cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya)
ISSN : 1858036X     EISSN : 24604682     DOI : -
Core Subject : Science,
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Abbreviation: J.Fis. dan Apl.) hanya menerbitkan artikel penelitian asli serta mengulas artikel tentang topik seputar bidang fisika (fisika teori, material, optik, instrumentasi, geofisika) dan aplikasinya. Naskah yang dikirimkan ke JFA belum pernah diterbitkan ditempat lain serta tidak dalam proses pertimbangan untuk diterbitkan ditempat lain, dalam bahasa apapun. Studi teoritis, eksperimental, dan praktis sama-sama didorong, seperti juga artikel interdisipliner dan yang timbul dari penelitian dan kolaborasi industri.
Arjuna Subject : -
Articles 423 Documents
Solusi Reisner-Nordstr¨om dalam Teori Gravitasi f(R) Abu Fadlol; Agus Purwanto; Bintoro A Subagyo
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.008 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v12i2.1338

Abstract

Dalam artikel ini diperoleh solusi Reisner-Nordstr¨om dalam teori gravitasi f(R). Menghitung tensor Ricci dan tensor energi momentum yang bersesuaian, didapatkan solusi untuk benda bermuatan dan bermassa masif.Solusi yang didapatkan merupakan perumuman dari solusi Reisner-Nordstr¨om dalam teori gravitasi Einstein. Didapatkan empat buah nilai singularitas untuk solusi ini.AbstractIn this article we present solutions of Reisner-Nordstr¨om in f(R) theory of gravity. We calculated corresponding Ricci and enegy-momentum tensor as well as their general solutions for charged and massive matter field. The solution is a more common form of the Reisner-Nordstr¨om solution in Einstein theory of gravity. We obtained four singularities for this solution.
Rancang Bangun Smart Chip Audio Organic Growth System sebagai Input Device Pembukaan Stomata pada Pemupukan Daun Tanaman Perkebunan Nur Kadarisman; Wipsar S.B. Dwandaru; Purwanti W Hastuti
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.271 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v12i2.1329

Abstract

Aplikasi teknologi gelombang akustik dalam bidang pertanian dapat digunakan untuk meningkatkan ketahanan pangan suatu masyarakat. Rekayasa dan modifikasi teknologi audio, yakni audio organic growth system (AOGS), yang dipadukan dengan pemupukan daun (foliar) dan optimasi variabel intensitas audio telah digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman perkebunan. Kegunaan utama sistem AOGS adalah sebagai input device dalam pembukaan stomata daun tanaman perkebunan. Kendala utama dalam penerapan AOGS di lapangan adalah perangkat elektronik yang digunakan belum praktis dan belum compatible. Selain itu, instrumen AOGS yang terdiri dari audio player dan speaker ternyata cukup berat. Dalam penelitian ini, telah dihasilkan instrumentasi smart chip AOGS (SC-AOGS) dengan komponen TDA2003 sebagai penguat audio, WT5001 sebagai penyimpan dan pemutar audio, ATMega328 kecepatan 16 MHz sebagai prosesor, speaker sebagai sumber ouput dari suara, dan LCD matrik ukuran 16 × 2 yang menghasilkan display sumber frekuensi output yang dipaparkan. Instrumen SC-AOGS ini juga dilengkapi dengan pengaturan volume suara. Lebih jauh, instrumen SC-AOGS ini cukup praktis dan compatible sehingga dapat mengatasi kendala pada instrumen AOGS. AbstractThe application of acoustic wave technology for agriculture purposes may be used to strengthen the food persistency in the society. The creation and modification of audio technology, which is in this case, the audio organicgrowth system (AOGS) combined with foliar fertilization and audio intensity variable optimization has been applied to increase the quality and productivity of plantation crops. The AOGS system is mainly used as aninput device in the leaf stomata opening of plantation crops. However, the main obstacle in the application of AOGS is the electronic devices which are not practical and compatible. Moreover, the AOGS instrument whichconsists of an audio player and a speaker turns out to be quite heavy. Hence, in this research, a smart chip AOGS (SC-AOGS) has been produced equipped with components of TDA2003 as an audio amplifier, WT5001as a storage and audio player, ATMega328 16 MHz as a processor, a speaker as an output source of the sound, and a matrix LCD with dimension of 16 × 2 that produces output frequency source display. Moreover, the SC-AOGS instrument is also equipped with sound volume setting. The SC-AOGS instrument is quite easy to use and compatible, hence may overcome the problem of the AOGS system.
Kinerja Akustik dan Mekanik Panel Sandwich Berbasis Ampas Tebu dan Bambu Dian Yulia Sari; Aris Minardi; Restu Kristiani; Iwan Yahya; H Harjana
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.684 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v12i2.1334

Abstract

Telah dilakukan pengujian kinerja akustik dan kinerja mekanik panel sandwich berbasis ampas tebu dan bambu. Pengujian kinerja akustik dilakukan secara eksperimen mengacu pada prosedur ASTM E-1050-98dan kinerja mekanik menggunakan material testing machine. Pada penelitian ini dilakukan variasi ketebalan komposit ampas tebu dan pengaruh penambahan lapisan bambu di permukaan atas dan bawah komposit ampas tebu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh ketebalan sampel adalah menggeser penyerapan bunyi efektif pada frekuensi rendah sedangkan penambahan lapisan bambu pada komposit ampas tebu mempengaruhi penurunan nilai koefisien serapan bunyi yang dikarenakan tingkat kekerasan tinggi dan porositas rendah pada lapisan bambu. Adapun pengaruh ketebalan terhadap kinerja mekaniknya adalah menurunkan nilai MOR dan MOE sementara pengaruh penambahan lapisan bambu membuat nilai MOR naik dan nilai MOE turun. Pengaruh ketebalan dan penambahan lapisan bambu juga mengubah nilai densitas sampel.AbstractSound absorption performance and mechanical performance have been conducted in panel sandwich based bagasse and bamboo. The testing acoustic performance was conducted experimentally refer to ASTM E-1050-98 standard procedure and mechanical performance using a material testing machine. In this research, thickness variation bagasse composite and bamboo effect of adding a layer on the surface of the upper and lower composite bagasse. The results showed that the influence of the thickness of the sample is to shift the effective sound absorption at low frequencies while adding a layer of bamboo composite bagasse impairment affects the sound absorption coefficient due to a high degree of hardness and low porosity of the lining of bamboo. The effect of thickness on the mechanical performance is to lower the value of MOR and MOE while the effect of adding a layer of bamboo create value MOR MOE values rise and fall. The influence of the layer thickness and the addition of bamboo also change the value of the density of the sample.
Perbandingan Spektral Musik Klasik dengan Musik Etnik Jawa menggunakan Analisis MFCC dan Beat Strength Dody Kurniawan; Ahmad Syakir; Hana Afifah; Rayhan Hanina; Iwan Yahya; H Harjana
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 12, No 1 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.352 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v12i1.1273

Abstract

Analisis spektral dilakukan untuk membandingkan pola musik Jawa terhadap musik klasik karangan Mozart (1756-1791) dengan metode Mel Frequency Cepstral Coefficient (MFCC) dan Beat Strenght. Analisis MFCC menggunakan Hamming window dan konversi RGB menggunakan persamaan kemiripan dalam proses visualisasi. Analisis Beat Strenght berdasarkan nilai PEAK dan SUM pada Beat Histogram. Hasil analisis MFCC menunjukkan bahwa pola musik klasik dengan musik jawa mempunyai tingkat kemiripan 98,0% untuk March of The Priests from The Magic Flute dan 90,3% untuk Piano Sonata in C Major. Analisis Beat Strenght menunjukkan 89,8% kemiripan untuk March of The Priests from The Magic Flute dan 72,6% untuk Piano Sonata in C Major.AbstractSpectral analysis between Javanese music and classical music by Mozart (1756-1791) using MFCC and Beat Strenght has been conducted. MFCC  analysis using Hamming window and RGB conversion using similarity equation in visualization process. Beat Strength analysis based on PEAK and SUM value of Beat Histogram. The result shows that the pattern of classical music and Javanese music has 98.0% similarity for March of ThePriests from The Magic Flute and 90.3% for Piano Sonata in C Major. Beat Strength analysis shows 89.8% similarity for March of The Priests from The Magic Flute and 72.6% for Piano Sonata in C Major.
Pemanfaatan Panas Buang Air Conditioner (AC) pada Lemari Pengering Benih Padi Bachtera Indarto; Santi Puspitasari; Hasto Sunarno
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 13, No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.695 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v13i3.3101

Abstract

Penelitian mengenai pemanfaatan panas buang air conditioner (AC) pada lemari pengering benih padi telah berhasil dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rancangbangun lemari pengering padi dengan memanfaatkan panas buang dari kondensor AC (air conditioner) serta mengatur suhu dan kelembaban udara di dalam lemari pengering sesuai dengan ketentuan dalam proses pengeringan benih padi. Lemari pengering yang dibuat berjenis tray dryer, memiliki 4 rak dan terbuat dari kayu triplek berlapis aluminium foil berdimensi 50 cmx50 cmx60 cmdengan kapasitas 2 kg. Pengaturan suhu dan kelembaban udara lemari pengering dirancang dengan menggunakan SHT 11. Sistem ini menghasilkan benih padi dengan kadar air 11% setelah proses pengeringan selama 10 jam. Pengaturan suhu menggunakan kipas exhaust bekerja dengan baik selama proses pengeringan yang diatur pada rentang 30-43ºC, sedangkan pengaturan kelembaban udara menggunakan blower dapat dipertahankan dengan nilai diatas 42,55%.Abstract - Research on the utilization of heat exhaust from air conditioner (AC) for paddy dryer cup board, has been successfully done. The objective of this research is to get the design of rice dryer cabinets by utilizing the exhaust heat from the air conditioner condenser and adjust the temperature and humidity of the air in the drying cabinet in accordance with the provision in drying process of riceseed. Dryer cabinet made of the type of traydryer, has 4 shelves and made of wood plywood plated aluminum foil dimension 50 cm x 50 cm x 60 cm with a capacityof 2 kg. The temperature and humidity settings of the drying cabinet are designed using SHT 11. This system produces riceseeds with moisture content of 11% after 10 hours of drying process. The temperature setting using exhaust fan works well during the drying process which is set at 30-43ºC, while the air humidity setting using blower can be maintained with valuea bove 42.55%.
Distribusi Coulomb Stress Akibat Gempabumi Tektonik Selatan Pulau Jawa berdasarkan Data Gempa Tektonik 1977-2000 Fitri Puspasari; W Wahyudi
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 13, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (527.537 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v13i2.2745

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk menghitung distribusi Coulomb stress dengan menggunakan software Coulomb 3.3. Peningkatan nilai perubahan Coulomb stress mengindikasikan adanya akumulasi stress pada batuan. Data penelitian diambil dari katalog ISC (International Seismological Center) dan Global CMT (Global Centroid Moment Tensor). Hasil pengolahan data adalah terjadi peningkatan Coulomb stress di kawasan selatan pulau Jawa dengan kisaran nilai 0,01-1 kPa dan diduga dapat menimbulkan terjadinya akumulasi stress akibat gempabumi tektonik yang mengarah ke bawah puncak gunungapi Merapi.ABSTRACTThis study has been applied to calculate Coulomb stress distribution using Coulomb 3.3 software. Increasing the value of Coulomb stress changes indicated accumulation of stress on rocks. The data is taken from the catalog of ISC (International Seismological Center) and Global CMT (Global Centroid Moment Tensor). The results of data processing is an increase in Coulomb stress in the South of Java Island with a ranges 0.01-1 kPa and allegedly caused the accumulation of stress due to tectonic earthquake that leads to the volcano.
Structural and Morphological Studies of Lava Rock from Mount Gamalama Ternate for Possible Functional Materials Applications Malik Anjelh Baqiya; Iqbal Limatahu; Muhammad Nasrun; Darminto Darminto
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 13, No 1 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (954.841 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v13i1.2134

Abstract

A large eruption of Mount Gamalama happened nearly 350 years ago has left the frozen lava rocks that are now spread in the form of black stone located in the North-East coast of the island of Ternate, called batu angus (Angus stone). This paper reports the basic analysis including the phase content, crystal structure and particle morphology of the frozen lava rock, Angus stone, briefly. Based on the XRD pattern, Angus stone contains up to 20% of magnetic phases. The analysis of XRF and XRD data reveals that there are dominantly non-magnetic phases (silicate phases) in the Angus stone with the combination of Si-Al-K-Ca-O elements. Elemental distribution map from SEM/EDX image shows that there is a clear separation between non-magnetic and magnetic phases in the crushed powders indicating the easiness to obtain both phases separately. This study proves that Angus stone has potential application as a base material for the preparation of magnetic and non-magnetic functional materials.
Karakteristik Model Divais Fotoluminisen RGB Multilapis Berbasis Polimer Hibrid Norman Syakir; Indra Masruri; Pina Pitriana; Rahmat Hidayat; Fitrilawati Fitrilawati
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 12, No 3 (2016)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (884.177 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v12i3.1374

Abstract

Dalam makalah ini dilaporkan hasil karakterisasi model divais fotoluminisen RGB (Red,Green,Blue) multilapis berbasiskan polimer hibridorganik-anorganik. Bahan divais fotoluminesen terbuat dari polimer hibrid yang di doping kromofor organik. Prekursor polimer hibrid dibuat dengan teknik Sol-gel darimonomer 3- (Trimethoxysilyl) propyl methacrylate (TMSPMA). Kromofor dopan terdiri dari Nile Red (R), Coumarine-6(G) dan Coumarine-1 (B). Model divais fotoluminisensi RGB terdiri dari tiga lapisan yang dibuat lapis perlapis di atas substrat fused silicadengan menggunakan teknik spincoating. Untuk menghasilkan kombinasi warna emisi, telah dibuat tiga macam model divais dengan konfigurasi urutan lapisan R, G dan Byang berbeda. Karakterisasi dilakukan terhadap pola spektrum absorpsi UV-Vis dan spektrum emisi, dan warna cahaya yang diemisikan.Model divais dengan konfigurasi multilapis memperlihatkan spektrum emisi kontinyu dalam rentang 400nm sampai 700 nm yang bersesuaian dengan rentang panjang gelombang cahaya putih. Ketiga konfigurasi model divais memiliki pola spektrum emisi berbeda yang disebabkan oleh urutan mekanisme absorpi dan emisi antara ketiga lapisan yang berbeda.ABSTRACTWe report characteristics of RGB multilayer photoluminescence device models based on inorganic-organic hybrid polymer.The hybrid polymerdoped with organic chromophores were used as a photoluminescence material. Precursor ofhybrid polymer was synthesized from monomer of 3-(Trimethoxysilyl) propyl methacrylate (TMSPMA). The organic chromophores consist of Nile Red (R), Coumarine-6 (G) and Coumarine-1 (B). The multilayer device models consist of three layers of hybrid polymer with certain chromophore color that prepared layer by layer on fused silica substrates using spincoating technique. In order to obtain various emission color, three configuration of RGB chromophores were prepared. The device models then characterized using UV-Vis absorption and emission spectroscopies. The multilayer device models show continue emission on the range of 400 nm to 700 nm that related to the range of white light emission. We obtain three different pattern of emission spectra for three different configurations, that caused by different absorption and emission mechanism for different configuration
Pengaruh Konsentrasi Doping terhadap Intensitas Emisi Material Luminisensi ZnO:Zn Diky Anggoro; Rizki Yuniasari; Hasto Sunarno; F Faridawati
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 14, No 1 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.32 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v14i1.3554

Abstract

Material luminisensi ZnO (Zinc Oxide) telah disintesis menggunakan  metode solution phase. Proses kalsinasi dilakukan pada temperatur 800°C. Dilakukan identifikasi fasa, karakterisasi optik, dan intensitas luminisensi yang dihasilkan oleh ZnO hasil sintesis. Penambahan doping dilakukan dengan menggunakan variasi konsentrasi doping 1%, 3%, dan 5% dengan temperatur kalsinasi 300°C untuk mendapatkan ZnO:Zn. Dilakukan identifikasi fasa dan karakterisasi optik untuk ketiga sampel yang dihasilkan. Intensitas luminisensi diuji untuk mengetahui pengaruh  penambahan konsentrasi doping terhadap emisi yang diihasilkan oleh material luminisensi ZnO:Zn. Diperoleh hasil material luminisensi yang memancarkan emisi hijau dengan rentang panjang gelombang 510nm hingga 535nm. Semakin tinggi konsentrasi doping akan semakin banyak aktifator (doping) dalam host (ZnO) yang menyerap energi untuk proses eksitasi sehingga semakin tinggi pula intensitas emisi yang dipancarkan.
Preparasi dan Karakterisasi Dye-sensitized Solar Cell (DSSC) dengan Pewarna Ekstrak Jeruk: Pengaruh Variasi Komposisi Karotenoid dan Flavonoid Terhadap Efisiensi Sel Surya E Ernawita; I Irwansyah; Dyah Sawitri; Ruri Agung Wahyuono
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 13, No 3 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.291 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v13i3.2839

Abstract

Sel surya berpewarna tersensitisasi atau dikenal dengan dye-sensitized solar cell (DSSC) dengan menggunakan semikonduktor ZnO dan ekstrak jeruk sebagai molekul pewarna sensitisasi (dye) telah difabrikasi dan dikarakterisasi. Ekstrak jeruk yang digunakan adalah jeruk purut biasa dan jeruk nipis. Hasil estimasi berdasarkan spektrum infra merah yang ditunjang dengan studi pendahulu menggunakan HPLC dan LC-MS menunjukkan bahwa ekstrak jeruk purut biasa dan jeruk nipi mengandung karotenoid jenis lutein. Ekstrak jeruk purut biasa kaya akan kandungan flavonoid seperti naringin, hesperidin dan tangeretin, sedangkan ekstrak jeruk nipis kaya akan kandungan quercetin, sakuranetin, dan tangeretin. Kombinasi kandungan flavonoid berpengaruh pada sifat optik dan elektronik dari ekstrak. Hasil fabrikasi dan karakterisasi arus-tegangan DSSC menggunakan elektroda aktif ZnO dan pewarna ekstrak jeruk menunjukkan hasil bahwa tegangan rangkaian terbuka (Vc) dan faktor pengisian (fill factor, FF) relatif sama untuk semua jenis ekstrak jeruk yaitu Vc 0.340 V dan FF 0,4. Rapat arus pada rangkaian singkat terbesar (Jsc = 0.956 mA.cm−2) dihasilkan DSSC dengan molekul pewarna ekstrak jeruk purut biasa dan efisiensi yang mampu dicapai sebesar 0.122%. ABSTRACTDye-sensitized solar cells (DSSC) employing ZnO and citrus extracts as sensitizer were fabricated and characterized. Citrus extracts used in this study were isolated from Citrus hysterics and Citrus Auran-Tii folia (kafir lime). Infrared spectroscopy study, corroborated with HPLC and LC-MS, estimates that both citrus extracts contain a high content of lutein as carotenoids. In addition, Citrus hysteric extracts contain rich flavonoid including naringin, hesperidin, and tangeritin, while kafir lime extracts are characterized by high content of quercetin, sakuranetin, and tangeritin. The combination of different flavonoids and carotenoids in both extracts results in different optical and electronic properties. The current-voltage measurement of ZnO-based DSSC shows that the open circuit voltage (Vc) and fill factor (FF) are unaffected upon using different dyes, i.e. Vc 0.340 V and FF 0.4. The highest short circuit current (Jsc = 0.956 mA.cm−2) is generated in DSSC utilizing Citrus hysteric extracts and yield efficiency up to 0.122%.