nusa Tenggara Timur.Desain penelitian adalah penelitian korelasional yang bertujuan mengungkapkan hubungan antar variabel. Populasi penelitianadalah seluruh siswa SMA N 1 Mollo Selatan yang berjumlah 110 orangdan sampel penelitian menggunakan simple random samplingyaitu sebanyak 52 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisa data yang digunakan yaitu uji spearman rho.Hasil penelitian menunjukkanperilaku merokok, sebagian besar dikategorikan perokok ringan yaitu sebanyak 49 orang (94,23%), konsep diri, sebagian besar dikategorikan adaptif yaitu sebanyak 51 orang (98,08%), serta uji speraman rhodidapatkan nilai signifikan (sig.) sebesar 0,029 ≤ α 0,05. Apabila nilai p-value ≤ batas kritis (0,05) maka terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel atau yang berarti H1 diterima. Artinya ada hubungan antara perilaku merokok dengan konsep diri pada siswa SMA N 1 Mollo SelatanKabupaten Timor Tengah Selatan Propinsi Nusa Tenggara Timur. Hasil analisa juga menemukan nilai koefisien -0,516 yang berarti semakin rendah perilaku merokok maka semakin tinggi konsep diri pada siswa SMAN 1 Mollo Selatan.
PERBEDAAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN BERDASARKAN JENIS KELAMIN DI FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Nur Hafifah; Esti Widiani; Wahidyanti Rahayu H.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.886 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.581

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan stres akademik pada mahasiswa keperawatan berdasarkan jenis kelamin di Universitas Tribhuwana Tunggadewi.Desain penelitian yang digunakan adalah komparatif. Jumlah populasi sebanyak ± 525 mahasiswa dan sampel diambil secara acak stratifikasi (stratified random sampling) sebanyak 308 mahasiswa dengan laki-laki 131 dan perempuan 177 mahasiswa. Instrument yang digunakan adalah kuisioner student-life stress inventory (SSI) dengan skala Likert, dan menggunakan analisa data uji T-test independent. Teknik pengumpulan data dimulai dengan mengurus surat izin di Bakesbangpol, setelah selesai perizinan peneliti kemudian menyebarkan kuisioner kepada semua responden. Kuisioner yang sudah terkumpul kemudian ditabulasi dan di analisis data.Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden mengalami stres akademik sedang yaitu sebesar 41,9% atau 129 responden dengan jumlah 60 responden laki-laki dan 69 responden perempuan. Uji T-test menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,093 pada responden laki-laki dan 0,092 pada responden perempuan. H0 diterima yang artinya tidak terdapat perbedaan stres akademik antara mahasiswa keperawatan laki-laki dan perempuan yang ada di Fikes Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.Hasil ini disebabkan karena kesamaan stressor ataupun tekanan akademik yang diberikan dan yang diterima diterima antara mahasiswa keperawatan perempuan dan laki-laki selama kuliah.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN HARGA DIRI PADA REMAJA PENDERITA TUNADAKSA DI YAYASAN PEMBINAAN ANAK CACAT KOTA MALANG Florentina Anggun Maria; Farida Halis Dyah Kusuma; Wahidyanti Rahayu H.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.406 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.690

Abstract

Remaja penderita tunadaksa membutuhkan dukungan sosial dari masyarakat dan lingkungannya, agar dapat mengelola segala permasalahan dengan baik dan mampu memberi semangat untuk bisa menerima dirinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan harga diri pada remaja penderita tunadaksa di Yayasan Pembinaan Anak Cacat Kota Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 remaja penderita tunadaksa, sampel penelitian ditentukan dengan teknik total sampling sehingga pengembilan sampel sesuai kriteria penelitian. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji korelasi Product Moment dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan kurang dari separuh 12 (40,0%) responden mendapatkan dukungan sosial cukup dan lebih dari separuh 22 (73,3%) responden memiliki harga diri tinggi. Hasil uji spearman rank didapatkan p-value = (0,000) < (0,050) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan dukungan sosial dengan harga diri pada remaja penderita tunadaksa di Yayasan Pembinaan Anak Cacat Kota Malang. Berdasarkan hasil penelitian maka remaja penderita tunadaksa diharapkan selalu percaya diri dengan menganggap bahwa diri berguna bagi teman dan keluarga, mampu bertindak dan melakukan aktivitas tanpa bantuan orang lain serta ber sikap positif dan terbuka kepada teman, petugas yayasan atau orang tua yang di anggap bisa dipercaya untuk menyelesaikan permasalahan pribadi.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN HARGA DIRI PASIEN KEMOTERAPI DI UNIT RAWAT INAP RUMAH SAKIT PANTI NIRMALA MALANG Yulita Yulita; Sri Mudayatiningsih; Dudella Desnani Firman Yasin
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.593 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.715

Abstract

Dukungan Sosial merupakan dorongan yang sangat dibutuhkan oleh pasien kanker yang melakukan kemoterapi.Tindakan kemoterapi itu sendiri memberi dampak negatif pada fisik maupun mental dan mempunyai pengaruh terhadap harga diri. Dukungan sosial dapat menambah harga diri pasien kanker yang melakukan kemoterapi sehingga meningkatkan mekanisme koping positif pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan harga diri pasien kemoterapi di Unit Rawat Inap Rumah Sakit Panti Nirmala Malang. Penelitian ini menggunakan desain correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini, pasien kanker yang melakukan kemoterapi di Rumah Sakit Panti Nirmala Malang sebanyak 36 orang. Pengambilan sampel dengan cara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuisioner, kemudian data dianalisa dengan uji statistik Spearman Rank dengan derajat kemaknaan 0,05. Hasil penelitian ini didapatkan 69,5% responden dukungan sosial dengan kategori baik, dan 66,7% tingkat harga diri responden masuk dalam kategori tinggi. Hasil analisis bivariat menunjukan P-value=0,001< α 0,05, artinya ada hubungan dukungan sosial dengan harga diri pasien kemoterapi. Berdasarkan hasil penelitian ini diharapkan lingkungan sosial mampu memberikan dukungan maupun perhatian pada pasien kemoterapi agar pasien bisa meningkatkan mekanisme koping positif sehingga nantinya tidak akan terjadi harga diri rendah yang dapat menggangu kehidupan sosial.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU TENTANG FAKTOR RESIKO KEJANG DEMAM DENGAN KEJADIAN KEJANG DEMAM PADA BALITA DENGAN FEBRIS DI PUSKESMAS DINOYO MALANG Eka Purwanti; Ni Luh Putu Eka Sudiwati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1068

Abstract

Kejang demam merupakan bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu tubuh yaitu suhu rektal lebih dari 380C yang disebabkan oleh suatu proses ekstrakranium. Pengetahuan merupakan salah satu faktor penting yang menentukan tingkat kesehatan balita dan keserasian antara perkembangan fisik dan perkembangan mental. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang faktor resiko kejang demam dengan kejadian kejang demam pada balita dengan febris di Puskesmas Dinoyo Malang. Pada penelitian ini menggunakan desain penelitian non ekperimen dengan jenis correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Populasinya adalah anak yang sedang dirawat di ruang anak dengan Febris di Puskesmas Dinoyo Malang sebanyak 112 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 orang. Pengambilan sampel dengan incidental sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik chi square dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil uji statistk penelitian sebagian besar pengetahuan ibu masuk kategori baik sebanyak 19 orang (59,4%), dan sebagian besar anak tidak kejang demam sebanyak 22 orang (69%). Hasil analisis bivariat menunjukan pvalue = 0,00 artinya pvalue < 0,05 yaitu ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang faktor resiko kejang demam dengan kejadian kejang demam pada balita dengan febris di Puskesmas Dinoyo Malang. Peneliti merekomendasikan untuk melakukan penelitian selanjutnya yaitu hubungan pengetahuan ibu tentang kejadian kejang demam dengan penatalaksanaan kejang demam. ABSTRACT Febrile seizures are seizures that occur in the body, the temperature rise in rectal temperature of more than 380C is caused by a process ekstrakranium . Knowledge is one of the important factors that determine the level of infant health and harmony between the physical and mental development. The purpose of this study was to determine the relationship between mothers' knowledge of risk factors with the incidence of febrile seizures in infants with febrile seizures febrile at PHC Dinoyo Malang . In this study using non- experimental design with the type of correlation with cross sectional method. Its population is children who are being treated with kid diruang Febris in Malang Dinoyo The Health Clinic 112 people . The sample in this study a total of 32 people . Insedental sampling with sampling . Data were analyzed using the chi square test with statistical significance level (0.05). Test results of research statistk mostly good knowledge of mothers categorized as many as 19 people (59.4%), and most children do not febrile seizures by 22 people (69%). The results of the bivariate analysis shows means pvalue = 0.00 < 0.05. This means that there is a relationship between mothers' knowledge of risk factors for febrile seizures with an incidence of febrile seizures in infants with febrile Dinoyo Malang in health centers. The researcher recommends conducting further research on the relationship of maternal knowledge about the incidence of febrile seizures with the management of febrile seizures. Keywords : Seizures Fever; Knowledge Capital.
PENGARUH LATIHAN KARATE TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI SDN 01 LANDUNGSARI KECAMATAN DAU KABUPATEN MALANG Eti Wulandari; Atti Yudiernawati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (251.401 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.789

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Latihan Karate terhadap Kecerdasan Emosional Pada Anak Usia Sekolah Dasar di SDN 01 Landungsari Kecamatan Dau Kabupaten Malang. Desain Penelitian Komparatif dengan Pendekatan case control dengan pengambilan sampel dengan cara purposive sampling berjumlah 46 orang terdiri dari 23 orang yang mengikuti latihan karate dan 23 orang yang tidak mengikuti latihan karate. Pengumpulan data menggunakan lembar kuisioner dan kemudian di analisa dengan ujian paired sample t-test. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengisian kuesioner. Waktu penelitian dilakukan pada bulan Juni sampai Agustus Hasil penelitian menunjukan bahwa anak usia sekolah dasar yang mengikuti latihan karate cukup baik lebih dari separuh (56,5%) mengalami kecerdasan emosional cukup baik, dengan nilai p-value = (0,003) < (0,050) artinya H1 diterima yang berarti ada pengaruh yang signifikan sesudah diberikan teknik latihan karate. Anak usia sekolah dasar yang tidak mengikuti latihan karate lebih dari separuh (47,8%) mengalami kecerdasan emosional kurang baik. Hasil ini di pengaruhi olehlatihan karate berfungsi meningkatkan kematangan berbagai organ tubuh dalam memenuhi perkembangan motorik, kognitif, sosial emosional dan kepribadian anak.Diharapkan peneliti selanjutnya melaku latihan karate dengan mengukur kecerdasan emosional anak sebelum dengan sesudah latihan karate.
HUBUNGAN ANTARA PAPARAN ABU VULKANIK LETUSAN GUNUNG DUKONO DENGAN KEJADIAN ISPA PADA WANITA (40-60 TAHUN) DI DESA POPILO KECAMATAN TOBELO HALMAHERA UTARA Sutni Sari Hi. Umar; Ani Sutriningsih; Warsono Warsono
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.867 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.572

Abstract

Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang tergolong rawan bencana alam seperti bencana gunung merapi. Letusan gunung merapi mengandung abu vulkanik yang berbahaya bagi kesehatan apabila terhirup seperti kejadian Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara paparan abu vulkanik letusan Gunung Dukono dengan kejadian ISPA pada wanita (40-60 tahun) di Desa Popilo Kecamatan Tobelo Halmahera Utara. Desain penelitian mengunakan desain korelatif dengan menggunakan pendekatan retrospektif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 1.048 orang dengan penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 63 Wanita (40-60 tahun). Teknik pengumpulan data yang digunakan dari data rekam medis di puskesmas Desa Popilo. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji spearman rank dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa data responden sebanyak 63 wanita (40-60 tahun) dengan presentase 100% terpapar abu vulkanik letusan Gunung Dukono dan berdasarkan data yang telah diambil dari data rekam medis puskesmas Popilo terdapat 63 wanita (usia 40-60 tahun) dengan presentase 100% terpapar abu vulkanik dan mengalami kejadian ISPA. Hasil uji spearman rank didapatkan p value= (0,002)
PERBEDAAN KUALITAS TIDUR PADA REMAJA PUTRI YANG MENGGUNAKAN LAMPU DAN TIDAK MENGGUNAKAN LAMPU DI ASRAMA KEPERAWATAN UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Wisundari Wisundari; Tanto Hariyanto; Vita Maryah Ardiyani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1122

Abstract

Kualitas tidur adalah kepuasan seseorang terhadap tidur. Kualitas tidur dipengaruhi oleh beberapa faktor lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas tidur pada remaja putri yang menggunakan lampu dan tidak menggunakan lampu di Asrama Keperawatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Desain penelitian menggunakan rancangan studi komparatif. Populasi terdiri dari 68 responden. Pengambilan sampil secara quota sampling sebanyak 36 responden yang dibagi menjadi dua, yaitu menggunakan lampu 18 responden dan tidak menggunakan lampu 18 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan independent t-test dengan α=0,05. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar kualitas tidur remaja putri yang menggunakan lampu dalam kategori cukup baik (55,56%), sebagian besar kualitas tidur remaja putri yang tidak menggunakan lampu dalam kategori cukup baik (61,11%), dan hasil independent t-test diperoleh p=0,020, yang berarti ada perbedaan yang signifikan antara kualitas tidur remaja putri yang menggunakan lampu dengan remaja putri yang tidak menggunakan lampu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan kualitas tidur pada remaja putri yang menggunakan lampu dan tidak menggunakan lampu, sehingga diharapkan kepada remaja putri yang tidur menggunakan lampu sebaiknya menggunakan lampu dengan intensitas yang lebih rendah dari biasanya. ABSTRACT Sleep quality is a person's satisfaction with sleep. Sleep quality is influenced by several environmental factors. This study aims to determine differences in sleep quality in young women who use lights and do not use lights in the Nursing Hostel of Tribhuwana Tunggadewi University, Malang. The research design uses a comparative study design. The population consists of 68 respondents. Quota sampling was taken as many as 36 respondents divided into two group, that using 18 respondents 'lights and not using 18 respondents' lights. Data was collected using a questionnaire. Data were analyzed using independent t-test with α = 0.05. The results showed that most of the sleep quality of young woman who used lights in the category was quite good (55.56%), most of the sleep quality of young woman who did not use lights in the category was quite good (61.11%), and the results of independent t-test obtained p = 0.020, which means there is a significant difference between the quality of sleep for young women who use lights with young women who do not use lights. The results showed that there were differences in sleep quality in young women who used lights and did not use lights, so it was expected that young woman who slept using lamps should use lights with lower intensity than usual. Keywords: Sleep quality, using lights, not using lights.