cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya)
ISSN : 1858036X     EISSN : 24604682     DOI : -
Core Subject : Science,
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Abbreviation: J.Fis. dan Apl.) hanya menerbitkan artikel penelitian asli serta mengulas artikel tentang topik seputar bidang fisika (fisika teori, material, optik, instrumentasi, geofisika) dan aplikasinya. Naskah yang dikirimkan ke JFA belum pernah diterbitkan ditempat lain serta tidak dalam proses pertimbangan untuk diterbitkan ditempat lain, dalam bahasa apapun. Studi teoritis, eksperimental, dan praktis sama-sama didorong, seperti juga artikel interdisipliner dan yang timbul dari penelitian dan kolaborasi industri.
Arjuna Subject : -
Articles 423 Documents
Perancangan Alat Ukur Tegangan Permukaan dengan Induksi Elektromagnetik Indarniati Indarniati; Frida Ulfah Ermawati
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.294 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i1.948

Abstract

Tegangan permukaan merupakan sifat permukaan suatu zat cair akibat pengaruh tegangan. Guna mengetahui seberapa besar nilainya dilakukan pengukuran dengan menggunakan susunan alat hasil rancangan yang menggunakan sensor induksi elektromagnetik, menggantikan Newtonmeter yang selama ini dipergunakan. Perancangan tersebut dimaksudkan untuk mengetahui apakah sensor induksi elektromagnetik dapat dipergunakan sebagai pengganti Newtonmeter dalam pengukuran tegangan permukaan zat cair, dan dapat menunjukkan proses fisika yang terjadi selama pengukuran tegangan permukaan berlangsung karena mengetahui perubahan tiap gaya tarik yang terjadi selama pengukuran, nilai gaya tarik tersebut, serta nilai tegangan permukaan zat cair dapat diketahui secara langsung. Hal ini dimungkinkan karena data ditampilkan dalam bentuk grafik. Penelitian mencakup persiapan, perencanaan, dan perakitan alat sampai dengan pengujian (studi kelayakan) hasil rancangandengan menggunakan oli SAE 20W-50, oli SAE 30, dan bensin sebagai sampel uji.
Studi Differential Thermal Analysis dari NiCuZn Ferrite Magnet dan Efek Penambahan Mn Agus Sukarto Wismogroho; Wahyu Bambang Widayatno; Zulham Yahya Firdaus
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.02 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v9i1.832

Abstract

Telah dilakukan studi simulasi reaksi dan analisis Differensial Thermal Analysis (DTA) untuk pembentukan ferrite dengan imbuhan NiO, ZnO dan CuO, serta variasi substitusi NiO dengan MnO. Material yang digunakan adalah powder teknis dengan komposisi NiO(2−X)MnOXCuO0.2ZnO0.6Fe2O3. Analisis dilakukan dengan DTA buatan LIPI dan simulasi dilakukan dengan data base HSC 5.0. Simulasi Gibs Energy menunjukkan bahwa semua reaksi dapat berlangsung sejak suhu kamar. Namun demikian, kalsinasi terjadi pada suhu 200-300C, dan berakhir pada suhu dibawah 450C. Substitusi NiO ke MnO menurunkan kebutuhan energiuntuk reaksi. Substitusi NiO ke MnO menunjukkan kecenderungan untuk menurunkan suhu kalsinasi.
Identifikasi Struktur Sesar Bawah Permukaan dengan Menggunakan Konfigurasi Half-Schlumberger (Head-On) pada Eksplorasi Panasbumi Daerah Mataloko Eko Minarto; Tarto Astoro
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 2, No 1 (2006)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.001 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v2i1.982

Abstract

Penyelidikan panasbumi daerah Mataloko dengan metode Head-on (Half-Schlumberger) yang didukung oleh data geologi, menunjukkan bahwa daerah tersebut mempunyai struktur pengontrol yang memenuhi persyaratan sebagai daerah yang berpotensi panasbumi. Hasil penyelidikan menunjukkan adanya struktur sesar normal,dengan kemiringan 53o mengarah Barat Laut-Tenggara, serta adanya beberapa sesar yang telah tertimbun oleh produk-produk muda. Dari data geologi, struktur sesar diatas adalah sesar Waeluja yang dicirikan oleh adanya deretan mata air panas, kelurusan sungai Waeluja dan penyebaran batuan ubahan disekitar sesar.
Homogenitas Ketebalan, Konduktivitas Listrik dan Band Gap Lapisan Tipis a-Si:H tipe-p dan tipe-p Doping Delta yang dideposisi dengan Sistem PECVD Enny Kusumawati; Eddy Yahya
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.982 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v8i1.864

Abstract

Telah berhasil dideposisi lapisan tipis a-Si:H tipe p-biasa dan tipe p-delta menggunakan PECVD dengan pada temperatur 270◦C, tekanan 530mTorr, Laju gas SiH4 = 20 sccm, H2 = 70 sccm, B2H6 = 2 sccm. Lapisan pdelta berstruktur p-i-p menghasilkan ketebalan rata-rata p-delta 198,7 nm dan rata-rata p-tipis 89,7 nm. Sampel dibiarkan dalam ruangan terbuka sehingga warna permukaan sampel tidak homogen. Ketidak-homogenan sampel diuji melalui ketebalan menggunakan ellipsometer dan diamati perubahan band gap menggunakan UV-Vis serta pengukuran konduktivitas dengan metode coplanar kemudian dilihat perbandingan kedua besaran tersebut pada lapisan p-biasa dengan p-delta. Hasilnya, ketebalan lapisan p-biasa cenderung homogen yakni 98,8nm,sedangkan lapisan p-delta bervariasi antara 165,1 - 219,7 nm. Pengukuran band gap cenderung homogen dengan nilai tertinggi 1,60 eV untuk tipe p-biasa dan 1,74 eV untuk tipe p-delta. Pengukuran konduktivitas listrik juga cenderung homogen dengan konduktivitas tertinggi saat gelap dan saat terang berturut-turut 0,71 S/cm dan 1,01 S/cm untuk struktur p-biasa serta 0.39 S/cm dan 0,35 S/cm untuk struktur p-delta.
Kajian Termodinamika Biogas Berbahan Dasar Kotoran Sapi Luqman Budi Wicaksono
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 11, No 2 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.361 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v11i2.1060

Abstract

Kajian termodinamika terhadap biogas perlu dilakukan dalam rangka pembuatan biogas cair. Tujuannya adalah untuk memperoleh informasi tentang: kompresibilitas, ekspansivitas, persamaan keadaan, dan titik kritis biogas. Penelitian dilakukan dengan pengambilan data kompressibilitas dan data ekspansivitas. Data kompressibilitas didapat dari perubahan volume ketika biogas diberikan tekanan yang besar. Data ekspansivitas didapatdari perubahan volume ketika biogas diberikan temperatur yang semakin tinggi. Hasil dari eksperimen menunjukan bahwa nilai kompressibilitas diperoleh sebesar -1,9 × 10−5 m3/cmHg dan ekspansivitas diperolehsebesar 7,3 × 10−2 m3/K. Persamaan keadaan biogas diperoleh ln VV = 7,3 × 10−2 m3/K (T - T) + 1,9 × 10−5 m3/cmHg (P - P).
Program Simulasi Perancangan Rangkaian Magnetik Pembangkit Medan Elektromagnet untuk Pengujian Sensor GMR Hindasyah, Achmad; Purwanto, Setyo; Heru, Bambang; Taufik, Agus
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Fisika dan Aplikasinya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.618 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v9i1.776

Abstract

Pengujian unjuk kerja sensor Giant Magnetoresistance (GMR) dilakukan dengan memberikan variasi medan elektromagnetik dan mengukur perubahan resistansi sensor sebagai tanggapan dari masukan. Program ini, yang dibuat dengan menggunakan bahasa Lab View, dapat digunakan untuk merancang rangkaian magnetik sebagai pembangkit medan elektromagnet. Parameter masukan untuk program ini antara lain permeability relatif inti, jumlah lilitan, dimensi inti, fringing dan panjang air gap. Sedangkan parameter keluaran yang dihasilkan adalah reluktansi inti dan air gap, fluks pada inti dan udara serta arus listrik yang dibutuhkan. Parameter masukan dihitung dengan menggunakan persamaan-persamaan medan elektromagnetik untuk mendapatkan keluaran. Dengan menggunakan program ini, pembuatan rangkaian magnetik sebagai sumber medan elektromagnet untuk pengujian sensor GMR dan penentuan parameter-parameter fisis yang akurat menjadi lebih mudah.  
Fabrikasi dan Karakterisasi Antena Mikrostrip Loop Co-Planar Waveguide dua Lapis Substrat untuk Komunikasi C-Band dan Ku-Band Erni Maryati Rahayu; Yono Hadi Pramono; Ali Yunus Rohedi
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 5, No 2 (2009)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.031 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v5i2.939

Abstract

Antena Mikrostrip Loop Co-Planar Waveguide dua lapis substrat untuk aplikasi komunikasi C-Band dan Ku-Band telah difabrikasi dan karakterisasi. Parameter-parameter fisis yang dikarakterisasi meliputi VSWR (Voltage StandingWave Ratio), return loss, dan impedansi. Substrat yang digunakan untuk fabrikasi antena pada penelitian ini adalah FR4 dengan permitivitas relatif 4,47. Penentuan dimensi antena dilakukan menggunakan fasilitas Tool Box perancangan Antena yang tersedia di Laboratorium Opto-Elektronika Jurusan Fisika FMIPAITS. Ukuran antena yang difabrikasi adalah 42 mm × 49 mm × 3 mm, dengan feed line 5 mm × 13 mm, CPW 3 mm × 13 mm, loop 11 mm × 19 mm, patch 7 mm × 12 mm, dan slot 20 mm × lebar 7 mm. Hasil karakterisasi Network Analyzer tipe HP 8753ES pada frekuensi kerja 3,698 GHz adalah return loss -34,021 dB, VSWR 1,041, dan impedansi 52,031, sedangkan untuk pada frekuensi kerja 5,585 GHz adalah return loss -24,893 dB, VSWR 1,121, dan impedansi 56,037. Nilai VSWR yang mendekati 1 pada kedua frekuensi kerja tersebut menunjukkan bahwa daya masukan ditransmisikan hampir keseluruhan ke udara dengan porsi kecil yang direfleksikan balik ke dalam osilator/generator pulsa. Sedangkan return loss yang dihasilkan antena <-15 dB berada pada rentang nilai yang dapat diterima untuk aplikasi komunikasi C-Band dan Ku-Band, hal ini didukung dengan nilai impedansinya yang mendekati impedansi karakteristik ideal 50.
Pemanfaatan Model Weather Research and Forecasting (WRF) dalam Analisis Cuaca terkait Hujan Lebat Batam 30-31 Januari 2011 Akhmad Fadholi; Fitria Puspita Sari; Purwo Aji; Ristiana Dewi
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1632.473 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i1.820

Abstract

Hujan lebat di Batam tanggal 30-31 Januari 2011 menyebabkan banjir. Nilai hujan akumulasi hasil obsevasipada 31 Januari 2011 sebesar 414.5 mm, jauh melebihi ambang batas ekstrim untuk curah hujan yang hanya 50mm/hari. Adanya hujan lebat tidak lepas dari dinamika parameter-parameter cuaca yang beraitan erat denganproses konveksi dan pembentukan awan. Pada penulisan ini, analisa kondisi cuaca menggunkan WeatherResearch and Forecasting (WRF) satu domain dengan resolusi 6 kilometer (km) pada 1 LU dan 104 BT.Beberapa parameter cuaca seperti suhu udara, kelembaban tiap lapisan (RH), aliran massa udara (angin),dan curah hujan menunjukkan hasil yang sangat signifikan dimana nilai dari parameter-parameter tersebutmendukung adanya proses konveksi untuk membentuk awan konvektif (Cumulonimbus) secara terus menerusdengan masa hidup yang lama. WRF dengan setting-an default dan domain tanpa nesting ternyata sduah cukupmampu menggambarkan kondisi cuaca secara umum. Adanya perbedaan laju curah hujan hasil output modeldengan observasi antara 6-12 jam pada awal data merupkan proses spin-up (pemanasan untuk mendapatkandata yang stabil pada hasil model). Data citra satelit MTSAT (Multi-functional Transport Satellite) digunakansebagai pembanding hasil model, dimana pada gambar terdapat warna putih Coldest Dark Grey (CDG) yangmengindikasikan adanya awan dengan suhu puncak lebih rendah dari -80C (Cb). Gambar ini semakinmemperjelas bahwa pada kasus hujan lebat yang mengguyur Batam pada 30-31 Januari dengan cukup baikdirepresentasikan oleh model WRF.
Pengembangan Thermal Barrier Coating (TBC) NiCrAl pada Logam Paduan Berbasis Ni untuk Komponen Turbin Gas Hubby &#039;Izuddin; Kusnandar Kusnandar; Toto Sudiro; Anggito Pringgo Tetuko; Diah I; Kemas Ahmad Zaini Thosin
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 3, No 2 (2007)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.378 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v3i2.973

Abstract

Adanya faktor pengurangan emisi gas dan peningkatan esiensi energi mengakibatkan makin banyaknya masalah kerusakan komponen akibat korosi temperatur tinggi. Sementara ini, bahan yang digunakan untuk pelapisan memiliki kandungan yang berbeda dari substratnya, dan ternyata menimbulkan beberapa masalah seperti terbentuknya topologically closed phase (TCP) yang akan menimbulkan retakan, terjadinya delamination dan terbentuknya permukaan lapisan yang tidak rata. Oleh karena itu, pada penelitian ini dikembangkan TBC NiAl pada substrat berbasis Ni dengan metode gabungan elektroplating dan pack cementation. Penelitian ini terdiri atas deposisi Ni dengan elektroplating dan deposisi Al dengan pack cementation. Setelah itu dilakukan tes oksidasi pada temperatur 1150C. Untuk analisa dan karakterisasi interdifusi elemen lapisan dan substrat dilakukan dengan EPMA.
Karakterisasi Divais Multimode Interference (MMI) Berbahan Polimer untuk Pembagi Daya 1 × 3 Yasin Agung Sahodo; Wina Indra Lavina; Yuni Nur Hidayati; Mefina Yulias Rofianingrum; Banatul Muflihati; Yono Hadi Pramono; Gatut Yudoyono
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 3 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.387 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v9i3.855

Abstract

Divais pembagi daya 1 × 3 telah difabrikasi menggunakan bahan polimer dan dikarakterisasi dengan metode simulasi Finite Difference Beam Propagation Method (FD-BPM). Simulasi dilakukan dengan menerapkan fenomena Multimode Inteference (MMI). Pandu gelombang planar dengan bahan polimer difabrikasi dengan parameter substrat dan kover akrilik berindeks bias 1,49 dan film Methyl Methacrylate (MMA) berindeks bias 1,4905. Nilai konstanta propagasi yang digunakan dalam simulasi yaitu 1,4903412 dengan panjang gelombang 0,6328 μm. Tebal film pandu gelombang sebesar 50 μm dan panjang pandu gelombang 5000μm. Hasil simulasi menunjukkan perbandingan daya output terhadap input pada masing-masing kanal output sebesar 11%, 37%, dan 11% secara berurutan, sedangkan hasil fabrikasi sebesar 13%, 16%,dan 12%. Dari kedua hasil simulasi dan fabrikasi menunjukkan bahwa divais ini dapat diaplikasikan dalam komunikasi optik untuk pembagi daya.