cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs
ISSN : 23389893     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Humanities, Art,
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2013)" : 8 Documents clear
SELF-EFFICACY DAN KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM PADA MAHASISWA FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH ACEH Barmawi -; Dina Mardiati
Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seorang mahasiswa diharapkan dapat menjadi pembicara, pendengar dan pelaku media yang kompeten dalam berbagai setting lingkungan, seperti dalam situasi personal dan social, di dalam kelas maupun sebagai anggota masyarakat. Pada kenyataannya ada mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang lain. Keika individu merasa cemas saat berbicara di depan umum dapat disebabkan karena merasa tidak yakin dengan kemampuan yang dimiliki. Bandura menganggap bahwa self-efficacy merupakan hal yang berpengaruh dalam meredakan kecemasan berbicara di depan umum.Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-efficacy dengan kecemsan berbicara di depan umum pada mahasiswa. Sampel penelitian adalah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh semester I, III, dan V.Analisis penelitian menggunakan korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan bahwa terdapat hubungan negative yang sangat signifikan antara self-efficacy dengan kecemasan berbicara di depan umum dengan nilai r=0,513 dan nilai p=0,000 (0,05), artinya semakin tinggi self-efficacy mahasiswa maka semakin rendah tingkat kecemasan berbicara di depan umum, dan sebaliknya, semakin rendah self-efficacy maka semakin tinggi tingkat kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh. Kata kunci: Self-efficacy, Kecemasan berbicara di depan umum
GAYA KEPEMIMPINAN DAN KINERJA KARYAWAN MATAHARI DEPARTEMEN STORE DI HERMES PALACE MALL KOTA BANDA ACEH safrilsyah -; Bahrul Fajar
Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya kepemimpinan merupakan gaya yang ditunjukkan seorang pemimpinan dalam emmberi pengarahan, bimbingan terhadap bawahannya. Pemimpin memiliki peran penting dalam suatu perusahaan dan dapat menunjang kinerja karyawannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan gaya kepemimpinan (demokratis, otokratis dan bebas) serta pengaruhnya dengan kinerja karyawan.Populasi dalam penelitian ini berjumlah 115 karyawan Matahari Departement Store di hermes Palace Mall Kota Banda Aceh dan yang dijadikan sampel berjumlah 80 karyawan untuk penyebaran skala menggunakan teknik random sampling. Uji yang dilakukan dalam penelitian ini ialah uji normalitas sebaran, uji linieritas dan uji regresi.Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif yang signifikan pada gaya kepemimpinan demokratis terhadap kinerja karyawan yang ditunjuk oleh koefisien gaya kepemimpinan yang demokratis terhadap kinerja karyawan yang ditunjuk oleh koefisien beta 0,352, dengan signifikansi p=0,014 (0,05), hipotesis minor yang diajukan diterima. Terdapat pengaruh yang sangat signifikan pada gaya kepemimpinan otokratis terhadap kinerja karyawan yang ditunjukkan oleh koefisien  beta 0,417, dengan signifikansi p=0,005 (0,05), hipotesis yang diajukan diterima. Gaya kepemimpinan bebas tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien  beta -0,188 dan signifikan p=0,147 (0,05). Hipotes yang diajukan ditolak.Secara koefisien korelasi (R) sebesar 0,334 menyatakan ada hubungan antara gaya kepemimpinan dengan kinerja karyawan Matahari Departement Store di Hermes Palace Mall Kota Banda Aceh. Dengan sumbangan efektif sebesar 0,334, (33,4%), sementara 66,6% dipengaruhi oleh faktor lain. Gaya kepemimpinan di Matahari Departement Store berada pada kategori baik dan efektif, keluar masuk karyawan bukanlah disebabkan oleh gaya kepemimpinan yang tidak baik, akan tetapi bias saja dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.Kata kunci: Gaya kepemimpinan dan Kinerja Karyawan.
POLA ASUH ORANG TUA DAN KEMANDIRIAN SISWA DALAM BELAJAR PADA SISWA MAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR Maria Ulfa; Zainuddin -
Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pola asuh orang tua merupakan factor penting yang mempengaruhi kemandirian siswa dalam belajar. Latar belakang keluarga yang berbeda akan membentuk pola asuh yang berbeda-beda dan dari pola asuh orang tua yang berbeda akan mempengaruhi kemandirian siswa dalam belajar. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pola asuh orang tua terhadap kemandirian siswa dalam belajar.Populasi penelitian berjumlah 62 siswa kelas II MAN Kuta Baro Aceh Besar dan sampel sebanyak 48 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran skala psikologi kepada sampel serta menggunakan tehnik random sampling. Penelitian ini menggunakan uji normalitas sebaran, uji linieritas hubungan, uji korelasi hubungan dan uji regresi.Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh positif pada pola asuh otoriter dengan koefisien beta -1,067 dan (p) = 0,009 (0,05). Tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada pola asuh demokratis terhadap yang ditunjukkan oleh koefisien beta -0,381 dan (p)=0,168 (0,05). Tidak terdapat pengruh yang signifikan pada pola asuh permissive terhadap koefisien korelasi yang ditunjukkan dengan koefisien beta -0,431 dan (p)=0,178 (0,05). Sedangkan koefisien korelasi (R) sebesar 0,434 menyatakan ada hubungan antara pola asuh dengan kemandirian dalam belajar dengan sumbangan relative sebesar 18,9%.Kata kunci: Pola Asuh Orang Tua dan Kemandirian Siswa dalam Belajar.
KONSEP DIRI DAN KINERJA KARYAWAN DI DINAS KESEHATAN JANTHO ACEH BESAR Winda Putri Diah Restya; Nova Ardila Sari
Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri dengan kinerja karyawan di Dinas Kesehatan Jantho Aceh Besar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan di Dinas Kesehatan Jantho Aceh Besar, yang berjumlah 112 orang karyawan dan yang dijadikan sampel penelitian berjumlah 92 orang dipilih dengan menggunakan teknik Random Sampling. Pengambilan data dalam penelitian dilakukan dengan menggunakan skala konsep diri dan skala kinerja karyawan. Adapun analisis data dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara konsep diri dengan kinerja karyawan dengan nilai r sebesar 0,885 dan signikansi P=0,000 (P0,01). Hal ini berarti bahwa semakin tinggi konsep diri yang dimiliki oleh seorang karyawan maka akan semakin baik pula kinerja karyawan tersebut dan sebaliknya semakin rendah konsep diri yang dimiliki oleh seorang karyawan maka akan semakin rendah pula kinerjanya. Konsep diri merupakan salah satu variable yang memberikan sumbangan relatif terhadap kinerja karyawan yaitu sebesar 78,3% sedangkan 21,7% dipengaruhi oleh faktor lain. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara konsep diri dengan kinerja karyawan. Kata kunci : konsep diri, kinerja karyawan.
SELF-ESTEEM DAN MOTIVASI BERPRESTASI PADA SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI INDRAPURI Jasmadi -; Juwita -
Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi berprestasi merupakan salah satu aspek yang harus dimiliki oleh seorang siswa untuk menunjang prestasi belajarnya. Ada siswa yang mudah mencapai prestasi, tetapi ada juga siswa yang lambat dalam mencapai prestasi. Keberhasilan seoarang siswa dalam belajarnya juga ditentukan berdasarkan motivasi berprestasi tinggi, karena dengan motivasi berprestasi tinggi siswa mampu menguasai tugas, mengatasi hambatan, mencapai hasil maksimal dan bangga dengan kemampuannya. Oleh karena itu memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi berprestasi menjadi penting guna mengatasi masalah-masalah yang dapat berdampak negatif bagi proses belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan apakah ada hubungan antara self-esteem dengan motivasi berprestasi pada siswa Madrasah Aliyah Negeri Indrapuri.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II Madarasah Aliyah Negeri Indrapuri yang berjumlah 68 orang, oleh karena itu penelitian ini disebut juga penelitian populasi. metode pengumpulan data yaitu dengan menggunakan rumus korelasi product moment dengan program SPSS 13,01 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan yang positif dan sangat signifikan antara self-esteem dan skala motivasi berprestasi pada siswa Madrasah Aliyah Negeri Indrapuri dengan koefisien relasi r=0,501. (lebih besar dari 0,05) dapat diartikan relatif erat dan sangat signifikan pada taraf P 0,005 dan koefisien determinannya (r2) adalah sebesar 25,1% yang artinya semakin tinggi self-esteem maka semakin tinggi motivasi berprestasi pada siswa Madrasah Aliyah Negeri Indrapuri dan koefisien determinannya (r2) adalah sebesar 25,1% yang artinya semakin tinggi self-esteem maka semakin tinggi motivasi berprestasi siswa. Sisanya 74,9% dipengaruhi oleh faktor –faktor lain yang tidak diteliti. Seperti faktor keinginan atau cita-cita, kemampuan, kondisi fisik maupun psikis, lingkungan, sarana atau fasilitas termasuk tenaga pendidik. Kata kunci: Self-esteem dan motivasi berprestasi.
KECERDASAN EMOSIONAL SEBAGAI MODAL MERAIH KESUKSESAN Ismiati -
Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia mengakui bahwa orang-orang yang secara intelektualnya cerdas (IQ tinggi) belum tentu berhasil baik dalam bisnis maupun dalam kemampuan beradaptasi dalam kehidupannya sehari-hari. Banyak bukti menunjukkan bahwa seorang professional yang memiliki EQ atau Emotional Quetient tinggi lebih mampu mengatasui konflik dan punya kemampuan untuk menyelesaikan masalah. Orang yang mempunyai kecakapan emosional dapat mengetahui dan menangani perasaan mereka sendiri dengan baik, dan mampu membaca danmenghadapi perasaan orang lain dengan efektif, cenderung memiliki keuntungan dalam berbagai bidang kehidupan, baik dalam hubungan asmara, persahabatan atau dalam menangkap aturan-aturan tertulis yang menentukan keberhasilan dalam politik organisasi. Kreatif bukan hasil IQ semata, akan tetapi juga ditentukan oleh EQ yang tinggi. Kecerdasan emosional diperlukan untuk mengatasi berbagai masalah dalam hidup ini dan sebagai dasar untuk menjadikan manusia dewasa yang bertanggung jawab, penuh perhatian, dan cinta kasih serta produktif. Daniel Goleman berpendapat bahwa kecerdasan emosional lebih berperan ketimbang IQ atau keahlian dalam menentukan siapa yang akan jadi bintang dalam suatu pekerjaan. Kata kunci: kecerdasan emosional, kesuksesan.
PERSEPSI TERHADAP LINGKUNGAN SEKOLAH DAN MORAL PADA REMAJA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PANTI ASUHAN NIRMALA BANDA ACEH Juli Andriyani; Sri Wahyuna
Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Moral merupakan keyakinan setiap individu mengenai yang baik dan yang buruk dalam bertingkah laku dalam lingkungan sosialnya. Individu yang memiliki nilai moralitas yang baik maka indovodu tersebut dapat mengendalikan dari kerusakan moral dan sebaliknya individu yang memiliki pengematan nilai moralitas yang tidak baik maka dapat dengan cepat terpengaruh dengan kerusakan moral. Begitu juga halnya dengan remaja yang tinggal di Panti Asuhan, semakin baik persepsi dan didikan dalam lingkungan sekolahnya maka akan semakin baik pula nilai moralnya. Penelitian ini bertujaun untuk mengetahui hubungan persepsi terhadap lingkungan sekolah dengan moral pada remaja di UPTD PAnti Asuhan Nirmala Banda Aceh.Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di UPTD PAnti Asuhan Nirmala Banda Aceh yang berjumlah 60 orang. Sampel dalam peneltian ini adalah keseluruhan dari populasi, yang berjumlah 60 orang dengan teknik probability sampling. Dalam penelitian ini analisis data yan digunakan adalah metode analisis korelasi, serta pengambilan data menggunakan skala persepsi terhadap lingkungan sekolah dan moral. Persepsi terhadap lingkungan sekolah merupakan salah satu variable yang memberikan sumbangan relative terhadap moral yaitu sebesar 66,7% sedangkan 33,3% dipengaruhi oleh faktor lain.Hal ini menjelaskan bahwa semakin baik persepsi terhadap lingkungan sekolah yang diterima oleh remaja maka semakin baik pula moral remaja tersebut. Begitu juga sebaliknya semakin tidak baik persepsi terhadap lingkungan sekolah yang diterima oleh individu maka semakin tidak baik pula moral remaja tersebut. Kata kunci: persepsi, lingkungan sekolah, moral remaja.
DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA INTI TERHADAP KESEPIAN PADA LANSIA UPTD RUMOH SEUJAHTRA GEUNASEH SAYANG ULEE KARENG BANDA ACEH Yusniar Idris; Noni Apriana
Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Ilmiah Psikologi An Nafs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dukungan sosial keluarga inti adalah suatu dorongan atau bantuan nyata seperti kenyamanan dan perhatian yang diberikan oleh orang-orang di sekitar individu. Kesepian adalah reaksi dari ketiadaan jenis-jenis tertentu dari suatu hubungan yang bermakna dengan orang lain. Begitu juga dengan fenomena yang dialami oleh lansia yang tinggal dip anti jompo, dimana semakin sedikitnya dukungan social keluarga inti yang mereka dapatkan maka semakin tinggi pula tingkat kesepian yang mereka alami, sehingga adanya pengaruh dukungan social keluarga inti terhadap kesepian pada lansia. Penelitian ini bertujuan untukmelihat pengaruh dukungan social keluarga inti terhadap kesepian pada lansia.Populasi dalam penelitian ini adalah lansia di UPTD Rumoh Seujahtra Geunaseh Sayang Ulee Kareng Banda Aceh yang berjumlah 70 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 orang, yang diambil dari 70 orang jumlah keseluruhan populasi dengan menggunakan teknik probability sampling. Penelitian ini menggunakan analisis data metode analisa regresi, serta pengambilan data menggunakan skala dukungan sosial keluarga inti dan skala kesepian. Hasil analisis data didapatkan koefisien regresi (R) sebesar 0,747 yaitu berarti dukungan social memiliki hubungan dengan kesepian secara signifikan dengan sumbangan relative sebesar 0,558 artinya sebesar 55,8% kesepian dipengaruhi oleh dukungan social, sedangkan 44,2%nya dipengaruhi oleh faktor lain seperti usia, status perkawinan, gender, status ekonomi, pengaruh budaya, pengalaman dan lingkungan.Kata kunci: Dukungan Sosial Keluarga Inti, kesepian dan Lansia.

Page 1 of 1 | Total Record : 8