cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jpm17@untag-sby.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya Jl. Semolowaru 45 Surabaya 60118
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 25793853     EISSN : 24077100     DOI : https://doi.org/10.30996/jpm17.v5i01
JPM17 : Jurnal Pengabdian Masyarakat is a peer-reviewed and open acess journal accomodating researchers, academicians, scholars and students around the world to share theoretical, empirical knowledgeand innovative concepts adopted from high quality direct implementation projects in wide area of disiplines and represent the areas of Economics, Civics, Law sciences, social & humaniora sciences, psychological sciences, physical sciences, earth sciences, chemical sciences, language studies, literary studies, cultural studies, area studies, library and information sciences, management, marketing and engineering.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 2 (2020)" : 10 Documents clear
MEWUJUDKAN DESA MANDIRI UNTUK MENGEMBANGKAN BADAN USAHA MILIK DESA Enny Istanti; Diana Zuhroh
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i2.4194

Abstract

Seketi adalah sebuah desa diwilayah Kecamatan Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Desa ini kaya dengan peninggalan bersejarah yang berupa situs, makam leluhur desa maupun petilasan. Desa Seketi terbagi menjadi 8 dusun, yaitu Dusun Guyangan, Dusun Seketi Kidul, Dusun Seketi Polwaga, Dusun Seketi Gembongan, Dusun Seketi Ampel, Dusun Seketi Masjid, Dusun Seketi Gulo Mantung dan Dusun Sonosari. Desa Seketi juga mempunyai destinasi wisata kampung bambu yang nantinya akan diolah menjadi kerajinan bambu. Produk olahan bambu Desa Seketi antara lain tempeh, ada pula bakul nasi, hingga pengayak padi, Karena diproduksi sendiri atau hand made ,harga jualnya lebih murah daripada di pasaran. Sebaliknya, banyak tengkulak yang mengambil kerajinan dari Desa Seketi untuk dijual kembai dipasaran. Menilik dari sejarahnya, pembuatan tampah didesa ini ternyata sudah turun temurun. Warga desa setempat sudah mulai merajutnya menjadi tampah itu sejak tahun 1930an. Bedanya, dulu perajinnya banyak, kini tinggal sekitar 17 orang yang masih bertahan. Mantan Kepala Desa Seketi Seger Purwanto mengatakan cikal bakal perajin tambah ini bermula ketika  puluhan tahun silam itu ada satu keluarga perantau asal Madura yang mengenalkan kerajinan ini kepada penduduk yang mayoritas bermata pencaharian petani. Ternyata,sejak pertama hingga saat ini kerajinannya anyaman bambu tersebut tetap lestari sehingga mampu menjadi mata pencaharian sebagian warga sekitar.Kata kunci: Desa Seketi, Kerajinan bambu,UMKM
PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA ERA PENDIDIKAN 4.0 DI SMK NEGERI 1 TAMBELANGAN SAMPANG Endra Rahmawati; Musayyanah Musayyanah; Yosefine Triwidyastuti
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i2.2785

Abstract

Untuk mendukung program RISTEKDIKTI mengenai Solusi Pembelajaran 4.0, maka perlu adanya implementasi nyata di sekolah-sekolah. Adapun sekolah yang diajukan untuk penerapan Pembelajaran 4.0 adalah SMK Negeri 1 Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Para Guru yang mengabdi pada SMK Negeri 1 Tambelangan menginginkan adanya penggunaan e-Learning untuk menunjang proses pembelajaran di sekolah tersebut. Hal ini dikarenakan saat ini sekolah masih menggunakan model pembelajaran konvensional, guru memberikan materi yang terkesan monoton dan membosankan. Oleh karena itu, pada Program Pengabdian Masyarakat ini akan melaksanakan Pelatihan bagi Para Guru SMK Negeri 1 Tambelangan mengenai penggunaan e-Learning dan Penyusunan Media Interaktif sebagai Test Online dengan memanfaatkan aplikasi yang bersifat Open Source seperti Edmodo, Quizizz, dan Kahoot. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah Evaluasi Penggunaan e-Learning dan Test Online menggunakan kuisioner untuk para guru dan perbandingan hasil nilai siswa. Dengan adanya Pelatihan Penyusunan Media Interaktif ini dapat meningkatkan kualitas keberdayaan dalam proses pembelajaran di kelas yang sesuai dengan Solusi Pendidikan 4.0 Kata kunci: Pendidikan 4.0, e-Learning, Blended-Learning, Resource Sharing, dan Media Interaktif.
THE IMPACT OF EMPOWERMENT OF THE HEGINES AND HALAL PRODUCTION PROCESS IN JAYA ABADI MICRO BUSINESS GUNUNGANYAR TAMBAK SURABAYA ON THE IMPROVEMENT OF THE LOCAL ECONOMY Dr. H. Zakariya, MS., MM.; Drs. Ec. Kunto Inggit Gunawan, MM.; Drs. Ec. Mataji, MM.
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i2.4190

Abstract

Surabaya is the second Metropolitan city after Jakarta, of course economic development must not only focus on investment-intensive sectors, but also must encourage the SME and Micro Business sectors because it has significance in employment. Strengthening the local economy becomes important to encourage economic justice as an implication of the growth of SMEs and Micro Enterprises. For this reason, the purpose of this research is to look at the impact of empowering the hegines and halal production processes of the Micro Jaya Abadi Gununganyar Tambak Surabaya business on improving the local economy. The method used is descriptive qualitative by comparing before and after production processes before and after from the aspects of hegines and halal while also comparing the potential level of absorption of local labor with before and after approaches as well. The results showed that there were significant differences after assistance was made in understanding the clean and halal production process, where the values are as follows, before with a value of 53 and after the mentoring was carried out at 67.5. While the employment rate increased 50%. Keywords: Empowerment - Production of Hegines and Halal - Local Economy
PEMBUATAN KOMPOS ANAEROB DENGAN MENGGUNAKAN KOMPOSTER SEDERHANA YANG DITERAPKAN DI DUSUN SIDOMULYO Supardi Supardi; Elisa Sulistyorini
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i2.4095

Abstract

Organic waste from household can cause air pollution, produces stench. Actually, organic waste can be used to make compost. compost is very useful for fertilizing plants. The purpose of the enlightenment is making compost. The making compost education as an effort to empower low educate communities and optimize the use of organic waste to produce compost. Making compost also can improve skill of communities in Sidomulyo, Babakbowo, Gresik. The long term goal of this extension program is increasing the intelligence and provision of skills to be able to make their own compost and composter. The method that used in the community service program is counseling and assistance in making compost from organic waste. The step of this program began with the socialization and counseling of making compost and composter from household waste. The composter is made by using anaerob composter system. Keywords: Compost, Organic, Anaerob
BERWIRAUSAHA MELALUI SHIBORI (pencelupan pola kain pada pewarna) DI PANTI ASUHAN AISYIYAH II KELURAHAN KEBONSARI-KECAMATAN JAMBANGAN- KOTA SURABAYA Sri Budi Kasiyati; Endang Setyowati; Hertien Yuliati
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i2.4191

Abstract

Dengan semakin populernya hasil kreasi seni Shibori di masyarakat membuat semakin banyak masyarakat yang ingin bisa membuat sendiri hasil karya tersebut. Beberapa hasil kreasi yang paling diminati adalah Arshi shibori, hajime shibori, kanako shibori, kumo shibori, miura shibori dan nui shibori yang menggunakan bahan kain sutra, rayon dan katun atau mori serta bahan pewarna sintetis, yaitu naptol, remasol dan indigasol. Shibori adalah berbagai metode menghias kain atau bahan tekstil yang dilakukan dengan cara mencelup kain yang sudah diikat, dijahit,atau dilipat sesuai pola tertentu. Seperti halnya kain batik, dalam proses pembuatan shibori, pada prinsipnya juga dibutuhkan bahan perintang untuk menahan warna agar tidak meresap kebagian kain yang tidak diinginkan. Selain belajar di sekolah, anak-anak panti asuhan juga perlu belajar ketrampilan.  Hal  ini  dibutuhkan  agar anak-anak panti asuhan Aisyyah  memiliki  kemampuan  lain  yang  bisa  .dimanfaatkan mereka untuk berwirausaha. Pclatihan Shibori diajukan sebagai program kcmitraan masyarakat. Dengan diadakan program kemitraan masyarakat ini. diharapkan mampu rneningkatkan kernampuan dan ketrampilan anak-anak panti asuhan Aisyiyah melalui pelatihan Shibori sehingga mereka memiliki bekal saat terjun di masyarakat, khususnya dalam berwirausaha.Kata kunci : Shibori, Berwirausaha, Panti Asuhan Aisyiyah
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT NON PRODUKTIF POKDAKAN ROH KELEM MAKMUR KELURAHAN GUNUNGANYAR TAMBAK, KECAMATAN GUNUNGANYAR KOTA SURABAYA Didik Trisbiantoro; Achmad Kusyairi; Yusruddin Yusruddin
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i2.4186

Abstract

Kelurahan Gununganyar Tambak berada Di kawasan timur wilayah kelurahan ini terdapat tambak-tambak yang cukup luas. Cukup banyak pula warga yang menggantungkan sumber penghidupannya dari tambak-tambak ini dengan berprofesi sebagai pengusaha tambak maupun sebagai buruh tambak. Gununganyar Tambak berbatasan langsung dengan laut lepas dan juga dilewati sebuah sungai yang merupakan bagian hilir, terdapat hutan mangrove yang cukup luas di wilayah Gunung Anyar Tambak. Tercatat dalam profil kelurahan bahwa luas hutan mangrove mencapai 47,9 ha. Mangrove ini juga telah dikembangkan menjadi sumber perekonomian masyarakat dengan dijadikan sebagai kawasan pelestarian mangrove sekaligus kawasan ekowisata mangrove.Sumber daya alam yang tergolong kaya dan beragam tersebut belum dapat dioptimalkan sebagai sumber pendapatan utama oleh seluruh masyarakat. Banyak masyarakat yang memilih bekerja di sektor lain terutama pekerjaan yang terdapat di kota seperti buruh pabrik dan lain lain.. Terdapat kesenjangan kesejahteraan yang cukup lebar antara warga yang tergolong kaya dan miskin. Indikator paling jelas yang menunjukkan kesenjangan ini adalah aspek papan atau tempat tinggal.Permasalahan Mitra utama adalah Teknik budidaya Udang Vannamei belum berkembang sesuai harapan  sehingga produktivitasnya masih rendah; Petani tambak  belum memiliki  pengetahuan tentang teknis budidaya Udang Vanamie yang baik dan benar ramah lingkungan berbasis teknologi tepat guna. Solusi masalah yang disepakati untuk diselesaikan dengan melakukan  penguatan  kelompok  dan  masyarakat  Pembudidaya  dengan  kegiatan kapasitas untuk meningkatkan pemberdayaan pembudidaya dan lembaga pendukungnya, Memberikan pelatihan dan memperkenalkan  pengetahuan tentang teknis budidaya Udang Vanamei yang baik dan benar serta ramah lingkungan.Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan partisipatif aktif secara berkelanjutan antara tim pengusul dengan mitra, sebagai pengendali program Kemitraan Masyarakat berperan aktif melakukan pendampingan dan pembinaan secara berkala kepada mitra.  Tahap awal menjelaskan dan koordinasi pelaksanaan program selama dijalankan  antara tim pengusul, mitra dan pada tahap ini akan dilakukan penjelasan-penjelasan yang berhubungan dengan pelaksanaan program, Tahap pelaksanaan adalah penyuluhan tentang cara budidaya udang yang baik (CBIB) dan cara persiapan tambak budidaya udang vannamei di pokdakan roh kelem makmur.Kesimpulan dari hasil pengabdian adalah sebagai berikut 1). Kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Roh Kelem Makmur perlu melakukan pengolahan tanah tambak secara benar sebelum dilakukan pengisian air sehingga media air tambak sesuai dengan lingkungan udang vannamei. 2). Kunci keberhasilan usaha budidaya udang vannamei secara tradisional perlu pemahaman tentang bagaimana menerapkan Cara Budidaya Ikan Yang Baik (CBIB) yang dikeluarkan Kementerian Kelautan dan Perikanan.Keywords:  fishponds, Vannamei, ekstensif, Mutual Cooperation 
MANAJEMEN KELOLA IKAN AIR TAWAR DI DESA WONOSARI KECAMATAN NGORO KABUPATEN MOJOKERTO Maria Agustini; Muhajir Muhajir; Icak Indola
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i2.4192

Abstract

Program Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada bulan April 2019 sampai bulanJuli 2019 di Desa Wonosari Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto.Mojokerto merupakan  kota penyangga utama ibu kota Provinsi Jawa Timur.Permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok Pemberdayaan Masyarakat di Desa Wonosari adalah  pengelolaan kolam budidaya ikan air tawarbelum diusahakan secara maksimal. Tujuan yang akan dicapai adalah untuk memotivasi masyarakat dalam pengelolaan Kolam Budidaya Ikan air Tawar.Metode yang digunakan adalah dengan metode pendekatan sosial dalam bentuk penyuluhan serta pelatihan. Program ini diawali dengan mengedukasi masyarakat dengan pengetahuan pemanfaatan lahan kolam budidaya ikan melalui penyuluhan dan pendampingan kemudian dilanjutkan dengan mempraktekkan di lapangan atau di lahan kolam yang ada di desa. Sehingga masyarakat dapat mempraktekkan dan mengembangkan pola pengeloaan budidaya ikan yang ada di desa. Capaian yang akan diperoleh setelah dilakukan pelatihan dan penyuluhan, masyarakat dapat mengelola dan melakukanbudidaya ikan dengan baik dan benar serta dapat memanfaatkan lahan kolam  budidaya ikan secara optimal, sehingga dapat menambah penghasilalan kelompok pemberdayaan masyarakat.Kata kunci: Budidaya, Kolam, Ikan air tawar, Desa Wonosari, Mojokerto
PELATIHAN BAHASA INGGRIS SANTRI PONDOK PESANTREN BISMAR AL-MUSTAQIM SURABAYA DENGAN PENDEKATAN FUNGSIONAL Syamsuri Ariwibowo; Anicleta Yuliastuti; Cahyaningsih Pujimahanani
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i2.4188

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat tentang Pelatihan Bahasa Inggris bagi santri Pondok Pesantren Bismar Almustqim dengan pendekatan fungsional yang  dillaksanakan bulan Mei sampai dengan bulan Agustus 2019. Pada pertemuan awal para anak didik dikenalkan gambar-gambar yang dilengkapi dengan tulisan berbahasa Inggris di bawah gambar tersebut agar para santri bisa  mengenal dan mengerti perbendaharaan kata. Mereka juga diberikan teks bacaan kemudian pelatih memberikan contoh membaca teks bahasa Inggris dengan ucapan yang benar sesuai dengan kaidah ucapan bahasa Inggris. Para peserta menyimak dan menirukan bagaimana membaca teks dengan benar. Mereka berlatih membaca teks demi teks dengan semangat. Satu per satu peserta pelatihan melakukan presentasi tentang pengalamannya secara individu serta berdialog pada kesempatan berikutnya. Peran kita sebagai trainer memberikan contoh, komentar, saran, dan pembetulan terhadap ucapan dan gramatika serta isi materi yang disampaikan. Adapun pelatihan pembelajaran percakapan Bahasa Inggris ini dilaksanakan dengan tujuan agar mereka bisa melaksanakan tidak hanya membaca dengan benar tetapi juga perlu memahami arti kosa kata serta gramatika. Kemudian mereka diharapkan mampu mengaplikasikan materi yang diberikan  dengan bahasa Inggris  dengan lancar dan benar.  Setelah dilaksanakan pelatihan ini selama tiga bulan  mereka sudah bisa mengerti banyak kosa kata beserta artinya, kemudian mereka sudah membaca teks dengan benar dan memberanikan diri berkomunikasi kepada temannya ataupun trainernya baik di saat pelatihan ataupun di luar pelatihan.Kata Kunci: pelatihan, pembelajaran, pendekatan.
STRATEGI PEGADAIAN SYARIAH UNTUK MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI DALAM PERSAINGAN USAHA SIMPAN PINJAM PADA PT. PEGADAIAN SYARIAH SURABAYA Achmad Daengs GS; Deviana Amanda Putri
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i2.4193

Abstract

Melalui PT. Pegadaian Syariah ini merupakan salah satu cara mudah untuk mendapatkan pinjaman dana yang kita butuhkan. Dana tersebut bisa dimulai dari pinjaman rendah dengan agunan seperti emas dan dana yang besar seperti sertifikat tanah. Sedangkan kebutuhan masyarakat tidak hanya berupa uang. Tetapi banyak hal yang mereka butuhkan seperti pemenuhan beribadah Haji, untuk tabungan emas, kredit motor serta pemenuhan kebutuhan yang lain seperti untuk pembayaran-pembayaran ke instansi yang lain. Seperti BPJS, Listrik, Pulsa, dan lain-lain. Sebenarnya hampir semua badan usaha diatas bisa melakukan pemenuhan kebutuhan konsumen, akan tetapi saya lebih tertarik pada badan usaha yang berbentuk konvensional tersebut yang telah lama berdiri dan bertahan dalam persaingan bisnis simpan pinjam yaitu pada PT. Pegadaian Syariah. Karena didorong rasa penasaran yang sangat besar bagaimana cara bertahan PT. Pegadaian Syariah dalam persaingan usaha simpan pinjam inilah yang akhirnya membawa saya masuk dalam penelitian ini.Kata kunci: Strategi, Mempertahankan, Eksistensi, Persaingan
EMPOWERMENT OF AA MICRO BUSINESS IN DEVELOPING DIVERSICATION OF CAKE PRODUCTS IN SURABAYA Dr. H. Zakariya, MS., MM.; Drs. Ec. Kunto Inggit Gunawan, MM.; Drs. Ec. Mataji, MM.
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v5i2.4189

Abstract

           Since the enactment of the Asean Economic Community (AEC) at the end of 2015 should encourage all economic actors including SMEs and Micro Enterprises to improve themselves in order to improve the quality of production of both goods and services. If it is not done, then Indonesia is a "soft" market for other Asean countries because Indonesia has the largest population (population size) in ASEAN, which is no less than 270 million inhabitants. SMEs and Micro Enterprises, which are the embodiment of people's economic democracy, are devastated when the flow of goods and services so swiftly from various Asean Countries invades the Indonesian market. Realizing that doing empowering SMEs and Micro Enterprises is a necessity and a necessity to be able to find national identity that has comparative advantage and competitive advantage. This activity begins with identifying the existing problems and then finding a solution method, the method used is to provide training and assistance. The results that have been achieved are the existence of AA business capabilities that produce 10 (ten) additional additional new products which include: 1. Sus Fla; 2. Sus Fla Buah; 3. Sus Rogut; 4. Cum-cum; 5. Panada; 6. Layers; 7. Brown sugar steamed buns; 8. Bongko menthuk; 9. Risol mayo; and Sausage solo. In addition, Micro Business "AA" can improve its ability in the field of simple bookkeeping and business management. The existence of these outcomes is an indication of increased business empowerment.Keywords: Empowerment- Product Diversification- Cake.

Page 1 of 1 | Total Record : 10