cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya)
ISSN : 1858036X     EISSN : 24604682     DOI : -
Core Subject : Science,
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Abbreviation: J.Fis. dan Apl.) hanya menerbitkan artikel penelitian asli serta mengulas artikel tentang topik seputar bidang fisika (fisika teori, material, optik, instrumentasi, geofisika) dan aplikasinya. Naskah yang dikirimkan ke JFA belum pernah diterbitkan ditempat lain serta tidak dalam proses pertimbangan untuk diterbitkan ditempat lain, dalam bahasa apapun. Studi teoritis, eksperimental, dan praktis sama-sama didorong, seperti juga artikel interdisipliner dan yang timbul dari penelitian dan kolaborasi industri.
Arjuna Subject : -
Articles 423 Documents
Characterization of CdS and ZnS Nanoparticle Semiconductors: for Optoelectronics Application Suryajaya Suryajaya; A.V. Nabok; A. K. Hassan; A. Tsargorodskaya
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 7, No 1 (2011)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.16 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v7i1.899

Abstract

In this work, CdS and ZnS semiconducting colloid nanoparticles coated with organic shell, containing either SO−3 or NH+ 2 groups, were deposited as thin films using the technique of electrostatic self-assembly. The films produced were characterized with UV-vis spectroscopy - for optical properties; mercury probe - for electrical characterisation; and photon counter - for electroluminescence study. UV-vis spectra show a substantial blue shift of the main absorption band of both CdS and ZnS, either in the form of solutions or films, with respect tothe bulk materials. The calculation of nanoparticles’ radii yields the value of about 1.8 nm for both CdS and ZnS. Current-voltage (I-V) and capacitance-frequency (C-f) measurements of polyelectrolyte/nanoparticles (CdS or ZnS) films suggest the tunnelling behaviour in the films while capacitance- voltage (C-V) and conductancevoltage (G-V) measurements suggest that these nanoparticles are conductive. The electroluminescence was detected in sandwich structures of (PAH/CdS/PAH)N using a photon counting detector, but not in the case of ZnS films.
Karakterisasi Varietas Kedelai Berbasis Impedansi dan Hubungannya dengan Daya Tumbuh Benih Lia Agustina; Melania Suweni Muntini
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.695 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v12i1.1082

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi varietas kedelai melalui pengukuran impedansi yang dapat digunakan untukmembedakan antara benih kedelai berkualitas tinggi dan rendah. Pengukuran impedansi menggunakan probeyang dihubungkan pada LCR meter. Benih kedelai yang dikarakterisasi dalam penelitian ini adalah varietasAnjasmoro, Argomulyo, Burangrang dan Panderman yang masing-masing diklasifikasikan menjadi benih kedelainormal, kedelai muda, kedelai terinfeksi virus. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah perbedaan nilai impedansi keempat varietas tersebut. Nilai impedansi terbesar diperoleh dari varietas Argomulyo untuk jenis kedelai normal yaitu 20,110 M , varietas Argomulyo untuk kedelai muda yaitu 7,750 M. Untuk kedelai terinfeksi virus, nilai impedansi yang besar pada varietas Anjasmoro yaitu 9,234 M . Persentase daya tumbuhdiperoleh benih kedelai normal dengan persentase 100% untuk masing-masing varietas, kedelai muda yaitu 4% untuk varietas Anjasmoro dan keseluruhan benih mati untuk varietas lainnya, pada kedelai terinfeksi virus untuk varietas Anjasmoro memiliki persentase 80%, varietas Argomulyo memiliki persentase 40%, varietas Burangrang memiliki persentase 16% dan varietas Panderman memiliki persentase 32%. Pada penelitian iniyang diuji adalah daya tumbuh dari benih kedelai, namun untuk produktivitas tanamannya belum dilakukan pengujian.
The Effect of Mixing and Dissipation on A Lock-Exchange Flow Producedin A Channel of Constant Cross-Section Tjipto Prastowo
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 6, No 2 (2010)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (160.287 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v6i2.922

Abstract

Laboratory lock-exchanges of two fluids of different densities are used to examine the effects of mixing and dissipation on a dense current produced in a simple channel of constant width and height. Turbulent, small-scale mixing, induced by the flow instability at the interfacial layer, was observed above the current head. The mixing is found to affect the flow dynamics, in that the depth of the current is measured to be 0.36-0.47 H, less than a half of the full water depth H, defined as a theoretically predicted depth, and that the non-dimensional current speed is constant at 0.48 0.02, independent of all the external parameters. From these finding, we conclude that there is a loss of energy associated with turbulent dissipation and irreversible mixing and that bottom frictionplays a minor role in the propagation speed of the current.
Analisis Distribusi Intensitas RGB Citra Digital untuk Klasifikasi Kualitas Biji Jagung menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan M. Arief Bustomi; Ahmad Zaki Dzulfikar
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 3 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.67 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i3.791

Abstract

Telah dilakukan penelitian dan pembuatan program komputer berbasis jaringan syaraf tiruan backpropagation yang bertujuan untuk mengklasifikasikan kualitas biji jagung berdasarkan pada pola distribusi intensitas RGB citra digital biji jagung tersebut. Dalam penelitian ini, kualitas biji jagung terklasifikasi dalam 4 kelompok, yaitu biji busuk, biji berjamur, biji normal, dan biji rusak. Jumlah sampel yang digunakan adalah 120 sampeluntuk pelatihan dan 80 sampel untuk pengujian. Urutan tahapan penelitian adalah sebagai berikut: filterisasi citra digital dengan median filter, ekualisasi dengan histogram adaptif, ekstraksi indeks warna RGB untuk ketiga intensitas warna RGB, dan penghitungan mean dan standard deviasi untuk masing-masing indeks warna RGB tersebut. Selanjutnya dari pola mean dan standard deviasi ketiga indeks warna RGB dapat digunakan untuk mengenali kualitas biji jagung menggunakan metode jaringan syaraf tiruan backpropagation. Dalam penelitianini, jaringan syaraf menggunakan fungsi aktivasi log-sigmoid dan dapat mengenali pola secara optimal bila digunakan 1500 iterasi, 500 neuron, 4 hidden layer, 4 output layer, dan laju pembelajaran 0,01. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa jaringan syaraf tiruan yang telah dibuat ternyata mempunyai tingkat akurasi rata-rata sebesar 100% pada proses pelatihan dan sebesar 73,75% pada proses pengujian.
Fabrikasi Directional Coupler Serat Optik Multimode Samian Samian; Yono Hadi Pramono; Ali Yunus Rohedi; Gatut Yudoyono
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 2 (2008)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.568 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i2.955

Abstract

Telah dilakukan fabrikasi directional coupler simetri 2x2 dari bahan serat optik plastik (POF) step-index multimode dengan metode fused. Bahan untuk fabrikasi directional coupler adalah serat optik plastik multimode tipe FD-620-10 dengan diameter serat 1 mm. Fabrikasi dilakukan dengan cara memoles sepasang serat optik dengan panjang daerah interaksi kopling bervariasi dan lebar gap konstan, pasangan serat optik yang telah dipoles kemudian digabungkan. Fabrikasi menghasilkan empat buah directional coupler, salah satu directional coupler hasil fabrikasi parameternya memenuhi standar fabrikasi yaitu nilai ratio coupling 0,245 dengan toleransi dibawah 10% serta nilai excess loss lebih kecil dari 2 dB.
Interpretasi Data Geolistrik untuk Memetakan Potensi Air Tanah dalam Menunjang Pengembangan Data Hidrogeologi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur Serli Birlina; Darsono Darsono; Budi Legowo
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (605.794 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v9i2.838

Abstract

Telah dilakukan pemetaan potensi air tanah dalam menunjang pengembangan data hidrogeologi di kabupaten Jombang, Jawa Timur dengan menggunakan metode geolistrik resistivitas sounding. Akuisisi data resistivitas menggunakan konfigurasi elektroda Schulmberger. Pengolahan data dan interpretasi data menggunakan software Progress Version 3 dan pemetaannya menggunakan software Surfer. Hasil pengolahan bahwa lapisan batuan keempat kecamatan tersebut tersusun lempung dengan nilai resistivitas 6 - 10 m, lempung pasiran 11 - 19 m, pasir dan pasir lempungan 20 - 90 m, serta pasir kerakalan 90 - 130 m. Akuifer (lapisan pembawa air) diduga berada pada lapisan penyusun pasir dan pasir lempungan. Hasil pemetaan menunjukkan daerah yang mempunyai sumber potensi air tanah besar terdapat kecamatan Mojowarno. Daerah yang berpotensi sumber air tanah sedang di kecamatan Bareng dan Mojowarno.
Tegangan Sisa pada Bahan Model Fotoelastis Epoxi Resin karena Perlakuan Termal Gatut Yudoyono; Hery Kurniawan; Rinaldi W
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 2, No 2 (2006)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.861 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v2i2.988

Abstract

Telah dilakukan karakterisasi termal terhadap bahan polimer epoxi resin sebagai bahan model fotoelastis. Hasil sintesa resin epoxi dan hardener dengan perbandingan volume 100:2 memberikan sifat elastis yang berbeda ketika masing-masing diberi perlakuan termal dengan melihat pola frinji fotoelastis terutama parameter tegangan sisa. Variasi pembebanan dan perlakuan termal pada sampel fotoelastis epoxi resin menunjukkan bahwa pada temperatur pemanasan 90C - 100C memberikan kualitas bahan fotoelastis yang paling optimal bila ditinjau dari ketiadaan tegangan sisa yang masih ada pada sampel setelah pembebanan dihilangkan.
Kajian Karakteristrik Alat Ukur dan Sensor Standar pada Proses Kalibrasi Data Sensor Cahaya Ellys Kumala Pramartaningthyas; Endarko Endarko
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 8, No 2 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.32 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v8i2.870

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai kajian variasi alat standar dan karakteristik sensor terhadap kalibrasi sensor cahaya. Pada artikel ini, akuisisi data sensor cahaya dilakukan pada 2 sensor cahaya yaitu Light Dependent Resistor (LDR) dan fotodioda dengan menggunakan kalibrator net log dan lux meter. Sistem kalibrasi dirancang untuk kondisi yang konstan pada setiap pengukurannya. Pengukuran dilakukan untuk variasi jarak sensor terhadap sumber cahaya dan ukuran variasi diameter lubang penghalang di atas sensor untuk menghasilkan perubahan iluminansi cahaya yang diterima sensor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LDR memiliki respon yang lebih baik dibandingkan dengan fotodioda, nilai iluminansi cahaya berkurang seiring dengan semakin jauhnyajarak sensor dengan sumber cahaya dan semakin kecilnya diameter lubang penghalang masuknya cahaya ke sensor.
Struktur Mikro dan Sifat Listrik Material Ferroelektrik Barium Titanat dengan doping Stronsium Suwarni Suwarni
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 11, No 3 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.535 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v11i3.1067

Abstract

Material ferroelektrik Barium Strontium Titanat (BaxSr1−xTiO3, BST) dengan variasi doping mol Sr 0,01 ; 0,02 dan 0,03 telah dibuat menggunakan metode reaksi fasa padat. Sampel dicetak dalam bentuk bulk (padatan) kemudian di-sintering pada temperatur 900C dengan holding time 2 jam. Karakterisasi sampel dilakukan menggunakan X-Ray Diffractometer (XRD) untuk mengetahui tingkat kekristalan dan ukuran kristal dari sampel. Pengujian RCL meter untuk mengetahui besarnya nilai konstanta dielektrik. Hasil karakterisasi XRD sampel memperoleh data dan diolah dalam bentuk grafik hubungan antara intensitas terhadap sudut 2 theta. Material BST dengan variasi doping mol Sr 0,01 ; 0,02 dan 0,03 memiliki struktur kristal tetragonal, dengan parameter kisi Sr 0,01 dan 0,03 adalah sama yaitu a = b = 3,996 °A dan c = 4,012 °A sedangkan untuk Sr 0,02 adalah a = b = 3,998 °A dan c = 4,022 A° . Ukuran kristal berturut-turut adalah 28,4 nm; 32,3 nm dan 54,8 nm. Semakin besar ukuran kristal, nilai rata-rata regangan kisi semakin kecil seiring dengan meningkatnya penambahan Sr. Pengukuran konstanta dielektrik (K) dilakukan pada rentang frekuensi 1 kHz sampai 80 kHz dan nilaitertinggi adalah pada Sr 0,03 sebesar 18,55.
Pengaruh Variasi Lapisan Pelat Sejajar pada Laju Produksi HHO dari Generator Oxyhydrogen Berbasis Sel Elektrolisis Arifin Syaiful; Bachtera Indarto; Didiek Basuki Rachmat; Hasto Sunarno
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.679 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v11i1.782

Abstract

Telah dilakukan pengukuran nilai resistansi fuel cell terhadap variasi lapisan pelat sejajar, hasilnya penggunaanlogam SS316 menghasilkan resistansi lebih rendah bila dibandingkan dengan logam aluminium. Daribeberapa variasi lapisan pelat sejajar yang yang dicoba, diperoleh kenaikan arus listrik yang mengalir pada fuelcell. Laju produksi HHO semakin meningkat dengan bertambahnya arus listrik yang mengalir.

Page 2 of 43 | Total Record : 423