cover
Contact Name
Arif Setiawan
Contact Email
kembara@umm.ac.id
Phone
+6285649955997
Journal Mail Official
kembara@umm.ac.id
Editorial Address
Jalan Raya Tlogomas 246 Malang
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
KEMBARA
ISSN : 24427632     EISSN : 24429287     DOI : -
Core Subject : Education,
KEMBARA diterrbitkan sejak April 2015 oleh Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Muhammadiyah Malang. KEMBARA memuat artikel hasil penelitian bahasa, sastra, dan pengajarannya, yang diterbitkan pada bulan April dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 451 Documents
Daftar Isi KEMBARA, Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol.1, No.1, April 2015 Daftar Isi
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 1 (2015): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i1.2323

Abstract

KEMBARA Vol. 1 No. 1 April 2015 ISSN 2442-7632 DAFTAR ISI Sikap Hidup Wanita Jawa dalam Novel ”Bekisar Merah” dan Novel ”Midah Si Manis Bergigi Emas” 1-10 Arif Setiawan Penggunaan Umpatan dalam Bahasa Madura 11-25 Arifatu Faizun Makna Pemakaian Bentuk -La dalam Bahasa Palembang 26-33Astuti Perilaku Tokoh KH. Ahmad Dahlan dalam Novel Sang Pencerah Karya Akmal Nasery Basral 34-42 Fenty Windy Anurkarina Struktur Kalimat Tunggal dalam Krangan Bahasa Indonesia Mahasiswa Asing Tingkat Pemula di IPA UMM 43-53 M. Isnaini Perilaku Bahasa Diaspora Orang Bali di Jawa Timur: Kajian Sosiolinguistik 54-62 Ni Wayan SartiniPola Pemberitaan Pencalonan Presiden Joko Widodo dalam Berita Kompas. Com Edisi 11 Maret hingga 5 April 2014 63-76Noor Hidayat Penerapan Model Lingkaran Sastra dan Pedagogi Reflektif dalam Mningkatkan Kemampuan Mengapresiasi Sastra 77-85Purwati Anggraini Postmodernisme pada Novel Maryamah Karpov Karya Andrea Hirata 86-95 Radfan Faisal Sistem Religi Masyarakat Bali dalam Novel Sukreni Gadis Bali Karya A.A. Pandji Tisna 96-107 Riza Fahmi Pembelajaran Menulis Naskah Drama dengan Strategi Menulis Terbimbing (SMT) sebagai Upaya Peningkatan Kreativitas Bersastra 108-116 Tuti Kusniarti
Petunjuk Penulisan KEMBARA, Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Petunjuk Penulisan
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 1 (2015): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i1.2324

Abstract

KEMBARA Vol. 1 No. 1 April 2015 ISSN 2442-7632 PETUNJUK BAGI (CALON) PENULIS 1. Artikel yang ditulis untuk KEMBARA adalah hasil penelitian bahasa, sastra, dan pengajarannya. Naskah diketik dengan program Microsoft Word dan huruf Times New Roman ukuran 12 pts, dengan spasi at least 12 pt, dicetak pada kertas A4 sepanjang 15-20 halaman, dan diserahkan dalam bentuk print-out sebanyak 3 eksemplar beserta soft-copy (file). Pengiriman file juga dapat dilakukan sebagai attachment e-mail ke alamat: kembara15@yahoo.com 2. Nama penulis dicantumkan tanpa gelar akademik ditempatkan di bawah judul artikel, disertai lembaga asal dan alamat korespondensi (e-mail). Dalam hal naskah ditulis oleh tim, penyunting hanya berhubungan dengan penulis utama atau penulis yang namanya tercantum pada urutan pertama. 3. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia atau Inggris secara benar dengan mengikuti ketentuan dalam pedoman penulisan untuk karya ilmiah. Judul artikel ditulis dengan huruf kapital di tengah-tengah dengan ukuran 14 point. Adapun subjudul ditulis mulai margin kiri lurus tanpa menggunakan penomoran. Sub-subjudul dibedakan atas dasar peringkat hurufnya dan dicetak tebal miring. Judul artikel dalam bahasa Indonesia tidak lebih dari 14 kata, sedangkan judul dalam bahasa Inggris tidak lebih dari 12 kata. 4. Artikel ditulis dengan sistematika: judul, nama penulis, lembaga asal, alamat korespondensi (e-mail); abstrak (ditulis dalam dua bahasa (Indonesia dan Inggris) panjang masing-masing abstrak 100-120 kata); berisi tujuan, metode, hasil penelitian dan kesimpulan utama); kata kunci (3-5 kata); pendahuluan (berisi latar belakang, konteks penelitian, hasil kajian pustaka, dan tujuan penelitian, yang semuanya dipaparkan secara terintegrasi dalam bentuk paragraf-paragraf, dengan persentase 15-20% dari keseluruhan artikel); metode (berisi paparan dalam bentuk paragraf tentang rancangan penelitian, sumber data, teknik pengumpulan data, dan analisis data yang secara nyata dilakukan peneliti, dengan persentase 10-15% dari keseluruhan artikel); hasil dan pembahasan (hasil penelitian berisi paparan hasil analisis yang berkaitan dengan pertanyaan penelitian, sedangkan pembahasan berisi pemaknaan hasil dan perbandingan dengan teori dan/atau hasil penelitian sejenis, dengan persentase 40-60% dari keseluruhan artikel); kesimpulan (berisi temuan penelitian yang berupa jawaban atas pertanyaan penelitian atau berupa intisari hasil pembahasan, yang disajikan dalam bentuk paragraf); daftar pustaka (memuat sumber-sumber yang dirujuk dan semua sumber yang dirujuk harus tercantum dalam daftar pustaka) 5. Sumber rujukan sedapat mungkin berupa pustaka terbitan mutakhir dan diutamakan rujukan yang digunakan adalah sumber-sumber primer berupa artikel-artikel penelitian dalam jurnal/majalah ilmiah atau laporan penelitian (skripsi, tesis, disertasi). 6. Perujukan/pengutipan menggunakan teknik rujukan berkurung dan untuk kutipan langsung disertai pencatuman nomor halaman tempat asal kutipan, misalnya: (Brown, 2011: 47). 7. Daftar pustaka disusun secara alfabetis dan kronologis dengan urutan seperti contoh berikut. Buku: Brown, Penelope & Stephen C. Levinson. 2011. Politeness: Some Universals in Language Usage. Cambridge: University Press. Artikel dalam Jurnal atau Majalah: Mujianto, Gigit. 2012. ”Pemakaian Tuturan Imperatif Calon Guru dalam Interaksi Belajar-Mengajar pada Pembelajaran Mikro di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang”, Humanity, Jurnal Penelitian Sosial. Volume 8, Nomor 1, hlm. 155-162. Internet: Slembrouck, Stef. 2003. ”What Is Meant by Discourse Analysis?” Ditulis dalam http://bank.rug.ac.be/da/da.htm; diakses tanggal 19 Maret 2003. 8. Semua naskah ditelaah secara anonim oleh mitra bestari (reviewers) yang ditunjuk oleh penyunting menurut bidang kepakarannya. Penulis artikel diberi kesempatan untuk melakukan perbaikan (revisi) naskah atas dasar rekomendasi/saran dari mitra bestari atau penyunting. Kepastian pemuatan atau penolakan naskah akan diberitahukan secara tertulis. 9. Segala sesuatu yang menyangkut perizinan pengutipan atau penggunaan software komputer untuk pembuatan naskah atau ihwal lain yang terkait dengan HaKI yang dilakukan oleh penulis artikel, berikut konsekuensi hukum yang mungkin timbul karenanya, menjadi tanggung jawab penuh penulis artikel.
SIKAP HIDUP WANITA JAWA DALAM NOVEL BEKISAR MERAH DAN NOVEL MIDAH SI MANIS BERGIGI EMAS Arif Setiawan
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 1 (2015): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i1.2326

Abstract

SIKAP HIDUP WANITA JAWA DALAM NOVEL BEKISAR MERAH DAN NOVEL MIDAH SI MANIS BERGIGI EMAS Arif Setiawan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Malang arifsetiawan1988@gmail.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sikap hidup wanita Jawa dalam novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari dan Midah Si Manis Bergigi Emas Karya Pramoedya Ananta Toer yang dikaitkan dengan kehidupan sehar-hari, sehingga menjadi refleksi dalam bersikap dan bertindak terhadap Tuhan, dirinya, dan orang lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra, jenis peneletian ini adalah kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis. Sumber data berupa novel Bekisar Merah Karya Ahmad Tohari dan novel Midah Si Manis Bergigi Emas karya Pramoedya Ananta Toer. Data dalam penelitian ini berupa berupa satuan cerita dari kutipan-kutipan yang sesuai dengan tujuan dan fokus penelitian. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini beruapa; Pertama, sikap hidup wanita Jawa dalam kehidupan beragama. Kedua, sikap hidup wanita Jawa dengan dirinya sendiri. Ketiga, sikap hidup wanita Jawa dalam lingkup bermasyarakat. Kata Kunci: Sikap hidup, wanita Jawa Abstract: This study aims to describe the attitude of Javanese women living in the Bekisar Merah novel by Ahmad Tohari and Midah Si Manis Bergigi Emas Pramoedya Ananta Toer work associated with everyday life, so that it becomes a reflection of behaving and acting against God, themselves, and others. This study uses the approach of sociology of literature, this type of peneletian is qualitative. The method used in this research is descriptive analysis. Sources of data in the form of the novel Red Bekisar work Ahmad Tohari and Midah novel Midah Si Manis Bergigi Emas Pramoedya Ananta Toer. The data in this research is a form of story units of quotations in accordance with the purpose and focus of the study. Results obtained from this study beruapa; First, attitudes Javanese women in religious life. Second, the attitude of Javanese women live with himself. Third, the attitude of Javanese women living within the community. Keywords: attitudes, women Java
PENGGUNAAN UMPATAN DALAM BAHASA MADURA Arifatu Faizun
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 1 (2015): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i1.2327

Abstract

PENGGUNAAN UMPATAN DALAM BAHASA MADURA Arifatu Faizun SMAI Raden Fatah arifatufaizun9@gmail.com Abstrak: penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan umpatan dalam bahasa Madura yang dikaitkan dengan pola kehidupan sehari-hari dalam masyarakat Madura. Hal ini didasarkan pada setiap daerah yang memilik ragam umpatan berdasarkan konteksnya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Sumber data dalam penelitian ini adalah percakapan dalam bahasa Madura (langsung dari informan), baik yang dilakukan oleh laki-laki dan perempuan, baik tua maupun muda. Data dalam penelitian ini adalah berupa uraian kata-kata atau kalimat yang mengandung umpatan bahasa Madura. Hasil penelitian adalah penggunaan umpatan dalam bahasa Madura berdasarkan konteks penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Kata kunci: Umpatan, bahasa Madura Abstract: This study aimed to describe the use of calumny in Madurese language associated with the pattern of everyday life in the Madurese community. It is based on each area having an aspersion variance based on the context. The approach used in this study is a qualitative approach. The method used in this research is descriptive method of analysis. Source of data in this study is a conversation in the language of Madura (directly from informants), both by men and women, both young and old. The data in this study is the description of words or sentences containing aspersion Madurese language. The results of the study is the use of calumny in Madurese by its use in the context of everyday life. Keywords: aspersion, Madurese language
MAKNA PEMAKAIAN BENTUK -LA DALAM BAHASA PALEMBANG Astuti .
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 1 (2015): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i1.2328

Abstract

MAKNA PEMAKAIAN BENTUK -LA DALAM BAHASA PALEMBANG AstutiSMP PGRI Srikaton Musi Rawas Sumatera Selatanaaspicces@yahoo.com Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna pemakaian bentuk -la dalam bahasa Palembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, adapun jenis penelitian adalah kualitatif. Sumber data dalam penelitian in berupa tuturan lisan berbahasa Palembang yang peneliti peroleh dari komunikasi antaranggota komunitas masyarakat Palembang. Dalam hal ini subjek penelitian adalah masyarakat Desa Tribina Suro, SUM-SEL. Data dalam penelitian ini berupa kata, frase, klausa, dan tata kalimat bentuk -la dalam bahasa Palembang. Hasil penelitian ini adalah deskripsi Makna bentuk -la dapat dikategorikan menjadi empat makna, yaitu bentuk -la sebagai makna umpatan, bentuk -la sebagai makna pemberitahuan, bentuk -la sebagai makna perintah, dan bentuk -la Sebagai makna Penekanan. Kata Kunci: analisis, bentuk, makna. ABSTRACT: This research is descriptive study about variation of particle -la in Palembang language. The problems here area (1) How is the descrition of form -la in Palembang language? (2) How is the descriptive meaning of form -la in Palembang language? (3) How is the descriptive meaning of form -la in Palembang language grammer? (4) How is correlation of using form -la with sense value and local cultural understanding in Palembang? Generally, the aim of is to describe variation of form -la in Palembang language. Theory that is used here is morphology ang semantic. Morphology theory is a science that studies about words form and the influense of form changes toward meaning groups. The approach of the research used qualitative. It is descriptive method that it can be understood as procedure series that is used in the effort of problem solving that is investigated by explaining or describing meaning in the use of particle -la in Palembang language based on the facts invisibly or as they are. The data of the research is forms and grammars in using particle -la in Palembang society for communication. Data subject in this study is community of residents in Suro, Palembang, shouth Sumatra Selatan. The result is in the description of form -la meaning can be categoriozed to be four meaning; they are, form -la as verbal abuse, form -la as notification. Also, form -la is as command, and form -la is as compression. Key Words: analysis, form, meaning.
PERILAKU TOKOH KH. AHMAD DAHLAN DALAM NOVEL SANG PENCERAH KARYA AKMAL NASERY BASRAL Fenty Windy Anurkarina
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 1 (2015): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i1.2329

Abstract

PERILAKU TOKOH KH. AHMAD DAHLANDALAM NOVEL SANG PENCERAH KARYA AKMAL NASERY BASRAL Fenty Windy AnurkarinaIndonesia Interactive Standard School Malang (IISSM)fenty.windee@gmail.comAbstrak: Penelitian ini mendeskripsikan perilaku K.H. Ahmad Dahlan dalam novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari, sehingga bisa dijadikan tolak ukur bagi segenap masayarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis sosiologi sastra, sedangkan pendekatan penelitiannya adalah kualitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Sumber datanya berupa novel Sang Pencerah karya Akmal Nasery Basral, data dalam penelitin ini berupa satuan cerita dari kutipan-kutipan yang sesuai dengan tujuan dan fokus penelitian. Hasil penelitian ini sebagai berikut; (1) perilaku tokoh K.H. Ahmad Dahlan yang berani dalam memberikan terobosan baru dalam sendi kehidupan. (2) perilaku tokoh K.H. Ahmad Dahlan yang prinsipil dalam mempertahankan ide dan gagasannya. (3) perilaku tokoh K.H. Ahmad Dahlan yang sabar dalam menghadapi segala cobaan. Kata Kunci: perilaku, sabar, berani, dan prinsipil Abstract: This study describes KH. Ahmad Dahlan’s behavior in the novel Sang Pencerah by Akmal Nasery Basral associated with everyday life, so it becomes a reflection of the people. This study uses the literary sociology approach which is qualitative in nature. The method used in this study is descriptive analysis. The source of data is the novel Sang Pencerah by Akmal Nasery Basral. The data are story units quoted in accordance with the purpose and focus of the study. The findings are: (1) KH Ahmad Dahlan’s courageous behavior in making break-through in aspects of life; (2) KH Ahmad Dahlan’s rigorous behavior in sustaining his ideas; (3) KH Ahmad Dahlan’s enduring behavior in facing all kinds of conflicts. Key words: attitude, enduring, courageous, and rigorous
STRUKTUR KALIMAT TUNGGAL DALAM KARANGAN BAHASA INDONESIA MAHASISWA ASING TINGKAT PEMULA DI BIPA UMM M. Isnaini
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 1 (2015): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i1.2330

Abstract

STRUKTUR KALIMAT TUNGGALDALAM KARANGAN BAHASA INDONESIA MAHASISWA ASING TINGKAT PEMULADI BIPA UMM M. IsnainiProgram Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA)Universitas Muhammadiyah Malangkrisnayumi@yahoo.co.idAbstrak: Penelitian ini mendeskripsikan karakter kalimat tunggal dalam bahasa Indonesia yang ditulis oleh mahasiswa asing tingkat pemula di BIPA UMM. Berdasarkan jenis penelitian ini adalah kualitatif, adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-eksploratif. Sumber data pada penelitian ini adalah pembelajar asing program Darmasiswa di BIPA UMM. Jumlah pembelajar asing dalam satu kelas pemula itu sebanyak tujuh orang, yang terdiri atas 3 orang Asia dengan seorang laki-laki, dan 4 orang Eropa dengan seorang laki-laki. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata dan kalimat dalam bahasa Indonesia yang terdapat pada karangan yang dibuat oleh pembelajar asing tingkat pemula di BIPA UMM. Hasil penelitian menunjukkan; Pertama, kalimat tunggal berpola tidak gramatikal (tidak seksama)-tidak lazim-dipahami. Kedua, kalimat tunggal berpola tidak gramatikal (tidak seksama)-lazim-dipahami. Ketiga, kalimat tunggal berpola gramatikal (seksama)-tidak lazim-dipahami. Keempat, kalimat tunggal berpola gramatikal (seksama)-lazim-dipahami (G-L-D).Kata kunci: bahasa Indonesia, kalimat tunggalAbstract: This study describes single sentence characteristics of the composition written in Indonesian language by the freshmen studying at Darmasiswa Program in BIPA UMM. This qualitative study uses descriptive, explorative analysis. The data sources were the seven freshmen studying at Darmasiswa Program consisting of three Asian (two males, one female) and four European (three females, one male). The data were the words and sentences used in their composition. The results are: (1) ungrammatical (incorrect)-uncommoncomprehensible single sentences; (2) ungrammatical (incorrect)-common-comprehensible single sentences; (3) grammatical (correct)-common- comprehensible single sentences.Key words: Indonesian language, single sentence
PERILAKU BAHASA DIASPORA ORANG BALI DI JAWA TIMUR: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Ni Wayan Sartini
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 1 (2015): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i1.2331

Abstract

PERILAKU BAHASA DIASPORA ORANG BALI DI JAWA TIMUR:KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Ni Wayan SartiniFakultas Ilmu Budaya UNAIR Surabayayaniwiratha@yahoo.com Abstrak: Penelitian ini mendeskripsikan perilaku bahasa diaspora Bali di Jawa Timur. Untuk itu masalah yang akan dibahas adalah: bagaimanakah perilaku bahasa diaspora Bali di Jawa Timur saat berinteraksi dalam berbagai ranah dan bagaimanakah bentuk akomodasi bahasa diaspora Bali dalam komunikasi intraetnik dan antaretnik di Jawa Timur. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan metode observasi dan wawancara dengan masyarakat Bali dengan kriteria tertentu. Observasi dilakukan pada ranah-ranah sosial yaitu ranah agama, ranah keluarga, ranah adat, ranah pendidikan, dan ranah persahabatan (friendship domain). Hasil analisis menunjukkan dalam ranah keluarga, ada tiga bahasa yang digunakan yaitu bahasa Bali, Jawa, dan bahasa Indonesia. Ketiga bahasa tersebut saling menggantikan dalam komunikasi. Dalam ranah agama, bahasa Bali masih tetap dipertahankan ketika melakukan ritual-ritual keagamaan. Dalam ranah persahabatan terjadi campur kode dan alih kode. Campur kode terjadi antara bahasa Bali, bahasa Jawa, dan bahasa Indonesia. Sementara dalam ranah pendidikan, terutama dalam proses belajar mengajar pendidikan agama, bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia. Di samping peristiwa campur kode dan alih kode, dalam interaksi yang dilakukan diaspora Bali juga terjadi akomodasi bahasa. Model akomodasi bahasa masyarakat Bali di Jawa Timur ini ada dua yaitu konvergensi dan divergensi. Dalam interaksi dengan etnik mayoritas yaitu etnik Jawa, masyarakat Bali cenderung berakomodasi ke arah bahasa Jawa.Kata kunci: Diaspora Bali, bahasa, ranah, akomodasiAbstract: This study describes the behavior of Balinese Diaspora in East Java. The issues to discuss are: how Balinese Diaspora was while interacting in a variety of domains and how the accommodation of Balinese Diaspora was in intra-and inter-ethnic communication. This is a qualitative descriptive study. The data were collected through observation and interviews with the Balinese by applying some criteria. The observations were conducted on the social spheres such as religion, family, custom, education, and friendship domains. The result shows that three languages were used in the family sphere, namely Balinese, Javanese and Indonesian which were interchangeable in communication. In the religious sphere, Balinese is still maintained while performing religious rituals. In friendship sphere, code-mixing and code-switching occurred. Code-mixing occurred between Balinese, Javanese, and Indonesian. While in the education sphere, especially in the learning process of religious education, the language used was Indonesian. In addition to the use of codemixing and code-switching, language accommodation also occurred in the interaction of the Balinese Diaspora. There were two Balinese language accommodation models in East Java, namely convergence and divergence. When interacting with majority of Javanese, Balinese tended to accommodate to Javanese language.Keywords: Balinese Diaspora, language, sphere, accommodation
POLA PEMBERITAAN PENCALONAN PRESIDEN JOKO WIDODO DALAM BERITA KOMPAS.COM EDISI 11 MARET HINGGA 5 APRIL 2014 Noor Hidayat
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 1 (2015): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i1.2332

Abstract

POLA PEMBERITAAN PENCALONAN PRESIDEN JOKO WIDODODALAM BERITA KOMPAS.COM EDISI 11 MARET HINGGA 5 APRIL 2014 Noor HidayatJawa Pos Radar Sampitlalasagu@gmail.com Abstrak: Penelitian ini mendeskripsikan pola pemberitaan pencalonan Presiden Joko Widodo dalam situs berita KOMPAS.com edisi 11 Maret hingga 5 April 2014. Penelitian yang termasuk kategori penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan analisis wacana kritis, jenis penelitian penelitian adalah penelitian kualitatif. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analisis. Sumber data dalam penelitian berupa wacana tulis pemberitaan pencalonan presiden Joko Widodo dalam situs berita KOMPAS.com. Wujud data dalam penelitian ini berupa teks yang mengacu kepada bentuk rangkaian kalimat. Hasil penelitian menggambarkan adanya pemakaian pola inklusi pemberitaan yang digunakan oleh wartawan dalam menuliskan berita tentang Joko Widodo pada situs berita KOMPAS.com.Kata kunci: Pola pemberitaan, pola inklusiAbstract: This study describes the patterns of reports on Joko Widodo presidential candidacy in news sites KOMPAS.com March 11 up to April 5, 2014. This study uses the critical discourse analysis approach which is qualitative in nature. The method used in this study is descriptive analysis. The source of data is the written discourse found in the reports on Joko Widodo presidential candidacy in news site KOMPAS.com. The data are the forms of sentence series found in the news texts. The result is the news inclusion patterns used by the reporters in making reports on Joko Widodo presidential candidacy Keywords: news pattern, inclusion pattern
PENERAPAN MODEL LINGKARAN SASTRA DAN PEDAGOGI REFLEKTIF DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI SASTRA Purwati Anggraini
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 1 No. 1 (2015): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v1i1.2333

Abstract

PENERAPAN MODEL LINGKARAN SASTRADAN PEDAGOGI REFLEKTIF DALAMMENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI SASTRA Purwati AnggrainiProgram Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra IndonesiaUniversitas Muhammadiyah Malangpoer1979ang@gmail.com Abstrak: Penelitian ini mendeskripsikan penerapan model pembelajaran lingkaran sastra dan pedagogi reflektif sebagai upaya peningkatan kemampuan dan keterampilan mahasiswa dalam mengapresiasi karya sastra. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan penyebaran angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model lingkaran sastra dan pedagogi reflektif meningkatan kemampuan dan keterampilan mahasiswa dalam mengapresiasi karya sastra. Mahasiswa menjadi lebih aktif dan kritis dalam proses pembelajaran apresiasi sastra. Selain itu, mahasiswa juga mampu menuliskan hasil apresiasi sastra dalam bentuk artikel maupun karya sastra dan media pembelajaran yang dapat dipergunakan mahasiswa untuk media presentasi. Beberapa mahasiswa mempublikasikan artikel apresiasi sastra ke dalam media massa.Kata kunci: model pembelajaran, lingkaran sastra, pedagogi reflektif, pengetahuan, keterampilan.Abstract: This study describes the application of literary circle and pedagogy reflective learning models as an effort to improve the ability and skills of students in appreciating literature. It uses a qualitative descriptive design. The data were obtained through interviews, observation, and questionnaire. The results showed that the application of the literary circle and reflective pedagogy models improved the students’ ability and skills in appreciating literary works. They became more active in the learning process and critical appreciation of literature. In addition, they were also able to write literary appreciation results in the form of articles and literary works as well as learning media that could be used as the media for student presentation. Some students published their literary appreciation articles in the mass media.Key words: learning model, literary circle, reflective pedagogy, knowledge, skills