cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya)
ISSN : 1858036X     EISSN : 24604682     DOI : -
Core Subject : Science,
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Abbreviation: J.Fis. dan Apl.) hanya menerbitkan artikel penelitian asli serta mengulas artikel tentang topik seputar bidang fisika (fisika teori, material, optik, instrumentasi, geofisika) dan aplikasinya. Naskah yang dikirimkan ke JFA belum pernah diterbitkan ditempat lain serta tidak dalam proses pertimbangan untuk diterbitkan ditempat lain, dalam bahasa apapun. Studi teoritis, eksperimental, dan praktis sama-sama didorong, seperti juga artikel interdisipliner dan yang timbul dari penelitian dan kolaborasi industri.
Arjuna Subject : -
Articles 423 Documents
Pengaruh Model Kulit Bumi terhadap Gelombang ScS dan ScS-ScS Bagus Jaya Santosa
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 5, No 1 (2009)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.478 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v5i1.928

Abstract

Dalam penelitian ini telah diperbandingkan seismogram observasi dengan seismogram sintetik dari sebuah gempa dalam komponen ruang 3 dimensi. Data seismogram berasal dari Teluk Kamschatka di Kep. Kuril yang terjadi pada tanggal 5 Desember 1997, dan direkam oleh stasiun pengamat yang terletak di BILL, Rusia dan MAJO, Jepang. Seismogram sintetik dihitung dengan Program GEMINI, yang mana inputnya berupa sebuah model bumi elastik, yang simetri radial dan isotrop tranversal, dan solusi CMT dari gempa tersebut, yang merupakan penggambaran atas proses dinamika pada hiposenter gempa serta kedudukan-kedudukan stasiun observasi. Model bumi diambil dari dua model yang paling sering diacu oleh para peneliti, yaitu IASPEI91 dan PREM. Data seismogram riil dan sintetik akan diperbandingkan dalam kawasan waktu pada ketiga komponen pergerakan tanah, setelah sebelumnya dikenakan filter lolos rendah pada 20 mHz. Pada perbandingan seismogram dijumpai diskrepansi yang jelas pada amplitudo dan waktu tiba milik fase gelombang ScS dan ScS-ScS. Ini menunjukkan, bahwa struktur inti bumi dan lapisan mantel bawah belum diketahui secara detil, karena pengaruh dari ketebalan kulit bumi yang sangat jelas.
Pengaruh Resonator Terhadap Bunyi Slenthem Berdasarkan Sound Envelope Agung Ardiansyah; Lila Yuwana; Suyatno Suyatno; Didiek Basuki Rahmat; Susilo Indrawati; Gontjang Prajitno
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.55 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i2.797

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh resonator terhadap bunyi slenthem berdasarkan sound envelope. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik gamelan slenthem berdasarkan frekuensi nada 3 dan sound envelope nada tersebut. Dilakukan pengukuran pada nada 3 yang berpengaruh pada tiap-tiap resonator slenthem itu sendiri berdasarkan frekuensi yang muncul pada tiap variasi resonator. Kemudian pengukuran terhadap sound envelope, yang didapatkan dengan variasi resonator yaitu dengan satu resonator dengan waktu tercepat yaitu pada resonator ke-2 sebesar 5,8 sekon, sedangkan waktu terlama pada resonator ke-2 sebesar 10,6 sekon. Tanpa satu resonator dengan waktu tercepat yaitu tanpa resonator ke-4 sebesar 23,3 sekon, sedangkan waktu terlama yaitu tanpa resonator ke-3 sebesar 30,4 sekon.
Studi Awal Pembuatan Sistem Sensor Pengukuran Regangan suatu Bahan menggunakan Fiber Optik Plastik Berbasis Data Akuisisi Prabowo Puranto; Resetiana Dwi Desiati; Eni Sugiarti; Tomi Budi Waluyo
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 3, No 1 (2007)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.169 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v3i1.961

Abstract

Telah dibuat suatu sistem pengukuran regangan bahan berdasarkan perubahan intensitas cahaya yang terdeteksi pada ber optik. Permukaan ber optik dimodikasi sehingga mampu mendeteksi perubahan yang dialami selama proses perlakuan. Sistem ini menggunakan sumber cahaya, fotodetektor (PD), pengkondisi sinyal dan modul akuisisi data (DAQ). Sumber cahaya dimasukkan ke dalam pangkal ber optik plastik dan dideteksi keluarannya pada ujung ber optik plastik oleh PD. Suatu DAQ dengan resolusi 12 bit diatur dengan perangkatlunak untuk mengukur tegangan PD yang sebanding dengan intensitas sinar laser. Proses uji tarik terhadap suatu spesimen uji yang direkatkan ber optik plastik telah dilakukan dengan menggunakan Universal Tensile Meter (UTM). Tegangan PD dibaca secara simultan oleh DAQ dan ditampilkan dalam bentuk grak. Seluruh proses akuisisi data dan tampilan grak dihasilkan secara otomatis dan disimpan dalam database sehinggamemudahkan penggunaan sistem sensor ini.
Pengaruh Pemanasan dan Ethylen Glycol pada Elektrodeposisi Lapisan Tipis Magnetite menggunakan Continue Direct Current Sylvina Tebriani; Syukri Syukri; Dahyunir Dahlan
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.683 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v9i2.844

Abstract

Telah berhasil dilakukan penumbuhan lapisan tipis magnetite (Fe3O4) di atas substrat Indium Tin Oxide (ITO) dengan metode elektrodeposisi (ED), menggunakan Continue Direct Current (CDC). Karakterisasi XRD menunjukkan bahwa proses pemanasan sangat mempengaruhi terbentuknya lapisan tipis magnetite. Magnetite terdeposisi dengan struktur FCC dengan ukuran kristal 32,617 nm sampai 185,521 nm, dibawah kontrol konsentrasi surfaktan terhadap pelarutnya. Parameter deposisi optimum adalah ukuran kristal dan permukaan yang lebih halus. Parameter kisi masing-masing sampel adalah 8,313 , 8,365 , 8,354 , 8,351 , sedikit lebih rendah dari nilai standar 8.375 (JCPDS # 01-088-0315). Sedangkan jarak antar bidang kristal yang diperoleh berada pada kisaran 2,507 sampai dengan 2,522 . Hasil karakterisasi SEM menunjukkan bahwa magnetite tersebar merata di atas substrat ITO. Tiga sampel (K,O,P) terdeposisi dalam bentuk agregat dari kristal magnetite. Sedangkan sampel Q terdeposisi dalam bentuk lapisan.
Evaluasi Perancangan Sensor Fiber Optik Plastik untuk Pengukuran Stress dan Strain Eni Sugiarti; Resetiana Dwi Desiati; Prabowo Puranto; Edi Tri Astuti; Tomi Budi Waluyo
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 3, No 2 (2007)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.783 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v3i2.994

Abstract

Sensor strain digunakan untuk mengukur perubahan strain akibat stress pada suatu bahan. Dalam penelitian ini, telah dirancang sensor strain menggunakan fiber optik dari bahan dielektris plastik dengan teknik pencacatan. Teknik yang dipakai adalah untuk melihat perubahan intensitas cahaya yang terdeteksi sebagai akibat daristress yang diterima fiber optik. Pengamatan dalam perancangan sensor fiber optik menggunakan PC mikroskop sehingga struktur permukaan fiber yang kecil dan halus dapat terlihat. Untuk mengetahui besaran strain akibat stress yang terukur dibutuhkan sumber cahaya laser, fotodetektor, rangkaian amplifier, modul akuisisi data (DAQ) dan PC. Evaluasi hasil perancangan sensor dilakukan dengan uji tarik (tensile) fiber optik yang diletakkan pada spesimen menggunakan mesin universal tensile meter (UTM).
Effect of Various Rapid Cooling Treatment on the Structural Properties of Iron Nickel Aliminium Alloy Deposited by Detonation-Gun (D-Gun) Method Masbah R.T. Siregar; Gerald E. Timuda; Farid W. Machmud; Muchiar Muchiar
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 7, No 1 (2011)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.376 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v7i1.896

Abstract

Iron base alloy such as iron aluminide (Fe-Al) is known as corrosion resistance material at elevated temperature. Addition of chromium and nickel to the material can increase the temperature capability. Deposition of Fe38Ni10Al alloy material has been done by using D-Gun method on Stainless Steel substrate. One of the characteristics should be evaluated is the crystalline structural properties of the alloy. It is known that nanocrystalline or amorphous structure is preferable as they are able to increase the mechanical properties. Rapid cooling treatment of the alloys from its molten state is done to give different chemical and mechanical properties, to achievenanocrystalline structure. This treatment was carried out by rotating the substrate and simultaneously rotating and spraying distilled ice-water to the substrate throughout the deposition process. From the XRD pattern of the deposited alloys, there can be seen the occurrence of phase transformation compared to as-received alloy. The -(Fe,Ni), FeNi3 and Al phase of as-received alloy were changed into only -(Fe,Ni) phase of deposited alloys. The apparent crystal size evaluated by Scherrer Method was in nanometer scale size. The successivespraying of distilled ice-water gives effect on the decrease of crystal size of the deposited alloy (37.78 nm) as compared to non-sprayed deposited alloy (56.80 nm).
Studi Pengaruh Penambahan Kerang Hijau (Perna Viridis) sebagai Material Akustik pada Kemampuan Absorbsi Bunyi Susilo Indrawati
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 11, No 3 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.179 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v11i3.1073

Abstract

Kerang Hijau (Perna viridis) atau dikenal sebagai green mussels, memiliki sebaran yang luas hampir diseluruh lapisan dunia. Namun potensi limbah berupa cangkang kerang saat ini belum banyak dimanfaatkan.Berdasarkan data ekspor hasil perikanan Indonesia pada tahun 2003 dan 2004, untuk komoditas kerang dihasilkan sekitar 2.752 ton. Kegiatan pada unit pengolahan kerang hijau menghasilkan limbah padat yang cukup tinggi sehingga diperlukan upaya pemanfaatan cangkang kerang hijau dan mengurangi dampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Mengingat dalam cangkang kerang memiliki banyak kalsium, dalam penelitian ini akan dilakukan studi awal pengaruh pemberian kerang hijau sebagai material akustik terhadap kemampuan dalam mengabsorbsi bunyi. Metode yang dilakukan adalah dengan menggunakan tabung Impedansi. Adapun bahan yang digunakan adalah semen putih, gypsum, agent foam dan bubuk kerang. Berdasar hasil pengukuran didapat perbandingan prosentasi material kulit kerang:semen putih:gypsum 4:0:2 (kerang 270 gr, tanpa semen putih, gypsum 135 gr) memiliki perubahan nilai koefisien absorbsi yang paling besar jika dibandingkan dengan perbandingan bahan yang lain.
Studi Peningkatan Output Modul Surya dengan menggunakan Reflektor Anita Eka Febtiwiyanti; Satwiko Sidopekso
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 6, No 2 (2010)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.07 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v6i2.919

Abstract

Upaya mengoptimalkan output daya modul surya dengan menggunakan cermin. Pada penelitian ini digunakan 2 buah cermin datar sebagai solar reflektor dipasang disisi kanan dan kiri dari modul surya. Pengukuran dilakukan dengan mengarahkan posisi modul surya guna mendapatkan hasil yang optimum dengan sudut reflector 50◦, 60◦, 70◦. Berdasarkan hasil pengukuran didapatkan perolehan daya maksimal pada modul surya menggunakan sudut reflektor 60◦, kenaikan daya keluaran 92,7 % dibandingkan tanpa menggunakan reflektor.
Mobile Bagging System sebagai Solusi Pengemasan Hasil Pertanian Bachtera Indarto; Didiek Basuki Rahmat; Hasto Sunarno; Andika Yulianto
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 3 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.494 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i3.788

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penerapan sensor massa sebagai sarana untuk pengemasan hasil pertanian. Penelitian dilakukan dengan membuat rangka mekanik dari alat pengemasan dengan weighing indikator sebagai kontroller dari sensor massa. Sensor massa yang digunakan adalah load cell tipe batang dengan kapasitas maksimum 20 kg. Dari data diperoleh jumlah pengemasan tiap bahan uji berbeda-beda. Beras dengan kemasan2 kg mampu mengemas sebanyak 17 kemasan/menit, kedelai dan jagung masing-masing menghasilkan 10 kemasan /menit dan 8 kemasan/menit. Untuk kemasan 3 kg, beras mampu mengemas 13 kemasan/menit, kedelai 8 kemasan/menit dan jagung 6 kemasan/menit.
Studi Pengaruh Arus Polimerisasi terhadap Konduktivitas Listrik Polianilin yang Disintesis dengan Metode Galvanostatik Diah Hari Kusumawati; Woro Setyarsih; Nugrahany Primary Putri
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (765.343 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i1.951

Abstract

Sintesis polianilin dapat dilakukan secara elektrokimia dengan metode galvanostatik menggunakan rangkaian elektropolimerisasi galvanostatik yang terdiri dari sumber arus, tegangan, elektroda karbon sebagai elektroda kerja dan nikel sebagai elektroda mitra. Polianilin disintesis dalam sel elektrokimia yang terdiri dari larutan HCl dan anilin. Dengan menggunakan parameter arus yang optimum diperoleh hasil polianilin dengan konduktivitas listrik yang optimum (25 Scm−1) pada sumber arus 3 mA dengan konsentrasi HCl 3 M dan konsentrasi anilin 1 M.

Page 9 of 43 | Total Record : 423