cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 3-4 TAHUN DI PAUD KECAMATAN MAGELANG SELATAN Cendy D. Ashari; Ngesti W. Utami; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.47 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.692

Abstract

Pola Asuh Orang tua adalah pola perilaku yang diterapkan pada anak dan bersifat relatif konsisten dari waktu ke waktu. Pola perilaku ini dapat dirasakan oleh anak dan bisa memberi efek negatif maupun positif. Orangtua memiliki cara dan pola tersendiri dalam mengasuh dan membimbing anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perkembangan kognitif anak usia 3-4 tahun di PAUD Kecamatan Magelang Selatan. Desain penelitian menggunakan korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian sebanyak 30 responden. Instrumen penelitian menggunakan wawancara untuk orang tua dan tes perkembangan kognitif untuk anak. Sebagian besar pola asuh orang tua adalah pola asuh demokratis (53,3%) dan mayoritas perkembangan kognitif adalah kriteria diatas rata-rata (83%). Analisa data menggunakan uji korelasi product moment dengan kategori korelasi point biserial. Uji hipotesis menunjukkan r-hitung > r-tabel, r hitung = 0,439 sedangkan r-tabel (0,374) maka terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan perkembangan kognitif yang artinya pola asuh orang tua sangat mempengaruhi tingkat perkembangan kognitif anak dengan hasil uji analisis dengan hasil hubungan yang kuat. Disimpulkan bahwa pola asuh orang tua murid PAUD Kecamatan Magelang Selatan adalah demokratis dan kriteria perkembangan kognitif murid PAUD Kecamatan Magelang Selatan yaitu diatas rata-rata. Disarankan orang tua untuk mempertahankan dan meningkatkan pola asuh orang tua yang baik untuk masa depan anak dengan lebih sering membaca dan mencari tahu agar wawasan lebih berkembang mengenai teori-teori ataupun metode pengasuhan anak terbaru.
PENINGKATAN PENDIDIKAN ORANG TUA SEBAGAI STRATEGI PENANGANAN KARIES GIGI ANAK USIA 7 - 9 TAHUN Rama Prasuda; Joko Wiyono; Warsono Warsono
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.552 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.717

Abstract

Pendidikan orang tua sangat berpengaruh dalam pemeliharaan kesehatan serta kebersihan gigi dan mulut anak karena pada usia tersebut anak masih bergantung pada orang tua. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan orang tua dengan karies gigi pada anak usia sekolah 7-9 tahun. Desain penelitian menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekaan cross sectional. Populasi sebanyak 80 responden dan sampel sebanyak 67 responden diambil berdasarkan teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuisoner dan lembar observasi. Uji statistic menggunakan uji korelasi spearman rank dengan taraf signifikan (α = 0,05) menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukan sebanyak 26 ibu berpendidikan SMA dengan persentase (38,8%) dan sebanyak 27 anak mengalami karies gigi dengan presentasi (40,3%). Hasil uji korelasi spearman rank diperoleh pvalue sebesar = 0,000 < 0,050 maka Ho ditolak artinya ada hubungan tingkat pendidikan orang tua dengan karies gigi pada anak usia sekolah 7 – 9 tahun. Berdasarkan hasil penelitian diperlukan peningkatan pengetahuan ibu tentang kesehatan mulut untuk mencegah terjadinya karies gigi pada anak usia sekolah.
HUBUNGAN PENGETAHUAN AKSEPTOR TENTANG ALAT KONTRASEPSI DENGAN PEMILIHAN KONTRASEPSI SUNTIK DMPA DI POSKESDES KERTAGENAH LAOK KECAMATAN KADUR KABUPATEN PAMEKASAN Ahmad Zubairi; Ngesti W. Utami; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1070

Abstract

Kontrasepsi suntik DMPA merupakan alat kontrasepsi berisi hormone progesterone dan tidak mengandung estrogen. Daya kerja kontrasepsi DMPA 150 mg setiap 3 bulan dan merupakan dosis yang tinggi. Setelah suntikan 150 mg DMPA, ovulasi tidak akan terjadi untuk minimal 12 minggu. Sekitar 56% calon akseptor lebih memilih menggunakan alat kontrasepsi tersebut, hal ini disebabkan karena faktor pengetahuan yang kurang sehingga mempengaruhi keefektifan dalam penggunaan kontrasepsi. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional, dengan tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan akseptor tentang alat kontrasepsi dengan pemilihan kontrasepsi suntik DMPA. Populasinya adalah akseptor di Poskesdes Kertagenah Laok, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan sebanyak 115 calon akseptor. Tehnik pengambilan sampel adalah purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 38 akseptor. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dengan teknik analisa data menggunakan chi-square. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini dengan nilai signifikansi sebesar = 0,05 dan df=1, dengan demikian Ho ditolak yang artinya ada hubungan pengetahuan akseptor tentang alat kontrasepsi dengan pemilihan alat kontrasepsi suntik DMPA di Poskesdes Kertagenah Laok Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan dengan sebagian besar (60%) akseptor tidak tau tentang alat kontrasepsi dan setengahnya (50%) memilih menggunakan alat kontrasepsi suntik DMPA. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pendidikan, lingkungan dan imformasi yang kurang memadai. ABSTRACT DMPA injection contraception is a contraceptive device that contains progesterone hormone and does not contain estrogenhormone. The work of DMPA injectable contraceptionis 150 mg every 3 months, this is high dosage. After injection of 150 mg DMPA, ovulation will not occur for at least 12 weeks. And about 56% acceptor candidates prefer use contraception, this is due to a lack of knowledge factor so that influence the effectiveness of contraceptive use. In this study, the researcher used analytic observationby using cross sectional approach since the purpose was to know the relationship between acceptors’ knowledge about contraception and selection of DMPA injectable contraception.The population was 115 acceptorsby using purposive sampling in taking sample as many as 38 candidates based on specific characteristics of acceptors. The data collection in this study used questionnaire with data analysis by using chi-square. The results obtained in this study was by using chi-square SPSS statistic analysis (a=0.05 and df=1). Thus, H0 is rejected and H1 is accepted meaning that there is relationship between acceptors’ knowledge about contraception and DMPA injectable contraception selection at Kertagenah Laok Poskesdes, Kadur District, Pamekasan Regency, where most acceptors (60%) do not know about contraception and half acceptors (50%) choose DMPA injectable contraception. This is influenced by several factors: education, environment, and inadequate information. Keywords : DPMA injection contraception; selection; knowledge.
PENGARUH LABU SIAM (Cucurbitaceae) TERHADAP TEKANAN DARAH DAN KOLESTEROL PADA PASIEN HIPERTENSI DI KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Siti Nurhalimah; Susi Milwati; Sulasmini Sulasmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.271 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.791

Abstract

Penyakit darah tinggi merupakan peningkatan abnormal tekanan darah, baik tekanan darah sistolik maupun tekanan darah diastolik, sedangkan kolesterol merupakan metabolit yang mengandung lemak sterol sejenis lipid yang merupakan molekul lemak dalam aliran darah. Cara penurunan tekanan darah tinggi dan kolestrol pada penderita hipertensi dapat dilakukan dengan berbagai macam cara salahsatunya dengan menggunakan labu siam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh labu siam terhadap tekanan darah dan kolesterol pada pasien hipertensi di Kelurahan Tlogomas Malang. Desain penelitian mengunakan desain Pra-Eksperimental di lapangan dengan desain One-Group Pra-Post Test Design. Penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling, dimana pengambilan sampel dipilih sesuai ketentuan peneliti dengan jumlah 30 pasien hipertensi Kelurahan Tlogomas Malang. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji paired t-test dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan sebelum diberikan labu siam lebih dari separuh (60,0%) responden memiliki tekanan darah hipertensi tingkat 2 dan kurang dari separuh (46,7%) responden mengalami kolesterol mengkhawatirkan pada pasien hipertensi, sedangkan sesudah diberikan terapi herbal (labu siam) kurang dari separuh (46,7%) responden memiliki tekanan darah hipertensi tingkat 1 dan lebih dari separuh (60,0%) responden mengalami kolesterol normal pada pasien hipertensi. Ada pengaruh labu siam terhadap tekanan darah dan kolesterol pada pasien hipertensi dengan p-value tekanan darah sebesar 0,000 < 0,050 dan p value kolesterol sebesar 0,000 < 0,050. Disarankan bagi pasien hipertensi mengkonsumsi labu siam yang di buat jus atau rebus secara rutin setiap sore hari sampai tekanan darah dan kolesterol normal.
HUBUNGAN PERAWATAN PAYUDARA ANTENATAL DENGAN PERCEPATAN SEKRESI KOLOSTRUM PADA IBU POST PARTUM DI RSIA MW MALANG Whaisna Switaningtyas; Tanto Hariyanto; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.229 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perawatan payudara antenatal dengan percepatan sekresi kolostrum pada ibu post partum di RSIA MW. Perawatan payudara masa antenatal sangat diperlukan dalam masa persiapan sebelum menyusui. Perawatan payudara bermanfaat dalam menjaga kebersihan payudara, merangsang kelenjar puting susu yang ada dalam payudara sejak dini, serta mempersiapkan mental ibu dalam menyususi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasi, dengan jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional. Variabel independen dalam penelitian ini adalah perawatan payudara masa antenatal, sedangkan variabel dependen adalah percepatan sekresi kolostrum. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu post partum di RSIA MW berjumlah 30 orang yang melakukan ANC dan diberikan penjelasan tentang perawatan payudara di RSIA MW maupun di fasilitas kesehatan lain. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini berupa checklist kegiatan perawatan payudara, sedangkan untuk mengetahui percepatan pengeluaran kolostrum digunakan teknik observasi waktu sejak bayi lahir hingga ASI keluar pertama kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perhitungan seluruh responden didapatkan nilai koefisien Korelasi Spearman rank sebesar -0,861. Nilai |-0,861| > 0,362 yang menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara skor perawatan payudara dan sekresi kolostrum dan hubungan yang terjadi adalah hubungan berkebalikan, artinya ada hubungan antara perawatan payudara masa antenatal dengan percepatan sekresi kolostrum pada ibu post partum di RSIA MW. Disarankan agar ibu hamil yang mempunyai keinginan memberikan ASI eksklusif sejak dini tanpa ada pemberian susu formula agar memperhatikan berbagai faktor yang mempengaruhi sebelum proses persalinan, diantaranya adalah perawatan payudara antenatal.
HUBUNGAN TINGKAT DISMENORE DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWI DI FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Gabriel Rahaq; Dyah Widodo; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1124

Abstract

Menstruasi adalah perdarahan periodik pada uterus yang dimulai sekitar 14 hari setelah ovulasi. Proses mentruasi pada perempuan dapat menimbulkan dismenore sehinggga mengganggu aktivitas fisik dan mengakibatkan kecemasan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat dismenore dengan tingkat kecemasan. Desain penelitian ini adalah korelasional. Sampel sebanyak 50 mahasiswi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang sebagai sampel yang diambil melalui metode purposive sampling. Pengambilan data diperoleh melalui lembar kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Spearman rank (p< 0,05). Hasil penelitian menunjukan bahwa 52% mahasisiwi mengalami dismenore berat dan 56% mahasiswi mengalami tingkat kecemasan berat. Ada hubungan yang kuat antara tingkat dismenore dengan tingkat kecemasan (p = 0, 932). ABSTRACT Menstruation is periodic bleeding in the uterus that begins about 14 days after ovulation. The process of menstruation in women can cause dysmenorrhea so that it disrupts physical activity and causes anxiety. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of dysmenorrhea and the level of anxiety. The design of this research is correlational. A sample of 50 students from the Faculty of Health Sciences, University of Tribhuwana Tunggadewi Malang as samples taken through purposive sampling method. Data collection was obtained through a questionnaire. The data analysis technique used was the Spearman rank test (p
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU DENGAN PENATALAKSANAAN KEJANG DEMAM PADA BALITA DI POSYANDU ANGGREK TLOGOMAS WILAYAH KERJA PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG Adrianus Langging; Tavip Dwi Wahyuni; Ani Sutriningsih
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.523 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.836

Abstract

Pengetahuan merupakan hasil dari tahu yang terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Pencegahan kejang demam pada anak sangat tergantung pada peran orang tua khususnya ibu. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan merupakan faktor langsung yang mempengaruhi penatalaksanaan kejang demam pada balita.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu dengan penatalaksanaan kejang demam pada balita di posyandu anggrek tlogomas wilayah kerja puskesmas Dinoyo Kota Malang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Teknik pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling, di mana jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 45 orang ibu yang memiliki balita. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi spearman rank. Hasil penelitian pengetahuan ibu menunjukkan sebagian besar responden yaitu 60% mempunyai pengetahuan dalam kategori cukup. Penatalaksanaan kejang demam sebagian besar responden yaitu sebanyak 62,22% dalam kategori cukup. Hasil analisis uji korelasi nilai r hitung adalah sebesar 0,475 dengan signifikansi sebesar 0,001, maka hipotesis Ha diterima yaitu terdapat korelasi atau hubungan antara pengetahuan ibu dengan penatalaksanaan kejang demam. Disarankan bagi pelayanan kesehatan agar melakukan simulasi tentang penanganan kejang demam pada saat posyandu sehingga ibu dapat melakukan penatalaksanaan kejang demam yang baik. Bagi peneliti selanjutnya hendaknya dapat mengembangkan penelitian ini dengan cara mengukur faktor- faktor yang mempengaruhi pengetahuan ibu tentang penatalaksanaan kejang demam dengan cara melakukan observasi langsung bagaimana cara penatalaksanaan kejang demam yang dilakukan ibu.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN TINGKAT STRES PADA LANSIA PADA LANSIA DI POSYANDU BENDUNGAN DESA LANDUNGSARI KECAMATAN DAU MALANG Popy Anggraini; Farida Halis Dyah Kusuma; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.137 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.683

Abstract

Individu harus pandai berinteraksi dalam menyesuaikan diri, tetapi tidak semua individu mampu mengatasi perubahan-perubahan yang dialami, terutama pada lansia, seperti ketegangan atau stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan tingkat stres pada lansia di Posyandu Bendungan Desa Landungsari Kecamatan Dau Malang. Pada penelitian ini menggunakan desain correlation dengan metode pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua lansia di Bendungan Desa Landungsari Kecamatan Dau Malang sebanyak 42 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 38 orang. Pengambilan sampel dengan purvosive sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik spearman’s rho dengan derajat kemaknaan α (0,05). Hasil penelitian menunjukan sebagian besar (63,2%) dukungan sosial kepada responden masuk kategori baik sebanyak 24 orang, sebagian besar (71,1%) tingkat stres pada responden masuk kategori ringan sebanyak 27 orang. Hasil spearman’s rho diketahui terdapat hubungan yang sangat kuat antara dukungan sosial dengan tingkat stres pada lansia di Posyandu Bendungan Desa Landungsari Kecamatan Dau Malang dengan nilai p-value : 0,00 < 0,05 dan nilai r = 0,836 yang berarti H0 ditolak. Saran yang dapat direkomendasikan adalah meningkatkan dukungan sosialnya kepada lansia, sehingga lansia tersebut merasakan kenyamanan dan jauh dari stres serta membimbing lansia menjadi lebih bahagia dengan makna dukungan sosial.
HUBUNGAN KEMAMPUAN STIMULASI ORANG TUA DENGAN TINGKAT KEBERHASILAN TOILET LEARNING PADA ANAK USIA TODDLER DI PAUD WILAYAH KELURAHAN TLOGOMAS KOTA MALANG Murdiana Murdiana; Ni Luh Putu Eka Sudiwati; Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.559 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.708

Abstract

Toilet learning adalah usaha untuk melatih anak dalam buang air kecil dan air besar. Kemampuan dalam pelaksanaan toilet learning pada anak usia toddler perlu penanganan sedini mungkin. Dampak yang memepengaruhi keberhasilan toilet learning pada anak adalah kemampuan stimulasi orang tua dan kesiapan anak sebelum memulai toilet learning. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kemampuan stimulasi orang tua dengan tingkat keberhasilan toilet learning pada anak usia toddler di PAUD Wilayah Kelurahan Tlogomas Kota Malang. Penelitian ini dilakukan dengan metode cross sectional dengan teknik total sampling berjumlah 32 orang. Pengumpulan data melalui lembar kuisioner diberikan kepada orang tua. Hasil penelitian menggambarkan bahwa kemampuan stimulasi orang tua terdapat 62,5% dengan kategori cukup baik dan tingkat keberhasilan toilet learning terdapat 50% dengan kategori berhasil. Hasil uji korelasi dengan p-value 0,00< 0,05. Dapat disimpulkan terdapat hubungan kemampuan stimulasi orang tua dengan tingkat keberhasilan toilet learning pada anak usia toddler. Bagi peneliti selanjutnya hendaknya dilakukan penelitian pada area yang lebih luas dan meneliti variabel lain diluar kemampuan stimulasi orang tua dan juga menambah metode pengukuran instrumen penelitian berupa pengamatan atau observasi dan wawancara.
HUBUNGAN PERUBAHAN FISIK PADA MENOPAUSE DENGAN TINGKAT KECEMASAN PADA WANITA USIA LANJUT DI DESA LANDUNGSARI KECAMATAN DAU Darsono Darsono; Dyah Widodo; Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.972

Abstract

Pada Lansia Wanita dimana keadaan fisiknya tidak lagi seperti saat sebelum menopause Karena saat menopause tersebut banyak menimbulkan masalah seperti kecemasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perubahan fisik pada menopause dengan tingkat kecemasan pada wanita usia lanjut di desa landungsari kecamatan DAU. Penelitian ini menggunakan desain penelitian correlation dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah wanita usia lanjut yang berjumlah 29 orang, sampel dengan total sampling dengan berjumlah 29 orang. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji statistik spearman rank dengan derajat kemaknaan (0,05). Hasil penelitian paling banyak Perubahan Fisik Pada Menopause di desa landungsari kecamatan DAU dikategori banyak perubahan sebanyak 20 orang (69%), dan sebagian besar Tingkat kecemasan Pada wanita usia lanjut di desa landungsari kecamatan DAU dikategori kecemasan ringan sebanyak 19 orang (66%). Hasil analisis bivariat menunjukan pvalue = 0,00 < 0,05. Artinya ada hubungan antara Perubahan fisik pada menopause dengan tingkat kecemasan pada wanita usia lanjut di desa landungsari kecamatan DAU yang bersifat positif dengan Correlation Coefficient 0,609. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar dalam peneliti selanjutnya, diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dengan menggunakan perbandingan perubahan fisik baik bagi menopause maupun andropause dan faktor dari tingkat kecemasan lainnya. ABSTRACT In elderly woman where the state of physical no longer like when prior to menopause because when menopause was widely pose a problem as anxiety. The purpose of know between relations change physically on menopause to the level of anxiety on a woman of advanced age in village Landungsari, Dau. This research using design research correlation with the approach cross sectional. Population is a woman of advanced age which consisted of 29 people, sample with a total of sampling with were 29 people .An instrument this research using a questionnaire .Data analyzed use statistical tests the spearman rank with degrees α (0.05). The results of the study most many changes physically on menopause village Landungsari, Dau are categorized many changes about 20 people (69%), and most of the anxiety on a woman of advanced age in village Landungsari, Dau categorized as worry light as many as 19 people ( 66 % ). The results of the analysis showed pvalue bivariat 0.00 < 0.05 means there was a correlation between change physically on menopause to the level of anxiety on a woman of advanced age in village Landungsari, Dau positive with correlation coefficient 0.609. The result of this research can be used as a base in researchers next, is expected to develop research using comparison change in physical better for menopause and andropause and factors from the anxiety other Keyword : Change Of Physical; level of anxiety; woman old age.