cover
Contact Name
Padjrin
Contact Email
intelektualita@radenfatah.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
dhapadjrin@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
ISSN : 23032952     EISSN : 26228491     DOI : -
Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains (Intelektualita Journal: Islamic, Social, and Science Studies) (ISSN: 2303 - 2952 ; e-ISSN: 2622-8491) is a journal published by Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Published articles come from young researchers (S1, S2 and S3 students) at regional, national, and even international levels who have broad insights in their respective fields of study.
Arjuna Subject : -
Articles 426 Documents
Kiprah Yayasan Amil Zakat Pusri (YAZRI) dalam Pendidikan Majelis Ta’lim Kota Palembang Muhammad Nuruddin
Intelektualita Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

YAZRI merupakan Yayasan Amil Zakat PT. PUSRI yang berbasis Korporat, yaitu dengan penghimpunan zakat melslui 99% dari potongan gaji karyawan muslim dan 1% dari donatur/ masyarakat. YAZRI dibentuk demi mengabdikan diri tanpa pamrih yang bergerak di bidang sosial, kemanusiaan dan pembangunan dengan visinya bekerja karena Allah untuk muzaki demi mustahik dengan amanah dan profesional. Sedangkan dalam penyaluran zakatnya, YAZRI membagi ke dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Secara fenomenologis, kiprah YAZRI bukan hanya bertumpu pada penyaluran dalam bentuk karitatif namun juga pemberdayaan yang dilakukan melalui syiar dakwah YAZRI melalui pendidikan yang berakar/ berbasis dari masyarakat, yaitu Pendidikan Majelis Taklim. Pendidikan majelis taklim ini merupakan wadah dalam membangun komunikasi baik hablu minallah dan hablu minannas yang sifatnya memberikan informasi, pengetahuan, latihan keterampilan dan bimbingan kepada penerima zakat (mustahik). Sedangkan dalam hal realisasinya pendidikan majelis taklim bertujuan untuk perubahan sosial jiwa keberagamaan masyarakat di Kota Palembang, yaitu fokus akan membaca dan menghafal Iqra’/ al-Quran, aku bisa sekolah, pemantapan akidah Islam, penanaman akhlak yang luhur serta penyadaran dan peningkatan aktivitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Adapun pendidikan majelis taklim YAZRI dikelompokkan pada tiap katagori yang ada, yaitu Anak Asuh YAZRI, Lembaga Pemasyarakatan, Masyarakat daerah terpencil dan Wilayah Kristenisasi.
Peran Abdurahman Wahid dalam Politik di Indonesia (1999 -2001) Epran Aprianto
Intelektualita Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintahan K.H. Abdurrahman Wahid bertahan 22 bulan, banyak kebijakan kebijakan Presiden yang mengalami delegitimasi politik dan sosial yang mengakibatkan K.H. Abdurrahman Wahid lengser dari jabatannya. Ide-ide sosial politik yang diperjuangkan didunia politik Indonesia. Pertama, dalam hal Demokratisasi di Indonesia, Abdurahman Wahid memperjuangan kedaulatan rakyat, kedaulatan hukum, pluralism dan humanisme. Kedua, pluralisme dalam menjaga dinamisasi keagamaan. Ketiga, nasionalisme, Abdurahman Wahid memperjuangkan dan mempertahankan NKRI dengan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Posisi Tidur dalam Tinjauan Hadits (Kajian Ma’anil Hadits) Mar’atus Sholechah
Intelektualita Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidur merupakan kebutuhan yang penting bagi seluruh makhluk hidup termasuk manusia.Manusia selama hidupnya harus ada waktu-waktu istirahat berupa tidur. Tidur sehat adalah dambaan setiap orang, dengan tidur yang sehat maka akan memberikan dampak jangka panjang pada kesejahteraan fisik dan psikis manusia. Nabi Muhammad Saw telah memberikan anjuran untuk tidur dengan berbaring ke sebelah kanan, karena posisi tersebut dapat mewujudkan kenyamanan pada tubuh dan jiwa. Oleh karena itu, rumusan masalah dalam skirpsi ini adalah: bagaimana memahami tentang hadits berbaring ke kanan saat tidur? Dan bagaimana hikmah hadits tentang anjuran berbaring ke kanan saat tidur?. Bentuk penelitian ini adalah Library reseach (penelitian kepustakaan) karena penelitian ini bersifat kepustakaan. Agar dapat dipahami makna yang jelas dan lebih mudah dalam konteks kekinian, maka penulis menggunakan metode ma’anil hadits yang ditawarkan oleh Yusuf Qordhawi dalam bukunya “Studi Kritik As-Sunnah”.Kesimpulan dalam pembahasan hadits tentang berbaring ke kanan saat tidur dapat dipahami bahwa anjuran untuk tidur berbaring ke kanan tersebut bukan merupakan sebuah perintah yang wajib dikerjakan, melainkan hanya sebuah anjuran saja.
Peran Pengelola Perpustakaan dalam Memberikan Pelayanan Bimbingan Pemakai di Universitas Ida Banjumi Wahab Palembang Rita Purnama Sari
Intelektualita Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menyadari pentingnya informasi yang ada di Perpustakaan bagi pemustaka  yang sesuai dengan tujuan dan fungsi perpustakaan, maka  layanan  bimbingan  pemakai diarahkan memenuhi kebutuhan  pengguna  sesuai  keinginan.  Semakin banyak informasi dan kebutuhan pemustaka yang heterogen mengharuskan pengelola perpustakaan memberikan pelayanan bimbingan pemakai sehingga informasi di perpustakaan bisa dimanfaatkan oleh pemustaka. Tetapi kenyataan dilapangan banyak pemustaka tidak tahu sumber daya yang ada di perpustakaan serta cara memanfatkannya dengan menelusur informasi dengan baik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peran pengelola perpustakaan dalam memberikan pelayanan  bimbingan  pemakai  belum  maksimal  dilakukan, dilihat dari kegiatan layanan bimbingan pemakai melalui OBSIBA yang bertujuan mengenalkan sumber daya perpustakaan (sarana dan prasarana, koleksi cetak dan non cetak dan sistem otomasi) kepada mahasiswa setiap tahun ajaran baru beserta cara menelusur informasi dengan cepat dan tepat. Melakukan kegiatan bedah buku per semester untuk mengenalkan perpustakaan kepada pemakai. Kurangnya pengetahuan pemakai tentang teknologi informasi, dan  kurangnya  komunikasi  antara  pengelola dan pemakai pemakai perpustakaan, serta kurang tanggap pustakawan terhadap pemustaka yang melakukan penelusuran di perpustakaan  sehingga  layanan  bimbingan pemakai tidak maksimal dilakukan. Keterbatasan sumber daya manusia juga salah satu faktor yang menjadikan pemustaka awam dengan sistem otomasi perpustakaan. Dengan dilaksanakan OBSIBA rutin setiap tahun, diadakan pameran dan diskusi diperpustakaan maka pemustaka akan tertarik mengunjungi perpustakaan, penambahan SDM yang  harus tanggap terhadap kebutuhan  pemustaka.
Praktik Perceraian di Desa Prabumulih 1 Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas Lidiya Kusuma
Intelektualita Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Praktik Perceraian di Desa Prabumulih 1 Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas.Tiga hal yang diangkat sebagai fokus penelitian.Pertama, bagaimana praktik perceraian masyarakat desa Prabumulih. Kedua, bagaimana pola perceraian masyarakat Prabumulih. Ketiga, bagaimana hak anak akibat perceraian.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana praktik perceraian masyarakat desa Prabumulih 1 apakah sudah sesuai dengan Hukum Islam dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974. Dari  penelitian ini didapatkan bahwa perceraian masyarakat Prabumulih 1 hanya sah menurut hukum Islam saja, tetapi tidak sah menurut Undang-undang No 1 Tahun 1974 karena hanya melapor kepada P3N saja dikarenakan berbagai macam alasan seperti, tempat pengadilan jauh dan memerlukan waktu yang cukup lama, memerlukan biaya yang tidak sedikit, banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi, kurangnya kesadaran masyarakat bahwa pentingnya perceraian di pengadilan. Dalam  menjatuhkan talak masyarakat Prabumulih 1 menggunakan media rokok dan menulis surat sebagai bentuk memutuskan tali perkawinan. Ketiga, dalam masalah nafkah anak ayah tidak melaksanakan kewajiban untuk memberikan nafkah kepada anaknya.
Pengelolaan Zakat pada Masjid di Kota Palembang Ditinjau dari Ekonomi Islam Fitria Fitria
Intelektualita Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan zakat di masjid dewasa ini, yang ditandai dengan era globalisasi, pasti menghadapi berbagai tantangan dan permasalahan yang sangat kompleks. Penetrasi gelombang budaya asing yang bersifat destruktif mendorong para pengelola masjid untuk mempersiapkan manajemen yang lebih baik dan berkualitas. Salah satunya adalah bagaimana menjadikan masjid bukan hanya tempat untuk beribadah ritual, tetapi juga memposisikan masjid sebagai tempat yang memiliki multi fungsi yaitu fungsi keagamaan, fungsi sosial dan fungsi ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan zakat, pada masjid di kota Palembang terkait perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan peneliti dengan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi, maka diperoleh hasil bahwa perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan maupun pengawasan yang telah dilakukan oleh masjid di kota Palembang (masjid al-Jihaad, masjid Daarussalam, masjid Daarul Janah, dan masjid al-Amaliyah), secara keseluruhan telah memenuhi kriteria menurut ekonomi Islam meskipun ada beberapa substansi yang belum dilakukan dengan maksimal dalam pengelolaannya. 
Konsep Ajaran Buddha Dharma tentang Etika Toharuddin Toharuddin
Intelektualita Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etika merupakan eksistensi dasar dalam setiap agama terutama berhubungan dengan interaksi sosial manusia. Dalam penelitian terdapat bentuk-bentuk etika sosial dalam agama Buddha  meliputi: etika sosial dalam hubungan dengan Tuhan, etika sosial dalam hubungan dengan keluarga,  etika sosial dalam hubungan dengan  manusia. Dan meliputi tiga ajaran yaitu: 1. Ajaran agama Buddha tentang hubungan dengan Tuhan terdiri atas: a. Dasar-dasar hubungan dengan Tuhan, b. Prinsip-prinsip hubungan dengan Tuhan, c. Nilai-nilai hubungan dengan Tuhan. 2. Ajaran agama Buddha tentang hubungan dengan keluarga terdiri atas: a. Etika suami terhadap istri, b. Etika anak terhadap orang tua, c. Kewajiban orang tua terhadap anak. 3. Ajaran agama Buddha tentang hubungan dengan sesama manusia terdiri atas: a. Berbicara dengan santun dan dewasa, b. Berbicara yang pantas dan mantap, c. Mewujudkan tutur kata nuraniyah.
Simony dalam Tradisi Gereja Roma Katolik (Studi Kritis terhadap Jual Beli Jabatan dalam Agama Katolik) Rista Anggraini
Intelektualita Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas tentang seperti apa simony dalam tradisi gereja roma katolik. Pengertian simony ialah menjual-belikan hal-hal yang bersifat rohani. Dosa simony misalnya menjual-belikan jabatan gereja atau sakramen. Sedangkan latar belakang simony bermula saat paus takut ditaklukkan oleh Suku Barbar. Paus bersekutu dengan suku Frank. Tetapi saat dinasti Carolingian merosot. Paus mengambil keuntungan yang menyebabkan aristokrasi Roma bebas, dan mengendalikan kepausan dengan akibat yang menghancurkan. Ketiga, tindakan simony menuai banyak reaksi. Pertama abad XI adanya pembaharuan dari Cluny. Kedua abad ke XIII-XIV, terjadi perlawanan terhadap pemerintahan paus. Ketiga abad XV-XVI, muncul perintis-perintis reformasi seperti Wiclif, Hus dan orang-orang Husit, serta Savonarola dan puncak reformasi dipelopori oleh Martin Luther. Keempat abad XVII, zaman renaissance yang mengakibatkan timbulnya pemikiran yang lebih kreatif dan inovatif. Kelima XVIII-XIX merupakan abad pencerahan. Abad ini orang berusaha mnengetahui segala kebenaran hanya dari segi alam dan sesuai dengan akal.
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang Zahrinuddin Zahrinuddin
Intelektualita Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Model Snow Ball sangat efektif dalam meningkatkan prestasi belajar Mata Pelajaran PAI pada siswa kelas V SDN 14 Pemulutan Selatan. Model Snow Ball dengan berbagai tekniknya sangat berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa. Sebelum diterapkannya metode tersebut, baru terdapat 23,33% siswa yang memperoleh nilai murni dengan standar nilai 70,00, dengan rata-rata kelas 62,06. Kemudian setelah diterapkan metode snow ball pada siklus I perolehan nilai mengalami kemajuan yang signifikan, yang mana nilai rata-rata kelas mencapai 70,67 dengan ketuntasan 56,67%, kemudian setelah mengadakan perbaikan pada siklus II mengalami peningkatan lagi menjadi 87,57, dengan ketuntasan 100%.
Pengaruh Tingkat Pelayanan terhadap Tingkat Kepuasan Donatur Dompet Peduli Umat Daarut Tauhiid Palembang Angga Putra
Intelektualita Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepuasan donatur adalah tolok ukur, apakah sebuah pelayanan yang diberikaan sebuah instansi sudah berjalan dengan semestinya atau perlu perbaikan lebih lanjut. Kepuasan pengguna jasa adalah perasaan senang atau kecewa prngguna jasa yag muncul setalah membandingkan persepsi yang mereka dengan harapam mereka. Pelayanan dirasa memuaskan apabilla pelayanan yang diterima sesuai dengan harapan pengguna jasa. Sebaliknya pelayanan dirasa kurang memuaskan apabila pelayanan yang diterima dibawwah harapan pengguna jasa.

Page 2 of 43 | Total Record : 426


Filter by Year

2016 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Vol 14 No 1 (2025): Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Vol 12 No 2 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Vol 12 No 1 (2023): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Vol 11 No 2 (2022): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Vol 11 No 1 (2022): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Vol 10 No 2 (2021): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Vol 10 No 2-a (2021): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Vol 10 No 1 (2021): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains Vol 9 No 2 (2020): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains Vol 9 No 1 (2020): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Vol 7 No 2 (2018): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Vol 7 No 1 (2018): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains Vol 6 No 1 (2017): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains Vol 5 No 2 (2016): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains Vol 5 No 1 (2016): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial dan Sains More Issue