cover
Contact Name
FRANSISKUS XAVERIUS MANGGAU
Contact Email
fransiskus@unmus.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fransiskus@unmus.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. merauke,
P a p u a
INDONESIA
JURNAL ILMU EKONOMI & SOSIAL
Published by Universitas Musamus
ISSN : 20858779     EISSN : 23547723     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Imu Ekonomi & Sosial (p-ISSN: 2085-8779; e-ISSN: 2354-7723 diterbitkan oleh Fakultas Ekonomi Universitas Musamus Mersauke. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun setiap bulan April dan Oktober yang memuat artikel ilmiah hasil pemikiran kritis atau hasil penelitian dalam bidang ilmu manajemen, akuntansi, ekonomi pembangunan, dan sosial.
Arjuna Subject : -
Articles 138 Documents
THE EFFECT OF INVESTMENT OPPORTUNITY SET ON CORPORATE CAPITAL STURUCTURE Moh Rusman Ramli; frans papi papilaya
EKONOMI & SOSIAL Vol 6 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Ekonomi & Sosial
Publisher : Universitas Musamus,Merauke,Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/jies.v6i2.278

Abstract

ABSTRACTInvestment opportunity is the heart of the company's growth is that become important expectation which desired by the internal and external parties of company  such as management, investors and creditors. The purpose of this study was to analyze the significance of the effect of IOS on the capital structure of the company. Object of this study is automotive and component companies and the research span was 2008-2012. The dependent variable of this study is the firm's capital structure, while the independent variable is IOS which consists of 5 single’s proxy. The data used are secondary data from ICMD 2008-2012. The analytical tool used is a simple regression and factor analysis. The results showed that IOS significantly positive effect on capital structure. There are three viable IOS proxy used to form the joint proxy variables IOS that is E / P , MV / BVA and MV / BE. This study confirms that the proxy IOS with combined proxy better than a single proxy . This study also supports the pecking order theory than trade off theory regarding the relationship between IOS corporate capital structure.
ANALISIS KINERJA APARATUR PEMERINTAH MENGGUNAKAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD (Studi Kasus Pada Aparatur Pemerintah di Kampung Yanggandur) Dina Fitri Septarini; Erni Dwita Silambi
EKONOMI & SOSIAL Vol 6 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Ekonomi & Sosial
Publisher : Universitas Musamus,Merauke,Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/jies.v6i2.296

Abstract

Aparatur kampung merupakan bagian dari struktur pemerintahan yang paling bawah yang mengetahui secara pasti segala kondisi dan permasalahan yang ada di wilayahnya yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu target pengukuran kinerja harus berorientasi kepada masyarakat. Pengukuran kinerja pada organisasi publik yang umum dilakukan hanya menitikberatkan pada sektor keuangan saja, sehingga cenderung mengabaikan kinerja non keuangan seperti kepuasan pelanggan (masyarakat), efektivitas dan SDM yang berkemampuan dan berkomitmen tinggi. Pengukuran kinerja dengan balance scorecard merupakan pengukuran kinerja yang komprehensif karena mengukur kinerja dari aspek keuangan dan non keuangan. Balance scorecard mencakup empat perspektif, yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, serta perspektif pertumbuhan dan pembelajaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum aparatur kampung Yanggandur sudah memahami dengan jelas visi dan tujuan yang hendak dicapai dalam pembangunan kampung. Hal ini ditunjukkan oleh persentase jawaban responden terhadap pertanyaan terkait dengan visi, misi, dan strategi organisasi, di mana lebih dari 75% responden cenderung menjawab setuju, yang berarti mereka memahami visi, misi, dan strategi organisasi. Perspektif keuangan mencapai score 19,2%, perspektif proses bisnis internal memiliki score 25,9%, perspektif pembelajaran dan pertumbuhan mencapai score 13,3%, dan perspektif masyarakat memiliki score 8,9%. Secara keseluruhan kinerja aparatur kampung Yanggandur apabila dianalisa menggunakan 4 perspektif dalam balanced scorecard memiliki score total sebesar 67,3% dan berada pada daerah kuning, yang berarti cukup bagus.
ANALISIS PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK ONLINE (SIMAKAD) PADA MAHASISWA JURUSAN AKUNTASI UNIVERSITAS MUSAMUS MOHAMAD ILHAM ILYAS; OKTO IRIANTO
EKONOMI & SOSIAL Vol 6 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Ekonomi & Sosial
Publisher : Universitas Musamus,Merauke,Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/jies.v6i2.370

Abstract

Sistem informasi akademik online (SIMAKAD) dirancang untuk memenuhi kebutuhan Akademik yang terkomputerisasi yang bertujuan meningkatkan kinerja, kualitas pelayanan, daya saing dan kualitas informasi yang dibutuhkan. Namun kenyataan yang ada bahwa saat ini masih  terdapat mahasiswa yang mengalami keterlambatan proses administasi di jurusan(kampus). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap penggunaan Simakad dari sudut pandang penggunanya dengan menggunakan Model Penerimaan Teknologi (TAM) dan Teori Kognitif Sosial. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa semester tiga Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Musamus (Unmus) Merauke. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner. Sampel yang digunakan sebanyak 66 pemakai SIMAKAD. Data dianalisis dengan menggunankan perangkat lunak SPSS 21. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Persepsi kegunaan (perceived usefulness) berpengaruh positif dan signifikan  terhadap penggunaan SIMAKAD, (2) Persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan SIMAKAD, (3) Persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use) berpengaruh positif dan signifikan terhadap persepsi kegunaan (perceived usefulness), dan (4) Computer self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan SIMAKAD.
ANALISIS PENGELOLAAN KEUANGAN DANA GERBANGKU DI KAMPUNG ONGGARI DISTRIK MALIND Dina Fitri Septarini; Elisabeth Lia Riani Kore
EKONOMI & SOSIAL Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Ekonomi & Sosial
Publisher : Universitas Musamus,Merauke,Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/jies.v7i1.384

Abstract

Di kabupaten Merauke salah satu wujud pelaksanaan kebijakan dana desa adalah program Gerakan Pembangunan Kampungku (Gerbangku) yang sekarang berubah nama menjadi Alokasi Dana Kampung (ADK) yang pengelolaan keuangannya masih memiliki beberapa kendala. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan keuangan dana Gerbangku di Kampung Onggari Distrik Malind. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Data yang terkumpul diolah dalam tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan pengelolaan dana desa di kampung Onggari sudah cukup transparan dan akuntabel dengan partisipasi warga yang cukup proaktif dalam pelaksanaan di  semua bidang pembangunan. Namun, besarnya alokasi dana pada masing-masing bidang belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Penyimpangan yang cukup signifikan terjadi pada alokasi dana untuk belanja pembangunan yang ditentukan sebesar 50% dan dianggarkan sebesar 84%. Kendala utama yang dihadapi oleh Kampung Onggari adalah masih kurangnya pengetahuan dan kompetensi SDM di bidang keuangan, sehingga penyusunan laporan pertanggungjawaban lebih banyak dilakukan oleh petugas pendamping dari Pemda Merauke. Secara umum, Format laporan pertanggungjawaban yang  dibuat selama ini sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri RI Nomor 113 Tahun 2014 tentang  Pedoman Pengelolaan Dana Desa.
ANALISIS MANAJEMEN CONTROL DALAM MENINGKATKAN EFEKTIFITAS KINERJA APARATUR PEMERINTAHAN KAMPUNG TAMBAT KABUPATEN MERAUKE Semuel Batlajery
EKONOMI & SOSIAL Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Ekonomi & Sosial
Publisher : Universitas Musamus,Merauke,Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/jies.v7i1.456

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui analisis Managemen Control dalam Meningkatkan Efektifitas Kinerja Aparatur Pemerintahan Kampung Tambat Kabupaten MeraukeMetode dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dan melakukan wanwancara kepada kepala kampung dan aparaturnya. Serta mempelajari dokumen-dokumen. Metode pengumpulan data dilakukan dengan data primer yang dilakukan dengan teknik wawancara. Analisis data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu teknik analisis data dengan menggunakan penjelasan dalam bentuk kalimat yang diperoleh dari hasil penelitian.Hasil Penelitian : (1) Efektifitas pengawasan yang dilakukan oleh Kepala Kampung beserta aparatur dalam meningkatkan pembangunan sarana fisik telah berhasil sesuai dengan kemampuan Kepala Kampung beseserta aparatur yang ada di Kampung dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. (2) Kendala yang dialami dalam mempengaruhi efektifitas pengawasan kepala kampung tambat beserta aparaturnya dalam meningkatkan pembangunan sarana fisik di kampung tambat berupa terbatasnya dan lambatnya bantuan pendanaan yang diberikan dari pemda setempat kepada kampung tambat sehingga masih ada juga program-program yang belum terlaksanakan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
PERAN MEDIASI AFFECTIVE COMMITMENT PADA HUBUNGAN PROCEDURAL JUSTICE, PERCEIVED ORGANIZATIONAL SUPPORT DENGAN EMPLOYEE ENGAGEMENT Praptini Yulianti; Early Antarest Haryadi Puteri
EKONOMI & SOSIAL Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Ekonomi & Sosial
Publisher : Universitas Musamus,Merauke,Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/jies.v7i1.494

Abstract

Organisasi yang memiliki karyawan yang engagement pada pekerjaan akan dapat meraih keunggulan kompetitif. Keadilan prosedural (procedural justice), persepsi atas dukungan yang diberikan organisasi (perceived organizational support) dan komitmen afektif (affective commitment) dapat sebagai variabel untuk membangun employee engagement.Penelitian ini dilakukan pada karyawan bagian produksi perusahaan manufaktur di Surabaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh procedural justice dan perceived organizational support terhadap employee engagement dengan affective commitment sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantiatif. Sampel pada penelitian ini adalah karyawan tetap bagian produksi perusahaan manufaktur di Surabaya sejumlah  182 sampel dengan menggunakan metode sensus. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis Partial Least Square (PLS)Hasil pada penelitian ini menunjukan bahwa procedural justice dan perceived organizational support berpengaruh secara signifikan employee engagement dan affective commitment  sebagai variabel mediasi  karyawan bagian produksi perusahaan manufaktur.
PENGARUH KECERDASAN INTELEKTUAL TERHADAP KINERJA AKUNTAN PENDIDIK PADA JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS HALU OLEO Mulyati Akib; Nur Asni
EKONOMI & SOSIAL Vol 7 No 1 (2016): Jurnal Ilmu Ekonomi & Sosial
Publisher : Universitas Musamus,Merauke,Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/jies.v7i1.495

Abstract

This research aimed of presented to examine the effect of intellectual intellegence on the performance of educator accountant. Primary data in this research were obtained from the perseption off all lecturers and 76 generation students majoring 2013/2014 in Departement of Accountancy Economy faculty and Business Halu Oleo University. Preceptions in measured by responses to ques tionnaires that uses ordinal measurement with a 5 point Likert scale. The analytical tool used to test the hypotesis is simple linear regression analysis with the help software IBM Statistical Package for Social Sciencess (SPSS) Statistics Versi 22, with comparing the answers of respondents are students and lecturers.The results of this research indicate that intellectual intellegence significantly effect on the performance of educator accountant. The results of the coefficient of determination for intellectual intellegence in R2 = 0,664 dan 0,748. This number can be used to see the contribution of intellectual intellegence on the performance of educator accountant is 66,4% and 74,8%, while the remaining 33,6% and 25,2% was obtained from the contribution of other factors.
UPAYA GENERALISASI KONSEP MANAJEMEN STRATEGIK B Elnath Aldi
EKONOMI & SOSIAL Vol 6 No 2 (2015): Jurnal Ilmu Ekonomi & Sosial
Publisher : Universitas Musamus,Merauke,Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/jies.v6i2.503

Abstract

Manajemen strategik telah mengalami perkembangan yang signifikan. Perkembangan ini jika ditelusur dimulai sejak era revolusi industri sampai sekarang. Integrasi pengertian manajemen strategik sangatlah susah dilakukan mengingat banyaknya arti dan konsep mengenai manajemen strategik, hal ini juga didukung oleh temuan-temuan penelitian manajemen strategik yang beragam. Tidak adanya satu konsep mengenai manajemen strategik justru membuat penelitian dan pengembangan teori semakin dinamis. Perbedaan konsep dan hasil penelitian ternyata sudah dicermati sejak tahun 1960-an sampai tahun 2005.
IMPLEMENTASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KABUPATEN MERAUKE (Perspektif Pelayanan Kartu Tanda Penduduk, Akta Kematian dan Akta Kelahiran) Syahruddin Syahruddin
EKONOMI & SOSIAL Vol 7 No 2 (2016): Jurnal Ilmu Ekonomi & Sosial
Publisher : Universitas Musamus,Merauke,Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/jies.v7i2.504

Abstract

This study aims to determine and describe (1) The policy implementation of public service based on Regional Regulation No. 4 of 2008 about Population Administration (Identity Card, Birth Certificate and Death Certificate). (2) The factors that affect the policy implementation among others, communication, resources, disposition, Organizational Structure in the implementation of the policy.This study used a qualitative approach to data collection techniques include interviews, documents and field observations using an interactive model of Miles and Huberman. The results showed that (1) the implementation of policy work unit area of Population and Civil Registration Merauke district in implementing the service population and civil registration services based Regional Regulation No. 4 of 2008 on Population Administration has not run optimally. (2) to implement policies by implementing policies Population Administration Office of Population and Civil Registration Merauke district in accordance with local regulations are still having problems and lack of coordination, especially in terms of communication, resources, disposition, and Organizational Structure.
ANALISIS KESESUAIAN STANDAR PELAYANAN TEMPAT PENITIPAN ANAK (TPA) YAYASAN BUAH HATI SIDOARJO DENGAN STANDAR NASIONAL Yussi Ramawati
EKONOMI & SOSIAL Vol 7 No 2 (2016): Jurnal Ilmu Ekonomi & Sosial
Publisher : Universitas Musamus,Merauke,Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/jies.v7i2.505

Abstract

This study is aimed to investigate service standard at daycare Yayasan Buah Hati (TPA YBH) and analyze the appropriateness of it to national service standard. This study applied case study to investigate the unit of analysis, that  is service standard at TPA YBH by using four dimension of national service standard of daycare, they are: standard of child growth achievement, standard of infrastructure, management, and financing, standard of education personnels, standard of content, process, and evaluation. The data was collected by conducting in-depth interview, observation, and documentation. Then, all data was analyzed by implementing descriptive qualitative analysis. The result of this study shows that service standard at TPA YBH has included all dimension of national service standard of daycare in Indonesia. Yet, practically, TPA YBH implemented service standards of daycare in which have not fulfilling the national standard. For instance, in determining the maximum age of children, TPA YBH determined 9 years as maximum age that can be registered at TPA YBH; while national standard said that maximum age is 6 years old. In financing sector, TPA YBH has not used government subsidy, while in nation standard, a daycare can use government subsidy as the financial sources. Overall, TPA YBH has been fulfilled the national standard for the dimension standard of infrastructure and management, standard of education personals, standard of content, process, and evaluation.

Page 4 of 14 | Total Record : 138