cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 767 Documents
ANALISIS PERBEDAAN AKURASI DATA PAKET PROGRAM V.S.O.P’94 AKIBAT MIGRASI LINTAS PLATFORM Natsir, Khairina; Wahanani, Nursinta Adi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam suatu komputasi  nuklir, ketelitian perhitungan merupakan suatu hal yang mutlak, karena terkait dengan berbagai aspek, misalnya saja aspek energi maksimum yang dapat dibangkitkan atau mungkin aspek keselamatan.  Banyak computer application code perhitungan nuklir di Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) yang diperoleh dari lembaga nuklir internasional yang running well pada mainframe platform. Ketika mainframe platform tidak lagi mensupport litbang Batan,  langkah yang dilakukan antara lain adalah  melakukan migrasi computer codes yang ada ke microcomputer system yang  tersedia saat ini. Prosesor, kompiler  dan sistem operasi microcomputer   secara nyata jelas berbeda dengan lingkungan asli dari computer code tersebut.  Untuk menguji apakah migrasi menimbulkan perbedaan ketelitian yang berarti, telah dilakukan suatu komparasi pada hasil keluaran paket program V.S.O.P’94.  Analisis ini dilakukan dengan latar belakang bahwa ketelitian perhitungan sangat urgen dalam perhitungan reaktor nuklir. Pada lingkungan aslinya V.S.O.P’94 dijalankan pada lingkungan DEC ALPHA Workstation dengan sistem operasi VMS menggunakan compiler VAX FORTRAN 6.2 dan telah diujikan pula pada DEC/VAX 6000-510. Pada microcomputer platform prosssor 64 bit dan 32 bit dengan sistem operasi windows Vista dan Windows 7 dengan compiler  Fortran G95 aplikasi sudah bias berjalan dengan baik, tetapi perlu dilakukan verifikasi keakuratan komputasinya. Verifikasi ini diperlukan dengan tujuan untuk mengetahui berapa prosen deviasi  hasil perhitungan diantara kedua platform tersebut. Tidak ada perubahan yang dilakukan pada program kecuali menambahkan JCL agar program dapat running pada microcomputer platform. Sebagai acuan digunakan data input untuk V.S.O.P’94 yaitu ZUT, GAM dan THERMOS dan hasil perhitungan integral resonance dan kritikalitas sebagai hasil keluaran. Hasil verifikasi  menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai integral resonance dan kritikalitas  sebelum dan sesudah migrasi. Dari hasil tersebut, dilihat dari sisi penggunaan program V.S.O.P’94 pada microcomputer lebih unggul karena dapat digunakan secara lebih meluas, dan memiliki kemampuan dan hasil yang sama dengan versi DEC Alpha Workstation pada perhitungan kritikalitas. 
GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM : SISTEM INFORMASI EMBUATAN MODEL PENGENDALIAN KEPEMILIKAN TERNAK SAPI DI WILAYAH PROVINSI NTB Abdul Manan; Husain Husain; Ni Ketut Sri Winarti
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan besarnya potensi yang dimiliki tersebut pemerintah pusat menetapkan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai salah satu propinsi sumber sapi potong dan sapi bibit diantara 18 propinsi di tanah air, sehingga kiprah NTB diharapkan mampu mempercepat program nasional percepatan pencapaian swasembada daging sapi (P2SDS). Oleh karena itu strategi yang dilakukan dalam mengembangkan potensi peternakan sapi ini adalah dengan memelihara sapi melalui sistem kandang kolektif untuk Pulau Lombok dan pola padang penggembalaan atau lar/so di Pulau Sumbawa. Sampai dengan pertengahan tahun 2010, terdapat sekitar 880 unit kandang kolektif sapi di pulau lombok dari target 1.000 unit kandang kolektif pada tahun 2013. Adanya jumlah sapi yang tiap tahun mengalami peningkatan maka dibutuhkan penelitian pembuatan sistem informasi giografis (SIG) dan database identifikasi peternak sapi. Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan produk SIG peternakan sapi dan database identitfikasi kepemilikan sapi di wilayah NTB. Metodologi penelitian digunakan adalah Model air terjun (waterfall) yaitu metode pengembangan sistem informasi dengan cara perencanaan, analisis, desain sistem, coding dan implementasi, sehingga produk dari SIG diperuntukan dapat menghasilkan pemetaan populasi sapi, database identifikasi kepemilikan sapi, jumlah kelompok tani, jumlah sapi yang dimiliki peternak, jumlah sapi yang terjual pasar tradisional, jumlah sapi yang disalurkan keluar daerah dan jumlah populasi yang ada di kabupaten di provinsi NTB.
IMPLEMENTASI WEB SERVICE UNTUK APLIKASI PROTOTYPE RESTITUSI ATAS BIAYA PENGOBATAN PEGAWAI PT. “X” GORONTALO Ahmad Feriyanto Alulu
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistim dan basis data yang tersebar pada tiap kota/kabupaten Gorontalo akan sangat menyulitkan user untuk melihat data-data restitusi pengobatan setiap pegawai baik aktif maupun pensiunan. Seluruh basis data yang ada di Kota/Kabupaten diintegrasikan dengan sebuah sistem manajemen terintegrasi dan dapat mengintegrasikan aplikasi restitusi pengobatan pegawai yang ada di kota/kabupaten, serta juga menyediakan informasi restitusi pegawai agar bisa diakses oleh user. Pada penelitian ini dilakukan analisis dan perancangan aplikasi restitusi atas biaya pengobatan pegawai PT. “X” Gorontalo. Metode penelitiansi terdiri atas : studi literatur yang terkait dengan konsep web service, wawancara, serta pengumpulan data restitusi pengobatan pegawai. Kemudian diimplementasikan dengan bahasa pemrograman berbasis web, DBMS, dan sistem operasi Windows. Hasil dari penelitian adalah integrasi antara aplikasi restitusi pengobatan Pegawai PT. “X” Gorontalo yang berada di kota sebagai kantor pusat (server) dan PT. “X” Gorontalo yang berada di kota maupun kabupaten (klien) menggunakan web service sebagai alat pertukaran datanya dan tidak menjadikan perbedaan platform sistem operasi, bahasa pemrograman dan DBMS sebagai kendala dalam pengintegrasian aplikasi.
ANALISIS DAN PERANCANGAN E-SCM (STUDI KASUS: PT. MULTI MEGAH MANDIRI) Rudy, Rudy; Octavia, Nancy; Tjong, Novitriana; Harsoyo, Tri
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Multi Megah Mandiri merupakan perusahaan yang bergerak dalam produksi kaos kaki. Perusahaan ini memiliki distributor tunggal di dalam negeri, beberapa distributor di luar negeri dan beberapa pemasok  yang tersebar di beberapa lokasi.  PT. Multi Megah Mandiri membutuhkan aplikasi yang berbasiskan web yang dapat mempermudah proses bisnis dengan pemasok, distributor dan proses internal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis dengan melakukan  analisis preliminary step (tahapan pendahuluan) dan metode perancangan, terdiri dari pengembangan strategi electronic supply chain management, customer and service management, manufacturing and supply chain planning, supplier relationship management, logistik resource management, serta arsitektur electronic supply chain management. Aplikasi e-SCM yang dirancang menyajikan informasi bagi distributor, pihak internal perusahaan dan pemasok berbasis web. Aplikasi e-SCM ini akan mempermudah distributor dalam melakukan pemesanan dan melihat informasi mengenai produk yang ditawarkan oleh PT. Multi Megah Mandiri. Selain itu aplikasi ini akan mempermudah proses pemesanan bahan baku ke pemasok. Hasil penelitian berupa aplikasi e-SCM berbasis web, yang akan mempermudah PT. Multi Megah Mandiri melakukan transaksi dengan distributor dan pemasoknya.
PEMBUATAN CETAK BIRU (BLUE PRINT) PENOMORAN PENDUDUK NASIONAL SECARA ELEKTRONIK (E-NATIONAL IDENTITY CARD) DALAM RANGKA AKURASI DATA UNTUK KEPERLUAN DAFTAR PEMILIH TETAP PADA PEMILU DI INDONESIA TAHUN 2014 Ade Supriatna
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada pemilihan calon legislatif tahun 2009 ternyata banyak warga Negara Indonesia yang kecewa karena tidak terdaftar sebagai pemilih tetap (tidak bisa menyalurkan hak suaranya). Hal ini bisa terjadi karena berbagai macam penyebabnya, diantaranya masalah pemutakhiran data yang tidak maksimal, atau bisa karena perubahan domisili warga, adanya identitas penduduk ganda dan lain sebagainya. Identitas penduduk (Identity card) merupakan hak setiap warga negara dan bisa berlaku secara nasional. Berkaitan dengan hal tersebut seyogyanya permasalahan-permasahalan seputar pemutakhiran data kependudukan perlu dibenahi dengan tepat dan cermat. Data kependudukan yang mutakhir sangat diperlukan sebagai komponen utama dalam penyelenggaraan demokrasi di Indonesia yang lebih baik. Adaptasi terhadap perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjadi hal yang penting untuk terciptanya perubahan ke arah yang lebih baik dari proses bisnis (business process improvement) pemerintahan. Akan tetapi penerapan di lapangan tentunya mempertimbangkan aspek kesiapan dari berbagai sumber daya. Departemen Dalam Negeri dalam hal ini yang bertanggung jawab dalam pengelolaan data kependudukan perlu mempersiapkan sedini mungkin untuk pemutakhiran data yang lebih efisien, efektif, akurat dan menyeluruh. Dengan pemanfaatan sarana teknologi informasi untuk menuju proses bisnis berbasis elektronik insyaAlloh bisa dilakukan. Pembuatan Cetak Biru ini menggunakan metodologi Enterprise Architecture Planning (EAP). Metodologi tersebut melingkupi pembahasan tentang arsitektur data, arsitektur aplikasi, arsitektur teknologi. Hasil akhir dari penelitian ini berupa peta jalan (roadmap) dan usulan-usulan aplikasi yang dibutuhkan untuk keperluan pengelolaan data kependudukan secara elektronik.
KOMPUTASI PARAMETER ADAPTIF FUZZY CONTROLLER PADA SISTEM PENGERING KAYU Zakarias Situmorang
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komputasi terhadap parameter kontrol menjadi penting dilakukan sesuai hasil pengukuran pada sebuah prototipe sistem pengering kayu, dengan tujuan untuk mendapatkan hasil yang lebih riil. Parameter yang dianalisis berkaitan dengan penerapan adaptif fuzzy controller (AFC) pada prototipe alat pengering kayu tenaga panas surya, yaitu berupa besaran control priode sistem untuk perlakukan yang berbeda-beda dari aktuator. AFC di implementasikan dengan mekanisme adaptasi yang diarahkan bekerja pada sistem ketika terjadi perubahan humiditi drying dari sebuah jadwal pengeringan kayu sengon, tetapi dengan kondisi temperatur drying yang tetap. Mekanisme ini membandingkan model reference dan situasi riil ruang pengering sesuai kondisi cuaca untuk mendapatkan kondisi yang diinginkan. Hasil implementasi disajikan dalam bentuk look-up table dari perlakuan aktuator pada rule AFC.
OPTIMASI PENGARAHAN PANCARAN KE SATELIT KOMUNIKASI BERBASIS ANTENA ARRAY 10 X 10 ELEMEN DENGAN PENGATURAN PENCATU FASA MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA Aswoyo, Budi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2008): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada malakah ini, dikembangkan konsep dasar antena array fasa 10 x 10 elemen dengan mengoptimasi arah pancaran utamanya (elevasi dan azimuth) ke satelit komunkasi yang dituju, dan sekaligus menekan adanya sinyal gangguan yang datang dari arah-arah lain, menggunakan algoritma genetika (AG). Algoritma ini berfungsi untuk mencari nilai koefisien beda fasa pencatu pada setiap elemen antena array, sehingga menghasilkan pola pancaran yang mengoptimasi kualitas sinyal, yakni perbandingan antara level sinyal pada arah satelit komunikasi dan jumlah level-level sinyal pada arah-arah gangguan.Dalam simulasi, elemen antena array diasumsikan sebagai antena isotropis dengan konfigurasi berbentuk planar 10 x 10 elemen, dan jarak antar elemen  setengah panjang gelombang. Parameter AG ditentukan: jumlah populasi 100; jumlah generasi 100; probabilitas pindah-silang (cross over) 0,85 dan probabilitas mutasi  0,1.Sebagai ilustrasi, berturut-turut pancaran utama antena diarahkan ke arah satelit (elevasi=0o, azimuth=0o) dengan arah gangguan (40o, 40o); pancaran utama (-30o, -30o) dengan arah gangguan (10o, 10o); pancaran utama (30o, 30o) dengan  arah gangguan (-20o, -20o) dihasilkan kualitas sinyal optimal  61,60 dB;  64,55 dB; 64,94 dB.Dari hasil analisa diperoleh kesimpulan, bahwa telah dikembangkan konsep dasar antena array fasa 10 x 10 elemen sebagai pangarahan arah optimum ke satelit komunikasi  dan masing-masing menghasilkan kualitas sinyal  61,60 dB;  64,55 dB dan 64,94 dB (di atas 50 dB). Bila diimplementasikan, perlu dipertimbangkan tentang karakteristik propagasi sinyal RF sebenarnya, juga banyaknya elemen antena array yang digunakan dan sistem kontrol pencatuan fasa yang handal.
PENGENDALIAN MOTOR DC ROBOT MIROSOT UPN VETERAN YOGYAKARTA MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATMEGA 8 Awang Hendrianto Pratomo; Nuryono Setya Widodo; Dessyanto Boedi Prasetyo; Muhammad Rifai Samekta Adi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada sistem robot UPN V Yogyakarta, mikrokontroler baru digunakan sebagai perantara bagi pusat pengendali seluruh sistem atau host komputer dan motor DC. Mikrokontroler akan menerima data dari sistem komunikasi dan kemudian langsung mengirimkan secara langsung data tersebut ke motor DC. Hal ini dikarenakan robot soccer mikro Teknik UPN V Yogyakarta adalah robot yang dibangun dari nol, maka pengendalian pergerakan dasar robot diperlukan untuk mendukung pengendalian pergerakan yang lebih kompleks. Sistem yang dirancang berkaitan dengan beberapa komponen hardware robot yaitu micro robot soccer mengunakan sistem penggerak motor DC yang memiliki pulsa berjumlah 512 encoder. Mikrokontroler ATmega8 digunakan sebagai sistem kontrol motor dan komunikasi robot. Bahasa yang digunakan adalah bahasa pemrograman C untuk mengimplementasikan kendali motor di dalam mikrokontroler. Untuk mengirimkan kecepatan digunakan aplikasi yang dibuat dengan bahasa pemrograman C#. Dengan membangun kendali motor DC pada mikrokontroler atmega8, pergerakan robot diharapkan mampu bergerak sesuai perintah yang dikirimkan oleh komputer host.
DESAIN DAN ANALISIS PENDEKODE VITERBI MENGGUNAKAN SATU BUTTERFLY BERBASIS BAHASA VHDL Iswahyudi Hidayat
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 2 (2008): Instrumentational And Robotic
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengkode konvolusi telah digunakan secara luas pada sistem komunikasi, khususnya pada sistem komunikasi wireless yang berkembang saat ini. Pada bagian pengirim, pengkode konvolusi bekerja dengan membangkitkan keluaran data stream dari bit-bit masukan. Sedangkan penerima akan melakukan proses pendekode untuk memperoleh kembali bit informasi asli sebelum melewati pengkode konvolusi. Algoritma yang banyak diusulkan penggunaannya pada bagian penerima adalah algoritma viterbi.Penelitian ini membahas tentang desain pendekode viterbi menggunakan bahasa pemrograman VHDL (Very High Speed IC Description Language). Desain yang diusulkan menggunakan sebuah butterfly pada bagian penerima. Pada umumnya butterfly yang digunakan merupakan fungsi persamaan 2K–1. Dengan K adalah parameter Constrain Length. Di sisi lain fungsi dari setiap butterfly dalam proses pendekode viterbi adalah sama. Sehingga pada penelitian ini akan coba didesain penerima viterbi dengan sebuah blok butterfly yang digunakan secara bergantian. Nilai constrain length (K) yang digunakan adalah K = 7 dan code rate = ½ (satu per dua). Dengan K = 7 lazimnya jumlah butterfly yang diperlukan adalah 32.Hasil desain akhir dari penelitian ini adalah sintesis dan layout rangkaian pendekode viterbi. Hasil sintesis rangkaian berupa area sintesis dan frekuensi kerja yang dihasilkan. Proses layout hasil desain menggunakan standard teknologi CMOS 0,18 mikron. Pada proses layout, hasil penelitian yang ditunjukkan berupa frekuensi kerja, kecepatan data, ukuran core, dan ukuran chip.
IMPLEMENTASI DAN ANALISIS TINGKAT AKURASI SOFTWARE PENYELESAIAN PERSAMAAN NON LINIER DENGAN METODE FIXED POINT ITERATION DAN METODE BISECTION Asminah Asminah; Vivi Sahfitri
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2012): Computation And Instrumentation
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to build the software solution of non-linear equations by the method of Bisection and Fixed Point Iteration, revealed that the software non-linear equations have been carried out through five stages, namely: (1) Engineering systems modeling (2) needs analysis software, (3) create a design (4) code generation, (5) conduct testing and implementation using the programming languages C # (C-Sharp). Validator research have 4 experts in the field of both matter and media. Data analysis using descriptive analysis techniques. Settlement of one case of non-linear equations assessed the average time it takes not too long because the turnaround time less than 1 second. Judging from the fault tolerance, the number of iterations and the average time it takes the Bisection method is better than the fixed point iteration method. Overall in terms of both content and media, that any assessment of the software is considered good and decent that can be used lecturers taught courses in numerical methods, specially methods Bisection and Fixed Point iteration.

Filter by Year

2008 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 1 (2021): Inovasi Teknologi dan Pengolahan Informasi untuk Mendukung Transformasi Digital Vol 1, No 1 (2020): Peran Digital Society dalam Pemulihan Pasca Pandemi Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 1 (2017): “e-Defense : Menjaga keamanan data menghadapi cyber warfare untuk memperkokoh ke Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence Vol 1, No 5 (2013): Network And Security Vol 1, No 4 (2013): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 2 (2013): Cloud Computing Technology Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2012): Network And Security Vol 1, No 1 (2012): Computation And Instrumentation Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 4 (2011): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2011): Network And Security Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2011): Computatinal Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 4 (2010): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 2 (2010): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 4 (2009): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2009): Network And Security Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 4 (2008): Network And Security Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2008): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2008): Computational More Issue