cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
JIEM
ISSN : 977244287     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika (JIEM) adalah jurnal ilmiah online Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Katolik Widya Mandala Madiun yang berdiri sejak 23 Februari 2015. Jurnal ini merupakan terbitan berkala 6 bulan, dengan jadwal terbit bulan April dan Oktober di setiap tahunnya. Artikel pada jurnal ini ditujukan untuk mewadahi publikasi artikel yang bersumber dari mahasiswa, guru, dosen, dan pemerhati bidang pendidikan matematika maupun matematika sain. Artikel yang dimuat di jurnal ini adalah artikel hasil penelitian atau hasil kajian dengan format penulisan mengikuti kaidah ilmiah.
Arjuna Subject : -
Articles 200 Documents
PENGARUH PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KARAKTERISTIK SISWA YANG EKSTROVERT DAN INTROVERT Setiyasa Ampu Perbawi Sandi
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2012/2013 di SMPN 6 Madiun dengan populasi kelas VII. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIIA sebagai kelas eksperimen menggunakan Pembelajaran Group Investigation dan kelas VIIC sebagai kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam metode tes adalah tes hasil belajar, sedangkan metode non tes berupa angket kepribadian. Kedua instrumen penelitian sebelum diujicobakan terlebih dulu divalidasi. Dari hasil uji coba tersebut diperoleh hasil bahwa tes hasil belajar, angket kepribadian ekstrovert dan angket kepribadian introvert reliabel. Pengujian hipotesis menggunakan uji t dan uji t’ dengan taraf nyata 0,05. Untuk pengujian hipotesis pertama memberikan kesimpulan bahwa tidak ada perbedaan antara prestasi belajar matematika yang diajar dengan group investigation dengan prestasi belajar matematika siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Untuk pengujian hipotesis kedua memberikan kesimpulan bahwa tidak ada perbedaan antara prestasi belajar matematika siswa yang berkepribadian ekstrovert dengan prestasi belajar matematika siswa yang berkepribadian introvert. Untuk pengujian hipotesis ketiga memberikan kesimpulan bahwa tidak ada perbedaan antara prestasi belajar matematika siswa yang berkepribadian ekstrovert yang diajar dengan group investigation dengan prestasi belajar matematika siswa yang berkepribadian introvert yang diajar dengan group investigation. Untuk pengujian hipotesis keempat memberikan kesimpulan bahwa tidak ada perbedaan antara prestasi belajar matematika siswa yang berkepribadian ekstrovert yang diajar dengan pembelajaran konvensional dengan prestasi belajar matematika siswa yang berkepribadian introvert yang diajar dengan pembelajaran konvensional.
PENGARUH PEMBELAJARAN PENEMUAN TERBIMBING PADA TIPE SISWA FIELD DEPENDENT – INDEPENDENT TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP Carolina Saesmita
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine: (1) Differences in mathematics achievement between groups of students who are taught by learning guided discovery and learning achievement in mathematics group of students who are taught by conventional teaching (2) Differences in mathematics achievement between groups of students and field independent with mathematics achievement groups of students and field dependent on the use of guided discovery learning (3) the difference in mathematics achievement between groups of students who are dependent field with mathematics learning achievement of students whose field independent groups in the use of conventional learning.This study is a quasi-experimental quantitative research. The research was conducted in the second semester of 2012/2013 academic year at St. Joseph's SMPK Madison with a population of class VII. While the sample is a class VII B as a class experiment using guided discovery learning and class as a class VII C control with conventional learning. The data collection technique using the test method. Instrument used in the test method is the mathematics achievement test and test GEFT. Mathematics achievement test used to determine students' mathematics achievement while tests are used to determine students GEFT Field Dependent - Independent.From the research and statistical analysis was obtained: (1) there are differences in mathematics achievement of students with learning guided discovery and achievement of mathematics learning with conventional learning, (2) there was no difference in mathematics achievement of students field independent and mathematics achievement of students field dependent on the use of guided discovery learning, and (3) there was no difference in learning achievement of student mathematics achievement field dependent and field independent students' mathematics learning in the use of conventional learning.Keywords: Mathematics Learning Achievement, Student Field Dependent - Independent, Guided Invention
GAYA KOGNITIF FIELD DEPENDENT DAN TINGKAT PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS ANTARA MODEL PEMBELAJARAN LANGSUNG DAN STAD Agung Putra Wijaya
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This correlational research was aimed to find out whether there is a positive correlation between field dependent cognitive style and mathematical conceptual understanding of students who was  taught by direct instructinand STAD model. The population of this research was all students of grade eighth of a Public Junior High School in Lampung Selatan. By cluster random sampling technique, there were two classes of research sample. The test method was applied to collect the data. The instruments of this research were GEFT and test of mathematical conceptual understanding of line equation material. Based on the result of hypotesis test, it was concluded that (1) there is a positive correlation between field dependent cognitive style and mathematical conceptual understanding on students who was taught by direct learning model and (2) there is no positive correlation between field dependent cognitive style and mathematical conceptual understanding on students who was taught by STAD learning model. This result implies that learning model affects mathematical conceptual understanding of student who has field dependent cognitive style. Key Words: field dependent, conceptual understanding, direct instruction, STAD
EFEKTIVITAS MODEL CAI (COMPUTER ASSISTED INSTRUCTION) TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 4 MADIUN Margaretha Winda Puspitawati
JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA (JIEM) Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan prestasi belajar matematika pada siswa SMP kelas VIII yang diajar dengan model CAI (Computer Assisted Instruction) dengan prestasi belajar matematika siswa Kelas VIII yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Prestasi belajar matematika siswa yang dimaksud dalam penelitian ini adalah nilai postes–nilai pretes. Penelitian ini dilaksanakan pada pada semester ganjil tahun ajaran 2019/ 2020 pada tanggal 14-28 Oktober 2019 di SMP Negeri 4 Madiun dengan populasi kelas VIII. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan menyesuaikan pemilihan dari guru dengan kelas VIII D sebagai kelas eksperimen yang diterapkan dengan menggunakan model CAI (Computer Assisted Instruction) dan kelas VIII E sebagai kelas kontrol yang diterapkan dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik dalam pengumpulan data adalah metode tes dengan instrumen yang berupa tes prestasi belajar matematika. Dalam menggunakan tes prestasi belajar matematika ini untuk mengetahui prestasi belajar matematika yang dimiliki siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar matematika kelompok siswa yang diajar menggunakan model CAI (Computer Assisted Instruction) yang mempunyai banyak siswa (  dengan rata-rata ( dan mempunyai varian ( ) = 115,722 dan pada kelompok siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional mempunyai banyak siswa  dengan rata-rata dan mempunyai varian ( ) = 147,016. Analisis statistik ini menggunakan uji normalitas data dan uji homogenitas, data diperoleh bahwa kedua data berasal dari populasi yang berdistribusi normal dan kedua data berasal dari populasi dengan variansi homogen. Pengujian hipotensis menggunakan uji t-student dengan taraf nyata 0,05 dan diperoleh thit (=4,599) Î DK, maka H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata prestasi belajar matematika siswa yang diajar menggunakan model CAI (Computer Assisted Instruction) lebih baik daripada rata-rata prestasi belajar matematika siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional pada siswa kelas VIII SMPN 4 Madiun.
DAFTAR ISI JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Dewan Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 3, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA Novia Sukma Dia Pertiwi; Gregoria Ariyanti
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) ada tidaknya perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang diajar dengan model pembelajaran langsung dan kemampuan pemecahan masalah kelompok siswa yang diajar dengan model pembelajaran berbasis masalah, (2) ada tidaknya perbedaan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang mandiri dalam belajar matematika dengan kemampuan pemecahan masalah kelompok siswa yang tidak mandiri dalam belajar matematika, dan (3) ada tidaknya interaksi antar model pembelajaran yang digunakan dengan kemandirian belajar siswa terhadap kemampuan berpikir divergen siswa. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh kesimpulan: (1) ada perbedaan antara kemampuan pemecahan masalah kelompok siswa yang diajar dengan pembelajaran berbasis masalah dan kemampuan pemecahan masalah kelompok siswa yang diajar dengan pembelajaran langsung. Dan dengan uji lanjutan diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan pemecahan masalah kelompok siswa yang diajar dengan pembelajaran berbasis masalah lebih baik dibandingkan kemampuan pemecahan masalah kelompok siswa yang diajar dengan pembelajaran langsung. (2) ada perbedaan antara kemampuan pemecahan masalah kelompok siswa yang mandiri dan kemampuan pemecahan kelompok siswa yang tidak mandiri dalam belajar matematika. Dan dengan uji lanjutan diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan pemecahan masalah kelompok siswa yang mandiri lebih baik dari kemampuan pemecahan masalah kelompok siswa yang tidak mandiri. (3) tidak ada interaksi antar model pembelajaran yang digunakan pada kelompok siswa dengan kemandirian belajar yang sama atau antar kemandirian belajar pada kelompok siswa yang diajar dengan model pembelajaran yang sama.
DAFTAR ISI JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Dewan Redaksi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daftar Isi Jurnal Ilmiah Edukasi Matematika
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VII-J SMP NEGERI 4 MADIUN MELALUI MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI Wiyola Nensiana Sari; Gregoria Ariyanti
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of learning ideally is to lead the student in comprehending the given materials. In terms of students` capabilities, the students nowadays tend to have a very low capability which is actually caused by their lack of knowledge in problem solving. Hence, this is supported by their dependency to their teacher in doing the exercises. In other words, they cannot do their exercises without their teacher`s help. Besides, the way how the teacher limits the student`s creativity in comprehending such an exercise is considered as one of factors that decrease the students` critical review. Therefore, it needs a certain model that stimulates student to observe a particular knowledge in learning. Thus, the appropriate model in this case is inquiry model. This research is intended to increase the students` critical review by applying inquiry model. Furthermore, Classroom Action Research (CAR) is applied in this research. Moreover, this kind of research is materialized by two cycles. Furthermore, CAR consists of observing, planning and evaluating.  The subject of the research is the student of VII-J (first grade of Junior High School) of SMPN 4 Madiun. The total population is 30 students. The analysis is presented as the following : 1. The average score test in Cycle I is 67,5, Cycle II : 83,34. Moreover, the class completion rate in cycle I is 56,66%, Cycle II : 82,75%. This proves that the students` critical review in writing is increased.2. The average score test through the learning activity in Cycle I is 3,1225. In this case, the cycle I is classified as a good category. While the cycle II the total score reaches 3,435. In this case, the cycle II is classified as an excellent category. The result shows that the teacher`s ability in applying inquiry model learning is improved.3. The inquiry model learning is considered as the best way to increase the students` critical review. Key word : Students` Critical Review, inquiry model learning
UPAYA MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT FASILITATOR AND EXPLAINING PADA SISWA KELAS VIII-A SMP NEGERI 14 MADIUN Marisa Baru; Rudi Santoso Yohanes
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to find out the efforts to increase the activity and learning achievement of mathematics by using. Cooperative learning type Student Facilitator And Explaining (SFE) in Class VIII-A Students of SMP Negeri 14 Madiun. The results of the research that has been carried out are to increase the students' activeness and learning achievement of mathematics obtained conclusions as follows, (1) the percentage of the teaching teacher's ability to use the cooperative learning model type Student Facilitator and Explaining (SFE) in the first cycle of 2.65 has increased in the second cycle of 2.97. (2) the percentage of students' mathematics learning activeness during learning using the cooperative learning model type Student Facilitator and Explaining (SFE) in the first cycle of 32.14% experienced an increase in the second cycle by 50%. (3) the percentage of students' mathematics learning achievement tests in the first cycle of 20.83% experienced an increase in the second cycle of 58.33%. Cooperative learning type Student Facilitator and Explaining (SFE) has not been able to increase the activeness and achievement of mathematics learning of students, but experience an increase (change) from cycle I to cycle II.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MENGGUNAKAN ALAT PERAGA BERBANTUAN ADOBE FLASH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VII Maria Novia Citra Dewi
JIEM | JURNAL ILMIAH EDUKASI MATEMATIKA Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Kampus Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Untuk mengetahui efektif/tidaknya pembelajaran menggunakan alat peraga berbantuan adobe flash dibanding dengan pembelajaran langsung dalam meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas VII, (2) Untuk mengetahui efektif/tidaknya pembelajaran menggunakan alat peraga berbantuan adobe flash dibanding dengan pembelajaran langsung dalam meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas VII. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada semester genap tahun ajaran 2014/2015 di SMP Negeri 1 Ngawi dengan populasi kelas VII. Sedangkan sampel kelas VII B dan VII C. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes dan non tes (angket). Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan cluster random sampling. Instrumen yang digunakan dalam metode tes adalah tes prestasi belajar , sedangkan metode non tes adalah angket motivasi belajar matematika. Tes prestasi belajar digunakan untuk mengetahui kemampuan siswa dalam materi peluang, sedangkan angket digunakan untuk mengetahui motivasi belajar matematika siswa. Kedua instrumen penelitian sebelum diujicobakan terlebih dahulu divalidasi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa banyak siswa pada kelas eksperimen (n1)= 34 dan kelas kontrol (n2)= 33 dengan rata-rata prestasi belajar matematika kelas eksperimen () =75,05882 dan simpangan baku= 9,8625 sedangkan rata-rata prestasi belajar pada kelas kontrol ()= 48,4242 dan simpangan baku = 13,1886. Berdasarkan uji t disimpulkan pembelajaran menggunakan alat peraga berbantuan adobe flash efektif untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa kelas VII. Pada rata- rata motivasi belajar matematika pada kelas eksperimen ()= 21, 2647 dan simpangan baku= 14,0072 sedangkan pada kelas kontrol ()= 22, 4545 dan simpangan baku = 13,8658. Berdasarkan uji statistika dengan uji t disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan alat peraga berbantuan adobe flash tidak efektif untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas VII.