Articles
32 Documents
Search results for
, issue
"Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence"
:
32 Documents
clear
ANALISIS CRITICAL SUCCESS FACTORS IMPLEMENTAS E-PROCUREMENT DI KABUPATEN PROBOLINGGO
Sri Kustanti;
Hanung Adi Nugroho;
Indriana Hidayah
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
E-procurement merupakan proses pengadaan barang/jasa yang pelaksanaannya dilakukan secara elektronik berbasis web/internet. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis critical success factors (CSF) implementasi e-procurement di Kabupaten Probolinggo. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode survei menggunakan kuesioner yang dibagikan dalam bentuk kuesioner elektronik melalui email responden. Responden adalah pengguna dari sistem pengadaan secara elektronik (SPSE) yaitu Penyedia dan Non penyedia. Analisis data menggunakan Structure Equation model (SEM) dengan tools SmartPLS 2.0. Hasil penelitian yang diperolah menyatakan bahwa implementasi e-procurement di Kabupaten Probolinggo dipengaruhi oleh CSF penerimaan oleh pengguna akhir dan pelatihan, kesesuaian terhadap best practice, integrasi sistem, penyusunan ulang proses pengadaan dan strategi implementasi e-procurement. selain itu ada faktor pendukung lain yang secara tidak langsung mempengaruhi implementasi e-procurement di Kbupaten Probolinggo ialah faktor keamanan/keaslian dokumen pengadaan dan pengukuran kinerja. Faktor keamanan dan keaslian dokumen pengadaan merupakan software default pada Sistem Pengadaan Barang dan jasa (SPSE) yang berkerjasama dengan Lembaga Sandi Negara mengamankan setiap file yang diunggah dan didownload pada proses pengadaan barang dan jasa secara elektronik. sedangkan faktor pengukuran kinerja diasumsikan bahwa implementasi e-procurement tidak lepas dari peran serta Tim LPSE Kabupaten Probolinggo yang mengawal LPSE mulai dari terbentuk hingga sekarang ini dan ini diluar konteks Top Level Manajemen.
EFEKTIFITAS TATA KERJA PENDATAAN KEPEGAWAIAN DALAM MEWUJUDKAN GOOD GOVERNANCE
Hidayatulah Himawan
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peningkatan jumlah pegawai di lingkungan departemen, khususnya pada pendataan kepegawaian yang berkaitan dengan pangkat dan jabatan, memiliki kompleksitas data yang tinggi. Pengelolaan data secara online menggunakan teknologi dan sistem informasi yang terpadu, memiliki keuntungan tersendiri dalam kecepatan dan keefektifan proses yang dijalankan. Hal ini sesungguhnya mendukung terlaksananya good governance di dalam sistem online pemerintahan yang ada. Model penelitian yang menggunakan analisa dari beberapa penelitian sejenis, dengan melihat kelebihan dan kekurangan yang ada, serta mengkombinasikan dari hasil penelitian yang dilakukan, maka dihasilkan sebuah kesimpulan dalam mendukung terlaksananya sebuah sistem pemerintahan yang baik dan benar. Sistem online yang dijalankan, diharapkan menjadi acuan dalam proses pengangkatan dan penentuan proses pangkat dan jabatan yang ada.
PENERAPAN TEKNIK OCR (OPTICAL CHARACTER RECOGNITION) PADA APLIKASI TERJEMAHAN KITAB FIQIH SAFINAH AN-NAJA MENGGUNAKAN READIRIS
R. Sandhika Galih A.;
Erik Erik;
Muhammad Lukman Hakim
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Safinah An-Naja adalah kitab fiqih dasar yang banyak dikaji di pesantren-pesantren salafiyyah. Di pondok pesantren Hidayatul Islamiyah Karawang, kitab ini sudah mulai di-digitalisasi dengan cara menyalin kitab tersebut ke dalam word-processor dan disimpan kedalam arsip. Kesulitannya adalah proses penginputan yang lama dan penulisan terjemahannya disimpan pada arsip terpisah. Pada penelitian ini akan dibuat sebuah aplikasi berbasis web yang dapat mengelola ayat-ayat beserta terjemahan kitab safinah an-naja sehingga pengguna dapat membaca dan mencari ayat dan terjemahan dengan mudah. Untuk mempermudah proses penginputan ayat ke dalam aplikasi digunakan software ReadIRIS yang mengimplementasikan metode OCR (optical character recognition) sehingga pengelola dapat dengan mudah memindai berkas agar langsung dapat dimasukkan ke dalam aplikasi. Aplikasi ReadIRIS ini nantinya juga diuji agar diketahui kondisi ideal pada saat memindai berkas kitab agar hasilnya optimal.
PENGEMBANGAN SISTEM ONLINE DELIVERY “FOOD MAMBO”
Gunawan Gunawan;
Hanisa La Saputri
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, bukan hal yang sulit bagi masyarakat atau pengguna untuk mendapatkan informasi yang diperlukan. Bahkan saat ini fasilitas wireless (WI-FI) sangat banyak dijumpai di tempat-tempat umum, dimana dapat digunakan untuk mencari (browsing) informasi yang diperlukan dalam proses transaksi pembelian. Selain ini, juga dapat mempermudah pihak yang melakukan penjualan secara online untuk menyampaikan informasi penjualan. Proses pembelian makanan secara langsung atau tradisional memiliki beberapa kelemahan dan kekurangan, misalnya untuk mereka yang seharian hanya di depan komputer atau laptop tanpa punya waktu untuk ke mana-mana membuat mereka tidak bisa membeli makanan secara langsung, namun mereka ingin makan makanan yang ada di restoran tertentu. Proses pembelian makanan dengan sistem delivery juga memiliki kendala yang menyebabkan kesalahan komunikasi bagi penelepon dan petugas yang mungkin disebabkan oleh sinyal yang kurang baik, kata-kata yang sulit diucapkan sehingga kurang jelas, menu yang tidak dapat dilihat secara langsung oleh pelanggan, dan kendala lainnya. Pada penelitian ini dikembangkan website pemesanan makanan dengan menggunakan metodologi Prototyping untuk mempermudah pengguna melihat informasi melalui website serta memberikan kepuasan yang tinggi dan memberikan pelayanan yang baik serta kenyamanan untuk para pengguna pada saat melakukan pemesanan secara online.
BELAJAR DARI KEGAGALAN PROYEK-PROYEK TEKNOLOGI INFORMASI
Leo Agung Cahyono;
Eko Nugroho
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
(Zarella dkk., 2005) menyatakan para pemimpin bisnis masa kini berada di bawah tekanan yang semakin berat untuk melaksanakan dan membuat komitmen bisnis, baik kepada direksi, pemegang saham maupun para pelanggan. Banyak proyek TI yang berjalan dengan baik dan akhirnya memberikan pelanggan semua hal yang dijanjikan oleh vendor: biaya operasional yang lebih rendah, operasional yang lebih efisien dan pengguna yang bahagia. Sayangnya, beberapa proyek TI malah berakhir di reruntuhan, meninggalkan pelanggan setelah mereka mengeluarkan uang dalam jumlah besar, saling menuntut secara hukum, merusak karir dan menghancurkan hubungan bisnis. (Pardo dan Scholl, 2002) menambahkan bahwa kegagalan merupakan faktor yang disebabkan oleh kombinasi faktor teknis, sosial dan perilaku. Paper ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kegagalan proyek TI sehingga resiko-resiko yang ada dapat dimitigasi sebelum muncul. Penelitian ini dilakukan dengan metode kajian literatur terhadap paper-paper yang sudah diterbitkan dengan menambahkan contoh-contoh konkret proyek TI yang mengalami kegagalan beserta dampak kegagagalan tersebut. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa kegagalan terutama terjadi pada proyek yang memiliki kompleksitas tinggi dan berjangka pendek. Tidak ada jaminan bahwa suatu institusi tertentu dapat terbebas dari kegagalan tersebut, baik itu institusi swasta, pemerintah maupun militer.
ATURAN ASOSIASI VARIAN BAKAT KECERDASAN TERHADAP PRESTASI AKADEMIK MENGGUNAKAN ALGORITMA APRIORI
Abidin, Aa Zezen Zaenal
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Terdapat delapan bakat kecerdasan mahasiswa masing-masing adalah linguistik, logis-matematik, musikal, interpersonal, intrapersonal, kinestetik tubuh, visual-spasial dan naturalis. Pada dasarnya besaran bakatan kecerdasan yang proporsional akan berpengaruh pada kesuksesasan seseoarang. Salah satu ukuran keberhasilan adalah perolehen prestasi akademik. Mengukur perolehan bakat kecerdasan dan menganalisisnya pengaruhnya terhadap prestasi akademik dilkaukan dalam penelitian ini. Secara kuantitatif besaran pengaruh kombinasi delapan bakat kecerdasan mahasiswa terhadap prestasi akademik dilakukan dalam penelitian ini menggunakan algoritma apriori. Dipilih kombinasi-kombinasi yang relevan kemudian dilakukan penghitungan frekuensi, nilai support dan konfidens. Dimodelkan dan dimplementasikan basis data relasional sebagai representasi sistem kemudian di buatkan antar muka untuk basis data tersebut. Diperoleh kombinasi-kombinasi item set bakat kecerdasan dan prestasi akademik yang relevan dengan nilai kebenaran yang paling menjanjikan kemungkinan nilai kebenaran pengaruhnya mealui nilai support dan konfidens. Kombinasi tiga item set visual spasial, kinestetik tubuh terhadap prestasi akademik dengan perolehen Sangat Memuaskan Kombinasi empat item set Intrapersonal, linguistik, kinestetik tubuh, visual spasial terhadap prestasi akademik Sangant Memuaskan Kombinasi lima item set Intrapersonal, Kinestetik-Tubuh, Visual-spasial, Naturalis terhadap prestasi akademik Sangat Memuaskan
SISTEM PAKAR BERBASIS WEB UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT PADA TANAMAN ANGGREK MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR
Bambang Yuwono;
Wiwid Puji Wahyuningsih;
Hafsah Hafsah
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini telah menghasilkan sebuah aplikasi berupa sistem pakar berbasis web yang digunakan untuk mendiagnosa penyakit pada tanaman anggrek menggunakan certainty factor. Sistem pakar ini dikembangkan menggunakan php dan mysql. Sistem ini akan menganalisa berdasarkan gejala-gejala dari suatu penyakit yang dimasukkan oleh user, sehingga di dapatkan suatu hasil identifikasi penyakit pada tanaman anggrek berupa nama penyakit dan penanganan. Sistem ini telah dilengkapi dengan metode certainty factor untuk mengukur nilai kepastian dari suatu hipotesa terhadap suatu fakta. Selain itu sistem pakar ini juga memudahkan bagi admin untuk melakukan update basis aturan, karena adanya fitur halaman edit rekomendasi yang dapat digunakan untuk menambah, mengupdate dan menghapus penyakit, gejala dan solusi penanganannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa certainty factor dapat digunakan sebagai cara untuk mengatasi ketidakpastian pada diagnosa penyakit tanaman aggrek. Sistem ini berbasis web, sehingga dapat diakses oleh seluruh kalangan masyarakat.
GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM : SISTEM INFORMASI EMBUATAN MODEL PENGENDALIAN KEPEMILIKAN TERNAK SAPI DI WILAYAH PROVINSI NTB
Abdul Manan;
Husain Husain;
Ni Ketut Sri Winarti
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dengan besarnya potensi yang dimiliki tersebut pemerintah pusat menetapkan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai salah satu propinsi sumber sapi potong dan sapi bibit diantara 18 propinsi di tanah air, sehingga kiprah NTB diharapkan mampu mempercepat program nasional percepatan pencapaian swasembada daging sapi (P2SDS). Oleh karena itu strategi yang dilakukan dalam mengembangkan potensi peternakan sapi ini adalah dengan memelihara sapi melalui sistem kandang kolektif untuk Pulau Lombok dan pola padang penggembalaan atau lar/so di Pulau Sumbawa. Sampai dengan pertengahan tahun 2010, terdapat sekitar 880 unit kandang kolektif sapi di pulau lombok dari target 1.000 unit kandang kolektif pada tahun 2013. Adanya jumlah sapi yang tiap tahun mengalami peningkatan maka dibutuhkan penelitian pembuatan sistem informasi giografis (SIG) dan database identifikasi peternak sapi. Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan produk SIG peternakan sapi dan database identitfikasi kepemilikan sapi di wilayah NTB. Metodologi penelitian digunakan adalah Model air terjun (waterfall) yaitu metode pengembangan sistem informasi dengan cara perencanaan, analisis, desain sistem, coding dan implementasi, sehingga produk dari SIG diperuntukan dapat menghasilkan pemetaan populasi sapi, database identifikasi kepemilikan sapi, jumlah kelompok tani, jumlah sapi yang dimiliki peternak, jumlah sapi yang terjual pasar tradisional, jumlah sapi yang disalurkan keluar daerah dan jumlah populasi yang ada di kabupaten di provinsi NTB.
PENGENDALIAN MOTOR DC ROBOT MIROSOT UPN VETERAN YOGYAKARTA MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATMEGA 8
Awang Hendrianto Pratomo;
Nuryono Setya Widodo;
Dessyanto Boedi Prasetyo;
Muhammad Rifai Samekta Adi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada sistem robot UPN V Yogyakarta, mikrokontroler baru digunakan sebagai perantara bagi pusat pengendali seluruh sistem atau host komputer dan motor DC. Mikrokontroler akan menerima data dari sistem komunikasi dan kemudian langsung mengirimkan secara langsung data tersebut ke motor DC. Hal ini dikarenakan robot soccer mikro Teknik UPN V Yogyakarta adalah robot yang dibangun dari nol, maka pengendalian pergerakan dasar robot diperlukan untuk mendukung pengendalian pergerakan yang lebih kompleks. Sistem yang dirancang berkaitan dengan beberapa komponen hardware robot yaitu micro robot soccer mengunakan sistem penggerak motor DC yang memiliki pulsa berjumlah 512 encoder. Mikrokontroler ATmega8 digunakan sebagai sistem kontrol motor dan komunikasi robot. Bahasa yang digunakan adalah bahasa pemrograman C untuk mengimplementasikan kendali motor di dalam mikrokontroler. Untuk mengirimkan kecepatan digunakan aplikasi yang dibuat dengan bahasa pemrograman C#. Dengan membangun kendali motor DC pada mikrokontroler atmega8, pergerakan robot diharapkan mampu bergerak sesuai perintah yang dikirimkan oleh komputer host.
IMPLEMENTASI ADVANCED ENCRYPTION STANDARD (AES) PADA SISTEM KUNCI ELEKTRONIK KENDARAAN BERBASIS SISTEM OPERASI ANDROID DAN MIKROKONTROLER ARDUINO
Adimas Fiqri Ramdhansyah;
Endro Ariyanto;
Hilal Hudan Nuha
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Selama ini untuk menghidupkan kendaraan seseorang harus menggunakan sebuah kunci, sehingga untuk mengakses banyak kendaraan harus digunakan banyak kunci yang berbeda. Namun jika handphone dijadikan kunci elektronik, tentunya semua kunci tersebut tidak dibutuhkan lagi, karena satu handphone dapat mewakili kunci tersebut. Pada penelitian ini, sistem kunci elektronik menggunakan handphone sebagai kunci, dan sebuah mikrokontroler Arduino pada kendaraan sebagai penerima kontrol. Komunikasi antara handphone dan mikrokontroler menggunakan bluetooth. Komunikasi dengan bluetooth tersebut belum didukung dengan keamanan yang kuat. Bahkan ada yang menyatakan bahwa dukungan keamanan pada bluetooth sudah berhasil dipecahkan dan diserang. Oleh karena itu, penelitian ini dibuat untuk melengkapi aspek keamanan kunci elektronik dengan mengimplementasikan Advanced Encryption Standard (AES) dengan panjang kunci 128 bit, 192 bit, dan 256 bit. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah meningkatnya dukungan aspek keamanan yang diperoleh dari implementasi AES. Setelah dilakukan pengujian, total waktu eksekusi maksimum sistem kunci elektronik kendaraan yang telah dibuat sebesar 385 ms pada jarak 20 m. Lama waktu tersebut masih lebih rendah dibanding batas kenyamanan pengguna yaitu di bawah 1000 ms (Nielsen, 1993), sehingga sistem layak untuk diterapkan.