cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Aplikasi Fisika
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Aplikasi Fisika (JAF) terbit pertama kali pada bulan Agustus 2005, diterbitkan dengan frekuensi 2 kali setahun namun karna banyaknya paper yang akan dipublish terutama dari mahasiswa Fisika baik S1 maupun S2 yang telah menyelesaikan tugas akhir mulai Tahun 2017 jurnal ini terbit 3 kali dalam setahun (Edisi Pebruari, Juni, dan Oktober) .
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2015): JURNAL APLIKASI FISIKA" : 6 Documents clear
PENYEBARAN POTENSI AIR TANAH DANGKAL UNTUK KEBUTUHAN AIR BERSIH BERDASARKAN KUALITAS AIR TANAH DI SEKITAR PESISIR TELUK KENDARI Irawati .; Firdaus .
Jurnal Aplikasi Fisika Vol 11, No 1 (2015): JURNAL APLIKASI FISIKA
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (940.052 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pencemaran air tanah yang berada di wilayah psisir kota Kendari pada 5 kecamatan yang mengelilingi teluk Kendari  yaitu kecamatan Kendari, Kendari Barat, Mandonga, Poasia dan Abeli. Pengambilan sampel air dilakukan ipada sebaran air tanah dangkal sebanyak 20 sampel. Dari  hasil analisis yang  dilakukan dengan menggunakan metode Indeks Pencemaran,  diketahui bahwa kualitas air sumur gali di sekitar pesisir Teluk Kendari kurang layak dikonsumsi sebagai air minum sebab telah melampaui nilai ambang Baku Mutu Air kelas 1 yang ditetapkan PPRI No.82 tahun 2001 . Parameter fisika  yang melampaui baku mutu air  yaitu kekeruhan (TSS) dengan nilai rata-rata melebihi 100 mg/L. Parameter kimia diatas baku mutu yaitu Besi (Fe) dengan nilai lebih dari 4 mg/L dan Magnesium (Mg) dengan nilai rata-rata lebih dari 60 mg/L. Tingginya beberapa parameter ini telah mengindikasikan adanya pencemaran di lokasi tersebut. Hasil perhitungan penentuan status mutu air dengan metode Indeks Pencemaran menunjukkan bahwa secara umum di lokasi tersebut tergolong cemar sedang dengan nilai indeks 5,0 < PIj ≤10
Transisi Freedericksz Pada Kristal Cair Nematik dengan Arah Medan Listrik Eksternal (E) Membentuk Sudut ( ) Terhadap Arah Sumbu-x Penjajaran Direktor ( ) Vivi Hastuti; Al Jalali Muhammad
Jurnal Aplikasi Fisika Vol 11, No 1 (2015): JURNAL APLIKASI FISIKA
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transisi Freedericksz secara sederhana dapat dipahami sebagai suatu keadaan pada saat molekul kristal cair mulai melakukan distorsi. Transisi Freedericksz terjadi ketika medan listrik (E) yang diberikan lebih besar dari medan listrik kritis (Ec) dan potensial pada saat akan terjadi transisi Freederickszdisebut potensial kritis (Vc). Pada penelitian ini, dirumuskan persamaan medan kritis (Ec) dan potensial kritis (Vc) dengan menganggap medan listrik (E) yang diberikan membentuk kemiringan sebesar  terhadap sumbu-x (kondisi planar). Molekul kristal cair diangap berbentuk batang dan setelah medanlistrik diberikan, molekul kristal cair dianggap cenderung melakukan pensejajaran dengan arah medan listrik yang diberikan ().  AsasvariasiEuler-Lagrange digunakan untuk penyelesaian awal kasus dalam penelitian ini. Kondisi molekul terjangkar kuat digunakan sebagai syarat batas awal dan syarat batas akhir dalam penyelesaian Persamaan Diferiansial Biasa (PDB). Pada penelitian ini, diperoleh bahwa potensial kritis (Vc­) terkecil terjadi pada saat medan listrik yang diberikan membentuk kemiringan sebesar 90oterhadap sumbu penjajaran. Ketika medan listrik (E) yang diberikan berada pada interval maka transisi Freedericksz tidak ditemukan.  Hal ini sesuai dengan asumsi awal  bahwa ketika molekul kristal cair diberikan medan listrik (E) maka molekul kristal cair cenderung melakukan pensejajaran dengan arah medan listrik (E) dan ini hanya ditemukan ketika kemiringan medan listrik yang diberikan berada pada interval.
MICROWAVE PROCESSING OF SILICA FROM RICE HUSK I Nyoman Sudiana
Jurnal Aplikasi Fisika Vol 11, No 1 (2015): JURNAL APLIKASI FISIKA
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (795.41 KB)

Abstract

Penelitian ini untuk membuat silica keramik dengan menggunakan energi mikrowave. Silika diproduksi dari sekam padi yang diperoleh di persawahan di Sulawesi Tenggara. Silika yang diperoleh memiliki kemurnian rata-rata 93.8 %. Silika ini di buat pellet lalu disinterring sampai suhu 1100 oC untuk mendapatkan keramik dengan kualitas tinggi. Mikrowave yang digunakan dari hasil modifikasi oven microwave komersial. Hasilnya dibandingkan dengan pemanasan biasa (dengan tanur listrik). Hasil ekperimen menunjukkan perbedaan yang signifikan dibandingkan keramik hasil pemanasan biasaterhadap sifat-sifat keramik. Ini menunjukkan bahwa ada ‘microwave effect’ terhadap silika selama sintering.
Aplikasi Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMA Made Kusumayasa; Muhammad Anas; Ida Usman
Jurnal Aplikasi Fisika Vol 11, No 1 (2015): JURNAL APLIKASI FISIKA
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An experimental study to analyze descriptively and inferentially the differences in students’ critical thinking ability to learn physics between problem-based learning and conventional model at class XI of SMA Negeri 2 Konawe was performed. Tests and questionnaires were applied. Students of XI IPA classes were served as samples. The samples were determined through a simple random sampling technique, resulting in class XI IPA3 with 31 students as an experimental group, and class XI IPA1 with 31 students as a control group, thereby 62 out of 119 students were selected as the samples. Data were collected by administering a pre- and post-test instrument to measure students’ critical thinking ability to learn Physics. The data were analyzed by using descriptive and inferential statistics. The hypotheses were tested by using the U Mann-Whitney test and Manova analysis, in which a significance level 0.05 was used, thereby if the significance value was lower than 0.05 (sig. < α = 0.05), then H0 was rejected and H1 accepted. The results of data analysis showed that (1) there was a difference in terms of critical thinking ability between the class XI IPA students of SMA Negeri 2 Konawe which learned through a problem-based learning and those who learned in a conventional model and (2) there was a difference in terms of critical thinking ability to learn Physics between the class XI IPA students of SMA Negeri 2 Konawe which learned through a problem-based learning and those who learned in a conventional model.
Implementasi Deteksi Tepi Canny pada Citra Mammografi Nurhasanah .; Okto Ivansyah
Jurnal Aplikasi Fisika Vol 11, No 1 (2015): JURNAL APLIKASI FISIKA
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1256.801 KB)

Abstract

Pengolahan citra mammografi membantu dokter dalam mendiagnosa dan mendeteksi penyakit yang menyerang bagian dalam payudara tanpa operasi lebih dulu. Analisis citra dilakukan untuk mencapai tujuan pengobatan yang maksimal,salah satu prosesnya adalah deteksi tepi. Pendeteksian tepi di sini menggunakan metode Canny, yang dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap pertama proses smothing yang bertujuan untuk menghilangkan noise kemudian dilanjutkan dengan penentuan gradien untuk penentuan tepi. Dilanjutkan dengan tahap non-maximum suppressionyang bertujuan membuang potensi gradien di suatu piksel dari kandidat edge jika piksel tersebut bukan merupakan maxima lokal pada arah edge di posisi piksel tersebut lalu didouble thresholding. Dan tahap terakhir proses edge tracking dengan hysteresis dimana tepi akhir ditentukan dengan menekan semua tepi yang tidak terhubung ke tepi tertentu yang sangat (kuat). Sehingga akhir proses menunjukkan tepi citra yang halus dan memiliki lokalisasi tepi yang baik.
EKSTRAKSI LOGAM KROMIUM (Cr) DAN TEMBAGA (Cu) PADA BATUAN ULTRABASA DARI DESA PUNCAK MONAPA KECAMATAN LASUSUA KOLAKA UTARA MENGGUNAKAN LIGAN POLIEUGENOL Hasria .; La Harimu; Cici Fatmawati
Jurnal Aplikasi Fisika Vol 11, No 1 (2015): JURNAL APLIKASI FISIKA
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.88 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pemisahan kromium dan tembaga dalam batuan ultrabasa yang terdapat dari Desa puncak Monapa Kec. Lasusua Kab. Kolaka Utara Propinsi Sulawesi Tenggara. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan ligan polieugenol dengan memisahkan logam kromium dan tembaga untuk logam murni maupun aplikasinya untuk memisahkan logam kromium (Cr) dan logam tembaga (Cu) dengan menggunakan metode ekstraksi. Metode penelitian ini adalah bersifat eksperimental. Konsentrasi ion logam kromium (Cr) dan tembaga (Cu) dari logam murni yang diekstraksi adalah masing-masing 10 ppm, dan konsentrasi ligan polieugenol adalah10 ppm.  Untuk konsentrasi ion logam kromium (Cr) dan tembaga (Cu) dalam batuan ultrabasa dengan 20 kali dan 30 kali pengenceran adalah    8,3875 ppm dan  3,50 ppm dan  1,3590 ppm dan 2,001 ppm untuk ion logam tembaga (Cu). Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan ligan polieugenol untuk mengekstraksi logam kromium (Cr) dan tembaga (Cu) untuk logam murni dengan metode terpisah mempunyai persen ekstraksi (%E) adalah masing-masing 83,33% dan 88,40%. Sedangkan kemampuan pemisahan logam kromium (Cr) dengan tembaga (Cu) secara tercampur adalah masing-masing 80,54% dan 87,57%. Untuk aplikasinya memisahkan ion logam kromium (Cr) dan tembaga (Cu) pada batuan ultrabasa untuk 20 kali pengenceran persen ekstraksinya adalah masing-masing 77,99% dan 72,72%, dan 30 kali pengenceran adalah masing-masing 72,62% dan 59,01%. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ligan polieugenol lebih baik untuk ion logam kromium (Cr).

Page 1 of 1 | Total Record : 6