cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
PERBEDAAN KUALITAS HIDUP LANSIA YANG TINGGAL DI PANTI SOSIAL DENGAN LANSIA YANG TINGGAL DI RUMAH Ika Audina; Erlisa Candrawati; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.927

Abstract

Usia tua, kesepian, sosial ekonomi yang kurang sejahtera, serta munculnya penyakit-penyakit degeneratif seperti kanker, jantung, reumatik, serta katarak menyebabkan produktifitas lansia menurun serta mempengaruhi kehidupan sosial. Semua hal di atas adalah dampak dari rendahnya kualitas hidup lanjut usia. Kualitas hidup yang dipengaruhi oleh aspek sosial dan lingkungan berkaitan erat dengan lingkungan tempat tinggal lansia. Pemilihan lokasi tempat tinggal lansia masih kontroversi di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan kualitas hidup lansia yang tinggal di panti sosial dan lansia yang tinggal di rumah. Desain penelitian mengunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 63 orang dengan penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling yang berarti pengambilan sampel sesuai kriteria sebanyak 36 sampel. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji statistic t-test independent. Hasil penelitian membuktikan bahwa hanya terdapat 8 (44,4%) lansia mengalami kualitas hidup baik di panti sosial, dan sebagian besar 10 (55,6%) lansia mengalami kualitas hidup baik di rumah. Hasil analisis data menggunakan uji independent sample t-test membuktikan bahwa p value = (0,003) < (0,050) yang artinya ada perbedaan kualitas hidup lansia yang tinggal di panti sosial dengan lansia yang tinggal dirumah. Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada keluarga untuk menyarankan lansia berinteraksi dengan anggota keluarga dan warga sekitar yang menimbulkan perasaan tenang sehingga meningkatkan kualitas hidup lansia. ABSTRACT Old age, lonelyness, less prosperous of socialeconomic and degenerative diseases such as cancer, heart, reumatic and cataract cause the reduction of olderlys’ activity and influence their social lives. All the things above are the impact of the low quality life of elderlys. Quality of life which is influenced by social and environment asoects related closely with environment of the elderly. Dwelling of elderly has been an issue in Indonesia. This research aimed to find out difference of live quality of elderlys who live in social homes and elderlys who live at home. Research design used cross sectional approach. Population in this research amounted 63 people by determining research sample used purposive sampling which meant taking sample according to the criteria of 36 samples. Collecting data technique used quisioner. Data analysis method was statistic test: t-test independent. The result of the research proved only 8 (44.4%) elderlys has good quality of life at social home and most of them 10 (55.6%) elderlys had good quality of live at home. Result of data analysis that used independent sample t-test proved that that p value = (0.003) < (0.050) which meant there is different quality of live of elderlys who lived in social home and who lived at home. Based on the result, it is suggested for family to let the elderlys interact with family members and people around them so that they will be calm and the elderlys’ quality of life will increase. Keywords: Dwelling; elderly; home; social homes; social relations.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PENYESUAIAN DIRI PADA LANSIA USIA 60-70 TAHUN SETELAH PURNA TUGAS (PENSIUN) DI POSYANDU LANSIA PERMADI KELURAHAN TLOGOMAS, LOWOKWARU KOTA MALANG Hamka Hamka; Tanto Hariyanto; Hari Sukanto Adi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.292 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.701

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menganalisa hubungan dukungan keluarga dengan penyesuaian diri pada lansia usia 60-70 tahun setelah purna tugas (pensiun) di posyandu lansia Permadi Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian ini menggunakan desain kolerasi yang bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan penyesuaian diri pada lansia. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia pensiun yang berjumlah 22 orang. Berdasarkan waktunya, penelitian ini bersifat cross sectional, penelitian ini melibatkan 18 lansia di posyandu lansia Permadi Kelurahan Tlogomas Malang. Pengumpulan data dilakukan dengan meberikan kuisioner dan melihat hasil dari beberapa pertanyaan mengenai dukungan keluarga dan penyesuaian diri. Uji kolerasi Spearman untuk menentukan hubungan dua variabel yang keduanya merupakan data ordinal. Hubungan kedua variabel tersebut diperlihatkan dengan menggunakan Uji Kolerasi Sprearman Rank (Rho) dengan taraf signifikan (α = 0,05). Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (66,7%) dukungan keluarga yang baik kepada responden sebanyak 12 orang. Sebagian kecil (22,2%) dukungan keluarga yang cukup kepada responden sebanyak 4 orang. Sebagian kecil (11,1%) dukungan keluarga yang kurang kepada responden sebanyak 2 orang. Berdasarkan hasil didapat nilai p-value = 0,009 sehingga dapat disimpulkan p-value = 0,009 < α (0,05). Oleh karena itu, ada hubungan antara dukungan keluarga dengan penyesuaian diri.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG PENDIDIKAN SEKS USIA DINI DENGAN PEMBERIAN PENDIDIKAN SEKS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (3-6 TAHUN) DI RW 06 KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU MALANG Bernadita Inul; Ni Luh Putu Eka Sudiwati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.965

Abstract

Masalah seks masih dianggap tabu oleh sebagian orantua, apalagi untuk mengajarkannya kepada anak-anak. Maka, wajar jika masih banyak orang tua yang merasa malu dan terbebani untuk mengajarkan kepada anak tentang pendidikan seks. Padahal, pendidikan seks kepada anak-anak bukan semata mengajarkan hubungan badan, melainkan upaya memberikan pemahaman kepada anak, sesuai dengan usianya, mengenai fungsi-fungsi alat seksual dan naluri alamiah yang mulai timbul serta bimbingan dalam menjaga dan memelihara organ intim. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan orang tua tentang pendidikan seks usia dini dengan pemberian pendidikan seks pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) di RW 06 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Malang. Penelitian ini menggunakan metode korelasional. Metode samplingnya adalah random sampling didapatkan sebanyak 54 orang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang berisi 15 butir pertanyaan tentang pengetahuan orangtua tentang pendidikan seks usia dini dan observasi pemberian pendidikan seks yang terdiri dari: mengajarkan anatomi fisiologi, identitas seksual, sikap kesopanan dan kesehatan reproduksi pada anak. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan orangtua tentang pendidikan seks usia dini dalam kategori baik (77,8%) sedangkan dalam pemberian pendidikan seks pada anak usia prasekolah orangtua memiliki kemampuan baik ( 51,9%). Dari pengujian statistik koefisien korelasi spearman rank diperoleh hasil korelasi (p-value) 0,003 < 0,05 yang artinya ada hubungan antara pengetahuan orangtua tentang pendidikan seks usia dini dengan pemberian pendidikan seks pada anak usia prasekolah (3-6 tahun). Berdasarkan hasil penelitian yang didapatkanpengetahuan yang baik akan meningkatkan pemberian pendidikan seks pada anak yang dilakukan oleh orang tua. ABSTRACT Sex problems are still considered taboo by some old people, let alone taught to children. So it is natural that there are still many parents who are embarrassed and burdened with teaching children sex education. In fact, sex education for children is not only to teach sexual intercourse, but to help the child, depending on his or her age, understand the functions of sexual instruments and natural instincts that are beginning to emerge, and guidance for maintaining and maintaining reproductive organs. The purpose of this research is to know the correlation of parental knowledge about early childhood sex education by giving sex education to preschool children (3-6 years) in RW 06 Tlogomas Village Kecamatan Lowokwaru Malang. This research uses a correlation method. Sampling is the sampling of up to 54 people. The data was collected using a questionnaire that included 15 questions on parental knowledge of early childhood education and sex education, including: teaching physiological anatomy, sexual identity, courtesy and reproductive health in children. The results showed that parents' knowledge of early childhood sexual education in a good category (77.8%) has good abilities in teaching pre-school sex education (51.9%). From the statistical test of the Spearman rank correlation coefficient, the correlation score (p-score) is 0.003
HUBUNGAN TINGKAT STRESS DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA WANITA USIA 40-50 TAHUN (PREMENOPAUSE) DI TLOGOSURYO KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU MALANG Haniza Haniza; Esti Widiani; Pertiwi Perwiraningtyas
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.678 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.759

Abstract

Stress sebagai ketidaksesuaian antara situasi yang diinginkan dimana terdapat kesenjangan antara tuntutan lingkungan dan kemampuan individu untuk memenuhinya, stress merangsang sistem saraf, sehingga menyebabkan gangguan pada hormonal yang menyebabkan wanita premenopause mengalami siklus menstruasi tidak teratur. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan siklus menstruasi pada wanita usia 40-50 tahun (premenopause) di desa Tlogosuryo kecamatan Lowokwaru Kabupaten Malang. Desain penelitian mengunakan desain korelasi analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 107 wanita premenopause dengan penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan sebanyak 33 sampel penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu korelasi pearson product moment dengan menggunakan SPSS 17. Hasil penelitian membuktikan lebih dari separuh 21 (63,6%) responden memiliki tingkat stress sedang dan lebih dari separuh 18 (54,5%) responden mengalami siklus menstruasi tidak teratur, sedangkan hasil uji korelasi pearson product moment didapatkan p-value = (0,002)
PERBEDAAN LAMA HARI RAWAT INAP PASIEN PNEUMONIA DENGAN NON PNEUMONIA DI RUANG PERAWATAN ANAK RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTABARU Doddy Rakhmadi; Tanto Hariyanto; Sulasmini Sulasmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 3 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.224 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i3.1387

Abstract

Pneumonia adalah peradangan yang mengenai parenkim paru dan bagian distal dari brokhiolus terminalis yang mencakup bronkhiolus respiratorius dan alveoli serta menimbulkan konsolidasi jaringan paru dan gangguan pertukaran gas setempat. Setiap tahun setidaknya ada 11 juta sampai 20 juta anak di dunia dirawat di rumah sakit karena penyakit pneumonia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan lama hari rawat inap pasien pneumonia dengan non pneumonia di Ruang Perawatan Anak Rumah Sakit Umum Daerah Kotabaru Periode Tahun 2010. Desain penelitian menggunakan metode uji beda dengan pendekatan cross sectional dengan sampel sebanyak 24 orang yang diambil dengan teknik total sampling. Berdasarkan hasil analisa data dengan menggunakan rumus parametric independent sample t-test diketahui hasil perhitungan menggunakan uji beda dengan tingkat signifikan sebesar 0,05, didapat nilai p-value 0,012 (p value < 0,05) yaitu masih lebih kecil dari batas kritis sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan lama hari rawat inap pasien pneumonia dengan non pneumonia diruang perawatan anak rumah sakit umum daerah kotabaru. Dari hasil tersebut bagi masyarakat diharapkan masyarakat mengetahui lama hari rawat penyakit pneumonia karena berhubungan dengan pemberian antibiotik dan memberikan uap air hangat untuk mencairkan dahak, agar petugas kesehatan dapat memberikan perawatan yang baik kepada penderita pneumonia dan tidak memperpanjang lama perawatan bagi pasien non pneumonia dan untuk peneliti selanjutnya disarankan untuk dapat menambah variabel penelitian penyebab penyakit pneumonia. ABSTRACT Pneumonia is an inflammation of the pulmonary parenchyma and the distal part of the terminal brokhiolus which includes the respiratory bronchhiolus and alveoli and gives rise to lung tissue consolidation and disruption of the local gas exchange. Every year at least 11 million to 20 million children in the world are hospitalized because of pneumonia. This study aims to determine the differences in the length of stay of non-pneumonia pneumonia patients in the child care room, Kotabaru Regional General Hospital in the period of 2010. The study design used a different test method with a cross sectional approach with a sample of 24 people taken by total sampling technique . Based on the results of data analysis using the independent sample t-test parametric formula it is known that the calculation results using a different test with a significant level of 0.05, obtained p-value of 0.012 (p value
PERBEDAAN INTENSITAS NYERI DISMENORE SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN TERAPI NONFARMAKOLOGI (AKUPRESUR) PADA MAHASISWI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG ANGKATAN 2009 DAN 2010 Aza Meita; Joko Wiyono; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1108

Abstract

Haid (Menstruasi) adalah pendarahan secara periodik dan siklik dari uterus, disertai pelepasan (deskuaminasi) endometrium sehingga menimbulkan rasa berat dipanggul atau nyeri. Acupressure adalah sebuah metode digunakan untuk mengurangi nyeri pada mahasiswa dengan dismenore. Tujuan dari penelitian ini menganalisa pengaruh terapi acupressure dengan penurunan intensitas nyeri dismenore. Dengan menggunakan 24 mahasiswi sebagai responden yang menderita dismenorea. Desain penelitian yang digunakan adalah pre experimental design dengan spesifik desain pre test and post test group design. Hasil uji statistik dengan wilcoxon didapatkan bahwa nilai p = 0,001 (p
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG ANTENATAL CARE DENGAN PERILAKU PEMERIKSAAN KEHAMILAN DI POSYANDU BANDUNGREJO WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN BANTUR KABUPATEN MALANG Erlina Ariesetyawati; Sri Mudayatiningsih; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.961 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.820

Abstract

Kematian ibu dapat terjadi pada setiap kehamilan, untuk itu diperlukan pemantauan dan perawatan kesehatan yang memadai selama kehamilan sampai masa nifas demi kelangsungan hidup ibu dan bayinya. Upaya Kementerian Kesehatan dalam mempercepat pengurangan kematian adalah melalui Antenatal Care (ANC).Tujuan Penelitian ini adalah untuk Menganalisis hubungan pengetahuan ibu hamil tentang ANC terhadap perilaku pemeriksaan kehamilan di Posyandu. Metode yang digunakan desain korelasional dengan pendekatan cross sectional, teknik pengabilan sampel menggunakan purposive sampling dengan menggunakan sampel yaitu ibu hamil yang tercatat di Posyadu Desa Bandungrejo wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Bantur, teknik yang digunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyan 30 responden. Data dianalisa menggunakan Uji Chi-Square. Ber-dasarkan analisa hasil didapatkan nilai p-value (0.039)
HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PELAYANAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN PENGGUNA BPJS DI RSI G KABUPATEN MALANG Pendrita Jennie Kristina; Tavip Dwi Wahyuni; Wahidyanti Rahayu H.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.087 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.655

Abstract

Kualitas merupakan suatu hal yang penting bagi penyedia layanan jasa, termasuk rumah sakit. Salah satu indikator untuk menilai kualitas rumah sakit yaitu dengan mengukur tingkat kepuasan pasien.Program BPJS Kesehatan merupakan salah satu upaya pemerataan derajat kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien pengguna BPJS di RSI G Kabupaten Malang. Desain penelitian adalah deskriptif korelasi dengan metode survei analitik cross sectional dengan sampel 55 responden, diambil dengan teknik consecutive Sampling. Analisa data menggunakan spearman rank. Hasil peneltian menunjukkan bahwa sebanyak 47 responden (85%) dalam kategori kualitas pelayanan kesehatan baik, dan sebanyak 45 responden (81%) dalam kategori puas. Hasil uji spearman rank didapatkan signifikansi output ρ = 0.03 ≤ α 0.05 dan koefisien korelasi sebesar 1.00 yang berarti terdapat hubungan yang signifikan (bermakna) antara kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien di RSI G Kabupaten Malang. Disarankan bagi pihak rumah sakit untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang ada untuk mencapai kepuasan pasien yang lebih maksimal.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT DEPRESI LANSIA USIA 60-70 TAHUN YANG MENGIKUTI KEGIATAN KARANG WREDA PERMADI DI KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Kanisius Siku Saju; Farida Halis Dyah Kusuma; Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.423 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.874

Abstract

Kurangnya dukungan keluarga kepada lanjut usia, akan mempengaruhi koping pada lanjut usia tidak adekuat. Koping yang tidak adekuat dalam menghadapi masalah akanmenyebabkan krisis yang bertumpuk dan berkepanjangan yang akhirnya akan menimbulkan gejala depresi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan tingkat depresi lansia usia 60-70 tahun yang mengikuti kegiatan Karang Wreda Permadi di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.Desain penelitian ini dilakukan dengan metode korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua lansia yang mengikuti kegiatan Karang Werda Permadi di Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang berjumlah 112 orang lansiadanteknik sampel penelitian menggunakan purposive sampling yaitu sebanyak 88 orang. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji Spearman rho. Hasil penelitian menunjukkan dukungan keluarga kepada lansia sebagian besar dikategorikan baik yaitu sebanyak 80 orang (90,91%),tingkat depresi lansia, sebagian besar dikategorikan tidak depresi yaitu sebanyak 80 orang (90,91%). Berdasarkan uji Spearman rho didapatkan nilai p-value = 0,005
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT KEBERSIHAN DIRI PADA ANAK JALANAN USIA 6-12 TAHUN DI KOTA MALANG Rizka Yusri Amrillah; Ani Sutriningsih; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.941

Abstract

Manusia perlu menjaga kebersihan diri agar tetap sehat, tidak bau, tidak menyebarkan kotoran atau menularkan kuman penyakit bagi diri sendiri maupun orang lain. Perawatan diri yang secara positif mempengaruhi kesehatan manusia yang dilakukan sebagai aktivitas kehidupan sehari-hari. Kebersihan diri (Personal hygiene) merupakan upaya seseorang dalam memelihara kebersihan dirinya untuk memperoleh kesejahteraan fisik dan psikologis. Lazimnya kebersihan diri pada anak fase usia sekolah 6-12 tahun meliputi kebersihan tangan, kebersihan kuku, kebersihan rambut, kebersihan kulit dan kebersihan telinga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dengan tingkat kebersihan diri pada anak jalanan usia 6-12 tahun di Rumah Singgah Sanggar Sahabat Anak Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain korelasional, populasi dari penelitian ini sebanyak 30 responden dengan usia 6-12 tahun. Pengumpulan data dilakukan dengan kuisioner dan lembar observasi selanjutnya dianalisis dengan menggunakan Spearman Rank. Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa sebagian besar responden (66,7%)mempunyai pengetahuan yang cukup tentang memelihara kebersihan diri, serta sebagian besar responden (63,3%) mempunyai tingkat kebersihan diri yang cukup. Ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kebersihan diri pada anak jalanan usia 6-12 tahun di Rumah Singgah Sanggar Sahabat Anak Kota Malang yang dibuktikan dengan nilai p-value 0,003< 0,05. Saran untuk peneliti selanjutnya diharapkan melakukan kajian secara lebih mendalam dengan wawancara tentang hubungan pengetahuan dengan tingkat kebersihan diri pada anak jalanan usia 6-12 tahun dan menghubungkan dengan variabel lain (body image, praktik sosial, status sosial ekonomi, kondisifisik/psikis, budaya dan kebiasaan) yang tidak terdapat dalam penelitian ini. ABSTRACT Humans need to maintain personal hygiene to stay healthy, not smell, do not spread dirt or transmit germs for themselves or others. Self-care that positively affects human health is done as an activity of daily life. Personal hygiene (Personal hygiene) is a person's efforts in maintaining his hygiene to obtain physical and psychological well-being. Normally self-hygiene in children 6-12 years of school age includes hand hygiene, nail hygiene, hair hygiene, skin hygiene and ear hygiene. This study aims to determine the relationship of knowledge with the level of personal hygiene on street children age 6-12 years at Rumah Singgah Sanggar Sahabat Anak Malang. This study uses correlation, the population of this study as many as 30 respondents with the age of 6-12 years. The data were collected by questionnaire, the next observation sheet was analyzed by using Spearman Rank. In this study obtained the result that most respondents (66.7%) have sufficient knowledge about maintaining personal hygiene, and most respondents (63.3%) have sufficient level of personal hygiene. There is a significant relationship between the level of knowledge with personal hygiene on street children age 6-12 years in Rumah Singgah Sanggar Sahabat Anak Malang as evidenced by p value 0,005