cover
Contact Name
Arif Setiawan
Contact Email
kembara@umm.ac.id
Phone
+6285649955997
Journal Mail Official
kembara@umm.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KEMBARA
ISSN : 24427632     EISSN : 24429287     DOI : -
Core Subject : Education,
KEMBARA diterrbitkan sejak April 2015 oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Malang. KEMBARA memuat artikel hasil penelitian bahasa, sastra, dan pengajarannya, yang diterbitkan pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
POSTMODERNISME PADA NOVEL MARYAMAH KARPOV KARYA ANDREA HIRATA Radfan Faisal
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 1 (2015): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i1.2334

Abstract

POSTMODERNISME PADA NOVEL MARYAMAH KARPOV KARYA ANDREA HIRATA Radfan Faisal Jawa Pos Radar Bromo radfanfaisal@rocketmail.com Abstrak: Penelitian mendeskripsikan aspek-aspek postmodernisme yang terdapat dalam novel Maryamah Karpov karya Andrea Hirata. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan sosiologi sastra, jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif yang bersifat eksploratif. Sumber data penelitian ini adalah novel Maryamah Karpov karya Andrea Hirata. Data dalam penelitian ini berupa kutipan-kutipan cerita yang memiliki relevansi dengan permasalahan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa postmodernisme dalam novel Maryamah Karpov karya Andrea Hirata meliputi ekletisisme, parodi, pastiche, ironi, dan camp. Kelima aspek tersebut menjadi sesuatu yang baru dalam novel Maryamah Karpov. Ekletisisme yang diungkapkan berupa perpaduan budaya asing ke dalam budaya sendiri di mana pun tokoh berada. Unsur parodi diungkapkan dalam bentuk sifat mendramatisasi suatu kejadian yang dibangun dari perasaan tokoh. Bentuk pastiche terwujud dalam apresiasi yang tinggi terhadap teks-teks masa lalu yang dialami tokoh. Bentuk ironi yang terjadi menggambarkan suatu kejadian yang tidak sesuai dengan harapan dan sudah menjadi takdir yang harus dijalani tokoh. Bentuk camp lebih menekankan pada gaya arsitektur dan dekoratif yang indah yang ditemui oleh tokoh. Kata kunci: postmodernisme, ekletisisme, pastiche, parodi, ironi dan camp Abstract: This study describes postmodernism aspects in the novel Maryamah Karpov written by Andrea Hirata. This qualitative study uses the literary sociology approach. Furthermore, it employs explorative descriptive method. The data source was the novel from which quotations of the story which were relevant with the research problems were collected and analyzed. The results show that postmodernism in the novel Maryamah Karpov by Andrea Hirata covered eclecticism, parody, pastiche, irony, and camp. The five aspects were new things in the novel. The exposed eclecticism was the foreign culture mixing into the indigenous culture of the characters. The parody was exposed in dramatization of events created from the characters’ feelings. The pastiche was reflected in the characters’ strong aspiration of the old texts. The irony illustrated the characters’ unexpected events and destiny. The camp put emphasis on architectural and decorative styles. Key words: postmodernism, eclecticism, parody, pastiche, irony, and camp
SISTEM RELIGI MASYARAKAT BALI DALAM NOVEL “SUKRENI GADIS BALI” KARYA A.A. PANDJI TISNA Riza Fahmi
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 1 (2015): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i1.2335

Abstract

SISTEM RELIGI MASYARAKAT BALI DALAM NOVEL “SUKRENI GADIS BALI” KARYA A.A. PANDJI TISNA Riza Fahmi MTSN 1 Negara Bali riezaa87@gmail.com Abstrak: Penelitian ini mendeskripsikan realitas budaya masyarakat Bali dalam novel Sukreni Gadis Bali karya A.A. Pandji Tisna yang dihubungkan dengan sistem religi. Penelitian ini menggunakan pendekatan antropologi sastra, jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode penelitian ini adalah deskriptif analisis. Sumber data dalam penelitian in berupa novel Sukreni Gadis Bali karya A.A. Pandji Tisna. Data dalam penelitian ini berupa kata, frase, atau kalimat yang berupa satuan cerita yang menggambarkan realitas budaya masyarakat Bali khususnya dalam konteks sistem religi. Hasil penelitian ini berupa; Pertama, sistem religi/kepercayaan terhadap penjelmaan Tuhan. Kedua, sistem kepercayaan masayarakat Bali terhadap Penjelmaan Ida Sanghyang Widhi Wasa sesuai dengan fungsi dan tempat-Nya Berstana. Ketiga, sistem religi/kepercayaan terhadap hukum timbal-balik/sebab-akibat (karmaphala). Keempat, kepercayaan masyarakat Bali tentang sekte-sekte Siwa yang berpengaruh di pulau Bali.Kata kunci: sistem religi, kepercayaan pada Tuhan, hukum timbal balikAbstract: This study describes the reality of Balinese culture in the novel Sukreni Gadis Bali by AA Pandji Tisna associated with the religion system. This descriptive, qualitative study uses anthropological approach to literature. The source of data was the novel Sukreni Gadis Bali by AA Pandji Tisna. The data were the units of story in the form of words, phrases, or sentences representing the reality of Balinese culture in the context of the religion system. The results are: (1) the system of religion/belief in the incarnation of God; (2) the Balinese belief system of the Incarnation Ida Trance Widhi Wasa in accordance with its function and place of Berstana; (3) the system of religion/belief in the law of causality (karmaphala); and (4) Balinese belief in the influential Siwa sects in Bali. Key words: religion system, belief in God, causal law
PEMBELAJARAN MENULIS NASKAH DRAMA DENGAN STRATEGI MENULIS TERBIMBING (SMT) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KREATIVITAS BERSASTRA Tuti Kusniarti
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 1 (2015): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i1.2336

Abstract

 Penelitian ini mendeskripsikan upaya pembelajaran menulis naskah drama sebagai kreativitas bersastra siswa SMA di Malang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar menulis naskah drama yang dialami siswa terletak pada penentuan tema dan topik yang akan dibahas. Kedua, pembelajaran menulis yang terjadi di sekolah-sekolah yang menjadi subjek penelitian, kurang sekali memberikan informasi tentang perkembangan dunia kesasteraan, keterbatasan guru akan materi sastra juga menjadi kendala tidak menariknya kegiatan belajar menulis naskah drama.Kata kunci: menulis, naskah drama, strategi menulis terbimbing (SMT)Abstract: This study describes the learning of playwriting through guided writing strategy as an effort of improving senior high school students’ literary creativity in Malang. This study is qualitative descriptive. The data were collected from observation, interviews, questionnaires, and documentation. The results showed: (1) the learning difficulties experienced by the students lay in the determination of themes and topics to be discussed; (2) the learning of playwriting in the sample schools lacked of providing information about the development of the literary filed; (3) the teacher’s insufficient mastery literary material made the learning of playwriting uninteresting; and (4) the application of Guided-Composition Strategy facilitated the students in playwriting.Keywords: writing, playwright, guided-writing strategy (SMT)
PENGEMBANGAN BLOG MENULIS BERITA UNTUK MAJALAH SEKOLAH SEBAGAI MEDIA PEMBINAAN EKSTRAKURIKULER JURNALISTIK BAGI SISWA SMA Ardi Wina Saputra
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i2.2609

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan menghasilkan blog menulis berita sebagai wadah pembinaan kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik, dan mendeskripsikan keefektifan media tersebut sebagai wujud pembinaan ekstrakurikuler jurnalistik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan model Research and Development (R&D). Data dikumpulkan dengan menggunakan angket. Blog terdiri dari lima menu materi utama yang dikemas menggunakan tampilan Word Press. Hasil uji validasi 75% dan uji lapangan 94%, sehingga produk layak untuk diimplementasikan.Kata kunci: ekstrakurikuler jurnalistik, majalah sekolah.Abstract: This study aimed to produce writing news Blog as a training medium of journalistic extracurricular activities and to describe the effectiveness of the medium as a form of extracurricular journalism training. The design of the study was Research and Development (R & D). The data were collected using a questionnaire. The Blog menu consisted of five main rubrics set up using WordPress display. Result of the validation test was 75 % and the field test was 94 %; thus, the product deserves to be implemented. Keywords: extracurricular journalism, a school magazine
KATA SERAPAN BAHASA SANSKERTA DALAM BAHASA INDONESIA Arif Budi Wurianto
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i2.2610

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mendeskripsikan tentang linguistis (1) kosakata bahasa Melayu yang diperoleh dari bahasa Sansekerta dan (2) perubahan bahasa Sanskerta dalam bahasa Melayu dan bahasa Indonesia. Penelitian ini bercorak kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian berasal dari dokumen tertulis berupa kamus, yaitu “Dictionaire Malais-Français Par L’abbé P. Favre, Vienne Imprimerie Impériale Et Royale, Tahun MDCCCLXXV Paris, buku 1 (917 halaman) dan Buku 2 (879 halaman)”. Hasil penelitian ini, dari 413 kosakata bahasa Melayu yang berasal dari bahasa Sanskerta menunjukkan (1) kosakata bahasa Sanskerta ada yang mengalami perubahan bentuk dan ada pula yang tetap sebagaimana bahasa asli Sanskerta, (2) perubahan makna terjadi bilamana (a) kata Sanskerta sama dengan bahasa Melayu dan berubah dalam bahasa Indonesia, (b) kata Sanskerta sama dengan bahasa Indonesia dan berubah dalam bahasa Melayu, (c) kosakata Sanskerta ditemukan dalam bahasa Melayu dan tidak menjadi bahasa Indonesia, dan (d) serapan Sanskerta dalam bahasa Melayu ditemukan juga dalam bahasa Kawi (Jawa Kuno), bahasa Jawa, dan bahasa Sunda, tetapi tidak/belum menjadi kosakata bahasa Indonesia.Kata kunci: bahasa Sanskerta, bahasa Melayu, bahasa Indonesia, kata serapanAbstract: This study aimed to obtain a linguistic description of (1) the vocabulary of the Malay language derived from Sanskrit and (2) the changing of Sanskrit in Malay and Indonesian languages. The data source was a written document, “Dictionaire Malais-Français Par L’abbé P. Favre, Vienne Imprimerie Impériale Et Royale, Tahun MDCCCLXXV Paris, Book 1 (917 pages) and Book 2 (879 pages)”. The results showed that out of 413 Malay vocabularies derived from the Sanskrit: (1) there were some Sanskrit words which underwent changing of form and some others were fixed as the original Sanskrit; (2) the change of meaning occurred when (a) Sanskrit words were identical with Malay and changed into Indonesian, (b) Sanskrit words were identical with Indonesian and changed into Malay, (c) Sanskrit vocabulary were found in Malay and notbecome Indonesian, and (d) absorption of Sanskrit in Malay was also found in Old Javanese, Javanese, and Sundanese, but not/has not become Indonesian vocabulary.Keywords: Sanskrit, Malay, Indonesian, absorbed words
BENTUK KATA DAN POLA BUNYI PADA KAPATU PUISI BERBAHASA DAERAH BIMA Desy Ari Sandi
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i2.2611

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mendeskripsikan bentuk rima dan pola bunyi pada kapatu puisi berbahasa daerah Bima. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, metode yang digunakan deskriptif analisis. Sumber data dalam penelitian ini adalah berupa transkripsi kapatu yang dituturkan oleh seorang petuah di desa Sape Kecamatan Bima yang bernama M. Fadli Mansyur. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata pada setiap baris dan bait yang terdapat pada kumpulan kapatu daerah Bima yang mengambarkan stile penulisan pada kapatu. Hasil penelitianterdapat beberapa kata yang mengalami bentukan dan pola bunyi pada kapatu.Kata Kunci: bentuk kata, kapatuAbstract: This study aimed to describe the form of rhyme and sound patterns in kapatu poem in Bima local language. This research was descriptive, qualitative in nature. The data of this study were the words on each line and stanza in a kapatu collection found Bima which represented writing style on kapatu. They were taken from kapatu scripts spoken by a maxim in the village Sape, District of Bima, named M. Fadli Mansour. The results of this study showed that there were some words that undertook formation and sound patterns onkapatu.Keywords: word form, kapatu
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MENULIS KEMBALI DONGENG UNTUK SISWA SMP KELAS VII Encil Puspitoningrum
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i2.2612

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model bahan pembelajaran menulis kembali dongeng yang dibaca menggunakan pendekatan kontekstual untuk siswa SMP kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan deskriptif kuantitatif. Rancangan penelitian ini diadaptasi dari model desain sistem pembelajaran Pannen dan Purwanto 2001. Hasil uji bahan ajar dengan ahli sastra menghasilkan rata-rata kelayakan sebesar 68,18%, ahli pembelajaran 82,35%, guru Bahasa Indonesia 91,17%, dan siswa 88,12%. Kesimpulan utama penelitian pengembangan yaitu pengembangan bahan ajar ini dapat digunakan sebagai alternatif bahan pembelajaran menulis dongeng, pembelajaran menulis dongeng menjadi lebih bermakna dan menarik bagi siswa.Kata Kunci: bahan ajar, menulis dongeng, pendekatan kontekstualAbstract: This study aimed to develop a model of learning materials on rewriting fairy tales read by using a contextual approach for the seventh graders of junior high school. This is a development research using descriptive quantitative method. The design of this study was adapted from Pannen and Purwanto’s instructional model 2001. The results of the tryout test conducted by an expert in literature, an expert in language teaching, an Indonesian language teacher, and students showed that the learning materials were feasible with the percentage of 68.18 %, 82.35 %, 91.17 %, and 88.12 % respectively. The conclusion revealed that the teaching materials can be used as an alternative material to write fairy tales so that learning to write fairy tales become more meaningful and interesting for the students.Keywords: teaching materials, write fairy tales, contextual approach
SIKAP HIDUP MASYARAKAT MADURA DALAM KUMPULAN CERPEN MATA BLATER KARYA MAHWI AIR TAWAR Faizin Faizin
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i2.2613

Abstract

Abstrak: Penelitian ini mendeskripsikan sikap hidup masyarakat Madura yang dikaitkan dengan kehidupan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra dan jenis penelitian adalah kualitatif. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis. Sumber data dalam penelitian ini adalah kumpulan cerpen Mata Blater karya Mahwi Air Tawar dan diterbitkan pada tahun 2010, datanya berupa satuan cerita dari kutipankutipan yang sesuai dengan tujuan dan fokus penelitian. Hasil penelitian meliputi dua sikap; (1) sikap hidup masyarakat Madura yang hormat dan patuh terhadap orang tua, kiai, dan pejabat, (2) sikap hidup masyarakat Madura yang pemberani dalam segala aspek kehidupan.Kata Kunci: sikap hidup, hormat dan patuh, pemberaniAbstract: This study aimed to describe the Madurese people’s life attitude associated with their social life. This study used the literary sociology approach which is qualitative in nature. The method was descriptive analysis. The data were the story units quoted in accordance with the purposes and focus of this study. The source of data was the short story collection of Mata Blater (abbreviated MB) written by Mahwi Air Tawar and published in 2010. The results covered two types of attitude: (1) the honorable and obedient attitude ofMadurese people towards parents, kiai, and officers and (2) courageous attitude of Madurese people in every aspect of life.Keywords: life attitude, respect and obedience, braver
TINDAK TUTUR GURU DALAM PEMBELAJARAN MENULIS DENGAN KOMPOSISI TERARAH BERDASARKAN TINGKAT KOGNISI SISWA Gigit Mujianto
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i2.2614

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur guru dalam pembelajaran menulis dengan komposisi terarah berdasarkan tingkat kognisi siswa kelas VIII di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosio pragmatik, jenis penelitian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Data penelitian ini berupa tindak tutur guru dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia. Sumber data penelitian ini berupa guru mata pelajaran bahasaIndonesia. Hasil penelitian menggambarkan: (1) tindak tutur guru dalam pembelajaran menulis dengan komposisi terarah tingkat pengetahuan, (2) tindak tutur guru dalam pembelajaran menulis dengan komposisi terarah tingkat pemahaman, (3) tindak tutur guru dalam pembelajaran menulis dengan komposisi terarah tingkat penerapan, (4) tindak tutur guru dalam pembelajaran menulis dengan komposisi terarah tingkat analisis, (5) tindak tutur guru dalam pembelajaran menulis dengan komposisi terarah tingkat sintesis, dan (6) tindak tutur guru dalam pembelajaran menulis dengan komposisi terarah tingkat evaluasi.Kata kunci: tindak tutur, pembelajaran menulis, tingkat kognisi siswaAbstract: This study aimed to describe the teachers’ speech acts in teaching guided composition based on the 8th graders’ cognition level at Junior High Schools (SMP) Malang municipality. This qualitative study used socio-pragmatic approach. The method used was descriptive analysis. The research data were the teachers’ speech acts in teaching and learning process of Indonesian language. The data source was the teachers of Indonesian language. The research results showed: (1) the teachers’ speech acts in the teaching of guidedcomposition in the knowledge level, (2) the teachers’ speech acts in the teaching of guided composition in the comprehension level, (3) the teachers’ speech acts in the teaching of guided composition in the application level, (4) the teachers’ speech acts in the teaching of guided composition in the analysis level, (5) the teachers’ speech acts in the teaching of guided composition in the synthesis level, and (6) the teachers’ speech acts in the teaching of guided composition in the evaluation level. Keywords: speech act, learning of composition, students’ cognition level
KEARIFAN LOKAL DALAM TRADISI LISAN KEPERCAYAAN RAKYAT UNGKAPAN LARANGAN TENTANG KEHAMILAN, MASA BAYI, DAN KANAK-KANAK MASYARAKAT MINANGKABAU WILAYAH ADAT LUHAK NAN TIGO Hasanuddin WS
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 2 (2015): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i2.2615

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kearifan lokal dalam tradisi lisan kepercayaan rakyat ungkapan larangan masa kehamilan, masa bayi, dan kanak-kanak masyarakat Minangkabau wilayah adat Luhak Nan Tigo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif. Sumber data adalah masyarakat Miangkabau wilayah adat Luhak Nan Tigo. Data dalam penelitian ini berupa kata, kalimat, dan tradisi lisan masyarakat Minangkabau wilayah adat Luhak Nan Tigo. Hasil penelitian ini berupa (1) nilai tradisi Minangkabau wilayah adat Luhak Nan Tigo yang memiliki pengetahuan tentang alam yang nyata (natural) dan alam taknyata (supranatural) dan hubungan sebab-akibat, (2) nilai tradisi Minangkabau wilayah adat Luhak Nan Tigo dalam hal mendidik dan menanamkan nilai-nilai kehidupan kepada generasi penerusnya dilakukan sejak masih di dalam kandungan dengan mengutamakan pendekatan contoh atauketauladanan, dan (3) nilai tradisi Minangkabau wilayah adat Luhak Nan Tigo yang menjadikan keluarga sebagai basis pendidikan.Kata kunci: kearifan lokal, kepercayaan rakyat, masyarakat Minangkabau, Luhak Nan TigoAbstract: This study aimed to describe the local wisdom in the oral tradition of folk beliefs in forbidden expressions of pregnancy, infancy, and childhood of Minangkabau indigenous territories Luhak Nan Tigo. This qualitative study used descriptive analysis method. The data were in the form of words, sentences, and oral traditions of Miangkabau indigenous communities. The data source was the Miangkabau indigenous living in Luhak Nan Tigo territory. The results of this study were: (1) the value of indigenous Minangkabau tradition of Luhak Nan Tigo territory who have both natural and supernatural knowledge and their causal relationships, (2) the value of indigenous Minangkabau tradition of Luhak Nan Tigo territory in educating and inculcating the values? of life to future generations from womb by prioritizing modeling approach, and (3) the value of indigenous Minangkabau tradition Luhak Nan Tigo territory which makes family as a basis of education.Keywords: local wisdom, people belief, Minangkabau community, Luhak Nan Tigo