cover
Contact Name
Ronasari Mahaji Putri
Contact Email
putrirona@gmail.com
Phone
+6282132872259
Journal Mail Official
nursing.news@unitri.ac.id
Editorial Address
. Telaga Warna, Tlogomas, MALANG 65144, Jawa Timur Telp: (0341) 565 500 / (0341) 565 522
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
ISSN : -     EISSN : 25279823     DOI : https://doi.org/10.33366/nn.v5i2.2305
Core Subject : Health,
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan ISSN 2527-9823(online) adalah jurnal berkala empat bulanan (April, Agustus, Desember) yang memuat berbagai artikel/naskah berupa hasil penelitian, studi kasus, hasil pemikiran, maupun karya tulis ilmiah oleh seluruh civitas profesi kesehatan mulai dari mahasiswa, dosen, perawat klinik, maupun perawat yang bekerja di institusi non klinik seperti lembaga penelitian, LSM, Asuransi Kesehatan, dan pemerintahan. Karya ilmiah berupa artikel kesehatan. Nursing News merupakan publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh UNITRI PRESS, sebagai media komunikasi dan informasi di bidang ilmu kesehatan. Scope jurnal terdiri dari keperawatan, kesehatan dan kesehatan masyarakat
Articles 748 Documents
HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KLASIFIKASI GASTRITIS DI RSUD KOTABARU Sofyan Rahman; Farida Halis Dyah Kusuma; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.959

Abstract

Keluhan gastritis merupakan suatu keadaan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Tidak jarang kita jumpai penderita gastritis kronis selama bertahun-tahun pindah dari satu dokter ke dokter yang lain untuk mengobati keluhan gastritis tersebut. Berbagai obat-obatan penekan asam lambung sudah pernah diminum seperti antasid, namun keluhan selalu datang silih berganti. Berdasarkan pendapat dan teori diatas, peneliti mencoba mengidentifikasi hubungan pola makan dan timbulnya gastritis. Pada penelitian ini yang menjadi populasi adalah semua pasien gastritis, tehnik samplingnya menggunakan total sampling yaitu menjadikan semua pasien gastritis pada saat penelitian sebagai sampel, sedangkan untuk instrumen penelitian menggunakan studi dokumentasi, dan jawaban kuesioner dianalisa menggunakan SPSS versi 15 for windows dengan uji spearman rank. Dari hasil analisis sperman rank dengan menggunakan bantuan program SPSS 15 for windows, didapatkan nilai sig. (2.tailed) r 0,03 (
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI BENSON TERHADAP PEMENUHAN KEBUTUHAN TIDUR PADA LANJUT USIA DI POSYANDU LANSIA SRIKANDI WILAYAH PILANG KELURAHAN SUMBERSARI KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Sri Franciska; Sri Mudayatiningsih; Mia Andinawati
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.726 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.753

Abstract

Kebutuhan tidur setiap orang sangat bervariasi dan tergantung pada usia. Lansia pada umumnya banyak yang mengalami gangguan dalam pemenuhan kebutuhan tidur baik kualitas maupun kuantitasnya.Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui pengaruh tehnik relaksasi benson terhadap pemenuhan kebutuhan tidur pada lansia di Posyandu Lansia Srikandi Wilayah Pilang Kelurahan Sumbersari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pre-eksperimental dengan design one group pre test and post test design, yaitu rancangan eksperimen dengan cara sampel di amati sebelum dan setelah dilakukan treatment (perlakuan). Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang mengalami gangguan dalam pemenuhan kebutuhan tidur yang ada di Posyandu Lansia Srikandi Wilayah Pilang Kelurahan Sumbersari kecamatan Lowokwaru Kota Malang sebanyak 21 orang dan sampel penelitian menggunakan total sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Metode analisa data yang di gunakan yaitu T-Test dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan sebelum dilakukan teknik relaksasi benson, pemenuhan kebutuhan tidur pada lansia ditemukan sebagian besar 10 orang lansia (47,62%) dikategorikan kurang, sesudah dilakukan teknik relaksasi benson, pemenuhan kebutuhan tidur pada lansia ditemukan sebagian besar 18 orang lansia (85,72%) dikategorikan baik, sedangkan hasil analisis T-Test didapatkan nilai thitung lebih esar dari ttabel (4,572) dengan nilai signifikan 0,000 < α (0,05) yang berarti data dinyatakan signifikan dan menerima H1. Artinya ada pengaruh teknik relaksasi benson terhadap pemenuhan kebutuhan tidur pada lanjut usia di Posyandu Lansia Srikandi Wilayah Pilang Kelurahan Sumbersari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Lansia diharapkan untuk tetap melakukan teknik relaksasi benson untuk dapat memenuhi kebutuhan tidur.
PERBEDAAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA PRASEKOLAH (3-6 TAHUN) PADA TIPE NUCLEAR FAMILY DAN EXTENDED FAMILY DI DUSUN MANGGAR DESA KUNIR KEC. WONODADI KAB. BLITAR Nur Halilah; Farida Halis Dyah Kusuma; Esti Widiani
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1083

Abstract

Perkembangan Kognitif adalah kemampuan anak dalam menggunakan pikiran tarkait dengan pengetahuan serta dalam bentuk aplikasi tehadap lingkungan. Perkembangan kognitif dipengaruhu oleh lingkungan keluarga, terdiri dari nuclear family (ayah, ibu, anak) dan extended family (keluarga inti ditambah anggota keluarga lain yang masih mempunyai hubungan darah (kakek-nenek, paman-bibi). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan perkembangan kognitif anak usia prasekolah (3-6 tahun) pada tipe nuclear family dan extended family. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis teknik metode penelitian survei. Sedangkan desain penelitian ini menggunakan non eksperimentaln komperatif dengan populasi sebanyak 45 anak dan ibu. Sampel penelitian sebanyak 32 anak dan ibu yang terbagi dari tipe nuclear family dan extended family. Tehnik samplingnya adalah purposive sampling. Alat penelitian menggunakan observasi. Analisa data menggunakan uji t yaitu Independen T-test. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa bahwa hampir sebagian besar anak pada tipe nuclear family termasuk katagori sesuai yaitu sebanyak 12 oarang (75%) dan sebagian besar perkembangan kognitif anak tipe extended family termasuk kedalam katagori tidak sesuai yaitu sebanyak 9 orang (56%). Hasil analisa data Independen t-test nilai thitung sebesar 3,250 dengan tingkat Sig.(2-tailed)= 0,003 sehingga nilai ttabel = 2,042 pada taraf signifikansi (α = 0,05) jadi thitung ≥ ttabel = 3,250 ≥2,042 maka terdapat perbedaan antara perkembangan kognitif pada tipe nuclear family dan extended family. Saran untuk peneliti selanjutnya merekomendasi untuk meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kognitif anak usia prasekolah menggunakan wawancara dan observasi. ABSTRACT Cognitive development is the child's ability to use the mind that related with knowledge as well as in application form with the environment. Cognitive development is influenced by the family environment, consisting of a nuclear family (father, mother, children) and extended family (nuclear family plus other family members who still have ablood relationship (grand parents, uncle-aunt). Purpose of this study is to determine differences in the cognitive development of preschool children (3-6 years old) on the type of nuclear family and the extended family. This study uses a quantitative approach with the type of methods techniques of survey research. While the design of this study used a non-experimental comparative with a population as many as 45children and mothers. Sampling of study were 32 children and mothers are divided from the type of nuclear family and the extended family. Sampling technique was purposive sampling. Research tooluses observation. Data analysis uses thet test, that is Independent T-test. Results of this study showed that most of the children in the nuclear family types includ in gapproriate categories as many as 12 people (75 %) andmost of the cognitive development of the child'sex tended family types included in the categoryis not appropriateas many as9 people (56%). Data analysis result of t-test Independent the value of t count = 3.250 with level of Sig.(2-tailed) =0.003so the valueof t table =2.042on significance level (α =0.05) so tcount ≥ t table = 3.250 ≥ 2.042 so there is a difference betweenthe development cognitive type of nuclear family and the extended family. For further research, the researcher recommends to examine the factors that affect of cognitive developmentin preschool age use interviews and observations. Keywords: Cognitive Development; Preschool; The Type of Family.
HUBUNGANPENGETAHUAN IBU TENTANG MANAJEMEN LAKTASI DENGAN PERILAKU PEMBERIAN ASI DI POSYANDU SERUNI TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARUKOTA MALANG Hilarius Holan Woja; Sri Mudayatiningsih; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.62 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.801

Abstract

Laktasi merupakan keseleruhan proses menyusui mulai dari Air Susu Ibu (ASI) diproduksi sampai proses bayi menghisap dan menelan ASI. World Health Organization (WHO) merekomendasikan pemberian ASI esklusifsekurangnya selama enam bulan pertama kehidupan dan dilanjutkan dengan makanan pendamping sampai usia dua tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibutentang manajemen laktasi dengan perilaku pemberian ASI di Posyandu Seruni Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Desain penelitian yang digunakan adalah metode korelasional dengan pendekatan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi di Posyandu Seruni Tlogomas sebanyak 80 orang pada bulan januari 2017dan sampel penelitian menggunakan simple random sampling yaitu sebanyak 45 orang. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner. Analisis yang digunakan spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu tentang manajemen laktasi, sebagian besar dikategorikan baik yaitu sebanyak 27 orang (60,0%), perilaku pemberian ASI, hampir seluruhnya dikategorikan cukup yaitu sebanyak 35 orang (77,8%), dan hasil analisisdidapatkan nilai Signifikan = 0,006 (p value ≤ 0,05) yang berarti data dinyatakan signifikan yaitu ada hubungan pengetahuan ibu tentang manajemen laktasi dengan perilaku pemberian ASI di Posyandu Seruni Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.
MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA YANG SUDAH BERKELUARGA DENGAN INDEKS PRESTASI (IP) DI FAKULTAS KESEHATAN UNIVERSITAS TRIBHUWANA TUNGGADEWI MALANG Dysta Aryati; Swito Prastiwi; Yanti Rosdiana
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.853 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.648

Abstract

Fenomena menikah pada saat kuliah memang sering terjadi di kalangan mahasiswa, baik pada saat awal maupun akhir kuliah. Motivasi belajar dan kedisiplinan belajar mahasiswi yang menikah secara bersama-sama berpengaruh terhadap Indeks Prestasi (IP). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan motivasi belajar mahasiswa yang sudah berkeluarga dengan indeks prestasi (IP) di Fakultas Kesehatan Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang. Desain penelitian ini adalah korelasi dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah sampel jenuh yaitu sebanyak 39 orang. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner dan daftar nilai mahasiswa. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji statistik pearson product moment dengan derajat tingkat kesalahan (0,05). Berdasarkan hasil penelitian sebagian besar mahasiswa memiliki motivasi tinggi sebanyak 39 orang (100%). Sebagian besar responden yang mengalami Indeks Prestasi naik sebanyak 22 orang (56%). Hasil analisis didapatkan nilai ∝= 0,008
PENGARUH KOMUNIKASI, INFORMASI DAN EDUKASI (KIE) TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP TENANG BAHAYA MENGKONSUMSI ALKOHOL PADA REMAJA PUTRI USIA 15-20 TAHUN DI LINGKUNGAN X KELURAHAN TANGKIL KECAMATAN WLINGI BLITAR Anja Silja Indiana Spenser; Roni Yuliwar; Novita Dewi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.274 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.868

Abstract

Minuman keras adalah semua minuman yang mengandung alkohol (zat psikoaktif) bersifat adiktif yang bekerja secara selektif, terutama pada otak, sehingga dapat menimbulkan perubahan pada perilaku, emosi, dan kognitif, serta bila dikonsumsi secara berlebihan dan terus-menerus dapat merugikan dan membahayakan jasmani, rohani maupun bagi kepentingan perilaku, cara berfikir dan kejiwaan.Komunikasi, Informasi dan Edukasi cara yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan merubah sikap remaja putri tentang bahaya mengkonsumsi alkohol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh Komunikasi, Informasi dan Edukasi terhadap tingkat pengetahuan dan sikap tentang bahaya mengkonsumsi alkohol pada remaja putri usia 15-20 tahun di Lingkungan X Kelurahan Tangkil Kecamatan Wlingi Blitar.Desain penelitian ini menggunakan Quasi-eksperimentalone group pre test-post test design, dengan teknik total sampling sejumlah 20 orang. Analisis data menggunakan uji statistik paired t test. Hasil uji statistik di dapatkan sebelum diberikan intervensi berupa Komunikasi, Informasi dan Edukasi remaja putri mempunyai tingkat pengetahuan baik sebanyak 75%,dan sikap negatif 60%. Setelah diberikan intervensi menjadi baik 95%danmempunyai sikap positif terhadap bahaya mengkonsumsi alkohol 90%. Didapatkan hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri dengan p = 0,00; α=0,2. Disarankan kepada remaja putri untuk mencari informasi tentang bahaya mengkonsumsi alkohol sebanyak-banyaknya untuk menambah pengetahuan melalui media massa seperti internet, TV dan media massa lainnya.
PENGARUH TERAPI RELAKSASI BENSON TERHADAP KUALITAS TIDUR LANSIA DI POSYANDU PERMADI TLOGOMAS KOTA MALANG Indah Maulinda; Erlisa Candrawati; Ragil Catur Adi W.
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.825 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.693

Abstract

Proses penuaan yang dialami lansia menyebabkan perubahan tidur sehingga mempengaruhi kualitas tidur. Mengatasi kualitas tidur lansia yang buruk bisa menerapkan salah satu cara yaitu Relaksasi benson yang merupakan pengembangan metode respon relaksasi dengan melibatkan faktor keyakinan pasien. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh terapi relaksasi benson terhadap kualitas tidur lansia di posyandu permadi Tlogomas kota Malang. Desain penelitiaan ini adalah Quasi Eksperimen dengan pendekatan case control. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling, dengan populasi sebanyak 23 responden, dan sampel sebanyak 20 responden, 10 responden kelompok kontrol dan 10 responden kelompok perlakuan, pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian diperoleh dari10 responden kelompok perlakuan diketahui sebagian besar dikategorikan baik.Data kualitas tidur lansia pada lansia di posyandu permadi Tlogomas Kota Malang pada kelompok perlakuan yang melakukan relaksasi benson yaitu sebanyak 7 responden (70%) dikategorikan baik, dan 3 responden (30%) dikategorikan cukup, sebanyak 10 responden kelompok kontrol dikategorikan baik, 3 responden (30%) dikategorikan cukup dan 7 responden (70%) dikategorikan buruk. Ada pengaruh penggunaan terapi relaksasi benson terhadap kualitas tidur lansia hasil analisis data dengan menggunakan uji Mann-whitney U Test diketahui sig = 0,000 ≤ 0,05 maka terdapat perbedaan bermakna antara dua kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol, ada pengaruh terapi relaksasi benson terhadap kualitas tidur lansia di posyandu permadi Tlogomas kota Malang. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya yang meneliti tentang variabel yang sama, dapat menambah sampel penelitian sehingga hasilnya lebih akurat. Bagi kader posyandu diharapkan terapi relaksasi benson diterapkan dalam kegiatan rutin Posyandu.
HIPERTENSI PADA WANITA PASANGAN USIA SUBUR DENGAN LAMA PENGGUNAAN PIL KB Sepriandi Sepriandi; Sri Mudayatiningsih; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 2, No 3 (2017): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.322 KB) | DOI: 10.33366/nn.v2i3.718

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dan banyak ditemukan pada masyarakat, salah satu faktor penyebabnya kemungkinan penggunaan kontrasepsi pil yang mengandung hormon estrogen dan progesteron yang akan meningkatkan tekanan darah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan lama penggunaan pil KB dengan kejadian hipertensi pada wanita pasangan usia subur. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang berusia 20-45 yang pasangan usia subur sebanyak 30 responden, menggunakan kuota sampling jumlah 30% dan dipilih secara acak, desain penelitian observasi analitik, dengan pendekatan case control, instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner, analisis menggunakan uji korelasi Spearman Rank α = 0,05. Hasil penelitian lama menggunakan pil KB lebih dari 1 tahun sebanyak 23 orang (76,7%) dan yang mengalami kejadian hipertensi ringan sebanyak 19 orang (63,3%). Dengan menggunakan uji korelasi Spearman Rank didapatkan nilai signifikan sebesar 0,010 (p value ≤ 0,05) yaitu ada hubungan lama penggunaan pil KB dengan kejadian hipertensi pada wanita pasangan usia subur di Puskesmas Dinoyo Malang, artinya data dinyatakan signifikan. Sebanyak 23 orang (76,7%) lama menggunakan pil KB lebih dari 1 tahun dan 7 orang (23,3%) singkat menggunakan pil KB kurang dari 1 tahun. Sebanyak 19 orang (63,3%) yang mengalami kejadian hipertensi ringan sebagian besar lama menggunakan pil KB lebih dari 1 tahun. Hasil uji didapatkan p-value ≤ 0,05, yaitu ada hubungan lama penggunaan pil KB dengan kejadian hipertensi pada wanita pasangan usia subur di Puskesmas Dinoyo Malang. Saran yang dapat dilakukan yaitu pemeriksaan tekanan darah secara aktif serta perlu dilakukan penelitian tentang penggunaan jenis kontrasepsi hormonal lainnya terhadap kejadian hipertensi.
GAMBARAN KARAKTERISTIK PENDERITA DIARE DI RUANG PERAWATAN ANAK RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTABARU Nadi Safirin Sibarani; Sri Mudayatiningsih; Susmini Susmini
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 2 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/nn.v3i2.1073

Abstract

Diare merupakan salah satu penyakit yang paling sering ditemukan pada anak di seluruh dunia, termasuk Indonesia dan sampai sekarang kejadian diare masih menduduki peringkat tertinggi di sebagian besar wilayah indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi karakteristik penderita diare di ruang perawatan Anak Rumah Sakit Umum Daerah Kotabaru. Desain penelitian ini adalah deskriptif, sampel pada penelitian berjumlah 175 penderita diare yang dirawat di ruang perawatan Anak RSUD Kotabaru Tahun 2010, data yg didapat kemudian diolah dan dianalisis secara deskriptif yg disajikan dalam bentuk diagram Phi frekuensi serta diuraikan dgn prosentase dan narasi. Hasil penelitian diperoleh data sebagai berikut: penderita diare terbesar berdasarkan bulan terjadi di bulan April sebesar 21%, berdasarkan umur 0-1 tahun sebesar 47%,berdasarkan jenis kelamin laki-laki sebesar 65%, berdasarkan derajat dehidrasi diare adalah dehidrasi sedang sebesar 81%, berdasarkan tidak ada komplikasi sebesar 73%. Berdasarkan Lama rawatan rata rata penderita diare adalah 1-3 hari perawatan sebesar 58%, berdasarkan keadaan sewaktu pulang adalah dengan keadaan sembuh sebesar 94%. Saran dari penelitian ini disampaikan kepada pihak rumah sakit agar lebih mengaktifkan PKMRS dalam hal ini kasus diare, memberikan penyuluhan pada orang tua antara lain tentang dampak dari panca roba terhadap pencemaran air dan udara oleh mikro organisme yang berpotensi besar menyebabkan diare, lebih berhati hati pada masa anak yang mulai dikenalkan makanan pendamping ASI karena sering terjadi reaksi alergi hingga akhirnya anak mengalami diare. ABSTRACT Diarrhea is one of the most common diseases in children around the world, including Indonesia.The incidence of diarrhea still occupy the highest rank in most of Indonesia. The purpose of this research is to identify the characteristic of diarrhea patient in the treatment room of childern General Hospital of Kotabaru Region. The design of this study is descriptive, the sample in the study amounted to 175 diarrhea sufferers treated in the treatment room of childern in Kotabaru Hospital 2010, the data obtained then processed and analyzed descriptively presented in the form of Phi frequency diagram and described with percentage and narration. The results of the study were obtained as follows: The largest diarrhea patient on the month occurred in April was 21%, based on age 0 - 1 years of 47%, based on gender of men by 65%, based on the degree of dehydration diarrhea is moderate dehydration of 81%, based on no complication of 73%. the largest based on the average treatment duration of diarrhea patients is 1-3 days of treatment by 58%, based on the circumstances when the home was with a state of cure of 94%. Suggestions from this research are submitted to the hospital to make PKMRS more active in this case diarrhea, giving counseling to parents, among others, about the impact of season on water and air pollution by microorganisms that have the potential to cause diarrhea, be more careful in the future children who began introducing complementary feeding of milk because of frequent allergic reactions to the end of the child experienced diarrhea. Keywords : Diarrhea; Characteristic; Room of childern.
PERBEDAAN KUALITAS PELAYANAN PERAWAT DAN KEPUASAN PASIEN DI RUANG UGD DENGAN RAWAT INAP PUSKESMAS DAU MALANG Muhammad Ibrahim; Susi Milwati; Neni Maemunah
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.028 KB) | DOI: 10.33366/nn.v3i1.792

Abstract

Tingkat kepuasan pasien didasarkan oleh adanya pelayanan kesehatan yang berkualitas, sehingga pelayanan kesehatan dituntut profesional, cepat, bersih dan ramah tanpa memandang pasien di Ruang UGD Dan Rawat Inap. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kualiatas pelayanan perawat dengan kepuasan pasien di ruang UGD dan rawat inap di Puskemas Wisata Dau. Desain penelitian menggunakan komparatif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 152 orang, sampel penelitian ditentukan dengan teknik quota sampling dengan jumlah sampel sebanyak 68 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner. Metode analisa data yang digunakan yaitu ujimann whitney dengan menggunakan SPSS. Hasil penelitian membuktikan kualitas pelayanan perawat di ruang UGD sangat baik yaitu70,6% dan 55,9% di ruang rawat inap, kepuasan pasien 73,5% di ruang UGD merasa puas dan 61,8% di ruang rawat inap merasa sangat puas dengan kualitas pelayanan perawat. Hasil uji mann whitney didapatkan p-value kualitas pelayanan = (0,002) < (0,05) dan p-value kepuasan pasien = (0,001) < (0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kualitas pelayanan perawat, kepuasan pasien di ruang UGD dengan rawat inap Puskesmas Wisata Dau. Berdasarkan hasil penelitian maka diharapkan tenaga kesehatan untuk lebih memperhatikan penampilan yang baik dan rapi dalam pemberian pelayanan pada pasien di ruang UGD dan rawat inap yang dapat meningkatkan kepuasan pasien.