cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
SPASIAL
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2021)" : 16 Documents clear
ANALISIS RESIKO BENCANA LONGSOR DI KOTA BITUNG Reppi, Eygen Imanuel; Warouw, Fela; Sembel, Amanda
SPASIAL Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Risiko bencana adalah potensi kerugian yang ditimbulkan akibat bencana pada suatu kawasan dan kurun waktu tertentu yang dapat berupa kematian, luka, sakit, jiwa terancam, hilangnya rasa aman, mengungsi, kerusakan atau kehilangan harta, dan gangguan kegiatan masyarakat. Penelitian ini dilakukan di Kota Bitung untuk mengetahui tingkat kerawanan. Kerentanan Kapasitas dan Resiko Bencana berdasarkan Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana No.02 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Pengkajian Risiko Bencana. Metode yang di gunakan adalah metode analisis deskriptif dan overlay, dimana untuk mendapat resiko bencana perlu melakukan penggabungan pada berbagai peta dasar yaitu kemiringan lereng, jenis tanah, curah hujan dan penggunaan lahan untuk mendapatkan tingkat kerawanan serta tingkat kerentanan yang di dapat dari kerentanan social, ekonomi, fisik dan lingkungan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Kota Bitung masuk kedalam kategori resiko bencana sedang, dimana seluruh wilayah permukiman yang ada di Kota Bitung masih masuk kategori layak untuk pembangunan.Kata Kunci: Kerawanan Bencana, Resiko Bencana, Kota Bitung
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KAWASAN MONUMEN DI MANADO Sumarandak, Marco E.N.; Tungka, Aristotulus E; Egam, Pingkan Peggy
SPASIAL Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persepsi merupakan bagian dari proses kehidupan yang pada setiap orang dengan cara membuat penilaian terhadap apa yang dilihat dan kemudian melakukan kegiatan berpikir untuk memutuskan apa yang akan dilakukan. Manusia merupakan individu yang dapat beradaptasi sehingga persepsi terhadap lingkungan akan mempengaruhi hubungan antara individu terhadap lingkungannya. Monumen adalah salah satu bangunan karya seni arsitektural pada suatu kawasan kota yang menarik untuk diteliti karena sebagai salah satu aset wisata, keberadaan monumen pada area ruang publik yang mudah dijangkau dapat menampilkan identitas kawasan kota Manado dan memberikan sensasi pada mata pengamat sehingga desain dari monumen dapat membentuk persepsi dari masyarakat. Tujuan yang hendak dicapai yaitu untuk menganalisa bagaimana persepsi masyarakat terhadap monumen dan karakter visual yang terdapat pada monumen Boboca, monumen God bless park dan monumen tugu Lilin. Prinsip - prinsip Gestalt yang sangat berpengaruh pada sensasi dan persepsi digunakan sebagai cara untuk menganalisis proses terbentuknya persepsi dari pengamat ketika berada di kawaan monumen. Pengamatan langsung dan menyebar kuisioner pada responden saat berada di lokasi monumen dilakukan untuk mengungkap persepsi dari masyarakat terhadap kawasan monumen di Manado. Kesimpulan yang diperoleh tentang persepsi masyarakat terhadap kawasan monumen di Manado yaitu sebagian besar responden menerima keberadaan monumen Boboca, monumen God bless park dan monumen Lilin atau adanya kecocokan antara lingkungan dengan keadaan individu saat berada dilokasi yang dipengaruhi oleh karakter visual dari masing- masing monumen dengan nilai yang berbeda - beda. Karakteristik ketiga monumen diperoleh sesuai hasil analisa elemen - elemen visual setiap monumen.Kata Kunci: Persepsi Masyarakat, Kawasan Monumen, Kota Manado
MITIGASI RISIKO BENCANA BANJIR DI MANADO Hengkelare, Sularso H.S; Rogi, Octavianus H. A.; -, Suryono
SPASIAL Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitigasi adalah sebuah upaya dengan tujuan untuk meminimumkan dampak bencana dengan melakukan perencanaan yang tepat. Bencana geologi dan hidrometeorologi adalah bencana yang sering dialami Indonesia. Di indonesia bencana hidrometeorologi seperti banjir dipengaruhi oleh kuatnya angin barat dan perubahan iklim dunia. Alih fungsi lahan yang tidak tepat juga mendukung terjadinya bencana ini. Berdasarkan peta kawasan rawan bencana banjir dari kementrian agraria dan tata ruang, Kota Manado memiliki kawasan rawan bencana banjir dengan kelas rawan yang cukup tinggi terlebih wilayah pusat pemerintahan dan pusat perdagangan dan jasa. Hal ini relevan dengan kondisi geografis Kota Manado yang berada pada posisi dikelilingi pegunungan serta 5 sungai besar yang melewati Kota Manado yaitu sungai Tikala dan sungai Tondano yang menyatu di daerah Paal 2, sungai Malalayang, sungai Sario dan sungai Bailang. Sungai Tondano dan sungai Tikala mempunyai beberapa meander dan memiliki beberapa ’leher botol’ pada bagian hilirnya yang dapat mengakibatkan terhambatnya aliran air sungai sehingga dapat mengakibatkan terjadinya banjir. Selain itu pendangkalan sungai dan drainase juga kurangnya daerah resapan air memiliki peranan penting dalam terjadinya banjir.  Maka dari itu perlu dilakukan analisis risiko bencana banjir Kota Manado untuk menentukan bentuk mitigasi yang sesuai. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui tingkat risiko bencana banjir di Kota Manado dan merekomendasi bentuk mitigasi bencana banjir di Kota Manado. Penelitian ini menggunakan analisis dengan metode penelitian deskriptif kuantitiatif. Analisis dilakukan dengan mengacu pada PERKA BNPB No. 02 Tahun 2012 tentang pedoman umum pengkajian risiko bencana. Hasil dari penelitian ini yaitu terdapat 3 kelas tingkat risiko bencana banjir di Kota Manado. Pada kelas tinggi 53 kelurahan, sedang 2 kelurahan dan rendah 32 kelurahan. Rekomendasi kebijakan dilakukan berdasarkan tingkat risiko dengan memperhatikan faktor penyebab utamanya. Selanjutnya direkomendasikan pada setiap kelurahan. Kata Kunci: Mitigasi, Bencana Banjir, Tingkat Risiko
PENGEMBANGAN RUANG PUBLIK TERPADU RAMAH ANAK DI DISTRIK JAYAPURA UTARA, KOTA JAYAPURA (STUDI KASUS: TAMAN IMBI) Tampun, Gladies J; Moniaga, Ingerid L; Lintong, Steven
SPASIAL Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak di Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura merupakan salah satu program strategis dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Jayapura tahun 2018-2022. Penetapan Taman Imbi oleh Pemerintah Kota Jayapura menjadi salah satu langkah terciptanya ruang publik ramah anak di Jayapura. Namun pengembangan di Taman Imbi perlu dilakukan karena masih banyak kriteria Ruang Publik Terpadu Ramah Anak yang belum sesuai dengan kriteria yang ditetapkan dalam penelitian ini. Metode penelitian desktiptif kualitatif dan kualitatid dengan analisis skala likert digunakan dalam penelitian dilakukan untuk menentukan kriteria indikator ruang publik ramah anak. Indikator kriteria ruang publik ramah anak yang ada di Taman Imbi menunjukkan bahwa ketersediaan fasilitas Taman Imbi masih ada yang perlu ditingkatkan yaitu fasilitas taman bermain dan olahraga.Kata kunci: RPTRA; ruang publik;  taman Imbi.
ANALISIS SPASIAL TERHADAP NILAI LAHAN Di KECAMATAN AMURANG Setiawan, Muh Rahmat Agung; -, Sangkertadi; Warouw, Fella
SPASIAL Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lahan isebagai ilokasi ipembangunan isudah ipasti imemiliki inilai idan iharga. iNilai ilahan isecara itidak ilangsung imengungkapkan ikepada isemua ikhalayak iumum itentang ikualitas ilahan itersebut imengenai ipengembangannya. iKualitas iyang idimaksud iberupa ipotensi ilahan iketika idibangun imemberikan imanfaat iyang idiharapkan. iJadi inilai ilahan isangat iberkaitan idengan iobjek iyang iberpotensi ibesar ijika idibangun idiatas ilahan itersebut. iNilai ilahan imempunyai ipengertian iyang iberbeda idengan iharga ilahan. iHal iini idapat idijelaskan ibahwa iharga ilahan idikatakan iada ijika inilai ilahan iberproses idi idalamnya. iSehingga iharga ilahan imerupakan itolok iukur idari inilai ilahan, idimana inilai ilahan iadalah iperwujudan iterhadap ikemampuan ilahan isehubungan idengan ipenggunaan ilahan idan ipemanfaatan. iPenelitian iini idilakukan idi iKecamatan iAmurang iuntuk imengetahui inilai ilahan iyang idilakukan isecara ispasial. iTujuan ipenelitian iini iyaitu i(1) imemetakan inilai ilahan idi iKecamatan iAmurang, i(2) imenganalisis ifaktor ipenentu inilai ilahan iyang imempengaruhi inilai ilahan. iMetode iyang idi igunakan iadalah imetode ianalisis ideskriptif ikuantitatif idan ioverlay, idimana iuntuk imendapatkan idata inilai ilahan iperlu imelakukan ipenggabungan ipada iberbagai ipeta idasar iyaitu ipenggunaan ilahan, iaksesbilitas ipositif, iaksesbilitas inegatif, idan ikelengkapan iutilitas. iHasil idari ipenelitian iini imenunjukan ibahwa i(1) inilai ilahan idi iKecamatan iAmurang iberkisar iantara iRp. i261.000/m2 isampai idengan iRp. i1.963.000/m2 i, i(2) ifaktor ipenentu inilai ilahan iberupa ipenggunaan ilahan, iaksesbilitas ipositif, iaksesbilitas inegatif, idan ikelengkapan ifasilitas iumum itidak iselalu imempengaruhi itinggi irendahnya inilai isuatu ilahan.Kata iKunci: iLahan, inilai ilahan, iKecamatan iAmurang, inilai, ipemetaan
ANALISIS PERKEMBANGAN KAWASAN PERMUKIMAN SEKITAR DANAU TONDANO KABUPATEN MINAHASA Makarawung, Brigita T; Sela, Rieneke L. E.; Rompas, Lady M
SPASIAL Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : SPASIAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam RTRW Kabupaten Minahasa kawasan sekitar Danau Tondano ditetapkan sebagai kawasan lindung, kenyataannya kawasan lindung yang ada sudah dijadikan tempat bermukim dari masyarakat yang ada untuk memenuhi kepentingan manusia. Pertambahan jumlah penduduk lokal yang terjadi di daerah ini didukung juga oleh keadaan lokasinya yang strategis yaitu berada dekat Danau Tondano. Kebutuhan masyarakat untuk lahan sebagai tempat membangun rumah semakin berkurang karena pertambahan jumlah penduduk. Rumah-rumah  penduduk tidak lagi berada di sekitar danau, tapi sudah merambah  sampai perairannya. Oleh karena itu, maka dilakukan penelitian dengan tujuannya adalah mengidentifikasi perkembangan kawasan permukiman yang berada sekitar Danau Tondano dan menghitung luas perkembangan kawasan permukiman sekitar Danau Tondano. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis spasial time series untuk melihat perkembangan kawasan permukiman dan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan sekitar danau Tondano mengalami perkembangan permukiman dari tahun 2003 sampai tahun 2019. Luas perkembangan permukiman dari tahun 2003 sampai tahun 2011 bertumbuh sebesar 87 ha sedangkan perkembangan permukiman pada tahun 2011 sampai 2019 bertambah sebesar 132,58 ha. Luas sebaran permukiman dari  tahun 2003-2019 yaitu 413,76 ha menjadi 633,81 ha.Kata Kunci : Perkembangan Kawasan, Permukiman, Danau Tondano

Page 2 of 2 | Total Record : 16