Jurnal Pendidikan Matematika
Jurnal Pendidikan Matematika dikelola oleh Jurusan Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo dengan terbitan pertama versi cetak dimulai Januari 2011 sedangkan terbitan pertama versi online pada bulan januari 2018. Jurnal ini terbit dua kali setahun yaitu periode Januari dan Juli.
Articles
217 Documents
Profil Berpikir Krtitis Siswa SMP Dalam Memecahkan Masalah Matematika Berdasarkan Gaya Kognitif.
La Saudi;
Muhammad Sudia;
Mustamin Anggo
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1: Edisi Januari 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (269.939 KB)
|
DOI: 10.36709/jpm.v9i1.5764
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsiskan profil berpikir kritis siswa berdasarkan gaya kognitif reflektif dan impulsive. Peneliti ini memberikan tes Pengelompokan gaya kognitif kepada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Kendari. Untuk mendeskripsikan profil berpikir kritis siswa secara kualitatif dipilih dua siswa terdiri satu (1) impuslif dan satu (1) siswa reflektif, dengan pada setiap langkah pemecahan masalah Polya mempertimbangkan kemampuan komunikasi siswa. Dari hasil penelitian diperoleh temuan profil berpikir kritis siswa reflektif pada setiap pentahapan Polya yaitu semua memenuhi kriteria indikator berpikir kritis sebagai berikut : (1) pada kriteria focus memahami permasalahan dan memahami pertanyaan pada soal terkait sistem persamaan linear dua variabel dan mampu membuat keputusan dengan pemisalan menggunakan variabel x dan y, (2) dalam setiap langkah pengambilan keputusan dengan alasan (reason) yang relevan, (3) kesimpulan (inference) yang dibuat sesuai dengan tujuan soal dan alasan yang digunakan tepat, (4) pada kriteria situation, siswa mengetahui situasi dengan baik, (5) memberikan penjelasan lebih lanjut (clarity) dari kesimpulan, (6) untuk overview, tidak melakukan pengecekan kembali terhadap jawaban yang diperoleh
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Pendekatan CPS Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMP Ditinjau Dari Self Efficacy
Nurfitriani Nurfitriani;
Fahinu Fahinu;
Mukhsar Mukhsar
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 2: Edisi Juli 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (562.179 KB)
|
DOI: 10.36709/jpm.v9i2.5863
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek Pembelajaran Berbasis Masalah dengan pendekatan CPS terhadap kemampuan berpikir kreati matematik siswa ditinjau dari Self-Efficacy. Subyek penelitian ini adalah 43 siswa kelas VII SMP Negeri 2 Baubau tahun pelajaran 2016/2017. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pretest- posttest control group design. Dua dari enam belas diambil dengan teknik purposive sampling. Kemudian dipilih secara acak satu kelas sebagai kelas eksperimen yang mengikuti pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan CPS, dan satu kelas lainnya sebagai kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran langsung. Self Efficacy siswa diukur dengan angket Self-Efficacy dan kemampuan berpikir kreatif diukur dengan menggunakan tes kemampuan berpikir kreatif yang diberikan saat pre-test dan post-test. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji hipotesis menggunakan ANAVA satu jalur, ANAVA dua jalur, dan Uji t pada ᾳ = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan CPS lebaik baik daripada kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang diajar dengan model pembelajaran langsung ditinjau dari Self-Efficacy.
Analisis Kesalahan Siswa Kelas IX MTs Negeri 2 Kendari Dalam Menyelesaikan Soal-Soal Lingkaran
Nurul Evianti;
Jafar Jafar;
Busnawir Busnawir;
La Masi
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 2: Edisi Juli 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (563.584 KB)
|
DOI: 10.36709/jpm.v10i2.7247
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa pada materi lingkaran, dan faktor-faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan pada materi lingkaran. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di MTs Negeri 2 Kendari semester ganjil tahun ajaran 2018/2019. Data penelitian ini diperoleh dari hasil tes dan hasil wawancara. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa pada materi lingkaran ditinjau dari objek matematika yaitu kesalahan konsep, prinsip, dan algoritma. Faktor-faktor yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan konsep, prinsip, dan algoritma pada materi lingkaran untuk kesalahan konsep (a) siswa tidak memahami konsep hubungan sudut pusat dan panjang busur dan (b) siswa kesulitan dalam mengidentifikasi konsep yang akan digunakan dalam menyelesaikan soal. Untuk kesalahan prinsip siswa tidak memahami konsep teorema Pythagoras dan konsep luas persegi panjang. Untuk kesalahan algoritma (a) siswa terburu-buru dalam mengerjakan soal sehingga kurang memperhatikan informasi dalam soal dan (b) siswa tidak memeriksa kembali jawabannya.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Setting Kelompok Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Di SMP Swasta Antam Pomalaa
Desy Payung Allo;
Muhammad Sudia;
Kadir Kadir;
Hasnawati Hasnawati
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 1: Edisi Januari 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (459.343 KB)
|
DOI: 10.36709/jpm.v10i1.5641
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui deskripsi peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan menerapkan model problem based learning setting kelompok dan siswa yang diajar dengan model pembelajaran langsung. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Swasta Antam Pomalaa yang terdiri dari 4 kelas paralel dengan jumlah 100 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknikPurposive Sampling dan dipilih sampel sebanyak 2 kelas, kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis data dapat diperoleh bahwa: (1) Rata-rata peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan menerapakan model pembelajaran problem based learning setting kelompok mengalami peningkatan dengan kualitas sedang, (2) Rata-rata peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar dengan menerapakan model pembelajaran problem based learning setting kelompok mengalami peningkatan dengan kualitas sedang, (3) Penerapan model pembelajaran problem based learning setting kelompok secara signifikan lebih baik daripada penerapan model pembelajaran langsung terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII SMP Swasta Antam Pomalaa dengan taraf kepercayaan 95%.
Pengaruh Motivasi Belajar Dan Dukungan Sosial Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Kusambi
Siti Sarmiati;
Kadir Kadir;
Anwar Bey;
Utu Rahim
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10, No 1: Edisi Januari 2019
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (447.338 KB)
|
DOI: 10.36709/jpm.v10i1.5646
Penelitian ini bertujuan untuk: Menguji pengaruh motivasi belajar dan dukungan sosial terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kusambi baik secara bersama-sama maupun terpisah. Penelitian ini merupakan penelitian ex-post facto pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kusambi. Data diperoleh dari instrumen angket motivasi belajar dan dukungan sosial serta dari data dokumen hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kusambi. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa: (1) motivasi belajar siswa dalam kategori baik dan sangat baik sebanyak 34,78% atau sebanyak 24 siswa dan yang kategori kurang sebanyak 65,22% atau sebanyak 45 siswa; (2) dukungan sosial siswa dalam kategori baik dan sangat baik sebanyak 33,33% atau sebanyak 23 siswa dan yang kategori kurang sebanyak 66,67% atau sebanyak 46 siswa; (3) Secara bersama-sama maupun terpisah motivasi belajar dan dukungan sosial berpengaruh terhadap hasil belajar matematika
Pengaruh Pendekatan Open Ended dan Pendekatan Realistic Mathematics Education Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematik Ditinjau dari Motivasi Belajar Siswa
La Tesi;
Lambertus Lambertus;
Mukhsar Mukhsar
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9, No 1: Edisi Januari 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (539.704 KB)
|
DOI: 10.36709/jpm.v9i1.5765
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruh pendekatan open ended dan pendekatan realistic mathematics education terhadap kemampuan Pemecahanmasalahmatematik ditinjau dari motivasiBelajarsiswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan desain posttest Only control design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas SMKN 1 Kusambi tahun pelajaran 2016/2017 yang mempelajari materi program linear. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diketahui bahwa: 1) Rata-rata skor postes kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang diajar dengan pendekatan open-ended pada kategori motivasi belajar tinggi lebih tinggi dibandingkan siswa dari kelompok motivasi belajar sedang dan rendah. Selanjutnya, siswa yang diajar dengan pendektan RME pada kategori motivasi belajar tinggi skor rata-rata postes lebih tinggi dibandingkan siswa dari kelompok motivasi belajar sedang dan rendah.2) tidak terdapat perbedaan pengaruh penerapan pendekatan open ended dan pendekatan RME terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah matematik baik secara keseluruhan siswa maupun ditinjau dari motivasi belajar tinggi, sedang, dan rendah. 3) Respon atau tanggapan siswa terhadap pembelajaran yang menggunakan pendekatan open ended dan pendekatan RME adalah positif. Siswa senang mengikuti pembelajaran. Siswa juga sangat aktif mengikuti proses pembelajaran yang menggunakan pendekatan open ended dan pendekatan RME
Pengaruh Kecemasan Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Gu
Kodirun .;
La Masi;
Aprilia .
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 1: Januari 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (422.532 KB)
|
DOI: 10.36709/jpm.v8i1.5928
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan korelasi dan pengaruh kecemasan belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri 1 GU. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 GU. Sampel diambil dengan cara acak dan diperoleh 79 siswa. Data diperoleh dengan menggunakan angket kecemasan dan tes hasil belajar. Hasil penelitian ini adalah: (1) kecemasan belajar mempunyai hubungan negatif yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 GU; (2) kecemasan belajar mempunyai hubungan negatif yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X IPS SMA Negeri 1 GU; (3) kecemasan belajar mempunyai hubungan negatif yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri 1 GU; (4) kecemasan belajar mempunyai pengaruh negatif yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X IPA SMA Negeri 1 GU; (5) kecemasan belajar mempunyai pengaruh negatif yang signifikan terhadap hasil belajar rmatematika siswa kelas X IPS SMA Negeri 1 GU; (6) kecemasan belajar rmempunyai pengaruh negatif yang signifikan terhadap hasil belajar matematika siswa kelas X SMA Negeri 1 GU.
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Ditinjau Dari Self-Efficacy
Rizal .;
Mustamin Anggo;
Ruslan .
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 1: Januari 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (262.774 KB)
|
DOI: 10.36709/jpm.v8i1.5933
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis (KBKM) siswa yang mengikuti model pembelajaran inquiri terbimbing dan siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung ditinjau dari Self-Efficacy. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siwa kelas VII SMP Negeri 2 Baubau yang terdiri dari 18 kelas pararel. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada pengaruh model pembelajaran inquiri terbimbing terhadap peningkatan KBKM siswa ditinjau dari self-efficacy siswa terhadap matematika; (2) Secara signifikan peningkatan KBKM siswa yang mengikuti model pembelajaran inquiri terbimbing lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung; (3) Secara signifikan KBKM siswa yang mengikuti model pembelajaran inquiri terbimbing lebih tinggi daripada KBKM siswa yang mengikuti model pembelajaran langsung baik ditinjau dari siswa yang memiliki self-efficacy tinggi, self-efficacy sedang maupun self-efficacy rendah
Peningkatan Kemampuan Penalaran Matematik dan Self Efficacy Siswa SMA melalui Penerapan Pendekatan Problem Posing
Tatiriah .;
Edi Cahyono;
Kadir .
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2: Juli 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (292.147 KB)
|
DOI: 10.36709/jpm.v8i2.5981
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan kemampuan penalaran matematik dan self efficacy siswa melalui pendekatan problem posing. Jenis penelitian ini merupakan penelitian eksperimen kuasi dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Soropia tahun pelajaran 2015/2016 yang mempelajari materi trigonometri. Berdasarkan hasil analisis data penelitian diketahui bahwa: 1) Rata-rata kemampuan penalaran matematik siswa setelah mendapatkan pembelajaran dengan pendekatan problem posing berada pada kategori tinggi, sedangkan self efficacy siswa terhadap matematika berada pada kategori sedang. 2) Terdapat peningkatan kemampuan penalaran matematik dan self efficacy siswa setelah diajar dengan pendekatan problem posing dan pendekatan konvensional. 3) Peningkatan kemampuan penalaran matematik siswa yang diajar dengan pendekatan problem posing lebih tinggi daripada peningkatan kemampuan penalaran matematik siswa yang diajar dengan pendekatan konvensional. 4) Peningkatan self efficacy matematik siswa yang diajar dengan pendekatan problem posing lebih tinggi daripada peningkatan self efficacy matematik siswa yang diajar dengan pendekatan konvensional. 5) Respon siswa terhadap pembelajaran problem posing adalah positif. Siswa senang dan aktif mengikuti pembelajaran problem posing
Pengaruh Penerapan Model TTW Terhadap Kemampuan Menulis Matematis Siswa SMP Ditinjau Dari Motivasi Belajar
Aisah .;
Kodirun .;
Mukhsar .
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2: Juli 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo,
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (640.521 KB)
|
DOI: 10.36709/jpm.v8i2.5986
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata peningkatan kemampuan menulis matematis siswa yang diajar dengan model TTW dan pembelajaran langsung; mengetahui perbedaan pengaruh penerapan model TTW dan pembelajaran langsung terhadap kemampuan menulis matematis siswa ditinjau dari motivasi belajar. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII SMPN 4 Kendari. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan statistik inferensial dengan two way anova dan uji beda dua rata-rata. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara signifikan rata-rata peningkatan kemampuan menulis matematis siswa yang diajar dengan model TTW lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata peningkatan kemampuan menulis matematis siswa yang diajar dengan pembelajaran langsung; terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan penerapan model TTW dan pembelajaran langsung terhadap kemampuan menulis matematis siswa ditinjau dari motivasi belajar..