cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DENGAN KEBIASAAN TEMPAT MEROKOK ANGGOTA KELUARGA DI RT/ 02 RW/ 07 KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Adriana Magho; Joko Wiyono; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.967

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran semua anggota keluarga dan masyarakat, sehingga keluarga dan masyarakat itu dapat menolong dirinya sendiri dan berperan aktif dalam kegiatan-kegiatan kesehatan di masyarakat. Pelaksanaan penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan keluarga tentang perilaku hidup bersih dan sehat dengan kebiasaan tempat merokok anggota keluarga. Desain penelitian yang digunakan adalah cross sectional dalam bentuk korelasi. Analisa data menggunakan spearman rho. Sampel dalam penelitian ini adalah anggota keluarga yang merokok dalam rumah sebanyak 44, sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunujakan bahwa terdapat sebanyak 21 orang (47,7%) mempunyai Pengetahuan PHBS yang baik, ada yang mempunyai pengetahuan PHBS cukup baik yaitu 12 orang (27,3%) dan pengetahuan PHBS yang kurang baik ada 11 orang (25%). Sedangkan 39 orang responden (88,6%) mempunyai kebiasaan merokok didalam rumah dan hanya 5 orang (11,4%) yang tidak merokok didalam rumah. Analisis statistik korelasional spearman rho memperoleh nilai p value sebesar 0,002 < α 0,05 sehingga Ho ditolak Hi diterima, artinya Ada Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dengan Kebiasaan Tempat Merokok Anggota Keluarga di RT/ 02 RW/ 07 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Tahun 2013. Besarnya hubungan kedua variabel tersebut adalah 0,725 atau 72,5% yang mana hubungan tersebut masuk pada kategori hubungan Kuat, sehingga kebiasaan merokok didalam rumah sangat berhubungan dengan pengetahuan tentang PHBS. ABSTRACT Clean and healthy life behaviours or Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) are about health behaviors as awareness of all the family members and the community, so families and communities can help themselves and actively participate in health activities in the community. The research aims to determine relationship of family’s knowledge level about clean and healthy life behavior with the smoking place habit in family members. This study used correlational design with cross sectional approach.. The data analysis used by spearman rho test. Samples in this study were family members who smoke in the home are 44. The sampling used in this study was purposive sampling. The results obtained as many as 21 people (47.7%) had a good knowledge of PHBS, 12 people (27.3%) had a good enough knowledge of PHBS and 11 people (25%) had poor knowledge of PHBS. While 39 respondents (88.6%) had smoke place habit in the house and only 5 people (11.4%) who did not smoke in the house. Statistical analysis with spearman rho correlation obtained p value of 0.002 < 0.05 so that Ho refused and Hi accepted, which means that there is relationship of family’s knowledge level about clean and healthy life behavior with the smoking place habit in family members at RT/ 02 RW/ 07 Kecamatan Tlogomas Lowokwaru Malang. The strength of relationship between two variables is 0.725 or 72.5 % of which are entered in the category of strong relationships , so that the smoking place habit in the home is associated with family’s knowledge level of PHBS . Keywords : Family members; knowledge about PHBS; smoking place habit.
PENGARUH KOMPRES DINGIN TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PADA WANITA YANG MENGALAMI DISMENORE DI RAYON IKABE TLOGOMAS Fransiska Seingo; Ni Luh Putu Eka Sudiwati; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.979 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.761

Abstract

Dismenore adalah kejadian yang bersamaan dengan menstruasi yang dirasakan berupa nyeri. Tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri yaitu kompres dingin. Kompres dingin mempunyai keuntungan bisa dilakukan sendiri dan memberikan rasa nyaman. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompres dingin terhadap penurunan intensitas nyerti pada wanita dewasa yang mengalami nyeri dismenore di Rayon IKABE Tlogomas. Desain penelitian menggunakan quasy eksperimen dengan mendekatan pre-test pos-test desain. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita dewasa yang mengalami menstruasi yang memenuhi kriteria inklusi yaitu mengalami nyeri haid,tidak melakukan penangganan nyeri sebelumnya (minum obat pereda nyeri,jamu,kiranti,minyak kayu putih dll), dan belum pernah menikah. Teknik yang digunakan adalahconsecutive sampling di dapatkan sampel sebanyak 20 dewasa awal dari 50 populasi. Instrumen menggunakan kusioner, metode analisa yang digunakan yaitu wilcoxon signed rank test dengan menggunakan SPSS. Hasil didapatkan p-value: (0,000) < (0,050) artinya pemberian kompres dingin berpengaruh pada penurunan nyeri dismenore. Disarankan pada wanita dewasa yang mengalami dismenore untuk melakukan kompres dingin sebagai penaganan pertama dan peneliti selanjutnya diharapkan menggunakan kelompok kontrol sebagai pemanding efektifitas penurunan nyeri.
PERBEDAAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG DIABETES MELLITUS (DM) TIPE II SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN EDUKASI DENGAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE II DI DUSUN SENTONG DESA KARANGDUREN KECAMATAN PAKISAJI KABUPATEN MALANG Nur Roddiyah Furry Anggraini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.574 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.822

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang serius di masyarakat adalah Diabetes Mellitus (DM), dimana penderitanya meningkat disetiap tahunnya. Masalah ini dapat diatasi menggunakan 4 pilar penatalaksanaan DM yang salah satunya adalah dengan memberikan edukasi atau pendidikan kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan tentang Diabetes Mellitus sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan media audio visual pada penderita Diabetes Mellitus tipe II di Dusun Sentong Desa Karangduren Kecamatan Pakisaji Malang. Metode penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan one group pre post test design dengan membandingkan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi dengan media audio visual. Populasi pada penelitian ini sebanyak 20 orang penderita DM tipe II dengan penentuan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis menggunakan paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi dengan media audio visual hampir seluruh responden (90%) responden memiliki tingkat pengetahuan yang kurang, dan sesudah diberikan edukasi dengan media audio visual sebagian responden (45%) tetap memiliki tingkat pengetahuan yang kurang. Hasil uji paired t-test didapatkan p-value= (0,000)
HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN PERKEMBANGAN SOSIAL PADA REMAJA DI SMP WAHID HASYIM, MALANG Dedes Supriadi; Atti Yudiernawati; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.699 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.657

Abstract

Individu yang memiliki kecerdasan emosional yang baik mudah berinteraksi dengan orang yang ada di sekilingnya dapat membuat seseorang menyusun pola pengaturan dirinya ketika berinteraksi dengan orang yang ada di dalam lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosi dengan perkembangan sosial pada remaja di SMP Wahid Hasyim Dinoyo Kota Malang. Desain dalam penelitian ini adalah korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah remaja SMP Wahid Hasyim Dinoyo Kota Malang berjumlah 104 orang. Sampel sebanyak 31 orang. Pengambilan sampel Simple Random sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik Spearman rank (p
PENGARUH PERMAINAN PERAN (ROLE PLAYING) TERHADAP KECERDASAN EMOSI ANAK USIA PRA SEKOLAH (4-6 TAHUN) DI TK DARMA WANITA PERSATUAN LANDUNGSARI Agustia Agustia; Ani Sutriningsih; Wahidyanti Rahayu H.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.958

Abstract

Salah satu aktifitas bermain yang juga sesuai untuk anak usia pra sekolah (4-6 tahun) adalah bermain peran (role playing). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh permainan peran (role playing) terhadap kecerdasan emosi anak usia pra sekolah (4-6 tahun) di TK Darma Wanita Persatuan Landungsari. Desain penelitian mengunakan desain pre-post test dengan pendekatan one group pre-post test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30anak usia pra sekolah (4-6 tahun) dan sampel penelitian menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner sebagai alat observasi. Metode analisa data yang di gunakan yaitu wilcoxon sign rank testdengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan bahwa separuh (50,0%) anak usia pra sekolah (4-6 tahun) memiliki kecerdasan emosi sedang sebelum dilaksanakan permainan peran (role playing)dan lebih dari separuh (70,0%) anak usia pra sekolah (4-6 tahun) memiliki kecerdasan emosi tinggi sesudah dilaksanakan permainan peran (role playing). Sedangkan hasil uji wilcoxon sign rank test dinyatakan “ada pengaruh permainan peran (role playing) terhadap kecerdasan emosi anak usia pra sekolah (4-6 tahun) di TK Darma Wanita Persatuan Landungsari dengan p value (0,006 < 0,050). Kegiatan bermain peran berfungsi meningkatkan kematangan berbagai organ tubuh, memenuhi perkembangan motorik, kognitif, sosial emosional dan kepribadian anak. ABSTRACT One play activity that is also appropriate for pre-school age children (4-6 years) is role playing. The purpose of this research is to know the influence of role playing to the emotional intelligence of pre school children (4-6 years) in Darma Wanita Persatuan Landungsari kindergarten. The research design uses pre-post test design with one group pre-post test design approach. The population in this study as many as 30anak pre school age (4-6 years) and research samples using totalsampling. Data collection techniques used are questionnaires as an observation tool. The data analysis method used is wilcoxon sign rank test by using SPSS. The result of the research shows that half (50,0%) pre school children (4-6 years old) have moderate emotional intelligence before role playing and more than half (70.0%) pre-school children (4-6 years old) have high emotional intelligence after role playing. While the test results wilcoxon sign rank test stated "there is the influence of role playing (role playing) on emotional intelligence of pre school children (4-6 years) in kindergarten Darma Wanita Persatuan Landungsari with p value (0.006
PENGARUH TERAPI MUSIK KLASIK MOZART TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PASIEN POST OPERASI DI RUMAH SAKIT BAPTIS BATU Yasinta Nadu Ndode; Vita Maryah Ardiyani; Dudella Desnani Firman Yasin
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.696 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.752

Abstract

Musik klasik mozart memiliki tempo lambat sehingga mampu menenangkan pikiran, menstabilkan tekanan darah dan melancarkan peredaran sel darah putih sehingga mampu meningkatkan kualitas tidur yang lebih baik bagi pasien luka operasi yang mendengarkannya. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh terapi musik klasik mozart terhadap kualitas tidur pada pasien post operasi di Rumah Sakit Baptis Batu. Desain penelitian mengunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one-group pra-post test design. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 100 orang dengan penentuan sampel penelitian menggunakan purposive sampling sehingga didapatkan sampel penelitian sebanyak 30 pasien post operasi. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen berupa kuesioner.Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji paired t test dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan sebelum mendengarkan terapi musik mozart klasik sebagian besar 21 (70,0%) pasien post operasi mengalami kualitas tidur buruk dan sesudah mendengarkan terapi musik klasik mozart hampir seluruhnya 25 (83,3%) pasien post operasi mengalami kualitas tidur baik. Hasil uji paired t-test didapatkan p-value= (0,000)
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT DEPRESI DENGAN KEJADIAN INSOMNIA PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA RW 02 KELURAHAN TLOGOMAS Meliana Hoar; Sri Mudayatiningsih; Tri Nurmaningsari
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1082

Abstract

Depresi merupakan gangguan mental yang sering terjadi ditengah masyarakat, berawal dari stres yang tidak diatasi, maka seseorang bias ke fase depresi. Penyakit ini kerap diabaikan karena dianggap bias hilang sendiri tanpa pengobatan. Zaman modern ini, banyak manusia yang mengalami stres, kecemasan, dan kegelisahan, terutama pada lansia, sehingga lansia juga sering mengalami insomnia, karena tidak mendapatkan ketenangan secara psikologis dan juga karena semakin bertambanya usia maka semakin besar kemungkinan seseorang mengalami insomnia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara tingkat depresi dengan kejadian insomnia pada lansia di posyandu lansia RW 02 Kelurahan Tlogomas Malang.Metode penelitian yang digunakan berupa analitik correlational dengan pendekatan survey. Sampel penelitian sebanyak 40 dari 30 populasi dengan teknik “Purposive sampling”. Tingkat depresi dari 30 responden, ringan 0 (0%), sedang 29 (96,67 %), berat 1 (3,33%) dan kejadian insomnia dari 30 responden insomnia 28 (93,33%) dan tidak insomnia 2 (6,66 %). Analisis pearson antara tingkat depresi dengan kejadian insomnia didapatkan pv 0,890 dan nilai korelasi sebesar 0,026. Kesimpulan tidak ada hubungan antara tingkat depresi dengan kejadian insomnia. Rekomendasi kepada pihak-pihak lain, kepada petugas kesehatan memberikan penjelasan dan pemahaman kepada masyarakat khususnya kepada lansia tentang pentingnya posyandu. Bagi peneliti selanjutnya hendaknya dapat mengembangkan penelitian ini dengan menggunakan sampel yang lebih banyak lagi. ABSTRACT Depression is a mental disorder that often occurs in the community, starting from the stress that is not resolved, then one get to the trough. This disease is often overlooked because it is considered to go away withut treatment., modern society, human banyka experiencing stress, anxiety, and restlessness, especially in the elderly, so thet the elderly are also ften experience insomnia, bwcause they do not get peace of psychological as more bertambanya age, the greater the likelihood that a person experiencing insomnia. Purpose o this study was to determine the relationship berween the incidence rates of depression in elderly insomnia in elderly posyandu RW 02 Tlogomas Malang village methods of research used a corellational analytical approach to the survey, study sample as many as 40 of the 30 populatio with the technigue of”purposive sampling”. The level of depression of the 30 respondents, minor 0 (0 %), while 29 (96.67%), weight of 1 (3.33 %) and incidence of insomnia of 30 respondents 28 (93.33 %) and insomnia 2 (6.66 %). Pearson analysis between incidence rates of depression with insomnia pv obtained correlation values of 0.890 and 0.026. Conclusion of no association between incidence rates of depression with insomnia. Recommendations to the other parties, the healthWorkers provide an explanation and understanding to the public especially to the elderly about the importance of posyandu. For further research should be able to develop this research by using more samples. Keywords : Depression Levels; The Incidence Of Insomnia.
HUBUNGAN PELAKSANAAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN TINGKAT KEPUASAN KELUARGA DI YAYASAN SLB BAKTI LUHUR MALANG Melkior Silvanus Yopi Balik; Tanto Hariyanto; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.013 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.800

Abstract

Komunikasi yang dilakukan oleh perawat professional haruslah komunikasi yang memiliki teknik‚ terencana dan memiliki tujuan yang spesifik. Komunikasi yang seperti ini disebut komunikasi terapeutik. Keberhasilan komunikasi terapeutik antara perawat dan keluarga sangat menentukan hasil tindakan yang di harapkan, yaitu adanya kepuasan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pelaksanaan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan keluarga siswa di SLB Bakti Luhur Malang.Desain penelitian yang digunakan adalah metode korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga yang berada di LSB Bakhti Luhur Malang sebanyak 30 orangdan sampel penelitian menggunakan total sampling yaitu seluruh anggota populasi dijadikan sampel. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan observasi. Analisis yang digunakananalisa pearson product moment. Hasil penelitian menunjukkanbahwa komunikasi terapeutik perawat hampir setengahnya dikategorikan sangat baik yaitu sebanyak 14 orang (46,7%),kepuasan keluarga sebagian besar dikategorikan sangat puas yaitu sebanyak 18 orang (60,0%), dan hasil analisisdidapatkan nilai signifikansi = 0,000 (p-value ≤ 0,05) yang berarti data dinyatakan sangat signifikan yaitu terdapathubungan komunikasi terapeutik perawat dengan kepuasan keluarga di SLB Bakti Luhur Malang. Petugas kesehatan khususnya perawat diharapkan untuk selalu memperhatikan komunikasi dengan pasien, terutama komunikasi terapeutik fase orientasi, fase kerja, fase terminasi, karena ketiga fase ini selalu berhubungan dengan pasien sehingga dapat memberikan dampak persepsi bagi pasien berupa kepuasan.
HUBUNGAN ANTARA KONSUMSI ROKOK DENGAN KEJADIAN PENYAKIT TUBERCULOSIS (TBC) DI PUSKESMAS KAWANGU KECAMATAN PANDAWAI KABUPATEN SUMBA TIMUR PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR Pendrita Melkianus Kabonju Hita; Tanto Hariyanto; Lasri Lasri
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.377 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.647

Abstract

Indonesia memiliki jumlah perokok aktif dengan prevalensi 67% laki-laki dan 2,7% wanita dan data TBC Indonesia menurut depkes RI tahun 2010 sebanyak 294.731 kasusTBC. Kebiasaan merokok merusak mekanisme pertahanan paru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara konsumsi rokok dengan kejadian penyakit tuberculosis (TBC). Desain penelitian mengunakan desain cross sectional dengan pendekatan kohort retrospektif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 69 pasien di Puskesmas Kawangu Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur Provinsi NTT dan sampel penelitian menggunakan total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu uji spearman rank. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebanyak 30 responden (43,5%) mengalami konsumsi rokok sedang dan sebanyak 40 responden (58,0%) mengalami penyakit TBC positif, sedangkan hasil spearman rank didapatkan nilai p-value = 0,000 < α (0,05) atau H1 diterima, artinya “ada hubungan antara konsumsi rokok dengan kejadian penyakit tuberculosis (TBC) di Puskesmas Kawangu Kecamatan Pandawai Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur 2015”. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, diharapkan penderita TBC dapat mengurangi perilaku merokok yang berlebihan.
HUBUNGAN TINGKAT KECEPATAN DAN KINERJA PERAWAT DENGAN KUALITAS PELAYANAN BPJS DI PUSKESMAS DINOYO KOTA MALANG TAHUN 2017 Paijal Paijal; Swito Prastiwi; Sulasmini Sulasmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.013 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.845

Abstract

Tingkat kecepatan pelayanan adalah waktu tanggap yang diberikan perawat untuk melayani pasien, akan tetapi tingkat kecepatan dapat juga di pengaruhui oleh berbagai faktor yang salah satu nya adalah sumber daya manusia (perawat). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat kecepatan dan kinerja perawat dengan kualitas pelayanan BPJS di Puskesmas Dinoyo Kota Malang Tahun 2017. Penelitian ini menggunakan desain penelitian analitik korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Perawat di Puskesmas Dinoyo yang berjumlah 36 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (52,8%) responden melakukan pelayanan cepat dan sebagian besar (77,8%) responden merasa baik terhadap kinerja perawat di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Berdasarkan hasil uji regresi linear berganda didapatkan p value = 0,003 < 0,050 sehingga H1 diterima, artinya ada hubungan tingkat kecepatan dengan kualitas pelayanan BPJS di Puskesmas Dinoyo Kota Malang. Saran untuk Puskesmas agar mempertahankan pelayanan kesehatan dengan memperbaruhui keterampilan dasar keperawatan supaya perawat melayani cepat dalam keluhan pasien dengan jaminan rasa aman dalam kesembuhan pasien. Disarankan bagi peneliti selanjutnya meneliti faktor-faktor tingkat kecepatan pelayanan yaitu sarana prasana, faktor-faktor kinerja perawat yaitu motivasi perawat, dan faktor-faktor kualitas pelayanan kesehatan antara lain pendidikan dan umur perawat.