cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 767 Documents
IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI PEMASARAN DENGAN TEKNOLOGI SHORT MESSAGE SERVICES PADA TRIDJAYA KARTIKA PROPERTY Setiawan, Alexander; Noertjahyana, Agustinus; Widjaya, Shandy
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi yang semakin canggih dan persaingan dalam dunia bisnis properti semakin ketat, menyebabkan banyak perusahaan yang bergerak dalam bidang properti berlomba-lomba untuk meraih konsumen sebanyakbanyaknya sehingga salah satu cara untuk mengatasinya ialah dengan menjalankan suatu strategi marketing yaitu membangun suatu sistem pemasaran yang berbasis web dengan fasilitas SMS pada developer Tridjaya Kartika Property. Pada makalah ini dibuatkan sebuah website pemasaran untuk Tridjaya Kartika Property yang dapat memberikan informasi penting untuk konsumen dengan sistem pencarian data properti yang mudah dan dilengkapi informasi lengkap mengenai perusahaan beserta produk properti yang ditawarkan. Website pemasaran Tridjaya Kartika Property dilengkapi sistem pengolahan data properti dan perhitungan simulasi KPR dari sebuah harga properti yang dipasarkan oleh Tridjaya Kartika Property. Selain itu website pemasaran Tridjaya Kartika Property juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung SMS sebagai reminder jatuh tempo angsuran dan sarana promosi perusahaan sehingga dapat lebih memanjakan konsumen. Sistem pemasaran berbasis web ini dirancang menggunakan teknologi PHP versi 5.1.2, Macromedia Dreamweaver 8, dan MySQL versi 5.0.11-beta Dari hasil implementasi dan pengujian sistem pemasaran berbasis web pada developer properti Tridjaya Kartika Property, yang meliputi user guest, registered guest, administrator, dan buyer diperoleh kesimpulan bahwa website pemasaran dengan fasilitas SMS pada Tridjaya Kartika Property mampu menjawab permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan dimana sistem dapat melakukan pencarian data properti dengan memperhatikan faktor kemudahan dan memberi informasi detail dari setiap data properti yang akan dicari, selain itu juga memberikan fitur yang telah dijelaskan pada paragraf sebelumnya sehingga dapat menunjang kinerja perusahaan agar lebih efisien dan meningkatkan kepercayaan serta memberikan kepuasan tersendiri bagi para pelanggan.
SISTEM MONITORING MESIN ANJUNGAN TUNAI MANDIRI (ATM) PADA PT. BCA TBK BALIKPAPAN Djumhadi Djumhadi; Rijal Fadilah
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anjungan Tunai Mandiri / Automatic Teller Machine (ATM) BCA, Debit BCA, Tunai BCA, Internet Banking, BCA By Phone serta Mobile Banking merupakan pengembangkan berbagai electronic delivery channelsyang ada di PT.BCA, selain untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan sekaligus juga memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi nasabah dalam bertransaksi di BCA sebagai suatu kebutuhan dan memilih BCA sebagai bank utama. Salah satu bentuk electronic delivery channels yang dikembangkan oleh BCA adalah jaringan ATM BCA. Pada Penelitian ini dirancang sebuah prototipe sistem informasi monitoring ATM yang dasarnya dikembangkan dari sistem berjalan yang selama ini digunakan yang sudah berbasis komputer. Desain sistem yang diusulkan di rancang secara sederhana sehingga mempermudah pemakai dalam mengoperasikannya (user friendly). Mulai dari menjalankan aplikasi hingga menampilkan informasi saldo dan status mesin ATM hanya melalui beberapa klik pada menu yang telah disediakan negitu juga dengan informasi saldo dan status ATM di tampilkan di layar monitor secara otomatis dan selalu di update terus menerus selama aplikasi di jalankan dalam satuan waktu tertentu.Penerapan sistem berbasis komputer ini tidak akan menggantikan sistem konvensional secara keseluruhan. Sebagian besar proses yang akan digantikan sistem komputer antara lain pencarian / inquiry, pengecekan dan pencatatan. Semua kegiatan tersebut yang selama ini dilakukan secara konvensional sehingg memerlukan waktu yang cukup lama dengan ketelitian yang rendah, dengan penggunaan komputerisasi dapat meminimalisasi kelemahan tersebut. Sementara beberapa proses seperti cek saldo dan status ATM akan tetap dilakukan secara konvensional karena lebih efisien dan efektif.
DETEKSI CITRA PORNOGRAFI MENGGUNAKAN TSL COLOR SPACE DAN NUDITY DETECTION ALGORITHM Sani Muhamad Isa; Febri Mariana
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2009): Computatinal
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tidak semua informasi citra di internet berguna, ada informasi yang berbahaya jika disalahgunakan, salah satunya adalah citra pornografi. Untuk itu dibuat program aplikasi untuk mendeteksi citra pornografi dengan menggunakan TSL color space dan metode Nudity Detection Algorithm. Program aplikasi ini dirancang dengan tujuan untuk mengenali suatu citra dikategorikan sebagai citra pornografi atau bukan pornografi. Pada umumnya citra pornografi mengandung banyak warna kulit. Setiap piksel input citra yang akan dideteksi akan diubah dari RGB ke TSL color space dan dilakukan perhitungan jarak dengan menggunakan metode Mahalanobis Distance. Jarak yang diperoleh dilanjutkan dengan proses thresholding untuk menentukan apakah piksel tersebut termasuk piksel kulit atau piksel non-kulit. Kemudian akan dianalisis apakah citra tersebut termasuk citra pornografi atau bukan pornografi dengan menggunakan alagoritma Nudity Detection. Berdasarkan hasil pengujian yang diperoleh tingkat keberhasilan sebesar 72.19%.
EVALUASI KESIAPAN PENGGUNA DALAM ADOPSI SISTEM INFORMASI TERINTEGRASI DI BIDANG KEUANGAN MENGGUNAKAN METODE TECHNOLOGY READINESS INDEX Mangaras Yanu Florestiyanto
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adopsi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam konsep terintegrasi sudah menjadi suatu kebutuhan bagi perusahaan maupun organisasi yang ingin mendapatkan competitive advantages sebagai competitive weapon. Namun, adopsi ini tidak selalu berjalan lancar karena menghadapi berbagai tantangan. Salah satu tantangan berat dalam adopsi TIK adalah kesiapan pengguna TIK. Ketidaksiapan pengguna akan menciptakan resistensi terhadap TIK dan dampak lebih jauh bisa menggagalkan adopsi TIK itu sendiri dan bisa menciptakan lingkugan yang tidak harmonis dalam perusahaan maupun organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi kesiapan pengguna dalam adopsi TIK diukur dari keyakinan positif dan keyakinan negatif pengguna terhadap teknologi dengan mengadopsi metode Technology Readiness Index (TRI) yang dikembangkan oleh Parasuraman (2000)
ANALISA GAMBAR BITMAP TERMODIFIKASI ATAU TIDAK TERMODIFIKASI DENGAN MEMADUKAN METODE DEVIASI PIXEL, RGB (RED GREEN BLUE) DAN HISTOGRAM Heryanto Heryanto
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan software pengolahan gambar sangat banyak dan bermacam-macam, dengan tersedianya beberapa program aplikasi yang ada mampu dapat merubah dan memodifikasi gambar asli menjadi gambar yang telah diubah bahkan gambar asli dan gambar termodifikasi nyaris tidak dapat dibedakan. Perubahan modifikasi tersebut dilakukan untuk tujuan mempercantik tampilan gambar, atau memperbaiki kualitas gambar agar lebih baik hasilnya. Pada kenyataannya memodifikasi gambar adapula dengan tujuan yang tidak baik. Memodifikasi dengan tujuan untuk menyamarkan data aslinya, atau membuat modifikasi gambar untuk kepentingan menyudutkan seseorang dengan gambar-gambar yang tidak layak, diubah bentuk dan terlebih-lebih banyak gambar artis yang dimodifikasi untuk kepentingan tertentu. Bertitik tolak dari modifikasi gambar yang dapat dipadukan dengan gambar yang lain maka bagaimana untuk membedakan bahwa suatu gambar tersebut telah terjadi kontaminasi melalui deviasi/ perubahan pixel, RGB (Red Green Blue) yang ada sehingga dapat dicari nilai-nilai deviasi/penyimpangan gambar dari yang awal dengan gambar yang telah diubah dengan bentuk pixel maupun pewarnaannya serta dibandingkan dengan histogram . Metode ini cukup baik dipergunakan selain data pendukungnya yaitu metadata juga masih perlu dikuatkan lagi denngan menentukan bahwa gambar tersebut sudah diubah atau belum dengan melalu perubahan pixel dan warnanya serta histogram. 
PELAKSANAAN DIGITAL GOVERNMENT SERVICES BIDANG KETENAGAKERJAAN DAN KETRANSMIGRASIAN PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA Ali Tarmuji
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencanangan Jogja Cyber Province dengan konsep Digital Government Services (DGS) menunjukkan sikap yang jelas dari pemerintah Provinsi DIY untuk memanfaatkan TIK dalam penyelenggaraan tata pemerintahan yang menitikberatkan pada pelayanan publik dengan memanfaatkan teknologi informasi. Dinas Tenaga Kerja & Transmigrasi melalui Pusat Tenaga Kerja & Transmigrasi Provinsi DIY memperluas tugas dan fungsinya untuk merangkul seluruh elemen ketenagakerjaan dan ketransmigrasian dalam satu kegiatan Supply Chain Management yang baik. Kegiatan ini menuntut kesiapan dan kemampuan peningkatan skill tenaga kerja, lembaga-lembaga kursus keterampilan tenaga kerja, meningkatkan aksesibilitas pelaku bisnis yang membutuhkan tenaga kerja yang sesuai dengan kompetensinya, lokasi transmigrasi yang membutuhkan penempatan, dan lain sebagainya. Selain itu Pusat Tenaga Kerja & Transmigrasi Provinsi DIY juga menjadi pusat bertemunya antara tenaga kerja yang membutuhkan lowongan pekerjaan dan para pengusaha yang membutuhkan tenaga kerja. Pusat Tenaga Kerja & Transmigrasi Provinsi DIY juga menerapkan konsep One Roof by Systems yang mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di mana pelayanan kepada seluruh elemen rantai asupan ini dapat diberikan oleh berbagai institusi terkait, demikian pula akses dan distribusi tenaga kerja dapat dilakukan pada berbagai tempat. Penyusunan Detailed Technical Design (DTD) DGS Bidang Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian merupakan langkah awal menuju implementasi DGS di lingkungan tersebut.Penyusunan DTD memerlukan suatu sumber daya terutama data yang cukup kompleks, sehingga untuk mendapatkannya diperlukan beberapa metode. Pengumpulan data dilakukan dengan berbagai metode antara lain : wawancara dengan pimpinan Dinas Tenaga Kerja Provinsi D.I. Yogyakarta, studi pustaka di berbagai media dokumen yang dimiliki dinas dan pihak lain yang terkait, dan observasi ke lokasi khususnya Dinas Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian DIY. Data hasil dari pengumpulan tersebut akan disusun sebuah rancangan DTD DGS Bidang Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian..Tahap pelaksanaan DGS di Bidang Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian telah masuk pada tahap penyusunan DTD DGS Bidang Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian ini lebih dititiktekankan pada penyusunan landasan yang jelas menuju proses implementasi program-program unggulan dalam rangka mewujudkan Jogja Cyber Province khususnya penyelenggaraan layanan berbasis digital. Laporan yang disusun tersebut berfungsi untuk memberikan gambaran yang jelas tentang layanan unggulan pada bidang ketenagakerjaan dan ketransmigrasian Daerah Istimewa Yogyakarta.
KLASIFIKASI MRI OTAK MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BERDASARKAN DATA WAVELET YANG DIREDUKSI DENGAN NCMF Lastri Widya Astuti; Handayani T
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Magnetic Resonance Imaging (MRI) merupakan salah satu cara pemeriksaan diagnostik dalam ilmu kedokteran, khususnya radiologi yang menghasilkan gambaran potongan tubuh manusia secara transversal, koronal, sagital dan paraaksial. Keuntungan yang paling penting dari pencitraan magnetic resonance adalah menerapkan teknik non invasif, yang digunakan untuk memvisualisasikan struktur internal dan fungsi terbatas tubuh secara rinci. Namun pada kenyataannya hasil citra yang dihasilkan oleh MRI memiliki dimensi tinggi, sehingga menyebabkan kesulitan pada proses pengklasifikasian gangguan atau kerusakan jaringan otak. Pendekatan yang mungkin dilakukan adalah dengan mengurangi dimensi data sebelum proses klasifikasi tanpa mengurangi arti dari data. Oleh karena itu, dalam makalah ini diajukan penerapan metode gabungan yaitu: Wavelet yang akan digunakan pada proses ekstrasi fitur dan untuk proses reduksi dimensi akan digunakan metode Normalized Compression Non-Negative Matrix Factorization (NCMF). Matrik kompresi yang dihasilkan dari proses reduksi selanjutnya akan menjadi input bagi proses klasifikasi menggunakan metode Adaptive Neighborhood Modified Backpropagation (ANMBP). Penelitian ini mampu mengintegrasikan antara teknik ekstrasi fitur, reduksi dimensi serta teknik klasifikasi yang diusulkan, pengujian dengan menggunakan dataset MRI otak yang telah ditetapkan menghasilkan nilai rata – rata 91,25% untuk tingkat keakurasiannya.
EVALUASI KEPUASAN PELAYANAN MAHASISWA MENGGUNAKAN FUZZY SYNTHETIC EVALUATION Riah Ukur Ginting
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evaluasi merupakan salah satu aspek penting dalam peningkatan mutu pelayanan suatu institusi. Pelayanan yang diperoleh mahasiswa akan mempengaruhi pengembangan program studi di Perguruan Tinggi maupun Universitas, menjadi lebih cepat dan efektif untuk memperbaiki kinerja pada semester berikutnya. Untuk memperoleh hasil evaluasi yang baik, maka diperlukan suatu metode yang tepat dalam memproses data evaluasi sehingga hasil evaluasi dapat lebih menggambarkan keadaan atau kebutuhan sebenarnya. Permasalahan yang sering muncul dalam pemrosesan data evaluasi menggunakan multi atribut dalam menyeleksi atribut yang hanya berpengaruh terhadap hasil evaluasi. Fuzzy Synthetic merupakan suatu metode baru untuk penilaian atau langkah-langkah dalam pengambilan keputusan. Pada tulisan ini, penulis mengimplementasikan fuzzy synthetic untuk mengevaluasi kepuasan pelayanan mahasiswa.
E-DEMOKRASI DI INDONESIA, ANTARA PELUANG DAN HAMBATAN PENDEKATAN FENOMENOLOGIS Slamet Slamet; Abdul Razak Bin Hamdan; Aziz Deraman
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hadirnya teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta teknologi digital lainnya termasuk internet, telah menjadi media baru dan dijadikan sebagai instrumen penting bagi organisasi swasta (bisnis) dan organisasi publik, salah satunya adalah organisasi pemerintahan. Pemanfaatan TIK dan internet pada organisasi pemerintahan dikenal dengan istilah e-government. Pelaksanaan e-government bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas, transparansi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan, sehingga tercapai penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good governance). Sementara, TIK dan internet sebagai media dalam proses demokrasi suatu negara dikenal dengan istilah e-demokrasi. Kedua istilah tersebut adalah dua entitas yang berbeda, tetapi saling terkait. Perkembangan TIK dan internet beberapa tahun terakhir yang diikuti oleh peningkatan penggunanya adalah merupakan peluang bagi lembaga-lembaga pemerintah dan partai politik untuk melakukan perubahan sistem, baik sistem administrasi, pelayanan publik maupun sistem demokrasi. Namun, inisiatif penerapan e-demokrasi di Indonesia masih dikatakan sebagai tahap pengenalan. Sehingga, banyak masalah yang perlu menjadi perhatian sebelum e-demokrasi diimplementasikan. E-demokrasi tidak sekedar mengimplementasikan TIK dan internet ke dalam sistem demokrasi, tetapi banyak aspek-aspek nontechnology yang menjadi hambatan dan perlu penyelesaian. Hambatan pertama adalah terkait dengan implementasi e-government yang telah di laksanakan di Indonesia selama ini. Beberapa hambatan lain yang teridentifikasi diantaranya adalah masalah belum adanya nomer identitas warganegara yang valid, masalah budaya birokrasi dan budaya politik, masalah kesenjangan digital, masalah partisipasi, masalah teknologi, dan masalah organisasi.
MODEL PENELUSURAN CITRA DIGITAL PADA DATABASE CITRA MENGGUNAKAN PENDEKATAN PERHITUNGAN KEDEKATAN POLA WARNA Agus Sasmito Aribowo
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2009): Computatinal
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pencarian citra digital sangat dibutuhkan di berbagai bidang kehidupan terutama pada aktifitas yang mengandalkan pemanfaatan citra sebagai bagian dari otentifikasi atau identitas khusus. Penelusuran citra digital yang umumnya berbentuk sebuah image bitmap dapat dilakukan dengan berbagai cara. Pada penelitian ini cara mengenali suatu citra dengan cara mengenali pola warna dari citra tersebut kemudian dibandingkan dengan pola warna gambar yang hendak dicari. Proses pembandingan pola warna dapat dilakukan per pixel kedua citra pada posisi pixel yang bersesuaian. Semakin kecil jarak warna antara pixel citra yang dikenali dengan pixel citra yang dijadikan acuan pencarian maka kedua citra tersebut semakin mirip atau sesuai. Penelitian ini memanfaatkan citra bitmap 24 bit dimana dalam citra bitmap tersebut setiap komponen warna merah, hijau dan biru memiliki 256 derajat kecerahan. Database citra mengandung banyak citra bitmap 24 bit dengan ukuran yang sama. Sebagai kasus pada penelitian ini menggunakan kumpulan citra wajah yang diperoleh melalui kamera digital. Metode pencocokan jarak warna menggunakan perhitungan selisih kode warna merah, hijau, dan biru pada pixel yang bersesuaian. Kemudian selisih jarak tersebut dihitung menggunakan rumus jarak Euclidean. Semua jarak pixel-pixel yang bersesuaian pada satu kali pencocokan citra dijumlahkan sehingga diperoleh persen kemiripan antara citra yang dicari dengan citra acuan. Proses pembandingan jarak dilakukan bagi semua citra dalam database citra. Proses ini dilakukan secara sekuensial. Maka citra yang memiliki persen kemiripan yang tertinggi akan menjadi citra yang paling mirip dengan citra acuan.

Filter by Year

2008 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 1 (2021): Inovasi Teknologi dan Pengolahan Informasi untuk Mendukung Transformasi Digital Vol 1, No 1 (2020): Peran Digital Society dalam Pemulihan Pasca Pandemi Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 1 (2017): “e-Defense : Menjaga keamanan data menghadapi cyber warfare untuk memperkokoh ke Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence Vol 1, No 5 (2013): Network And Security Vol 1, No 4 (2013): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 2 (2013): Cloud Computing Technology Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2012): Network And Security Vol 1, No 1 (2012): Computation And Instrumentation Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 4 (2011): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2011): Network And Security Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2011): Computatinal Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 4 (2010): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 2 (2010): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 4 (2009): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2009): Network And Security Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 4 (2008): Network And Security Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2008): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2008): Computational More Issue