cover
Contact Name
Indrawirawan
Contact Email
indrawirawan@unhas.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bnmt@unhas.ac.id
Editorial Address
Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Kampus Tamalanrea, Jl. Perintis Kemerdekaan km 10, Makassar, 90245, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 14114577     EISSN : 29857694     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak merupakan open peer reviewed journal menerbitkan artikel ilmiah dengan fokus pada bidang nutrisi dan makanan ternak dengan cakupan (focus and scope), diantaranya: Nutrisi Ruminansia Kimia Pakan Tanaman Pakan dan Pastura Nutrisi Non-Ruminansia Teknologi dan Industri Pakan Valorisasi Pakan dan Limbah
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 1 (2013)" : 7 Documents clear
LEMAK DAN KOLESTEROL DAGING PADA AYAM BROILER YANG DIBERI PAKAN STEP DOWN PROTEIN DENGAN PENAMBAHAN AIR PERASAN JERUK NIPIS SEBAGAI ACIDIFIER Sumaiyah Hasanuddin; Vitus Dwi Yunianto; Bambang Sukamto
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 9 No. 1 (2013)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.955 KB) | DOI: 10.20956/bnmt.v9i1.907

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menghasilkan daging ayam broiler yang rendah lemak dan kolesterol dengan pemanfaatan air perasan jeruk nipis (APJN) maupun asam sitrat (AS) sebagai acidifier dalam pakan step down protein tanpa mengganggu fungsi saluran pencernaan ayam broiler. Materi yang digunakan adalah DOC (day old chick) strain Hubbard MB 202 “unsex” sebanyak 192 ekor. Pola penelitian menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan, sehingga terdapat 24 unit percobaan yang. Masing-masing unit percobaan  terdiri dari 8  ekor  ayam  broiler.  Perlakuan  terdiri  dari   P0:  Pakan  Kontrol  (tanpa  step  down), P1: Pakan Step down, P­2: Pakan Step down + AS 0,8 %, P3: Pakan Step down+ APJN 0.4% (6,9 ml/100g pakan), P4:Pakan Step down+APJN 0.8% (13,8 ml/100g pakan) dan P5:Pakan Step down + APJN 1,2% (20,7 ml/100g pakan). Parameter yang diamati adalah kadar kolesterol dan lemak daging. Data yang diperoleh diolah dengan analisis ragam, menggunakan bantuan software SPSS versi 16. Apabila perlakuan berpengaruh  nyata dilanjutkan dengan Uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan step down protein dengan penambahan air perasan jeruk nipis sebagai acidifier berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap penurunan kolesterol daging (mg/g) dengan rataan (0,99, 0,89, 1,11, 1,02, 1,03 dan 0,81), tetapi  tidak  berpengaruh (P>0,05) terhadap penurunan lemak daging (%) dengan rataan (5,53, 6,30, 6,13, 6,15, 7,38 dan 4,8) pada ayam broiler.                                                                                         Kata kunci: Ayam Broiler, Lemak Daging, Kolesterol Daging, Step down Protein, Jeruk Nipis.
PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KATUK (Saoropus androgynus) DALAM RANSUM BERBASIS PAKAN LOKAL TERRHADAP PERFORMANS BROILER Muhammad Zain Mide; . Harfiah
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 9 No. 1 (2013)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.954 KB) | DOI: 10.20956/bnmt.v9i1.848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari penambahan fitokimia tepung daun katuk dalam ransum berbasis pakan local terhadap performans broiler. Enam puluh empat ekor broiler (d.o.c) secara acak ditempatkan dalam 16 petak kandang panggung percobaan berukuran 100 cm x 50 cm x 60 cm/petak (4 ekor/petak). Percobaan dilaksanakan menurut Rancangan Acak Lengkap,  terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan adalah: P0 = Ransum dasar (kontrol), P1 = Ransum dasar + 1 % tepung daun katuk,  P2 = Ransum dasar  +  2 % tepung daun katuk dan P3 = Ransum dasar + 3 % tepung daun katuk. Analisis statistik menunjukkan bahwa penambahan fitokimia tepung daun katuk dalam ransum berbasis pakan lokal tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, konsumsi protein dan konversi ransum pada broiler. Dan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pertambahan berat badan dan rasio efisiensi protein pada broiler. Uji Duncan menunjukkan bahwa pertambahan berat badan P1, P2, dan P3 nyata (P<0,05) lebih tinggi daripada P0. Demikian juga P2 nyata lebih tinggi darpada P1 dan P, tapi P1 dan P3 tidak berbeda nyata (P>0,05).  Kesimpulan. 1) Penambahan tepung daun katuk dalam ransum sama pengaruhnya terhadap konsumsi ransum, konsumsi protein, dan konversi ransum pada  broiler.  2). Data secara biologis semua perlakuan tepung daun katuk meningkatkan  pertambahan berat badan dan ratio efisiensi protein lebih tinggi daripada control.
FERMENTASI PAKAN OLEH MIKROBA RUMEN DALAM SISTIM CONSECUTIVE BATCH CULTURE (CBC) . Ismartoyo
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 9 No. 1 (2013)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.183 KB) | DOI: 10.20956/bnmt.v9i1.849

Abstract

Pola dan trend degradasi pakan oleh mikroba rumen bervariasi antara bahan pakan satu dengan bahan pakan lainnya. Slope (koefisien regresi) bahan kering tercerna kulit buah coklat, jonga-jonga, dan biji markisa masing-masing adalah –0.62, -0.08, dan –2.34. Sedangkan slope bahan kering tercerna untuk biji kapuk dan kulit markisa adalah 0.20 dan 2.23 menunjukkan bahwa mikroba rumen dapat beradaptasi dengan adanya substrat biji kapuk dan kulit markisa dalam medium. Sebaliknya kulit buah coklat, jonga-jonga, dan biji markisa disamping slope-nya negatif, kecernaan bahan kering-nya juga cenderung menurun selama 6 seri masa inkubasi. Kesimpulannya bahwa kecernaan bahan kering in vitro pakan oleh mikroba rumen bervariasi mulai dari 31% untuk biji markisa sampai dengan 48.2% untuk jonga-jonga. Mikroba rumen menunjukkan pola adaptasi selama 6 seri inkubasi terhadap substrat biji kapuk dan kulit markisa yang mengandung lemak, tannin dan gossypol untuk biji kapuk dan tannin untuk kulit markisa.
PREPARASI LARUTAN FOSFAT DAN UREA MINERAL MOLASES LIQUID (UMML) SEBAGAI PENYEDIA PREKURSOR BIOFERMENTASI RUMEN Syahriani Syahrir; Asmuddin Natsir; Muhammad Zain Mide; Rohmiyatul Islamiati; Anie Asriani
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 9 No. 1 (2013)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.147 KB) | DOI: 10.20956/bnmt.v9i1.905

Abstract

Urea Mineral Molases Liquid (UMML) dapat menjadi prekursor biofermentasi dalam sistem rumen. UMML dapat menyediakan nitrogen lepas lambat, mineral larut air dan readily available carbohydrate (RAC),  namun memerlukan kajian khusus, terutama pada penentuan jenis dan preparasi bahan penyusunnya, khususnya penyediaan mineral fosfat larut air.  Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan formula UMML yang selanjutnya akan digunakan sebagai prekursor biofermentasi rumen.  Beberapa perlakuan terhadap super fosfat (SP36) dilakukan untuk mendapatkan metode preparasi yang menghasilkan fosfat terlarut dengan konsentrasi yang tinggi. Preparasi yang menghasilkan kadar fosfat terlarut yang tertinggi adalah super fosfat yang di tambah asam organik dan larutan urea lalu dididihkan selama 5 menit. Urea Mineral Molases Liqiud diramu dari bahan Larutan Ca(Urea)4Cl2 + Larutan fosfat + Larutan NaCl jenuh + Molases. Kata Kunci:  Preparasi, Larutan fosfat, Urea Mineral Molases Liquid.
EFEKTIFITAS KOMBINASI JUMLAH DAN BENTUK RAMUAN HERBAL SEBAGAI IMBUHAN PAKAN TERHADAP PERFORMA BROILER Zulfaidha Marwandana; Laily Agustina; andi mujnisa
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 9 No. 1 (2013)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/bnmt.v9i1.842

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengefektifkan penggunaan ramuan herbal baikserbuk dan cair yang memiliki kandungan zat bioaktif sama dalam meningkatkanperforma broiler. Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai dengan Mei 2012 diLaboratorium Omnivora, Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin. Materimenggunakan 100 ekor DOC dengan jenis kelamin campuran, molases, EM4, air, 12ramuan herbal,7 ramuan herbal, dan pakan basal. Rancangan yang digunakan adalahRancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan (setiap unitpercobaan terdiri dari 5 ekor ayam). Perlakuan penggunaan ramuan herbal terdiri dariA1 (kombinasi 12 bahan ramuan herbal cair), A2 (kombinasi 7 bahan ramuan herbalcair), A3 (kombinasi 12 bahan serbuk ramuan herbal), dan A4 (kombinasi 7 bahanserbuk ramuan herbal). Parameter yang diamati adalah performa broiler yangmeliputi pertambahan berat badan, konsumsi pakan, dan konversi pakan. Hasil sidikragam memperlihatkan bahwa rataan pertambahan bobot badan, konsumsi pakan dankonversi pakan tidak berpengaruh nyata (P > 0,05) terhadap pemberian kombinasiramuan herbal dalam bentuk serbuk dan cair, tetapi pemberian 7 bahan ramuan herbalbentuk serbuk cenderung lebih baik dalam memperbaiki konversi pakan broiler.Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian kombinasi jumlah ramuan herbal bentukcair dan serbuk tidak berpengaruh terhadap pertambahan berat badan, konsumsi, dankonversi pakan broiler. Penggunaan 7 bahan ramuan herbal memiliki efek terbaikditinjau dari segi efisien untuk digunakan.
PENGARUH PERLAKUAN UREA TERHADAP KADAR TANIN BIJI MAKADAMIA (Macadamia hildebrandii) Efrain Japin Tandi
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 9 No. 1 (2013)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.939 KB) | DOI: 10.20956/bnmt.v9i1.906

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampai sejauh mana penurunan kadar tanin pada biji makadamia (Macadamia hildebrandii) melalui pemberian  perlakuan urea. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) pola factorial 3 x 3 yang terdiri dari 3 level pemberian urea (2, 3 dan 4 persen) dan lama pemeraman (7, 14  dan 21 hari) dengan 3 ulangan. Hasil yang didapat dari analisis ragam melalui SPSS menunjukkan bahwa level pemberian urea dan lama perlakuan pemeraman serta interaksi antara level keduanya tidak berpengaruh terhadap kadar tanin pada biji macadamia. Tetapi bila dibandingkan dengan kadar tanin pada biji macadamia yang tidak diberi perlakuan (4,4433%) dengan yang diberi perlakuan (0,4088) menunjukkan perbedaan yang sangat nyata.  Kata Kunci: Tannin content, Urea, Macadamia seed.
PENGARUH PUPUK ORGANIK DAN UMUR DEFOLIASI TERHADAP BEBERAPA ZAT GIZI SILASE RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum) Syamsuddin Nompo
Buletin Nutrisi dan Makanan Ternak Vol. 9 No. 1 (2013)
Publisher : Departemen Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.908 KB) | DOI: 10.20956/bnmt.v9i1.844

Abstract

Suatu penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik dan umur defoliasi terhadap beberapa zat gizi silase rumput gajah (Pennisetum purpureum). Penelitian ini menggunakan rumput gajah, pupuk kompos, dan pupuk organik cair. Penelitian disusun berdasarkan rancangan acak lengkap pola factorial 3 x 3 dengan 3 kali ulangan, sebagai faktor pertama adalah pemupukan: A1 (tanpa pemupukan), A2 (pemupukan dengan kompos) dan A3 (pemupukan dengan pupuk cair), sedangkan faktor kedua adalah umur defoliasi: B1 (umur defoliasi 30 hari), B2 (umur defoliasi 45 hari) dan B3 (umur defoliasi 60 hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan protein kasar silase rumput gajah pada umur defoliasi 30 hari lebih tinggi daripada perlakuan umur defoliasi 45 hari dan 60 hari. Sedangkan kandungan serat kasar teritnggi diperoleh pada umur defoliasi 60 hari. Defoliasi rumput gajah pada umur 45 hari dan diberi pupuk kompos dapat meningkatkan kandungan lemak kasar dan BETN silase rumput gajah.

Page 1 of 1 | Total Record : 7