DINAMIKA Jurnal Ilmiah Teknik Mesin
Jurnal Dinamika Teknik Mesin diterbitkan 2 (dua) kali setahun pada bulan Mei dan November dan telah diterbitkan sejak tahun 2009. Redaksi menerima karangan ilmiah tentang hasil penelitian, survei, dan telaah pustaka yang erat hubungannya dengan bidang keteknikkan khususnya bidang Teknik Mesin.
Articles
223 Documents
KAJIAN PRESTASI DAN EKONOMISITAS BRIKET BATUBARA SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
Yuspian Gunawan;
LD Ahmad Barata
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33772/djitm.v3i1.306
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prestasi termal dan ekonomisitas dari bahan bakar briket batubara. Dengan menggunakan briket dan kompor yang telah ada di pasaran, bahan bakar briket batubara digunakan untuk memanaskan air dengan massa 10 kg, 5 kg dan 1 kg. Hal yang sama juga dilakukan pada kompor yang menggunakan miyak tanah dan elpiji. Dalam proses pemanasan ini temperatur air,nyala api diukur dengan menggunakan termokopel setiap 5 menit hingga temperatur air mencapai 100oC. Kemudian temperatur udara sekeliling juga diukur dengan termometer raksa. Setelah itu massa bahan bakar dan air yang diuapkan diukur. Berdasarkan penelitian ini, temperatur nyala briket batubara mengalami kenaikan yang relatif lambat hingga memerlukan waktu yang relatif lama untuk mendidihkan air sedangkan jika menggunakan bahan bakar elpiji dan minyak tanah kenaikan temperaturnya relatif cepat dan mendidihkan air relatif cepat. Prestasi Termal dan keekonomian briket batubara pada pemanasan yang relatif lama (di atas 80 menit) dan atau pada beban pemanasan yang besar (di atas 5 kg air) diperoleh prestasi termal dan ekonomisitas yang lebih baik. Sedangkan pada beban pemanasan yang relatif ringan atau singkat, pemanasan dengan elpiji dan minyak tanah diperoleh prestasi termal dan ekonomisitas yang lebih baik.
KARAKTERISASI KEKERASAN DAN POROSITAS PADA PENGECORAN GRAVITASI PADUAN ALUMINIUM-SILIKON HYPEREUTECTIC
Sudarsono Sudarsono
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33772/djitm.v3i1.307
Pengecoran gravitasi adalah teknik pengecoran menggunakan cetakan logam dimana logam cair masuk kecetakan dengan gaya gravitasi. Metal cair mengalir ke dalam cetakan dan membeku dengan cepat selama proses pengecoran berlangsung. Hasil pengecoran dengan sistem ini memiliki permukaan yang halus dan dimensi yang cukup akurat; selain juga memiliki sifat mekanis dan ketahanan tekan yang sangat baik. Penelitian ini bertujuan mempelajari karakteristik kekerasan dan porositas hasil coran pengecoran gravitasi. Material yang digunakan adalah piston bekas (77,89 % Al - 18,0 % Si) yang merupakan paduan aluminium-silikon Hypereutectic. Paduan aluminium dilebur dalam dapur crusibel menggunakan bahan bakar oli bekas yang dicampur minyak tanah. Benda uji dibuat dengan menggunakan teknik pada cetakan besi. Pengecoran gravitasi menggunakan variabel temperatur tuang 700 °C, kemudian benda uji dilakukan pengujian kekerasan, pengujian porositas. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, kekerasan tertinggi terdapat pada spesimen bagian bawah yaitu 90,671 kg/mm2 dan kekerasan terendah terdapat pada spesimen bagian atas yaitu 83,082 kg/mm2. Sedangkan porositas tertinggi terdapat pada spesimen bagian atas yaitu 0,0148 % dan porositas terendah terdapat pada spesimen bagian bawah yaitu 0,0113 %.
ANALISA STABILITAS TRANSIEN SISTEM TENAGA LISTRIK BERDASARKAN WAKTU PEMUTUSAN KRITIS
Tambi Tambi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33772/djitm.v3i1.308
Stabilitas sistem tenaga listrik merupakan kemampuan suatu sistem untuk mempertahankan sinkronisasi dan keseimbangan dalam sistem akibat adanya gangguan. Studi stabilitas yang tepat dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk menganalisa sistem supaya dapat bekerja secara efektif. Untuk mempelajari stabiltas sistem tenaga digunakan pemodelan terhadap komponen – komponen sepeti generator, saluran transmisi, dan beban. Pemodelan diturunkan dari persamaan matematis berupa persamaan diferensial nonlinier dengan menggabungkan dari persamaan sistem ke dalam persamaan ayunan mesin untuk membentuk suatu persamaan diferensial nonliier, maka dibutuhkan suatu metode penyelesaian persamaan tersebut. Suatu metode pendekatan numerik untuk menyelesaikan persamaan diferensial ordiner adalah metode Euler dan modifikasinya serta metode Runge-Kutta. Stabilitas sistem tenaga listrik dapat dievaluasi pada dua kondisi yang berbeda yaitu keamanan dan ketercukupan atau ketersediaan. Pengamanan erat kaitannya dengan waktu yang dibutuhkan untuk melepaskan diri dari sistem jika terjadi gangguan. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk lepas dari sistem jika terjadi gangguan yang berat, dalam hal ini lama waktu pemutusan krits untuk keperluan setting proteksi, ini telah menjadi pemikiran utama bagi para peneliti kestabilan sistem tenaga listrik. Dari hasil Simulasi diperoleh waktu pemutusan kritis sebesar 0.2 detik, di mana generator satu mengalami ayunan sudut rotor sebesar ( pada detik terhadap generator 3, sedangkan generator 2 mengalami ayunan sudut rotor pada detik terhadap generator 3
PERANCANGAN KINCIR AIR TIPE UNDERSHOOT PADA SALURAN IRIGASI SEBAGAI PENGHASIL TENAGA LISTRIK
Muhammad Hasbi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33772/djitm.v3i1.309
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unjuk kerja kincir air tipe undershoot dengan sirip sudu dibuat bergerak untuk memanfaatkan potensi aliran irigasi sebagai pembangkit listrik. Dimensi kincir air yaitu diameter 100 cm, jumlah sudu 12 dan lebar sudu 50 cm diuji pada saluran irigasi yang lebarnya 100 cm dengan kedalaman 80 cm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kecepatan putaran kincir sangat dipengaruhi oleh bentuk sudu, kedalaman sudu kincir dalam aliran dan bobot dari kincir. Saat sudu 50 cm di bawah permukaan hanya menghasilkan putaran sebesar 9,40 rpm. Hal ini disebabkan karena pergerakan sudu di bawah permukaan mengalami hambatan yang besar. Kemudian saat sudu diangkat hingga permukaan air, putaran kincir bertambah menjadi 10 rpm. Selanjutnya bila jumlah sudu dikurangi menjadi 6, putaran kincir bertambah sampai 14,4 rpm. Bersadarkan penelitian ini perlu dipertimbangkan bentuk sudu bentuk airfoil untuk mengurangi gaya hambat pada pergerakan sudu saat berada dalam air.
ANALISIS KERUSAKAN GEDUNG AKIBAT BEBAN DINAMIK (KASUS BEBAN GEMPA PADA GEDUNG REKTORAT UNHALU)
Baso Mursidi
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33772/djitm.v2i2.310
Tujuan penulisan ini adalah untuk menganalisa kriteria desain rencana, apakah tepat untuk kondisi saat ini dan mengidentifikasi sejumlah kerusakan yang ditimbulkan pada gedung tersebut. Metode yang digunakan adalah pengamatan lapangan pada tempat kerusakan, menentukan jenis keruntuhan, mengukur kembali daya dukung tanah saat ini, mengukur kuat tekan beton dengan compression test pada balok kolom, dan selanjutnya menganalisis keruntuhan secara literature. Riset menghasilkan bahwa kerusakan non struktur lebih banyak daripada kerusakan struktur. Hanya terdapat satu tempat kolom yang mengalami kerusakan berarti. Tingkat kerusakan yang terjadi secara umum adalah kerusakan ringan yang perlu perbaikan melalui penanganan proyek rehabilitasi sedang.
STUDI KARAKTERISTIK BRIKET BIOMASSA BATANG SINGKONG
Kadir Kadir;
LD Ahmad Barata
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33772/djitm.v2i2.311
Tujuan penelitian ini adalah membuat dan menguji karakteristik briket biomassa dari batang singkong (ubi kayu) sebagai sumber energi alternatif. Briket dibuat dengan ukuran partikel 20 mesh dan 80 mesh dengan jenis massa 4 gram dan 5 gram yang dicampurkan cairan pengikat (binder) sebanyak 23% kemudian dicetak dengan diameter cetakan 1,8 cm dan tekanan kompaksi 100 kgf/cm2. Briket yang telah dicetak di keringkan selama ± 4 hari yang selanjutnya dilakukan pengujian shatter index, laju perubahan temperatur dan pengurangan massa pembakaran diuji serta uji masak menggunakan tungku tradisional. Hasil uji proksimasi briket yang dihasilkan juga ditunjukkan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kualitas briket biomassa yang dihasilkan cukup baik, baik dari segi karakteristik pembakaran maupun ketahanan briket, briket ini dapat dijadikan bahan bakar alternatif.
A MATHEMATICAL MODEL FOR PREDICTING THE PERFORMANCE OF THE RENEWABLE RIVER CURRENT TURBINE WITH CONSIDERATION OF ROTATION
Aditya Rachman
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (669.221 KB)
|
DOI: 10.33772/djitm.v2i2.326
River current turbine is one of decentralized alternative energy technologies which is believed to have less environmental impacts and to offer no complex civil work. This study is the continuous work of previous study on developing a mathematical model for predicting the performance of river current turbine. In present model, the effect of turbine rotation is included, providing a widening understanding on the behavior of the turbine. To develop the model, the momentum theory which is generally applied for wind turbine is adopted. The result of the model requires inputting parameters of the water velocity, the turbine radius, the wind rotational velocity and the blade rotational velocity to calculate the performance. Verification and parametric study using the model are demonstrated and the limitation of the model is discussed.
EFEK PENINGKATAN BILANGAN REYNOLD TERHADAP KOEFISIEN KERUGIAN PADA ALIRAN PERCABANGAN
Salimin Salimin
Dinamika : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33772/djitm.v2i2.328
Aliran pada percabangan adalah satu proses tak mampu balik di mana di dalam aplikasi teknis akan menurunkan kemampuan kerja sistem. Penelitian ini bertujuan mengetahui seberapa besar aliran percabangan dengan mengukur koefiseien kerugian yang terjadi . Bentuk penelitian yang diguankan adalah menggunakan 2 macam diameter pipa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aliran percabangan : koefisien kerugian ktot(12,7 mm) = 2.176-0.164),ktot (19.1mm) = 2.836-0.515 total kerugian head hTot (12,7mm = (1.08-0.396)mH2O. htot(19.1mm) = ( 0.934-0.404)mH2O.