cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 767 Documents
DETEKSI PENYAKIT KEPALA PERMANEN MELALUI SKETSA FIGUR MANUSIA MENGGUNAKAN PENGOLAHAN CITRA DIGITAL Supatman Supatman
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2009): Computatinal
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sketsa figur manusia merupakan potret diri secara psikologi kepribadian maupun psikologi klinis. Secara psikologi klinis sketsa figur manusia digunakan untuk mendeteksi berbagai macam gangguan kesehatan, salah satunya adalah penyakit kepala permanen.Penelitian ini menerapkan teknik pengolahan citra digital untuk menganalisa dan mengolah citra hasil sketsa figur manusia dari tes psikologi. Dari eksperimen, dihasilkan suatu sistem deteksi penyakit kepala permanen yang ditunjukkan dengan jarak antara titik terluar region kepala lebih besar dari jarak titik terluar regionbadan. Algoritma inidapat dimanfaatkan sebagai alat bantu psikolog dalam mendiagnosa penyakit kepala yang pernah diderita atau yang sedang diderita oleh seseorang.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT JANTUNG MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR BERBASIS WEB Jadiaman Parhusip; Viktor H. Pranatawijaya; Dwimaryuga Putrisetiani
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Currently, computers have been widely used in the medical world to help diagnose a disease. The disease is most commonly found is Heart Disease. One technique in the diagnosis of heart disease is an expert system. Expert systems are computer-based system that uses knowledge, facts and reasoning techniques in solving problems that typically can only be solved by an expert in a particular field. Expert system technology provides added value to assist in dealing with an increasingly sophisticated era of information.The method used in software development is the waterfall method. Waterfall method which consists of requirements analysis and definition, software system design, implementation, testing, and maintenance. In a needs analysis and definition, in general this stage to collect all the needs. This need is an early stageor base from the manufacturing process further. Later on in the design of input and output interface is a software system design. Therefore this study aims to develop an expert system used for early diagnosis of heart disease based on symptoms that feel. The system will display the level of trust fowards these symptoms for the possibility of illnesses by patient. The value of trust is the result of calculation using the method of certainty factor (CF). System implementation is realized into the PHP programming language and can be run/ accessed via the web based, which can be accessed at any time by the general public.
DIAGNOSA PENYAKIT JANTUNG DENGAN METODE PENELUSURAN FORWARD CHAINNING-DEPTH FIRST SEARCH Putri Kurnia Handayani
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jantung merupakan organ vital bagi manusia yang juga berperan sebagai pusat kehidupan bagi manusia. Faktor kesehatan jantung dipengaruhi oleh pola makanan dan pola pikir manusia. Dengan perkembangan teknologi yang modern dikembangkan suatu teknologi yang mampu mengadopsi cara berpikir manusia yaitu teknologi artificial intelligence atau kecerdasan buatan. Sistem pakar ini dirancang dengan menggunakan pemodelan UML dibuat dengan menggunakan bahasa pemprograman PHP dan database MySQL. Mesin inferensi menggunakan metode forward chaining, dengan penelusuran depth first search. Manfaat dari pembuatan sistem ini adalah sebenarnya bukan untuk menggantikan peran manusia, tetapi untuk mempresentasikan pengetahuan manusia dalam bentuk sistem, sehingga dapat digunakan oleh khalayak.
MODEL ENTERPRISE ARCHITECTURE UNTUK PERGURUAN TINGGI DI INDONESIA Roni Yunis; Kridanto Surendro
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model arsitektur enterprise merupakan suatu acuan standar yang nantinya bisa digunakan oleh perguruan tinggi untuk mengembangkan arsitektur enteprise. Salah satu tujuan dari penerapan arsitektur enterprise adalah menciptakan keselarasan antara bisnis dan teknologi informasi bagi kebutuhan organisasi, penerapan arsitektur enterprise tidak terlepas dari bagaimana sebuah perguruan tinggi merencanakan dan merancang arsitektur enterprise tersebut. Untuk melakukan pengembangan arsitektur enterpise diperlukan suatu metodologi yang lengkap serta mudah digunakan. TOGAF ADM merupakan metodologi yang cukup lengkap, sedangkan RUP merupakan metode pengembangan sistem yang dapat dipercaya untuk menghilangkan kesenjangan selama melakukan pengembangan sistem. Perpaduan antara TOGAF ADM dan RUP ini akan menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kompleksitas pengembangan arsitektur enterprise tersebut. Tahapan dalam model arsitektur enterprise sangatlah penting, karena akan berlanjut pada tahapan berikutnya yaitu rancangan arsitektur atau lebih dikenal dengan blue print. Blue print sistem informasi merupakan luaran dari model arsitektur enteprise yang sudah dihasilkan.
IMPLEMENTASI ALGORITMA KOLONI SEMUT PADA PROSES PENCARIAN JALUR TERPENDEK JALAN PROTOKOL DI KOTA YOGYAKARTA Yuwono, Bambang; Aribowo, Agus Sasmito; Wardoyo, Siswanto Budi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2009): Computatinal
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Geografi (SIG) adalah suatu sistem yang men-capture, mengecek, mengintegrasikan, memanipulasi, menganalisa dan menampilkan data yang secara spasial (keruangan) mereferensikan kepada kondisi bumi.Teknologi SIG mengintegrasikan operasi-operasi umum database, seperti query dan analisa statistik, dengan kemampuan visualisasi dan analisa yang unik yang dimiliki oleh pemetaan. Kemampuan inilah yang membedakan SIG dengan sistem informasi lainnya, yang membuatnya menjadi berguna unruk berbagai kalangan untuk menjelaskan kejadian, merencanakan strategi dan memprediksi apa yang akan terjadi. Sistem ini juga mampu memanipulasi, menganalisis, menampilkan, dan memodelkan data georeferensi untuk pemecahan suatu masalah.Salah satu permasalahan informasi keruangan adalah menentukan proses pencarian jalur terpendek jalan protokol di suatu wilayah tertentu.Metode pemodelan dalam proses pencarian jalur terpendek jalur protokol di kota Yogyakarta, dapat menampilkan informasi tiap jalurnya yang bertujuan untuk mencari jalur terpendek diantara kombinasi jalur yang diberikan serta melakukan pencarian (search) terhadap lokasi yang diinputkan oleh user. Parameter untuk menentukan jalur terpendek adalah jarak tempuh (kilometer) dari lokasi yang satu ke lokasi lainnya.Dalam pembuatan SIG ini, metode yang digunakan adalah metode waterfall, dan dibuat dengan software ArcView dan bahasa pemrograman Avenue. Setelah menyelesaikan skripsi mengenai implementasi algoritma koloni semut pada proses pencarian jalur terpendek jalan protokol di kota Yogyakarta, maka didapat kesimpulan telah dibangun sistem hasil penelitian implementasi algoritma koloni semut pada proses pencarian jalur terpendek di kota Yogyakarta, sehingga memudahkan pengguna dalam menentukan jalur terpendek saat mereka melakukan perjalanan
PENGEMBANGAN APLIKASI DOKUMEN MANAJEMEN UNTUK DEPARTEMEN PEMERINTAHAN Dwi Atmodjo Wismono Prapto; Mardiana Purwaningsih
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengembangan Sistem Informasi Manajemen Dokumen dimaksudkan bahwa sistem pengarsipan yang dilakukan oleh departemen pemerintahan dapat dikendalikan secara optimal. Dengan dibangunnya sistem informasi ini, diharapkan dokumen-dokumen yang ada di setiap departemen dapat terjamin keamanannya dari mulai pembuatan, pengaksesan, pembacaan, pengkopian, dan pemusnahan dokumen oleh orang-orang yang tidak berhak. Sistem informasi ini mengatur manajemen dokumen baik dalam bentuk hardcopy maupun dalam bentuk softcopy yang disimpan sebagai file. Sehingga media penyimpanan yang digunakan selain menggunakan basisdata juga digunakan almari untuk menyimpan arsip dokumen dalam bentuk lembaran kertas.
PERANCANGAN PROTOTYPE APLIKASI MOBILE UNTUK PENGAKSESAN WEB SERVICE Theophilus Wellem
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas perancangan prototype aplikasi mobile menggunakan Java Micro Edition (Java ME) untuk mengakses Web service. Untuk memungkinkan pengaksesan Web service oleh aplikasi Java ME, digunakan Web Service Application Programming Interface (WSA) untuk Java ME, yang menyediakan fungsi untuk melakukan parsing XML dan Remote Procedure Call. Sebagai contoh, Web service yang diakses oleh aplikasi yang dirancang adalah Web service pada suatu Sistem Infromasi Akademik. Web service ini mengembalikan Indeks Prestasi Semester, Indeks Prestasi Kumulatif, dan Nilai suatu Matakuliah berdasarkan parameter yang diberikan kepada Web Service tersebut oleh aplikasi. Hasil pengujian terhadap prototype aplikasi menunjukkan bahwa aplikasi bekerja sesuai dengan yang diharapkan. Adanya WSA membuat pemrograman Web Service client pada mobile device berbasis Java ME tidak perlu lagi melakukan hal-hal yang bersifat low-level, seperti manipulasi SOAP, HTTP, dan pemetaan tipe data antara tipe data WSDL dan tipe data pada Java, karena semuanya telah ditangani oleh WSA.
ARSITEKTUR CLOUD COMPUTING PADA SISTEM INFORMASI DESA SEBAGAI LAYANAN AKSES INFORMASI DESA Yuli Fauziah
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cloud compting atau komputasi awan ialah teknologi yang memanfaatkan layanan internet menggunakan pusat server yang bersifat virtual dengan tujuan pemeliharaan data dan aplikasi. Keberadaan komputasi awan jelas akan menimbulkan perubahan dalam cara kerja sistem teknologi informasi dalam sebuah organisasi. Hal ini karena komputasi awan melalui konsep virtualisasi, standarisasi dan fitur mendasar lainnya dapat mengurangi biaya Teknologi Informasi (TI), menyederhanakan pengelolaan layanan TI, dan mempercepat penghantaran layanan. Pemerintahan merupakan aparatur Negara yang bertugas melayani kebutuhan masyarakat, pemerintah desa merupakan aparat Negara yang paling dekat dan berhubungan langsung dengan masyarakat. Aparat desa ditugaskan untuk memberikan pelayanan-pelayanan yang dibutuhkan oleh warga desanya, dengan menggunakan sistem yang konvensional tak jarang menimbulkan beberapa kendala dalam memberikan pelayanan kepada masyarakatnya. E-Desa merupakan sebuah Sistem Informasi Desa pelayanan masyarakat desa dengan menggunakan teknologi cloud computing. Adanya sistem E-Desa ini memberikan kemudahan kepada masyarakat desa dalam melakukan pembuatan surat-surat keterangan yang dibutuhkan. Dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi masa kini, dapat dibuat sistem untuk membantu efektifitas pelayanan dibidang pemerintahan. Dengan dibuatnya sistem E-Desa ini, diharapkan dapat membantu efektifitas pelayanan di Kantor Desa. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang konsep penerapan cloud computing pada pelaksanaan layanan akses informasi desa, sehingga di masa yang akan datang pelayanan administrasi desa sebagai kegiatan rutin layanan informasi kepada masyarakat dapat memberikan layanan yang terbaik, mutahir dan berkesinambungan kepada penggunanya dan memiliki keterpaduan antar desa di satu wilayah kecamatan.
STUDI KINERJA FUNGSI-FUNGSI JARAK DAN SIMILARITAS DALAM CLUSTERING DOKUMEN TEKS BERBAHASA INDONESIA Amir Hamzah; F. Soesianto; Adhi Susanto; Jazi Eko Istiyanto
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2008): Computational
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Clustering dokumen teks banyak diteliti karena peranan pentingnya dalam bidang text-mining dan information retrieval.  Dalam algoritma clustering pemilihan fungsi jarak atau fungsi similaritas antar objek menjadi kunci keberhasilan algoritma. Pada fungsi jarak, jarak euclidean paling sering digunakan. Fungsi ini memiliki kelemahan jika digunakan untuk vektor berdimensi sangat tinggi yang  menyebabkan kinerja clustering menurun. Alternatif dari fungsi jarak adalah fungsi similaritas, antara lain jaccard, dice, cosine dan pearson. Penelitian ini melakukan kajian tentang unjuk kerja fungsi jarak euclidean dengan empat fungsi similaritas tersebut di atas jika diterapkan untuk melakukan clustering dokumen teks berbahasa Indonesia. Dua pendekatan clustering yang dicobakan adalah pendekatan hierarchi dan partisi. Untuk pendekatan hierachi digunakan teknik aglomeratif dengan 2 metode similaritas cluster yaitu  GroupAverage dan  CompleteLink. Untuk pendekatan  partisi juga dicobakan  2 metode, yaitu Bisecting K-Mean dan Buckshot. Koleksi dokumen yang digunakan 12 koleksi dokumen teks berita, yaitu dengan cacah dokumen 50, 100, 200, 300, 400, 500, 600, 700, 800, 1009, 1270 dan 1370 dokumen. Semua koleksi telah dilakukan clustering secara manual. Kriteria kinerja clustering diukur berdasarkan waktu komputasi dan validitas clustering. Untuk validitas digunakan nilai F-measure, yaitu nilai yang diturunkan dari Recall dan Precision  yang mengukur kemampuan algoritma melakukan klasifikasi secara benar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil clustering terbaik adalah jika digunakan fungsi  Cosine  dengan rata-rata F-measure untuk seluruh koleksi  0,9313; sementara yang terburuk adalah jika digunakan fungsi jarak eucledian dengan rata-rata F-measure 0,4668.  Secara waktu komputasi fungsi cosine juga memiliki kinerja tercepat dengan rata-rata 12,9 detik sedangkan terjelek adalah pearson dengan rata-rata 58,2 detik. 
APLIKASI KOMPRESI SMS BERBASIS JAVA ME DENGAN METODE KOMPRESI LZW-HUFFMAN Dessyanto Boedi P; Heru Cahya Rustamaji; Muhammad Arif Nugraha
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2009): Computatinal
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Along development of epoch, people requirement of information and communication technology also increases.One of communication technology is cellular or known as HP ( handphone). HP has standart communicationfacility, SMS (Short Message Services), that applied to send short message in the text form. SMS which in the text form limited to 160 characters 7-bit GSM ( Global of System for Mobile) standard at a message in once sends, if writing more than 160 characters the message must be divided to become several messages, so that the cost will be multiplied with number of the messages.Limitation oftentimes be obstacle in communicating. Compression very useful when data too big but need to be kept in limited place or data will be sent through a communications channel having limited bandwidth. LZW ( Lempel-Ziv-Welch) and Huffman is famous and reliable method for text compression. Therefore appear an idea to built a SMS compression application bases on Java ME with LZW-Huffman compression method, where this application expected will become user choice which wish to increase effectivity SMS communication technology applies, in this case user can write text more than 160 characters in one messages, so that SMS cost totally can be depressed to become cheaper. This application development applies RUP/UP ( Rational Unified Process orUnified Process) methodologies combined with Reverse Engineering. This also applies Java language with Netbeans IDE 6.0 Tools. With this SMS compression application, supossed can help user increasing SMS communication applies effectivity, in this case user can write text more than 160 characters in one messages, so that SMS cost totally can be depressed to become cheaper.

Filter by Year

2008 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 1 (2021): Inovasi Teknologi dan Pengolahan Informasi untuk Mendukung Transformasi Digital Vol 1, No 1 (2020): Peran Digital Society dalam Pemulihan Pasca Pandemi Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 1 (2017): “e-Defense : Menjaga keamanan data menghadapi cyber warfare untuk memperkokoh ke Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence Vol 1, No 5 (2013): Network And Security Vol 1, No 4 (2013): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 2 (2013): Cloud Computing Technology Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2012): Network And Security Vol 1, No 1 (2012): Computation And Instrumentation Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 4 (2011): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2011): Network And Security Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2011): Computatinal Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 4 (2010): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 2 (2010): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 4 (2009): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2009): Network And Security Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 4 (2008): Network And Security Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2008): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2008): Computational More Issue