cover
Contact Name
Indrawirawan
Contact Email
indrawirawan@unhas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bnmt@unhas.ac.id
Editorial Address
Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Kampus Tamalanrea, Jl. Perintis Kemerdekaan km 10, Makassar, 90245, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 14114577     EISSN : 29857694     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak merupakan open peer reviewed journal menerbitkan artikel ilmiah dengan fokus pada bidang nutrisi dan makanan ternak dengan cakupan (focus and scope), diantaranya: Nutrisi Ruminansia Kimia Pakan Tanaman Pakan dan Pastura Nutrisi Non-Ruminansia Teknologi dan Industri Pakan Valorisasi Pakan dan Limbah
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2014)" : 6 Documents clear
PEMBERIAN KOMBINASI PAKAN DOUBLE STEP DOWN DAN ASAM SITRAT SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN EFISIENSI USAHA PETERNAKAN BROILER Wirawan Yudha Saputra; Nyoman Suthama; Luthfi Djauhari Mahfudz
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 10 No. 1 (2014)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.007 KB) | DOI: 10.20956/bnmt.v10i1.912

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji dan mengevaluasi penerapan kombinasi pakan double step down (DSD) dan asam sitrat (AS) dalam meningkatkan efisiensi usaha peternakan broiler. Penelitian disusun dalam rancangan acak lengkap (RAL). Sebanyak 168 ekor broiler strain MB 202 umur 7 hari dengan bobot badan rata-rata 186,23±0,68 g dibagi dalam 7 perlakuan dan 4 ulangan (@ 6 ekor broiler). Perlakuan sebagai berikut: T0 (pakan kontrol tanpa step down dan AS), T1 (pakan DSD tanpa AS), T2 (pakan DSD + 0,8% AS jeruk nipis), T3 (pakan DSD + 0,4% AS sintetik), T4 (pakan DSD + 0,8% AS sintetik), T5 (pakan DSD + 1,2% AS sintetik) dan T6 (pakan DSD + 1,6% AS sintetik). Parameter yang diamati meliputi bobot karkas, biaya pakan serta income over diet cost (IOFC). Data dianalisis dengan uji F dilanjutkan uji Duncan (P<0,05) dan polinomial ortogonal (PO) untuk menentukan level optimal AS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bobot karkas tidak berbeda (P>0,05) akibat perlakuan. Perlakuan kombinasi pakan DSD dan AS sintetik 0,4-1,2% (T3-T5) nyata (P<0,05) menurunkan biaya pakan dan meningkatkan IOFC dibanding kontrol (T0). Berdasarkan perhitungan PO, dapat ditentukan level optimal AS sebesar 0,96%. Kesimpulan penelitian bahwa penerapan kombinasi pakan double step down dan asam sitrat 0,8-1,2% dapat digunakan sebagai alternatif peningkatan efisiensi produksi pada broiler. Kata kunci: pakan step down, asam sitrat, efisiensi produksi, broiler
NILAI INDEK PAKAN KAMBING BERDASARKAN STUDI IN SACCO DAN IN VIVO Syamsuddin Rasjid; . Ismartoyo
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 10 No. 1 (2014)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.33 KB) | DOI: 10.20956/bnmt.v10i1.908

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengukur karakteristik degradasi pakan (in sacco), konsumsi dan kecernaan pakan (in vivo), serta menentukan nilai indek 4 jenis pakan kambing (T1=rumput gajah, T2=rumput lapang, T3=rumput kolonjono, T4=daun mangga). Penelitian in sacco dan in vivo memerlukan 4 ekor ternak kambing. Masing-masing pakan (4 ulangan) akan diinkubasikan selama 8, 12, 24, 48, 72, dan 96 jam, kedalam rumen ternak kambing. Ke-4 jenis pakan tersebut selanjutnya diberikan kepada ternak kambing yang dibagi dalam 4 perlakuan pakan. Setiap ternak kambing diberikan satu jenis pakan. Data hasil pengamatan in vivo akan dianalisis dengan menggunakan rancangan percobaan acak lengkap, dilanjutkan dengan uji Duncan (Steel and Torrie,1980). Hasil pengamatan konsumsi dan kecernaan pakan, kemudian diprediksi dari karakteristik degradasi pakan (in sacco) menggunakan analisis multiple-regresi. Dari persamaan regresi tersebut selanjutnya dapat ditentukan nilai indek pakan (Ørskov et al, 1988; Kibon dan Ørskov, 1993; Khazal et al, 1992; Shem et al, 1995; Subur et al, 1999). Hasil percobaan kecernaan in vivo rumput gajah merupakan pakan terbaik, kemudian disusul pakan daun mangga, menyusul rumput kolonjono, dan rumput lapang. Pertambahan berat badan kambing umumnya tidak menunjukkan perbedaan nyata. Hasil ini menunjukkan bahwa nilai indek pakan kambing bervariasi antara pakan 1 dengan lainnya. Kata Kunci : Konsumsi, Karakteristik Degradasi, Nilai Indek Pakan.
NILAI NUTRISI CAMPURAN FESES SAPI DAN BEBERAPA LEVEL AMPAS KELAPA YANG DIFERMENTASI DENGAN EM4 Rohmiyatul Islamiyati
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 10 No. 1 (2014)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.488 KB) | DOI: 10.20956/bnmt.v10i1.913

Abstract

Nilai nutrisi campuran feses sapi  dan beberapa level ampas kelapa yang difermentasi dengan EM4. Penelitian disusun berdasarkan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan level ampas kelapa (0, 10%, 20% dan 30%),  masing-masing perlakuan diulang 4 kali.  Semua perlakuan ditambahkan EM4 0.3% yang telah diaktifkan dan difermentasi semi aerob selama 4 hari.           Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa campuran feses sapi dan beberapa level ampas kelapa yang difermentasi dengan EM4 berpengaruh sangat nyata (P < 0.01) terhadap kandungan protein kasar, serat kasar, lemak kasar, namun tidak berpengaruh nyata terhadap BETN. Disimpulkan bahwa proses fermentasi dengan EM4 campuran feses sapi dan beberapa level ampas kelapa secara umum berlangsung baik. Semakin tinggi level ampas kelapa dalam campuran  feses sapi yang difermentasi dengan EM 4 menurunkan kandungan serat kasar dan protein kasar, meningkatkan kandungan  lemak kasar dan ada kecenderungan meningkatkan BETN. Kata kunci : Feses sapi, ampas kelapa, fermentasi, EM4
PENGARUH PENAMBAHAN BERBAGAI LEVEL TEPUNG DAUN KATUK (Sauropus Androgynus) TERHADAP KADAR KOLESTEROL, TRIGLISERIDA, LDL DAN HDL DARAH BROILER . Kamalia; Andi Mujnisa; Asmuddin Natsir
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 10 No. 1 (2014)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.445 KB) | DOI: 10.20956/bnmt.v10i1.909

Abstract

Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan berbagai tingkat daun katuk terhadap  kadar kolesterol, trigliserida, LDL, dan HDL dalam darah ayam broiler. Enam puluh empat (64) ekor  DOC berjenis kelamin campur, dengan metode rancangan acak lengkap. Ransum perlakuan adalah: P0 = contol, P1 = kontrol + 1% tepung daun katuk, P2 = Kontrol + 2% daun katuk makan,     P3 = kontrol + 3% tepung daun katuk. Perlakuan berjumlah 4, sehingga total perlakuannya menjadi 16. Ransum kontrol terdiri dari jagung kuning, minyak kelapa, limbah udang, tepung ikan, ampas tahu, kacang kedelai. Selama percobaan ayam broiler diberi pakan dan minum secara adlibitung. penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung daun katuk ke dalam pakan tidak mempengaruhi konsentrasi kolesterol, trigliserida, dan LDL dalam darah ayam broiler. Tetapi secara signifikan meningkatkan konsentrasi HDL darah tetapi tidak memiliki efek pada konsentrasi kolesterol darah, trigliserida darah, dan LDL darah ayam broiler. Kata kunci: Tepung Daun Katuk, Kolesterol, HDL
PERUBAHAN TERHADAP KADAR AIR, BERAT SEGAR DAN BERAT KERING SILASE PAKAN LENGKAP BERBAHAN DASAR JERAMI PADI DAN BIOMASSA MURBEI Syahriani Syahrir; Syamsuddin Rasjid; Muhammad Zain Mide; . Harfiah
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 10 No. 1 (2014)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (88.557 KB) | DOI: 10.20956/bnmt.v10i1.910

Abstract

Proses fermentasi yang berlangsung pada saat pembuatan silase memungkinkan  kadar air bahan silase akan berubah dibandingkan sebelum dibuat silase, bahkan proses ensilase dapat meningkatkan atau menurunkan nutrien yang terkandung dalam pakan komplit. Penelitian ini mengkaji perubahan kadar air, berat segar dan berat kering silase pakan komplit dibandingkan dengan pakan komplit yang belum dibuat silase. Hal ini terkait dengan kehilangan nutrien yang digunakan pada proses fermentasi atau sebaliknya terdapat peningkatan nutrien yang terbentuk akibat proses fermentasi. Perlakuan terdiri atas enam komposisi pakan komplit yang berbeda yang dibuat silase, yakni: J1 = 50% Jerami padi + 50% konsentrat + 0% biomassa murbei; J2 = 50% Jerami padi + 40% konsentrat + 10% biomassa murbei; J = 50% Jerami padi + 30% konsentrat + 20% biomassa murbei; J4 = 50% Jerami padi + 20% konsentrat + 30% biomassa murbei;           J5 = 50% Jerami padi + 10% konsentrat + 40% biomassa murbei dan J6 = 50% Jerami padi + 0% konsentrat + 50% biomassa murbei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan berat segar seluruh bahan perunit percobaan tidak berbeda nyata, terdapat perbedaan yang nyata pada perubahan terhadap kadar air, berat segar dan berat kering bahan  sebelum dan sesudah dibuat silase. Kata kunci: Silase, pakan, jerami padi, murbey
EFEKTIFITAS ANTIMIKROBA PADA JUMLAH JAMUR DALAM PAKAN BUATAN TERHADAP KUALITAS KOKON ULAT SUTERA . Jamila; Jasmal Ahmari Syamsu; . Syatrawati
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 10 No. 1 (2014)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.406 KB) | DOI: 10.20956/bnmt.v10i1.911

Abstract

Penelitian telah dilakukan untuk mengetahui efektivitas antimikroba terhadap jumlah jamur dan kualitas kokon ulat sutera. Penelitian ini menggunakan ulat sutera (Bombyx mori) jenis perhutani dan strain china. Menggunakan garam, kalsium propionat dan kalium sorbat sebagai antimikroba sebanyak 2 gram/100 gram berat kering yang ditambahkan dalam pakan buatan uat sutera. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan antimikroba berpengaruh nyata terhadap total kontaminasi jamur pakan buatan ulat sutera. Penambahan garam pada pakan buatan ulat sutera merupakan yang terbaik dalam menghambat pertumbuhan jamur bila dibandingkan dengan kalsium propionat dan kalium sorbat. Sedangkan kualitas kokon yang terbaik setelah mengkonsumsi pakan buatan yang mengandung antimikroba adalah jenis uat sutera dari Perum-Perhutani dibanding strain China. Kata Kunci: Antimikroba, Pakan Buatan, Bombyx mori, kokon, Jamur

Page 1 of 1 | Total Record : 6