Articles
767 Documents
PENGEMBANGAN SISTEM ONLINE DELIVERY “FOOD MAMBO”
Gunawan Gunawan;
Hanisa La Saputri
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat, bukan hal yang sulit bagi masyarakat atau pengguna untuk mendapatkan informasi yang diperlukan. Bahkan saat ini fasilitas wireless (WI-FI) sangat banyak dijumpai di tempat-tempat umum, dimana dapat digunakan untuk mencari (browsing) informasi yang diperlukan dalam proses transaksi pembelian. Selain ini, juga dapat mempermudah pihak yang melakukan penjualan secara online untuk menyampaikan informasi penjualan. Proses pembelian makanan secara langsung atau tradisional memiliki beberapa kelemahan dan kekurangan, misalnya untuk mereka yang seharian hanya di depan komputer atau laptop tanpa punya waktu untuk ke mana-mana membuat mereka tidak bisa membeli makanan secara langsung, namun mereka ingin makan makanan yang ada di restoran tertentu. Proses pembelian makanan dengan sistem delivery juga memiliki kendala yang menyebabkan kesalahan komunikasi bagi penelepon dan petugas yang mungkin disebabkan oleh sinyal yang kurang baik, kata-kata yang sulit diucapkan sehingga kurang jelas, menu yang tidak dapat dilihat secara langsung oleh pelanggan, dan kendala lainnya. Pada penelitian ini dikembangkan website pemesanan makanan dengan menggunakan metodologi Prototyping untuk mempermudah pengguna melihat informasi melalui website serta memberikan kepuasan yang tinggi dan memberikan pelayanan yang baik serta kenyamanan untuk para pengguna pada saat melakukan pemesanan secara online.
PENDEKATAN NEURAL NETWORK TERHADAP SIFAT MEKANIK MATERIAL PADA TINGKAT BEBAN BERBEDA
Mike Susmikanti;
Ghofir Ghofir
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 4 (2013): Intelligent System dan Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam bidang industri khususnya dalam pembangunan PLTN merupakan hal penting untuk mengetahui kondisi material yang digunakan. Berkaitan dengan penggunaan material, dilakukan pemodelan sifat mekanik material khususnya terhadap jenis stainless steel AISI-416. Material tipe AISI-416 merupakan salah satu material dengan komposisi yang tahan terhadap korosi. Pemodelan dilakukan pada beberapa tingkat pembebanan yang berbeda menggunakan neural network. Data pembelajaran menggunakan data hasil eksperimen. Dalam simulasi pelatihan dipilih metoda backpropagation dengan optimisasi menggunakan Levenberg-Marquardt. Diperoleh pemodelan alur stress terhadap jenis stainless steel AISI-416 pada simulasi beberapa tingkat beban yang berbeda.
ANALISIS KAJIAN STANDARISASI ISI SITUS WEB PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN/KOTA
Dana Sulistyo K;
Herlan Puspa Negara;
Yanuar Firdaus A.W.
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika pada tahun 2003 yaitu mengeluarkan panduan isi pembangunan situs web Pemerintah Daerah. Tapi sayangnya pembuatan panduan tersebut dibuat dengan cara menganalisis 90 situs Pemerintah Daerah, dimana kondisi pembangunan web Pemerintah Daerah yang saat itu hingga saat ini masih terkesan asal jadi saja.Semestinya Pemerintah dalam membuat standarisasi isi situs web Pemerintah Daerah didasarkan pada Undang-Undang yang berlaku, bukan didasarkan dengan cara menganalisa 90 situs yang sebelumnya dibuat dengan inisiatif masing-masing dan terkesan sia-sia. Hal ini diperburuk lagi dengan tidak dijadikannya panduan yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai acuan oleh Pemerintah Daerah dan pengembang dalam pembuatan isi situs web Pemerintah Daerah.Penelitian ini membahas usulan standarisasi kebutuhan dari isi minimal situs web Pemerintah Daerah Kabupaten/ Kota yang seharusnya dan sebaiknya ada pada sebuah web resmi Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota. Pendekatan yang digunakan adalah analisis kebutuhan data dalam pengembangan sistem informasi.
TANTANGAN DAN HAMBATAN DALAM IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT DI INDONESIA
Edwi Arief Sosiawan
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Saat ini banyak instansi pemerintah pusat dan pemerintah daerah mengembangkan pelayanan publik melalui Teknologi komunikasi dan informasi (TIK/ICT) yang disebut dengan e-government. Tetapi ada tiga hal persoalan mendasar di dalam penyelenggaran e-government tersebut yaitu ; inisiatif dan pemaknaan implementasi e-governmentoleh pemerintah daerah otonom masih bersifat sendiri-sendiri. Kedua, implementasi melalui situs web daerah tersebut belum didukung oleh sistem manajemen dan proses kerja yang efektif karena kesiapan peraturan, prosedur dan keterbatasan sumber daya manusia. Ketiga, banyak pemerintah daerah meng-identikkan implementasi e-government hanya sekadar membuat situs web pemda saja (web presence), sehingga penyelenggaraan e-government hanya berhenti ditahappematangan saja dari 4 tahap yang harus dilalui.
PERANCANGAN SISTEM E-PROCUREMENT PADA PT. MULTI ERAGUNA USAHA
Tri Pujadi;
Shandy Shandy;
Dian Novita Sari;
Carla Wibowo
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam perkembangan e-business, banyak contoh bidang usaha yang menjadi lebih efisien dengan penggunaan TI. Salah satu bidang tersebut adalah e- procurement yang dipraktekkan untuk mengatasi masalah pengadaan material dan memudahkan hubungan dengan supplier PT Multi Eraguna Usaha. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sistem procurement dengan melakukan analisis dan merancang aplikasi sistem e-procurement. Sedangkan metode yang digunakan dalam perancangannya menggunakan pendekatan berbasis objek (Object Oriented Analysis and Design Method) dengan pengembangan aplikasi berbasis web. Hasil yang dicapai diharapkan mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pengadaan material perusahaan. Simpulan yang didapat adalah dengan adanya sistem e-procurement ini, selain dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pengadaan material, juga mampu memperkecil kemungkinan terjadinya kekosongan stock material, mengurangi biaya administrasi, dan meminimalkan proses kesalahan pencatatan dan pemasukan data dalam pemesanan.
PENGEMBANGAN APLIKASI EXTENDABLE CONTENT MANAGEMENT SYSTEM
Adi Wibowo;
Liliana Liliana;
Claffyan Wicaksono
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Content Management System (CMS) adalah aplikasi untuk membuat sebuah website dengan mudah dimana editor tidak diharuskan untuk memahami HTML. Pada saat ini terdapat beberapa CMS yang terkenal, yaitu Wordpress, dan Drupal. CMS-CMS tersebut memiliki kelebihan yaitu dapat ditambah kemampuannya menggunakan extension. Bila CMS sebelumnya tidak dapat menerima komentar di setiap halamannya, extension memungkinkan pengguna menambah dan melihat komentar di setiap halaman website. Demikian juga extension dapat menambah kemampuan mengisi dan melihat galeri gambar pada website tersebut.Kedua CMS di atas memiliki kelebihan yaitu jumlah extension yang banyak. Tetapi wordpress memiliki kekurangan, yaitu blok-blok yang membangun tampilan website tidak dapat dipilih oleh editor. Drupal memberi pilihan pada editor blok-blok apa yang ingin ditampilkan di website, tetapi konsep node di drupal cukup kompleks terutama bila dibutuhkan hanya website yang sederhana. Untuk itu penelitian ini menyarankan adanya sebuah CMS yang mudah dikembangkan menggunakan extension, tetapi memberi kesempatan pada editor memilih blok mana yang ingin ditampilkan, dan mudah digunakan.Penelitian ini menghasilkan konsep penambahan extension otomatis, dimana CMS dapat mengenali secara otomatis extension yang ditambahkan, membuat tabel-tabel yang diperlukan extension secara otomatis, dan menggunakan konsep hook dimana CMS akan memanggil extension hanya bila diperlukan. Extension yang dikembangkan sebagai contoh pada penelitian ini adalah komentar, dan galeri gambar.
BELAJAR DARI KEGAGALAN PROYEK-PROYEK TEKNOLOGI INFORMASI
Leo Agung Cahyono;
Eko Nugroho
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
(Zarella dkk., 2005) menyatakan para pemimpin bisnis masa kini berada di bawah tekanan yang semakin berat untuk melaksanakan dan membuat komitmen bisnis, baik kepada direksi, pemegang saham maupun para pelanggan. Banyak proyek TI yang berjalan dengan baik dan akhirnya memberikan pelanggan semua hal yang dijanjikan oleh vendor: biaya operasional yang lebih rendah, operasional yang lebih efisien dan pengguna yang bahagia. Sayangnya, beberapa proyek TI malah berakhir di reruntuhan, meninggalkan pelanggan setelah mereka mengeluarkan uang dalam jumlah besar, saling menuntut secara hukum, merusak karir dan menghancurkan hubungan bisnis. (Pardo dan Scholl, 2002) menambahkan bahwa kegagalan merupakan faktor yang disebabkan oleh kombinasi faktor teknis, sosial dan perilaku. Paper ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab kegagalan proyek TI sehingga resiko-resiko yang ada dapat dimitigasi sebelum muncul. Penelitian ini dilakukan dengan metode kajian literatur terhadap paper-paper yang sudah diterbitkan dengan menambahkan contoh-contoh konkret proyek TI yang mengalami kegagalan beserta dampak kegagagalan tersebut. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa kegagalan terutama terjadi pada proyek yang memiliki kompleksitas tinggi dan berjangka pendek. Tidak ada jaminan bahwa suatu institusi tertentu dapat terbebas dari kegagalan tersebut, baik itu institusi swasta, pemerintah maupun militer.
GROUP DECISION SUPPORT SYSTEM UNTUK PEMBELIAN RUMAH DENGAN MENGGUNAKAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) DAN BORDA
Standy Oei
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 4 (2013): Intelligent System dan Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Seiring dengan pertumbuhan penduduk, kebutuhan rumah sebagai kebutuhan pokok manusia ikut pun meningkat. Banyak cara dilakukan orang untuk memenuhi kebutuhan tersebut, antara lain dengan membangun sendiri, membeli dari orang lain, atau dengan membeli rumah di suatu perumahan. Calon pembeli rumah tentu memiliki kriteria-kriteria yang menjadi pertimbangan dalam memilih suatu rumah. Banyak kriteria yang ada sering diikuti dengan tersedianya lebih dari satu pilihan rumah yang dapat memenuhi kriteria-kriteria tersebut. Oleh karena itu, penulis membuat suatu Sistem Pendukung Keputusan untuk Pembelian Rumah yang nantinya akan membantu para calon pembeli rumah dalam menentukan pilihan rumah yang akan dibelinya. Untuk metode pengambilan keputusan yang digunakan dalam sistem ini adalah analytical hierarchy process (AHP). AHP adalah salah satu bentuk model pengambilan keputusan yang cocok digunakan untuk permasalahan yang multi-kriteria dan multi-alternatif dengan input utamanya adalah persepsi manusia. Dan dikarenakan proses pengambilan keputusan pembelian rumah biasanya melibatkan lebih dari satu orang (keluarga), maka diperlukan adanya suatu teknik pengambilan keputusan secara kelompok (group decision support system). Borda adalah salah satu metode pengambilan keputusan kelompok yang bisa menggabungkan hasil analisa persepsi (hasil analisa AHP) dari beberapa pengambil keputusan. Sehingga keputusan pembelian rumah yang dihasilkan bisa diterima oleh semua pihak pengambil keputusan (keluarga).
E-GOVERNMENT PERFORMANCE BASED MODEL
Frans Richard Kodong
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pada negara-negara berkembang, seperti Indonesia, dampak globalisasi salah satunya di fokuskan pada perkembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi), hal ini dapat dilihat dari maraknya perkembangan TIK diberbagai bidang, tidak ketinggalan dalam penyelenggaraan pemerintahan (e-government). Walaupun pemerintah sudah membuat kebijakan tentang e-government, namun dalam dalam pelaksanaan pembangunannya masih menghadapi masalah, terutama menyangkut kinerja layanan e-government, yang merupakan indikator keberhasilan implementasi dari e-government tersebut. Beberapa model evaluasi kinerja dapat digunakan, namun dalam penelitian ini menggunakan metode Early Performance Testing dimana indikator kinerja dari layanan e-government dapat di tentukan seawal mungkin dalam tahap-tahap pembangunannnya.
PENDEKATAN ATURAN ASOSIASI UNTUK ANALISIS PERGERAKAN SAHAM
Azhari Azhari;
Anshori Anshori
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Financial analysis of listed companies is essential in stock investment management for maximizing investment return with controlled risk. Usually the analysis involves large amount of data and the underlying patterns not easy to identify. With the increasing power of computer, data mining becomes possible in the domain of stock investment. The focus of this research is to extract association rules for stock ratio against certain variables. A data mining application for association rules on Jakarta Stock Exchange stock movement archives has been built and to be accessed through the WEB. Preprocessing has been done to convert the data on financial report to financial ratios to allow for direct comparison. Apriori, an algorithm for association rules mining is implemented for efficiency comparison. Apriori algorithm used support and confidence in searching the rules. Support is the amount of transactions which contain an itemset. Confidence is used in order to measure how often an itemset in Y appear in transactions that contain an itemset X. The prototype has been tested for same data stock exchanges. And the results showed that the prototype can construct same association patterns and display it in a bar chart.