cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya)
ISSN : 1858036X     EISSN : 24604682     DOI : -
Core Subject : Science,
JFA (Jurnal Fisika dan Aplikasinya, Abbreviation: J.Fis. dan Apl.) hanya menerbitkan artikel penelitian asli serta mengulas artikel tentang topik seputar bidang fisika (fisika teori, material, optik, instrumentasi, geofisika) dan aplikasinya. Naskah yang dikirimkan ke JFA belum pernah diterbitkan ditempat lain serta tidak dalam proses pertimbangan untuk diterbitkan ditempat lain, dalam bahasa apapun. Studi teoritis, eksperimental, dan praktis sama-sama didorong, seperti juga artikel interdisipliner dan yang timbul dari penelitian dan kolaborasi industri.
Arjuna Subject : -
Articles 423 Documents
Perancangan dan Pembuatan Penetrometer untuk menentukan Konsistensi Tumor Otak Yanurita Dwihapsari; Darminto Darminto
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 6, No 2 (2010)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.699 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v6i2.923

Abstract

Telah dilakukan studi pendahuluan mengenai perancangan dan pembuatan alat penetrometer untuk menentukan konsistensi tumor otak. Selama ini konsistensi tumor otak sebagai salah satu parameter penting dalam diagnosis dan operasi tumor otak, diprediksi dengan salah satu parameter dari magnetic resonance imaging (MRI), yaitu nilai apparent diffusion coefficient (ADC). Beberapa penelitian mencoba mencari hubungan antara nilai ADC dan konsistensi tumor otak namun hasilnya sangat bervariasi. Dalam industri lainnya sepertiproduk pangan dan perminyakan, konsistensi suatu produk biasanya diukur dengan penetrometer. Penelitian sebelumnya mengenai pengukuran konsistensi tumor otak menggunakan penetrometer menunjukkan hubungan linier antara rasio nilai ADC tumor dibandingkan jaringan otak normal dengan nilai konsistensi tumor otak hasil pengukuran penetrometer. Namun demikian, penetrometer yang digunakan sangat berat dan besar sehingga sulit digunakan pada saat operasi bedah tumor otak. Tujuan dari studi pendahuluan ini adalah (1) menghasilkan produk penetrometer yang dapat digunakan untuk menentukan konsistensi sampel, serta (2) mencari korelasi antara nilai ADC dengan nilai konsistensi sampel hasil pengukuran penetrometer yang telah dibuat pada penelitianini. Setelah penetrometer dibuat, pengujian pada penetrometer dilaksanakan menggunakan sampel berupa jaringan tubuh sapi. Dari hasil pengujian, didapatkan nilai penunjukan penetrometer yang lebih besar dan nilai ADC yang lebih tinggi untuk sampel dengan kekenyalan yang lebih besar.
Ketergantungan Mobilitas pada Temperatur Pengukuran Lapisan Porphyrin Alam Elly Fatmawati; Utari Utari; Budi Purnama; Kamsul Abraha
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 10, No 3 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.212 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v10i3.792

Abstract

Efek temperatur terhadap mobilitas lapisan porphyrin alam diproduksi dengan metode deposisi spin coating di atas substrat Cu didiskusikan. Analisis pembawa muatan dilakukan dengan menggunakan metode pengukuran I-V dari temperatur T = 20C hingga T = 23C. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa efek agitasi thermal meningkatkan arus terukur. Mobilitas meningkat secara linier dengan kenaikan temperatur pengukuran. Akhirnya, respon kenaikan nilai mobilitas terhadap temperatur pada sampel dengan N = 14 lebih cepat dibandingkan N = 8.
Aplikasi Directional Coupler Serat Optik sebagai Sensor Pergeseran Yono Hadi Pramono; Ali Yunus Rohedi; samian samian
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 2 (2008)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.712 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i2.956

Abstract

Telah dilakukan eksperimen directional coupler serat optik multimode hasil fabrikasi sendiri sebagai sensor pergeseran mikro berbasis teknik modulasi intensitas dengan teknik yang sederhana. Analisis performansi sensor menggunakan pendekatan berkas Gaussian. Eksperimen menggunakan sumber laser He-Ne (632,8 nm; 1 mW), detektor OPT-101 (Burr Brown) untuk mendeteksi perubahan daya optik akibat pergeseran obyek (cermin front silvered) serta mikrovoltmeter (Leybold) untuk membaca tegangan keluaran detektor. Pergeseran obyek dilakukan dengan resolusi 5 μm. Hasil eksperimen menunjukkan performansi sensor yang cukup baik, mampu mendeteksi pergeseran obyek sampai rentang 3,1 mm, daerah kerja sensor 0 - 1,3 mm dan sensitivitas sebesar 19,3 μW/mm.
Pengaruh Doping Strontium pada Lapisan Tipis BaZr0,20Ti0,80O3 D. F. Saputri; S. Hadiati; A.H. Ramelan; Y. Iriani; V. Inda Variani
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (672.86 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v9i2.839

Abstract

Lapisan tipis Barium Zirconium Titanat (BaZr0,20Ti0,80O3/ BZT) didoping strontium (Sr) 1% dan 3% telah berhasil ditumbuhkan di atas substrat Pt/Si. Lapisan tipis dideposisi menggunakan metode Chemical Solution Deposition (CSD) yang disiapkan dengan spin coater dengan kecepatan putar 4000 rpm dan suhu annealingnya 800C. Hasil karakterisasi XRD menunjukkan adanya puncak-puncak milik BZT dan terjadi pergeseran puncak setelah didoping Sr. Refinement dengan analisis Rietveld menggunakan program GSAS dilakukan untuk menunjukan doping Sr telah masuk dalam senyawa BZT dan hasil analisisnya menunjukkan parameter kisi semakin besar seiring bertambahnya Sr. Hasil karakterisasi dari SEM menunjukkan permukaan lapisan tipis BSZT telah rata di atas substrat Pt/Si dan seiring penambahan Sr ukuran butirnya semakin kecil.
Studi Spektral Inframerah pada Ferit Spinel Nanokristal MFe2O4 (M = Ni, Mn dan Zn) Heni Sungkono; Darminto Darminto
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 2, No 2 (2006)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.062 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v2i2.989

Abstract

Ferit spinel MFe2O4 dengan M= Zn, Ni dan Mn telah berhasil disintesis dengan menggunakan metode kopresipitasi pada temperatur 70C. Uji karakterisasi dilakukan dengan menggunakan difraktometri sinar-X dan spektrofotometeri inframerah. Diketahui bahwa kandungan prosentase fasa spinel untuk masing-masing sampel mendekati 100%. Intensitas serapan inframerah oleh sampel terletak pada daerah 400-600 cm−1, yang mengkonfirmasi bahwa doping Zn mensubstitusi ion Fe2+ pada bagian tetrahedral sedangkan doping Ni serta Mn menggantikan ion Fe2+ pada bagian oktahedral dari struktur kristal spinel. Dari perhitungan berdasarkan spektra XRD didapatkan ukuran kristal untuk semua sampel<10 nm, kecuali untuk Zn0.5Ni0.5Fe2O4 yang memiliki ukuran 16,7 nm. Lebih lanjut, nilai indeks bias sampel bervariasi bergantung pada doping yang diberikan.
Pengembangan Sensor Napas Berbasis Serat Optik Plastik dengan Cladding Terkelupas untuk Aplikasi di Bidang Medis Wayan Suana; Melania Suweni Muntini; Agus Muhamad Hatta
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 8, No 2 (2012)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.704 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v8i2.871

Abstract

Telah dihasilkan sensor napas untuk memantau kondisi pernapasan manusia menggunakan serat optik plastik jenis multimode step index. Probe sensor napas sepanjang 10 cm dibuat dengan mengupas cladding serat optik sepanjang 3 cm dibagian tengah probe. Perbedaan temperatur dan kelembaban antara udara inspirasi dengan udara ekspirasi menimbulkan perubahan indeks bias udara yang melingkupi probe sensor, dan mengakibatkan absorpsi medan evanescent yang berbeda sehingga menghasilkan keluaran sensor. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa pengaruh kelembaban lebih dominan dibandingkan pengaruh temperatur. Penurunan keluaran sensor yang diakibatkan oleh kelembaban pada rentang kelembaban relatif udara napas (83,7 - 85,4)% adalah 0,653 volt, sedangkan kenaikan keluaran sensor yang diakibatkan oleh temperatur pada rentang temperatur udara napas (29,8-30,6) C adalah 0,023 volt. Hasil pengujian probe sensor napas dalam mendeteksi beberapa kondisi pernapasan menunjukkan bahwa probe sensor napas dapat mendeteksi kondisi pernapasan biasa, pernapasan terengah-engah, dan batuk. Rata-rata selisih keluaran maksimum minimum sensor pada pernapasan biasa, terengah-engah, dan batuk berturut-turut adalah 1,012 volt, 2,157 volt, dan 4,026 volt.
Pengaruh Penambahan Konsentrasi Pasir Besi dalam Resin Epoksi pada Sifat Korosi Besi Karbon Linda Silvia
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 11, No 3 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.266 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v11i3.1068

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh penambahan konsentrasi pasir besi dalam resin epoksi terhadap sifat korosi besi karbon. Metode separasi sederhana pasir besi dilakukan dengan menggunakan magnet.Eksperimen dilakukan dengan mengontrol konsentrasi pasir besi dengan variasi komposisi 0%wt, 10%wt, 30%wt, dan 50%wt dari total berat komposit, kemudian dilapiskan pada baja karbon dan dikeringkan padatemperatur ruang. Komposit yang telah terbentuk direndam ke dalam larutan NaCl 10 M selama 21 hari dan selanjutnya diuji laju korosi. Karakteristik pasir besi diamati dengan X-Ray Diffractometer (XRD) yang digunakan untuk mengidentifikasi fasa pasir besi dan X-Ray Flourescence (XRF) untuk mengukur komposisi elemen dan oksida dari pasir besi. Laju korosi material komposit yang dihasilkan diuji dengan menggunakan metode kehilangan massa. Berdasarkan hasil analisa pengukuran laju korosi menggunakan metode kehilangan massa diperoleh laju korosi terbesar terjadi pada penambahan konsentrasi pasir besi 30%wt yaitu 71,9246 mpy dan laju korosi mengalami penurunan terjadi pada 50%wt dari total berat komposit adalah 12,5379 mpy, dimana memiliki ketahanan korosi yang lebih baik sehingga dapat digunakan sebagai pelapis cat kapal laut.
Peningkatan Kinerja Dye-Sensitized Solar Cells menggunakan Metode Ultrasonikasi Hadi Santoso; Vicran Zharvan; Rizqa Daniyati; Nur Ichzan Aminuddin Siantang; Gatut Yudoyono; Endarko Endarko
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 11, No 1 (2015)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.471 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v11i1.783

Abstract

Telah dibuat Dye Sensitized Solar Cell (DSSC) yang mampu mengkonversi cahaya menjadi energi listrik dengan memanfaatkan ekstrak kulit manggis sebagai dye sensitizer dan bahan semikonduktor TiO2 sebagai penyusun elektroda kerja. Pembuatan elektroda kerja dibuat dari lapisan 10 μm TiO2 terdeposisi pada kaca ITO dengan metode doctor blade yang kemudian dilakukan proses perendaman dalam larutan dye ekstrak kulit manggis dengan menggunakan ultrasonikasi dan tanpa ultrasonikasi dengan waktu perendaman yang singkatyakni 300 sekon. Sementara itu disiapkan elektroda pembanding yakni kaca ITO yang dilapiskan dengan karbon.Antara elektroda kerja dengan elektroda pembanding diberikan elektrolit iodine (I−) dan triiodide (I−3 ) sebagai pasangan redoks yang menunjang siklus transfer elektron untuk terus berlanjut. Hasilnya menunjukkan bahwa DSSC yang dibuat dengan proses perendaman dye menggunakan ultrasonikasi memberikan efisiensi yang lebih besar.
Pengaruh Dopan pada Sifat Optik Poli(heksil tiofen) Fitrilawati Fitrilawati; Wildan Abdussalam; Yusi S. Syamsiar; Tuti Susilawati; Rahmat Hidayat
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 4, No 1 (2008)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.308 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v4i1.946

Abstract

Poli(heksil tiofen) adalah polimer terkonjugasi yang memiliki gugus rantai samping heksil. Polimer tersebut memiliki keunikan yang khusus dibandingkan polimer terkonjugasi lainnya, khususnya pada sifat optik, sifat listrik dan stabilitas optiknya. Sifat optik dan sifat listrik perlu dipahami untuk mengetahui struktur elektronik bahan. Makalah ini membahas sifat optik, yaitu indeks bias dan koefisien absorbsi, poli(heksil tiofen) dengan yang didoping FeCl3 dengan variasi konsentrasi yang berbeda. Film tipis polimer dibuat dengan teknik solutioncasting dari poli(heksil tiofen) yang dilarutkan dalam toluen. Spektrum UV-Vis diukur diukur secara insitu yaitu saat doping film poli(heksil tiofen) dengan FeCl3 berlangsung. Indeks bias dan koefisien absorbsi dihitung dari data spektrum absorbsi dengan menggunakan perumusan Kramers Kronig. Hasil yang didapat menunjukkan adanya pengaruh dopan terhadap indeks bias dan koefisien absorbsi poli(heksil tiofen).
Pembuatan dan Karakterisasi Magnet Bonded NdFeB dengan Teknik Green Compact Tony Kristiantoro; Nanang Sudrajat; Widhya Budiawan
Jurnal Fisika dan Aplikasinya Vol 9, No 1 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, LPPM-ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (984.227 KB) | DOI: 10.12962/j24604682.v9i1.830

Abstract

Telah dilakukan penelitian proses pembuatan permanen magnet bonded NdFeB dengan menggunakan teknik green compact. Magnet bonded ini dibuat dengan menggunakan serbuk magnet NdFeB MQEP 16-7, serbuk magnet ini sudah memiliki komposisi serbuk NdFeB dan bindernya berupa epoxy resin, serbuk ini memiliki kelebihan yaitu tahan korosi. 10 gr serbuk MQEP dikompaksi dengan teknik green compact, kemudian dibakar untuk mendapatkan magnet bonded yang kuat dan kompak. Green compact dengan variasi kompaksi 25, 35 dan 45 kg/cm2, sedangkan temperatur divariasikan 150, 175 dan 200C. Sampel hasil kompaksi dihitung densitas fisiknya, diukur rapat fluks magnetnya dengan menggunakan Gaussmeter Yokogawa dan dikarakteristik sifat magnetnya dengan Permagraph Magnet Physik Germany. Penelitian ini menghasilkan magnet bonded NdFeB terbaik pada perlakuan green compact dengan tekanan 25 kg/cm2 dan temperatur burn compact 200C yaitu dengan densitas fisik 4,74 gr/cm3 dan rapat fluks magnetik 2100 Gauss. Hasil karakterisasi menggunakan permagraph magnet physik diperoleh nilai induksi remanen (Br) sebesar 5,8 kG, daya koersifitas (Hc) sebesar 6,618 kOe dan produk energi maksimum (Bhmax) sebesar 4,56MGOe.

Page 7 of 43 | Total Record : 423