cover
Contact Name
Erwin Musdah
Contact Email
jan.stialanmks@gmail.om
Phone
+628113157949
Journal Mail Official
jan.stialanmks@gmail.om
Editorial Address
Jl. A.P. Pettarani No.61 Makassar 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Administrasi Negara
ISSN : 14108399     EISSN : 26153424     DOI : -
Jurnal Administrasi Negara menyediakan media untuk mempublikasikan artikel asli berupa pengetahuan baru yang unik dalam bidang administrasi negara. Jurnal ini membuka kesempatan seluas-luasnya untuk publikasi dan berbagi penelitian serta pengembangan upaya berkelanjutan di bidang administrasi. Jurnal Administrasi Negara menerbitkan artikel di bidang admnistrasi negara dengan pendekatan antar disiplin dengan berbagai topik kajian yang meliputi tata pemerintahan, organisasi publik, kebijakan publik pelayanan publik, manajemen, etika birokrasi, serta hukum administrasi/tata pemerintahan. Artikel harus dikirim ke kantor redaksi. Informasi lengkap mengenai cara mengirimkan artikel dan petunjuk untuk penulis tersedia di setiap edisi. Semua artikel yang disampaikan akan diseleksi oleh mitra bebestari (peer reviewed) dan dapat diedit oleh redaksi. Sejak tahun 2014 jurnal ini akan dipublikasikan tiga kali dalam setahun yaitu pada bulan April, Agustus, dan Desember. Tidak ada biaya yang dikenakan untuk publikasi dalam jurnal ini.
Arjuna Subject : -
Articles 202 Documents
Etos Kerja Pegawai Negeri Sipil Pada Kantor Kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar Halim Halim; Azwar Anas; Rohana Thahier
Jurnal Administrasi Negara Vol 20 No 3 (2014): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Politeknik STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33509/jan.v20i3.15

Abstract

Abstrak : Etos kerja menjadi salah satu tolok ukur terhadap keberhasilan Pegawai Negeri Sipil dalam melaksanakan pekerjaannya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. Penelitian ini ditujukan untuk memperoleh informasi dan menjelaskan mengenai etos kerja Pegawai Negeri Sipil pada Kantor Kecamatan Galesong Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kuantitatif yang dimaksudkan untuk menggambarkan data penelitian secara interpretatif berlandaskan teori dengan menggunakan tabel frekuensi skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etos kerja pegawai negeri sipil ditinjau dari aspek ide individualisme / independensi termasuk kategori baik. Namun demikian, indikator manajemen waktu ternyata termasuk dalam kategori buruk disebabkan masih banyak pegawai yang belum dapat mengelola waktunya dengan baik dalam melaksanakan pekerjaannya. Di samping itu, etos kerja pegawai negeri sipil ditinjau dari aspek pengaruh positif bekerja terhadap individu termasuk dalam kategori sangat baik, yang ditunjukkan dari bagaimana pegawai pada kantor tersebut melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik karena setiap pegawai selalu beranggapan bahwa pekerjaan yang ia kerjakan akan menghasilkan sebuah pengaruh yang positif bagi meraka. Oleh karena itu, manajemen waktu yang baik sangat diperlukan demi terwujudnya efektivitas dan efisensi dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kantor Kecamatan Galesong Selatan.Kata kunci : Etos kerja, Pegawai negeri sipil, Kantor kecamatan. Abstract : Work ethic became one of the benchmarks for the success of the Civil Service in carrying out his job as a public servant. This study aims to obtain information and explain about the work ethic of the Civil Service in South Galesong District. The method used is descriptive-quantitative method that intended to describe the data in interpretive research based theory using frequency table scores. The result of this study showed that the work ethic of civil servants, in terms of individualism/independency aspects, is categorized ‘good’. However, in terms of time management indicator is categorized ‘bad’ because still there are many employees have not been able to manage their time properly in doing their job. In addition, the work ethic of civil servants in terms of positive influence aspects to individuals is categorized ‘excellent’ that showed in how well the employees carrying out their duties and responsibilities. This was based on the view of every employee that often assumes the work he is doing will produce a positive influence on himself. Therefore, adequate time management is necessary in order to achieve effectiveness and efficiency in governance at South Galesong Subdistrict.Keywords : Work ethics, Civil service, Office of subdistrict.
Pengaruh Optimalisasi Manajemen Aset Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Makassar John Gamara Tangke; Halim Halim; Gina Lucita
Jurnal Administrasi Negara Vol 21 No 1 (2015): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Politeknik STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33509/jan.v21i1.17

Abstract

Abstrak : Manajemen aset daerah penting dalam mewujudkan laporan keuangan pemerintah daerah yang berkualitas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Optimalisasi Manajemen Aset Daerah terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Metode penelitian adalah metode kuantitatif dengan jenis penelitian korelatif. Populasi adalah Pengelola Barang dan Kepala Sub Bagian Perlengkapan di 52 Satuan Kerja Perangkat Daerah dengan sampel sebanyak 104 orangresponden ditetapkan secara purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menyebarkan kuesioner dan telaah dokumen. Analisis data menggunakan uji normalitas, analisis regresi, dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian memperlihatkan optimalisasi manajemen aset daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan Pemerintah Daerah. Hal ini dilihat dari nilai regresi yang menunjukkan angka positif sebesar 0,293 dan nilai signifikansi0,000<0,05. Untuk itu, sebaiknya Pemerintah Kota Makassar serius menindaklanjuti semua rekomendasi BPK dalam Laporan Hasil Pemeriksaan BPK terutama mengenai permasalahan manajemen aset tetap.Kata kunci : Optimalisasi manajemen aset, Kualitas laporan keuangan, Pemerintah daerah. Abstract : Regional Owned-Asset Management is significantly important in creating a good local government financial report. Therefore, the objective of the study is to understand the influence of optimization of Regional Owned-Asset Management toward the quality of financial report. The study applies a quantitative method with a correlative study. The populations of the study are Asset Administrators and the Head of Equipment SubDivision in 52 Local Government agencies consists of 104 respondents assigned in purposive sampling. The data is gathered by distributing questionnaires and research papers. The data is analyzed by taking normality test, regression analysis, and hypothesis test with SPSS. The result of the study shows that the optimization of Regional Owned-Asset Management positively influenced the quality of financial report of the Makassar Municipality significantly. This can be seen from the value of regression that shows a positive value as 0.293 and significant value as 0.000<0.05. Therefore, The Makassar Municipality should seriously follow-up the recommendations of BPK (Audit Board of the Republic of Indonesia) in BPK’s Audit Reports, particularly regarding Asset Management problems.Keywords : Asset management optimization, Financial report quality, Local government
Mengakselerasi Gerakan Pembangunan Di Provinsi Papua Johann Tarru Mada
Jurnal Administrasi Negara Vol 21 No 1 (2015): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Politeknik STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33509/jan.v21i1.18

Abstract

Abstrak : Pemerintah Daerah seharusnya memiliki Pernyataan visi dan misi yang menjadi tonggak kesepahaman bersama semua pelaku pembangunan untuk menyamakan gerak langkah guna mengaktualisasikan segenap potensi yang dimiliki oleh setiap kabupatendan kota menuju cita-cita sejati pembangunan, yaitu menjadikan masyarakat lebih sejahtera dan bermartabat. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba memetakan potensi perekonomian dan membandingkannya dengan pernyataan visi dan misi kabupaten/kota di Provinsi Papua sehingga dapat diperoleh gambaran umum mengenai kemampuan akselerasi pembangunan di setiap kabupaten/kota. Penelitian ini bersifatdeskriptif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh kabupaten/kota di Provinsi Papua, yaitu sebanyak 28 kabupaten dan 1 kota. Berdasarkan area cluster sampling, dipilih 3 kabupaten di bagian utara, 4 kabupaten/kota di bagian tengah, dan 3 kabupaten di bagian selatan Provinsi Papua. Analisis data dilakukan dengan menggunakan modelTipologi Klassen, yang memetakan sektor ke dalam 4 kuadran. Kemudianmembandingkannya dengan pernyataan visi dan misi masing-masing kabupaten/kota. Hasil analisis menunjukkan bahwa masing-masing kabupaten/kota memiliki perbedaan karakteristik sektor unggulannya. Terdapat dua sub sektor yang unggul dihampir semua daerah, yaitu: perikanan dan kehutanan. Secara kumulatif terdapat 86 sub sektor unggulan yang dimiliki oleh semua kabupaten/kota, namun hanya 34sub sektor yang tersirat secara jelas dalam pernyataan visi dan misi masing-masing kabupaten dan kota.Kata kunci : Visi, Misi, Tipologi klassen, Keunggulan regional, Keunggulan absolut, Keunggulan komparatif. Abstract : Regional Government should have vision and mission statements as milestones of agreement with all the actors of development to equalize motion steps in order to actualize all the potential of each of regency and city to reach the ideals of development, i.e.to make more prosperous and dignified society. This research is to chart the potentialeconomy and compare it with the vision and mission statement of regencies and cities in Papua Province, in order to obtain general overview on the ability of accelerating development in each of regency and city. This is a descriptive research. The population of this research is all regency/city in Papua Province, they are, 28 regencies and 1 city. Based on Area Cluster Sampling, 3 (three) regencies in the northern part, 4 (four) regencies/city in the center, and 3 (three) regencies in the southern part of PapuaProvince were chosen. Data is analysed by using the Klassen Typology Model, who mapped the sector into 4 quadrants. Then, compare it with their vision and mission statements of each of regency and city. The results show that each of regency/city has distinctive characteristics in advantage sector. There are 2 sub sectors of excellence exist in all regencies and city, namely fishery and forestry. Cumulatively, there are 86 sub sector flagships that are owned by all districts/cities, but only 34 sub sectors clearly imply the vision and mission statements in each of regency and city.Keywords : Vision, Mission, Klassen typology, Regional advantages, Absolute advantage, Comparative advantage
Kendala Dan Solusi Dalam Peningkatan Disiplin Pegawai Negeri Sipil Di Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat Rohana Thahier
Jurnal Administrasi Negara Vol 21 No 1 (2015): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Politeknik STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33509/jan.v21i1.19

Abstract

Abstrak : Salah satu indikasi rendahnya kualitas PNS di Pemerintah Daerah adalah banyaknya pelanggaran disiplin yang dilakukan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kendala dan solusi dalam peningkatan disiplin Pegawai Negeri Sipil di Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data dari kepustakaan dan informan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa kendala dalam peningkatan disiplin PNS adalah kurang tegasnya sanksi yang diberikan oleh pejabat yang berwenang serta lunturnya kedisiplinan PNS. Oleh karena itu, diperlukan adanya sanksi/tindakan secara tegas bilamana seorang PNS terbukti melakukan pelanggaran disiplin sebagai solusi yang tujuannya untuk memberikan efek jera dan shock terapi agar PNS yang lain tidak meniru atau melakukan pelanggaran yang lebih berat lagi.Kata kunci : Peningkatan Disiplin, Pegawai Negeri Sipil, Sekretariat Daerah. Abstract : An indication of low quality civil servants in local government is in the number of disciplinary offenses committed. Therefore, this study aims at understanding the problems and solutions of the improvement of civil servants discipline in the Regional Secretary of West Sulawesi Province. This study uses a qualitative method with data from library research and informants. The result of the study shows that problems of improvement of civil servants discipline is the lack of traction on the sanctions providedby the competent authorities, along with undermining discipline by the civil servants. Hence, it is necessary to explicitly sanction or action when a civil servant convicted of breach of discipline as a solution that aim to give a deterrent effect and shock therapy so that civil servants do not imitate others or commit more serious offenses again.Keywords : Improvement of discipline, Civil Servants, Regional Secretary.
Analisis Perdagangan Intra Industri Indonesia-Cina (Tahun 2000 - 2014) Astriana Astriana; Aulia Rahman
Jurnal Administrasi Negara Vol 21 No 1 (2015): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Politeknik STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33509/jan.v21i1.20

Abstract

Abstrak : Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui perkembangan perdagangan intra-industri Indonesia dengan Cina. Penelitian ini menggunakan studi arus perdagangan yang dilakukan antara Indonesia dan Cina pada Industri manufaktur SITC Rev. 3 (3 digit). Data yang digunakan adalah data sekunder yaitu data time series tahun 2000-2014 yang diperoleh dari United Nation Comtrade Data, Bank Dunia, United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), Centre d’Etudes Prospectives et d’Informations Internationales (CEPII) dan World Trade Organization (WTO). Metode analisis data menggunakan Indeks Grubel-Lloyd dan pendekatan Gravity Model melalui regresi linear. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terjadi kecenderungan penurunan indeks Intra Industri Trade Indonesia dengan Cina. Hasil regresi IntraIndustri Trade memperlihatkan variabel rata-rata Gross Domestic Product (GDP), ratarata GDP/capita dan FDI (Foreign Direct Investment) berhubungan positif terhadap indeks masing-masing Standard International Trade Classification (SITC), sedangkan perbedaan GDP, perbedaan GDP/capita, tarif dan jarak mempunyai hubungan yangnegatif.Kata kunci : Gross Domestic Product (GDP), tarif, jarak, Foreign Direct Investment, Perdagangan intra-industri. Abstract : The research aims at investigating the development of Indonesian Intra-Industry Trade (IIT) with China. This research uses trade flow study between Indonesia and China on manufacturing industry of SITC Revision 3 (3 digits). Data used in this research are the secondary data i.e. time series from 2000 to 2014, obtained from the UNComtrade, Word Bank, UNCTAD, CEPII and WTO. Data analysis methods used are Grubel-Lloyd Indeks (G-L Indeks) and Gravity Model Approach through linear regression. The result of the research indicates the tendency of the decrease of Indonesian IIT index with the trade partners, except Japan and Malaysia. The IIT regression result indicates that the average GDP, average GDP/capita and FDI have positive relationship with each ofSITC indexes, whereas inequality of GDP, inequality of GDP/capita, tariff, and distance have negative relationships.Keywords : Gross Domestic Product (GDP), tariff, distance, Foreign Direct Investment (FDI), Intra-industry Trade (IIT).
Analisis Motivasi Pegawai Ditinjau Dari Aspek Kebijakan Pada Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Pinrang Muhammad Basri; Iryanti Mayasari
Jurnal Administrasi Negara Vol 21 No 1 (2015): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Politeknik STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33509/jan.v21i1.21

Abstract

Abstrak : Motivasi pegawai pada Dinas Pertanian dan Peternakan terlihat belum berjalan dengan optimal disebabkan kebijakan belum dipahami oleh pegawai secara memadai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi pegawai ditinjau dari aspek kebijakan pada Dinas Pertanian dan Peternakan  Kabupaten Pinrang.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif-kuantitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen penelitian; kuesioner, pedoman wawancara, dan observasi kemudian dianalisis menggunanakan persentase skoring.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa pegawai pada Dinas Pertanian dan Peternakan telah memiliki motivasi yang baik dalam bekerja. Hal ini terlihat dengan adanya beberapa kebijakan dihasilkan oleh pemerintah daerah khususnya yang berhubungan dengan Tugas Pokok Dinas Pertanian. Salah satu upaya dalam mendorong pegawai untuk meningkatkan kemampuannya adalah menfasilitasinya dengan pemberian bantuan dana. Hal ini untuk menunjukkan peningkatan kapasitasnya dalam rangka mendukung produktivitas kerja mereka.Kata kunci : Motivasi pegawai, Penataan kebijakan, Deregulasi, Manajemen kepegawaian. Abstract : Motivation of employees in Agriculture and Livestock Agency of Pinrang District has not run optimally due to the policy has not been adequately understood by employees. Therefore, this study aims at knowing motivation of employees in terms of policy aspects at Agriculture and Livestock Agency of Pinrang District. This study uses descriptive- quantitative method. Data is collected by using research instruments such as questionnaire, interview guideline, and observation, then, analyzed by scoring percentage. The result of this study shows that the employees of Agriculture and Livestock Agency have had a good motivation to work. This can be seen with some of the policies produced by local government, in particular, the policies related to primary tasks of Agriculture and Livestock Agency. One of the efforts to encourage the employees to improve their ability is to facilitate them with providing aids. This is to show their capacity improvement in order to support their working productivity.Keywords : Employee motivation, Policy restructuring, Deregulation, Human Resource Management.
Mutu Pelayanan Radiologi Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar Rini Hatma Rusli; Amir Imbaruddin; Nuraeni Sayuti
Jurnal Administrasi Negara Vol 21 No 2 (2015): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Politeknik STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33509/jan.v21i2.22

Abstract

Abstrak : Pelayanan kesehatan yang diselenggarakan oleh berbagai sarana kesehatan pada berbagai tingkat pelayanan baik pemerintah maupun swasta mutunya belum merata dan belum sepenuhnya dapat memenuhi tuntutan kebutuhan pengguna jasa dan masyarakat termasuk pelayanan penunjang kesehatan seperti pelayanan radiologi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi dan penjelasan mengenai mutu pelayanan radiologi pasien rawat jalan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif-kuantitatif yang dimaksudkan untuk menggambarkan data penelitian secara interpretatif berlandaskan teori dengan menggunakan tabel frekuensi skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutu pelayanan radiologi pasien rawat jalan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 4,56 atau 91,3%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian mutu pelayanan tersebut dapat dilihat dari beberapa aspek, yaitu aspek akses berada pada kategori baik, aspek pilihan dan pastisipasi berada pada kategori baik, aspek informasi berada pada kategori baik, aspek kualitas berada pada kategori baik, dan dari aspek mekanisme pengaduan konsumen berada pada kategori baik. Dari hasil penelitian ini disarankan sebaiknya mutu pelayanan radiologi pasien rawat jalan tetap dipertahankan dan terus ditingkatkan sehingga semakin banyak orang yang memilih untuk melakukan pemeriksaan radiologi di rumah sakit Bhayangkara Makassar.Kata kunci : mutu pelayanan, radiologi, pasien rawat jalan, rumah sakit Abstract : Quality of health care organized by a variety of health facilities at various levels of both government and private services have not been evenly distributed and not fully able to meet the demanding needs of service users and the community, including health support services such as radiology services. This study aimed to obtain information and explain the quality of outpatient radiology services in Bhayangkara Hospital of Makassar. The method used is descriptive-quantitative that intended to describe interpretative research data, based on the theory by using frequency table scores. The results show that the quality of outpatient radiology services in Bhayangkara Hospital of Makassar is in good category with an average value of 4.56 or 91.3%. The Results of the assessment of service quality are viewed from the Aspect of Accessibility that are in good category, the Aspect of Choice and Participation, that are in good category, the Aspect of Information that is in good category, the Aspects of Quality that is in good category, and the Aspect of Consumer’s Complaints Mechanism that is in good category as well. Based on the study, it is suggested that the quality of outpatient radiology services in Bhayangkara Hospital of Makassar should be maintained or improved so that more and more people are willing to conduct radiological examinations in Bhayangkara Hospital of Makassar.Keywords : Quality of services, radiology, outpatient, hospital
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Pegawai Negeri Sipil Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bulungan Jaenudin Jaenudin; Frida Chairunisa
Jurnal Administrasi Negara Vol 21 No 2 (2015): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Politeknik STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33509/jan.v21i2.23

Abstract

Abstrak : Pegawai Negeri Sipil (PNS) adalah sosok yang masih sering dikaitkan dengan pandangan miring seperti prilaku korupsi, kolusi, nepotisme, tidak disiplin, tidak kompeten, birokrasi yang panjang, inefesiensi. Ada beberapa faktor yang diduga berpengaruh terhadap kinerja pegawai negeri sipil yaitu; pendidikan dan pelatihan, disiplin kerja, motivasi kerja, dan kemampuan SDM. Sehubungan dengan  itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor  pendidikan dan pelatihan, disiplin kerja, motivasi kerja, dan kemampuan SDM serta faktor yang paling dominan terhadap kinerja PNS pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bulungan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi adalah seluruh pegawai negeri sipil pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bulungan sebanyak 160 orang dan sampel 113 orang yang ditetapkan menggunakan teknik disporportionate stratified random sampling didasarkan pada strata tingkat pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pendidikan dan pelatihan (X1), disiplin kerja (X2), motivasi kerja (X3), dan kemampuan SDM (X4) berpengaruh secara simultan terhadap kinerja pegawai (Y), disebabkan  karena kesempatan pendidikan dan pelatihan pegawai didukung anggaran yang cukup besar, komitmen dan ketegasan penegakkan disiplin pegawai, motivasi kerja melalui pemberian TPP yang cukup memadai, serta pemberdayaan SDM secara optimal. Adapun variabel disiplin kerja (X2) yang paling dominan berpengaruh terhadap kinerja (Y). Oleh karena itu harus ada komitmen dalam  penegakkan disiplin kerja secara konsisten karena keberhasilan kinerja ditentukan oleh faktor disiplin.Kata kunci : Kinerja PNS, Disiplin Kerja, Diklat, Motivasi Kerja, Kemampuan SDM Abstract : Civil Servants are seen as figures with negative stigma, regarding corruption behaviour, indiscipline, incompetent, long bureaucratic services, inefficient. It is assumed that there are factors influencing their performances, such as training and development, work discipline, work motivation and ability. Regarding this, the objective of the study is to understand whether training and education, work discipline, work motivation, and ability influenced employee performance and to discover the dominant factor influencing employees’ performance at the secretariat office of Bulungan Regency. The method of the study is an associative method with quantitative approach. The population is 160 employees at the secretariat office of Bulungan Regency and 113 employees are selected with disproportionate stratified random sampling to participate as respondents of the study. The results show that variables of the training and education (X1), work discipline (X2), work motivation (X3), and ability (X4) influenced employee performance. The reasons for this findings are the availability of funding for employees to attend training and education, commitment on law enforcement, allocation of additional TPP that effectively improved employee work motivation, and optimalization of employees’ empowerment. Variable of work discipline (X2) attains the most significant influence on employees’ performance (Y). Accordingly, there must be a commitment to enforce employees’ discipline consistently, because the success of employees’ performance is determined by the factor of discipline.Keywords : Employee Performance, Work Discipline, Training and Education, Work Motivation, Ability. 
Pendekatan Sistem Dalam Menjaga Mutu Pelayanan Pada Rawat Inap Sampuria Puenya Puskesmas Pandauke Kecamatan Mamosalato Kabupaten Morowali Utara Fitriah Ningsih; Alam Tauhid Syukur; Najmi Kamariah
Jurnal Administrasi Negara Vol 21 No 2 (2015): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Politeknik STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33509/jan.v21i2.24

Abstract

Abstrak : Puskesmas merupakan bagian dari sistem pelayanan kesehatan yang diberikan pada masyarakat, dalam hal ini pelayanan Rawat Inap diharapkan mampu memberikan pelayanan yang bermutu dan menyeluruh berdasarkan dengan standar dan prosedur yang telah ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui serta menjelaskan pendekatan sistem dalam menjaga mutu pelayanan pada Rawat Inap Sampuria Puenya Puskesmas Pandauke Kecamatan Mamosalato Kabupaten Morowali Utara. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif- deskriptif yakni mengetahui, menjelaskan, dan mendiskripsikan mutu pelayanan Rawat Inap Sampuria Puenya. Sampel dalam penelitian adalah sebagian petugas dan pasien pada Rawat Inap Sampuria Puenya Puskesmas Pandauke dengan jumlah informan sebanyak 9 informan terdiri dari 6 informan petugas dan 3 orang informan pasien dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan telaah dokumen. Pengolahan data diambil dari data primer yang bersumber dari wawancara, data sekunder melalui analisis teoritis yang bersumber dari buku, laporan, dan foto-foto, dan hasil observasi melalui reduction, display, dan conclusion drawing verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan sistem dalam menjaga mutu pelayanan pada Rawat Inap Sampuria Puenya Puskesmas Mamosalato Kabupaten Morowali Utara dilihat dari aspek masukan (input), aspek proses (process), dan aspek hasil (outcome) belum maksimal.Kata kunci : mutu pelayanan, pendekatan sistem, rawat inap, puskesmas, Kabupaten Morowali Utara. Abstract : Public Health Centre is part of the health care system provided to the community, in this case Inpatient services that are capable to provide quality services and full services, based on standards and procedures that have been set. The purpose of this study is to determine and explain the systems approach in maintaining the quality of services for Inpatients in Sampuria Puenya Pandauke Health Centre of Mamosalato Sub District at North Morowali Regency. This type of research uses descriptive qualitative research method of knowing, explaining and describing quality of Inpatient Services at Sampuria Puenya Pandauke Public Health Centre. Samples are some officers and Inpatients of Sampuria Puenya Pandauke Public Health Centre with a number of informants as much as 9 informants which consists of 6 officers and 3 inpatients. Technique of collecting data is observation, interviews and document analysis. Data is presented by processing primary data through interviews and secondary data processing through theoretical analysis from books, reports, photographs, data and observations and analysis of data through data reduction, display, and conclusion drawing verification. The results show that the system approach in maintaining the quality of services in Inpatient Sampuria Puenya Panauke Health Center at Mamosalato Sub District of North Morowali Regency can be seen from: (a) Aspects of the inputs, Aspects of the processes, and the aspect of the results (outcome) that have not been maximized.Keywords : Services Quality, System Approach, Inpatient, Public Health Centre, Morowali Regency
Pengaruh Penilaian Terhadap Infusi Sistem Informasi Akuntansi Berbasis Akrual Melalui Perilaku Adaptasi Pemakai Pada Lembaga Administrasi Negara Astriana Astriana
Jurnal Administrasi Negara Vol 21 No 2 (2015): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Politeknik STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33509/jan.v21i2.25

Abstract

Abstrak : Sistem informasi pada suatu organisasi dalam pengimplementasiannya tidak hanya memerlukan sosialisasi, selain dari segi perilaku pemakai, juga diperlukan sebuah penilaian pemakai dan proses adaptasi terhadap sistem informasi yang akan digunakan untuk meningkatkan produktivitas organisasi dan kinerja individu. Sehubungan dengan hal tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penilaian kesempatan dan penilaian ancaman terhadap adaptasi berfokus masalah dan adaptasi berfokus emosi, serta perilaku adaptasi berfokus masalah dan adaptasi berfokus emosi terhadap infusi sistem informasi. Penelitian dilaksanakan pada seluruh satuan kerja Lembaga Administrasi Negara. Pengumpulan data dilakukan melalui survei dan kuesioner. Sampel yang diambil sebanyak 75 pemakai sistem informasi SAIBA. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan structural equation modeling melalui partial least square (PLS) versi 2.0 M3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penilaian kesempatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku adaptasi berfokus masalah, maupun perilaku adaptasi berfokus emosi, (2) penilaian ancaman tidak berpengaruh terhadap perilaku adaptasi berfokus masalah maupun perilaku adaptasi berfokus emosi, (3) perilaku adaptasi berfokus masalah berpengaruh signifikan dan positif terhadap infusi sistem informasi, dan (4) perilaku adaptasi berfokus emosi berpengaruh signifikan dan positif terhadap infusi sistem informasi.Kata kunci : penilaian pengguna, sistem informasi, adaptasi, infusi. Abstract : Implementation of information systems in an organization, not only require socialization, but in terms of user behaviour, also required an assessment of users and the process of adapting information systems that will be used to improve the productivity of both organizations and individual performance. This study aims to analyze the effect of opportunity appraisal, threat appraisal and secondary appraisal on problem- focused adaptation and emotional-focused adaptation, and problem-focused on adaptation and emotional-focused adaptation behaviour on the infusion of information systems. The research was conducted in the entire work unit of National Institute of Public Administration. The data were collected in survey by using a questionnaire distributed to 75 SAIBA users.  The data were analyzed using structural equation modeling approach through partial least square (PLS) ver 2.0 M3. The results reveal that: (1) opportunity appraisal have positive and significant effect on the problem- focused adaptation behavior and emotional-focused adaptation behavior, (2) threat appraisal does not significant affect on the problem-focused adaptation behavior and emotion-focused adaptation, (3) problem-focused adaptation have positive and significant effect on the infusion of information systems, and (4) emotion-focused adaptation have positive and significant effect on the infusion system information. Keywords : user’s appraisal, information systems, adaptation, infusion.

Filter by Year

2014 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 31 No 3 (2025): Jurnal Administrasi Negara Vol 31 No 2 (2025): Jurnal Administrasi Negara Vol 31 No 1 (2025): Jurnal Administrasi Negara Vol 30 No 3 (2024): Jurnal Administrasi Negara Vol 30 No 2 (2024): Jurnal Administrasi Negara Vol 30 No 1 (2024): Jurnal Administrasi Negara Vol 29 No 3 (2023): Jurnal Administrasi Negara Vol 29 No 2 (2023): Jurnal Administrasi Negara Vol 29 No 1 (2023): Jurnal Administrasi Negara Vol 28 No 3 (2022): Jurnal Administrasi Negara Vol 28 No 2 (2022): Jurnal Administrasi Negara Vol 28 No 1 (2022): Jurnal Administrasi Negara Vol 27 No 3 (2021): Jurnal Administrasi Negara Vol 27 No 2 (2021): Jurnal Administrasi Negara Vol 27 No 1 (2021): Jurnal Administrasi Negara Vol 26 No 3 (2020): Jurnal Administrasi Negara Vol 26 No 2 (2020): Jurnal Administrasi Negara Vol 26 No 1 (2020): Jurnal Administrasi Negara Vol 25 No 3 (2019): Jurnal Administrasi Negara Vol 25 No 2 (2019): Jurnal Administrasi Negara Vol 25 No 1 (2019): Jurnal Administrasi Negara Vol 25 No 1 (2019): Jurnal Administrasi Negara Vol 24 No 3 (2018): Jurnal Administrasi Negara Vol 24 No 3 (2018): Jurnal Administrasi Negara Vol 24 No 2 (2018): Jurnal Administrasi Negara Vol 24 No 2 (2018): Jurnal Administrasi Negara Vol 24 No 1 (2018): Jurnal Administrasi Negara Vol 24 No 1 (2018): Jurnal Administrasi Negara Vol 23 No 3 (2017): Jurnal Administrasi Negara Vol 23 No 3 (2017): Jurnal Administrasi Negara Vol 23 No 1 (2017): Jurnal Administrasi Negara Vol 23 No 1 (2017): Jurnal Administrasi Negara Vol 21 No 2 (2015): Jurnal Administrasi Negara Vol 21, No 2 (2015): Jurnal Administrasi Negara Vol 21 No 2 (2015): Jurnal Administrasi Negara Vol 21 No 1 (2015): Jurnal Administrasi Negara Vol 21 No 1 (2015): Jurnal Administrasi Negara Vol 20 No 3 (2014): Jurnal Administrasi Negara Vol 20 No 3 (2014): Jurnal Administrasi Negara Vol 20 No 2 (2014): Jurnal Administrasi Negara Vol 20, No 2 (2014): Jurnal Administrasi Negara Vol 20 No 1 (2014): Jurnal Administrasi Negara Vol 20 No 1 (2014): Jurnal Administrasi Negara More Issue