cover
Contact Name
Elisa Sesa
Contact Email
journal.gravitasi@gmail.com
Phone
+6282145918855
Journal Mail Official
journal.gravitasi@gmail.com
Editorial Address
https://bestjournal.untad.ac.id/index.php/GravitasiFisika/about/editorialTeam
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Gravitasi
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 14122375     EISSN : 26544318     DOI : https://doi.org/10.22487/gravitasi.v18i2
Core Subject : Science, Social,
Journal Gravitasi e-ISSN: 2654-4318 contains writings raised from the results studies specialize physics sciences. Gravitasi Publishes two times a year, in June and December. For authors who are interested in submitting the manuscript in Word format, please register yourself. The manuscript must be original research, can be written in Indonesian or English, and not be simultaneously submitted for another journal or conference. Scope of published articles: Theoretical Physics and Computation, Advanced Materials , Biophysics and Medical Physics, Nuclear Physics, Oceanography, Geophysics, Astrophysics, Laser and Optoelectronics, Instrumentation Physics, and Energy and Environmental Physics.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 15 No. 2 (2016)" : 10 Documents clear
Studi Awal Buah Kaktus Pir (Opuntia Ficus Indica) Sebagai Zat Pewarna untuk Bahan Aktif Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) Niska, Ayu; Darwis, Darmawati; Ulum, Syahrul
Gravitasi Vol. 15 No. 2 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i2.9428

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi buah kaktus pir (Opuntia Ficus Indica) sebagai bahan aktif dalam pembuatan sel surya tersensitisasi zat pewarna. Potensi yang dimaksud adalah sifat optik, sifat listrik dan kandungan antosianin. Buah kaktus diekstraksi menggunakan metode maserasi. Pengukuran sifat optik menggunakan spektrofotometer dan sifat listrik diukur menggunakan multimeter. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada setiap penambahan 1 gr/ml buah kaktus mengandung antosianin sebesar 2,2 mg, konduktivitas listrik sebesar 2,79 S/cm (pada kondisi terang) dan 2,26 S/cm (pada kondisi gelap) dan daya serap sebesar 14,905 a.u pada panjang gelombang disekitar 500 nm. Kata kunci : Sel surya tersensitisasi zat pewarna, kaktus, spektrofotometer UV-vis, Konduktivitas listrik, daya serap.
Rancang Bangun Prototipe Detektor Banjir Nirkabel Pada Sungai Berbasis Arduino Uno Menggunakan Sel Konduktif Rahmadi, Erwan; Nismayanti, Anis; Sesa, Elisa
Gravitasi Vol. 15 No. 2 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i2.9429

Abstract

ABSTRAKKejadian banjir terkadang sulit dideteksi datangnya karena dapat terjadi secara tiba-tiba dan menimbulkan kerugian yang cukup besar bagi masyarakat. Untuk itu dibutuhkan suatu sistem peringatan dini banjir sebagai hal yang sangat esensial. Pada penelitian ini, dibuat prototipe pendeteksi potensi banjir pada sungai berbasis Arduino. Alat ini diharapkan mampu memonitoring tinggi permukaan air sungai yang berpotensi banjir. Alat ini terdiri dari sel konduktif, modem dan papan Arduino. Prototipe pendeteksi potensi banjir ini telah dibuat dan bekerja dengan baik. Apabila sensor konduktif terendam air maka sensor akan mengirim sinyal ke mikrokontroler. Selanjutnya mikrokontroler akan mengendalikan modem untuk mengirim SMS.Kata Kunci :  Pendeteksi banjir, arduino ,sensor konduktif, modem, SMS
Pengukuran Frekuensi Alami Tanah dan Bangunan Akibat Gempabumi Dengan Menggunakan Alat Accelerometer di Kota Palu Fadil, Muhammad; Rusydi, M.; Sabhan, Sabhan
Gravitasi Vol. 15 No. 2 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i2.9430

Abstract

ABSTRAK Telah di lakukan penelitian untuk mengetahui nilai frekuensi alami tanah dan bangunan serta untuk mengetahui potensi terjadinya resonansi yang di alami oleh bangunan di Kota Palu, khususnya di bagian timur Sungai Palu. Pengukuran dilakukan terhadap mikrotremor menggunakan alat Accelerometer. Pengolahan data menggunakan program Geopsy dengan analisis HVSR (Horizontal To Vertical Spectral Ratio). Nilai rata-rata frekuensi alami bangunan mempunyai nilai frekuensi alami sekitar (1,1 – 3,1) Hz. Ada 70.59% bangunan yang sisanya berpotensi mengalami resonansi.Kata Kunci: Frekuensi, Mikrotremor, Accelerometer.
Pemodelan Temperatur Menggunakan Data Resistivitas Pada Lapangan Panas Bumi Bora, Sulawesi Tengah Kumalasari, Anisa Indah; Efendi, Rustan; Sandra, Sandra
Gravitasi Vol. 15 No. 2 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i2.9432

Abstract

ABSTRAK Penelitian untuk memperoleh sebaran temperatur dan kedalaman pada reservoir panasbumi di Desa Bora Kecamatan Biromaru Kabupaten Sigi Biromaru Propinsi Sulawesi Tengah telah dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas konfigurasi wenner. Pengolahan data menggunakan program Earthimager 2D untuk mendapatkan model resistivitas bawah permukaan. Menunjukkan resistivitas bawah permukaan berkisar 10 Ωm sampai 80 Ωm sedangkan sebaran temperatur berada pada kisaran 71 oC sampai 90oC.   Kata kunci : Geolistrik resistivitas, Panasbumi, Sebaran temperatur. 
Penentuan Ukuran Butiran Kulit Pisang Hasil Variasi Suhu Menggunakan Analisa XRD Melalui Persamaan Scherrer Karel, Inggriet Sintha; Sesa, Elisa; Darwis, Darmawati
Gravitasi Vol. 15 No. 2 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i2.9433

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan metode variasi suhu terhadap kulit pisang raja dengan menggunakan XRD dan persamaan Schrrer. Tujuan riset ini untuk mengetahui pengaruh suhu pemanasan terhadap ukuran butir kulit pisang raja. Analisis XRD menunjukkan bahwa peningkatan suhu pemanasan menyebabkan pelebaran puncak difraksi. Hal ini menyebabkan ukuran butir mengalami perubahaan. Ukuran butir yang diperoleh dengan persamaan Schrrer untuk tanpa pemanasan dan dengan pemanasan pada suhu 100˚C, 150˚C, 200˚C, 250˚C, dan 300˚C berturut-turut adalah 0,66 x 10-4 µm, 3,11 x 10-4 µm, 0,80 x 10-4 µm, 0,74 x 10-4 µm, 1,32 x 10-4 µm, dan 1,60 x 10-4 µm. Kata Kunci: Variasi Suhu, XRD, Ukuran Butiran
Identifikasi Kondisi Fisik Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Toaya Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah Maskur, Maskur
Gravitasi Vol. 15 No. 2 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i2.9434

Abstract

ABSTRAK Penelitian identifikasi Kondisi Fisik Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Toaya Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah telah dilakukan. Pada penelitian ini dilakukan pengukuran debit air dan pengambilan sampel air sedimen sungai Toaya di 3 lokasi yang berbeda. Masing di sebelah barat jembatan baja di Desa Toaya, di sebelah jembatan putus di Desa Toaya, dan di bendungan di Desa Taripa. Dari hasil pengukuran debit air sungai Toaya diperoleh data nilai rata-rata debit air sungai: 5,668 m3/detik atau 489.681,129 m3/hari dan hasil pengukuran debit sedimen air sungai Toaya diperoleh nilai rata-rata debit sedimen air sungai: 1,906 ton/hari, secara umum relatif kecil, tetapi pada musim penghujan debit sedimen tersebut meningkat. Dampak dari tingginya debit sedimen tersebut adalah terjadinya pendangkalan di muara sungai Toaya dan menjauhnya biota laut, khususnya ikan, dari perairan laut Desa Toaya. Kata Kunci : DAS, Sungai Toaya, debit, air. sedimen.
Pencitraan Resistivitas Untuk Identifikas Benda-Benda Megalitik Dalam Tanah Daerah Situs Pokekea, Poso, Sulawesi Tengah Maskur, Maskur
Gravitasi Vol. 15 No. 2 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i2.9435

Abstract

Penelitian pencitraan resistivitas untuk identifikasi benda-benda megalitik dalam tanah daerah situs Pokekea, Poso, Sulawesi Tengah telah dilakukan dengan pengukuran geolistrik resistivitas dengan Konfigurasi Wenner, panjang bentangan 55 meter dan jarak spasi elektroda 1 meter. Dari hasil pengukuran diperoleh data nilai resistivitas semu. Penampang citra dua dimensi (2D) diperoleh dari pengolahan data menggunakan SoftwareRes2Dinv sedangkan analisis pencitraan 2D dengan menggunakan Software ImageJ. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa metode ini mampu mengidentifikasi keberadaan benda-benda megalitik yang terdapat di bawah permukaan tanah. Berdasarkan analisis citra dua dimensi menggunakan Res2Dinv dan ImageJ dari hasil pengukuran untuk keempat lintasandalam spasi 1 meter menunjukkan adanya benda-benda peninggalan megalitik yang terpendam di bawah permukaan tanah. Secara fisis berdasarkan analisis citra resistivitas ditandai dengan adanya variasi nilai resistivitas batuan yang cukup tinggi dibanding dengan nilai resistivitas batuan lainnya yaitu berkisar antara 1000-3500 Ωm. Pada analisis profil garis keberadaan benda–benda megalitik ditunjukkan dengan grafik hubungan jarak (meter) dengan derajat keabuan (gray level) diperoleh perbedaan gray level yang sangat jelasantara daerah gelap dan daerah terang. Dari keempat bentangan menunjukkan adanya kesamaan nilai derajat keabuan terendah (minimum) yang diartikan di area tersebut terdapat anomaly, yaitu keberadaan benda megalitik. Kata Kunci :pencitraan, megalitik, geolistrik, resistivitas.
Rancang Bangun Alat Ukur Curah Hujan, Temperatur, dan Kelembaban Udara dengan Media Penyimpan Dalam SD Card Sesa, Elisa; Farhamsah, Dedy; Lasman, Randy
Gravitasi Vol. 15 No. 2 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i2.9437

Abstract

ABSTRAKData curah hujan, temperatur dan kelembaban udara begitu penting dalam kehidupan sehari-hari. Data-data tersebut merupakan sarana informasi bagi keperluan instansi terkait, seperti BMG, BMKG, dan bidang budidaya pertanian. Pada penelitian ini dibuat alat ukur curah hujan, temperatur dan kelembaban udara dengan sistem media penyimpanan data SD CARD. Alat ukur ini terdiri dari penampung air hujan, transduser optik, sensor DHT11, modul SD card dan Mikrokontroler Arduino Uno. Penelitian ini dilakukan dalam 4 tahap yaitu perancangan dan pembuatan sistem mekanik, perancangan dan pembuatan sistem elektronik, penggabungan sistem mekanik, sistem elektronik dan PC/laptop, dan pembuatan program, pengujian alat, pengambilan data. Alat ukur ini telah diuji dan bekerja dengan baik. Untuk curah hujan, alat yang dibuat memiliki batas pengukuran terkecil sebesar 0.20 mm. Pada pengujian data curah hujan simulasi diperoleh kesalahan relatif sebesar 0 % terhadap pengukuran dengan gelas ukur standar. Pada pengukuran data curah hujan di lapangan diperoleh tingkat kesalahan relatif berkisar 0-2.5% terhadap pengukuran dengan alat observasi (OBS). Untuk temperatur alat yang dibuat dapat mengukur berkisar 0-50 ℃ dengan tingkat kesalahan relatif terhadap pengukuran dengan AWS berkisar 0.0-3.0% dan untuk kelembaban dapat mengukur berkisar 20-90 % RH (Relative Humidity), dengan tingkat kesalahan relatif pada AWS berkisar 30.9-38.8%.Kata Kunci: Arduino Uno; Curah hujan; DHT11;  Kelembaban Udara;  Temperatur; Transduser Optik
Studi Bawah Permukaan Bumi Menggunakan Metode Geolistrik Hambatan Jenis di Lokasi Rawan Longsor. (Studi Kasus: Desa Mataue Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi) Galla, Ribka; Efendi, Rustan; Sandra, Sandra
Gravitasi Vol. 15 No. 2 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i2.9438

Abstract

ABSTRAKPenelitian telah dilakukan bertujuan untuk mengetahui perlapisan bawah permukaan yang berpotensi mengalami pergerakan dan mengetahui bidang gelincir dengan menggunakan metode geolistrik hambatan jenis konfigurasi dipole-dipole di Desa Mataue Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi. Penelitian ini terdiri dari 4 lintasan pengukuran dengan panjang lintasan 330 meter dan spasi elektroda 6 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penampang bawah permukaan yang diperoleh dari hasil pengamatan memiliki nilai hambatan jenis dengan kisaran 10 – 100 Ωm. Keberadaan bidang gelincir diduga berada pada lapisan dengan nilai hambatan jenis 10 – 31,6 Ωm. Pada Lintasan 1 terdapat 2 bidang gelincir dimana bidang gelincir pertama diduga berada pada kedalaman sekitar 13 – 14 m dan bidang gelincir kedua berada pada kedalaman sekitar 26 – 75 m. Pada Lintasan 2 juga terdapat 2 bidang gelincir dimana bidang gelincir pertama diduga berada pada kedalaman sekitar 1 – 45 m dan bidang gelincir kedua berada pada kedalaman sekitar 1 – 15 m. Pada Lintasan 3 diduga bidang gelincir berada pada kedalaman sekitar 10 – 17 m. Pada Lintasan 4 terdapat 3 bidang gelincir dengan bidang gelincir pertama diduga berada pada kedalaman sekitar 10 – 13 m, bidang gelincir kedua pada kedalaman sekitar 9 – 12 m dan bidang gelincir ketiga berada pada kedalam 7 – 14 m, dengan struktur geometri rotasional dan translasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada daerah penelitian berpotensi terjadinya gerakan tanah. Kata kunci: Bidang gelincir, hambatan jenis, metode geolistrik, konfigurasi dipole-dipole
Identifikasi Struktur Lapisan Bawah Permukaan dengan Menggunakan Metode Geolistrik di Kelurahan Tatura Selatan Ardiansyah, Muhammad; Rusydi, M.; Sandra, Sandra
Gravitasi Vol. 15 No. 2 (2016)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/gravitasi.v15i2.9441

Abstract

ABSTRAK Penelitian untuk mengidentifikasi panas bumi dan struktur lapisan berdasarkan temperatur airtanah di Kelurahan Tatura Selatan Kota Palu telah dilakukan dengan menggunakan metode geolistrik Automatic Array Scanning (AAS) dengan konfigurasi Wenner-Slchlemberger. Pemprosesan dan pemodelan data menggunakan perangkat lunak Earthmager 2D dalam bentuk penampang 2D. Berdasarkan hasil pemodelan 2D diperoleh gambaran  struktur perlapisan dan jenis batuan bawah permukaan pada daerah penelitian berupa lempung, pasir lempung, dan batuan pasir yang diduga mengandung airtanah yang bertemperatur tinggi karena memiliki nilai DHL yang tinggi dan resistivitas berkisar 2,2 Wm – 29 Wm.Kata Kunci : Aquifer, Earthmager, Geolistrik hambatan jenis, Wenner- Slchlemberger

Page 1 of 1 | Total Record : 10