Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI ALGORITMA KOLONI SEMUT PADA PROSES PENCARIAN JALUR TERPENDEK JALAN PROTOKOL DI KOTA YOGYAKARTA Yuwono, Bambang; Aribowo, Agus Sasmito; Wardoyo, Siswanto Budi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2009): Computatinal
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Geografi (SIG) adalah suatu sistem yang men-capture, mengecek, mengintegrasikan, memanipulasi, menganalisa dan menampilkan data yang secara spasial (keruangan) mereferensikan kepada kondisi bumi.Teknologi SIG mengintegrasikan operasi-operasi umum database, seperti query dan analisa statistik, dengan kemampuan visualisasi dan analisa yang unik yang dimiliki oleh pemetaan. Kemampuan inilah yang membedakan SIG dengan sistem informasi lainnya, yang membuatnya menjadi berguna unruk berbagai kalangan untuk menjelaskan kejadian, merencanakan strategi dan memprediksi apa yang akan terjadi. Sistem ini juga mampu memanipulasi, menganalisis, menampilkan, dan memodelkan data georeferensi untuk pemecahan suatu masalah.Salah satu permasalahan informasi keruangan adalah menentukan proses pencarian jalur terpendek jalan protokol di suatu wilayah tertentu.Metode pemodelan dalam proses pencarian jalur terpendek jalur protokol di kota Yogyakarta, dapat menampilkan informasi tiap jalurnya yang bertujuan untuk mencari jalur terpendek diantara kombinasi jalur yang diberikan serta melakukan pencarian (search) terhadap lokasi yang diinputkan oleh user. Parameter untuk menentukan jalur terpendek adalah jarak tempuh (kilometer) dari lokasi yang satu ke lokasi lainnya.Dalam pembuatan SIG ini, metode yang digunakan adalah metode waterfall, dan dibuat dengan software ArcView dan bahasa pemrograman Avenue. Setelah menyelesaikan skripsi mengenai implementasi algoritma koloni semut pada proses pencarian jalur terpendek jalan protokol di kota Yogyakarta, maka didapat kesimpulan telah dibangun sistem hasil penelitian implementasi algoritma koloni semut pada proses pencarian jalur terpendek di kota Yogyakarta, sehingga memudahkan pengguna dalam menentukan jalur terpendek saat mereka melakukan perjalanan
DIAGNOSA GANGGUAN SALURAN PERNAFASAN MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN BACKPROPAGATION Yuwono, Bambang; Rustamaji, Heru Cahya; Dani, Usamah
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 4 (2011): Intelligent System dan Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aplikasi jaringan syaraf tiruan telah banyak dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, beberapa aplikasinya antara lain dibidang perbankan, telekomunikasi dan kesehatan. Penelitian ini membuat sebuah aplikasi jaringan syaraf tiruan untuk mendiagnosa jenis penyakit yang berhubungan dengan saluran pernafasan khususnya pada penyakit Asma, Bronkhitis, Pneumotoraks, Sarkoidosis dan Pneumonia. Metode jaringan syaraf tiruan yang digunakan adalah metode Backpropagation yang merupakan sebuah pembelajaran terawasi. Perangkat lunak ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic.Net 2005 dengan database MySQL. Gejala-gejala penyakit saluran pernafasan yang digunakan sebagai input untuk mendiagnosa penyakit tersebut terdiri dari 10 variabel dengan kode target penyakit 000 untuk penyakit Asma, 001 Bronkhitis, 010 Pneumonia, 011 Pneumotoraks dan 111 Sarkoidosis. Arsitektur jaringan syaraf tiruan dengan 10 variabel menggunakan 1 lapisan tersembunyi dengan 10 buah sel lapisan. Setelah dilakukan proses pelatihan didapatkan hasil pengujian dengan tingkat ketepatan 90% karena hampir semua data yang diujikan sesuai dengan target dari penyakit.
INDIKATOR TINGKAT LAYANAN DRAINASE PERKOTAAN Andayani, Sih; Yuwono, Bambang E.; -, Soekrasno
Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 2 (2012): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.126 KB) | DOI: 10.24002/jts.v11i2.8

Abstract

Genangan yang melanda perkotaan di musim hujan mengakibatkan kerugian besar baik materiil, maupun lumpuhnya aktivitas bisnis dan sosial. Terjadinya genangan di perkotaan diakibatkan oleh banyak faktor, di antaranya adalah menurunnya tingkat layanan sistem drainase perkotaan sejalan dengan waktu ditambah adanya kegagalan pengelolaan drainase perkotaan. Dengan demikian sistem drainase perkotaan yang ada perlu ditingkatkan fungsinya sehingga kembali se-perti semula atau mendekati semula sehingga dapat mengurangi genangan. Dalam kondisi seperti saat ini dimana keuangan Pemerintah sangat terbatas, agar penanganan genangan menjadi efektif dan efisien diperlukan adanya suatu alat untuk menentukan skala prioritas penanganan drainase perkotaan yang sudah ada, yaitu untuk menetapkan jaringan drainase mana yang perlu segera diperbaiki atau direhabilitasi. Sementara ini model yang dapat secara komprehensif untuk menilai tingkat layanan drainase perkotaan belum ada, apalagi bila dikaitkan dengan penentuan skala prioritas penanganan, sehingga tujuan penelitian ini adalah terciptanya suatu model yang dapat digunakan untuk menilai tingkat layanan drainase perkotaan yang sekaligus berguna bagi penentuan skala prioritas penanganan drainase perkotaan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan (ecodrain). Penelitian direncanakan melalui enam tahapan. Pada penelitian tahap pertama ini yang dilakukan adalah penetapan indikator-indikator yang berkontribusi signifikan pada tingkat layanan drainase perkotaan dan besaran bobot tiap indikatornya. Selain mengacu pada beberapa penelitian yang sudah ada, indikator-indikator tersebut akan dikaji melalui survei yang lebih komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah dan pemangku kepentingan (stakeholder). Metode survei yang digunakan adalah dengan menyebarkan kuesioner kepada responden di seluruh Indonesia yang berasal dari berbagai instansi pemerintah yang terkait dengan drainase perkotaan, masyarakat industri yang memanfaatkan saluran drainase (masyarakat industri, masyarakat umum), pemerhati drainase perkotaan (organisasi profesi, LSM), dan perguruan tinggi. Sedangkan metoda yang digunakan untuk menguji kontribusi indikator-indikator tersebut pada tingkat layanan drainase perkotaan adalah Model Persamaan Struktural (Structural Equation Model/SEM) dengan bantuan program AMOS. Untuk menguji validitas indikator digunakan analisa faktor dan untuk uji reliabilitas dipakai α-Cronbach (Cronbach Alpha). Hasil penelitian tahap pertama ini adalah hasil dari uji validitas dan reliabilitas berdasarkan data dari 30 responden. Dari hasil uji tersebut, menunjukkan bahwa dari seluruh indikator yang digunakan dalam mengukur dimensi dari faktor-faktor yang memberikan kontribusi pada layanan drainase perkotaan hampir secara keseluruhan bersifat valid, kecuali untuk dimensi kehandalahan sarana drainase terdapat satu indikator yaitu indikator kemantapan dinding saluran yang tidak valid.
FAKTOR PENENTU KESUKSESAN PROYEK RANCANG-BANGUN Yuwono, Bambang E.
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 10, No 1 (2008): Jurnal Teknik Sipil & Perencanaan
Publisher : Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Key Success Factors have been recognized in the management of design-build project and the factors are usually gained through results of analysis on questionnaires collected from conducted surveys. However, so far such factors have not been justified through modeling of interactions from various factors that influence the success of design-build projects. Factors assumed  to affect the success were then put into models and examined using SEM (Structural Equation Modeling) methodology to describe, quantify and demonstrate the interaction influences of various factors on the success of design-build projects. The results of modeling and examination showed the existence of direct and indirect factors as well as dominant and less dominant factors. From the research, it could be revealed that the determinant success factors of design-build projects were the direct and predominant factors of the projects including management capabilities of the projects’ owners, management capabilities of design-build team, symbiosis between projects’ owners and the design-build team. The symbiosis was dominated by defining the scope of project.Faktor kunci kesuksesan (Key Success Factors) telah dikenal dalam pengelolaan proyek konstruksi rancang-bangun dan faktor kunci kesuksesan tersebut biasanya didapatkan melalui hasil analisis terhadap kuesioner yang diterima dari survai yang telah dilakukan, namun sejauh ini belum pernah dilakukan pembuktian melalui pemodelan interaksi berbagai faktor yang mempengaruhi kesuksesan proyek rancang-bangun. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi kesuksesan proyek rancang-bangun kemudian dimodelkan dan diuji menggunakan metodologi SEM (Structural Equation Modeling) untuk mendeskripsikan, mengkuantifikasikan dan mendemonstrasikan pengaruh interaksi berbagai faktor-faktor terhadap kesuksesan proyek rancang-bangun. Hasil dari pemodelan dan pengujian pengaruh interaksi berbagai faktor terhadap kesuksesan proyek rancang-bangun adalah adanya faktor yang langsung mempengaruhi kesuksesan proyek rancang-bangun dan ada yang berpengaruh tidak langsung, terdapat pula faktor yang dominan dan faktor yang kurang dominan. Dari hasil penelitian ini dapat diungkap bahwa faktor penentu kesuksesan proyek rancang-bangun adalah faktor yang berpengaruh langsung dan dominan terhadap kesuksesan proyek rancang-bangun yaitu kemampuan manajemen pemilik proyek, kemampuan manajemen tim rancang-bangun, simbiosis antara pemilik proyek dan tim rancang bangun. Simbiosis antara pemilik proyek dengan tim rancang-bangun didominasi oleh pendefinsian lingkup proyek.
FAKTOR PENENTU KESUKSESAN PROYEK RANCANG-BANGUN Yuwono, Bambang E.
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 10, No 1 (2008): Jurnal Teknik Sipil & Perencanaan
Publisher : Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jtsp.v10i1.6945

Abstract

Key Success Factors have been recognized in the management of design-build project and the factors are usually gained through results of analysis on questionnaires collected from conducted surveys. However, so far such factors have not been justified through modeling of interactions from various factors that influence the success of design-build projects. Factors assumed  to affect the success were then put into models and examined using SEM (Structural Equation Modeling) methodology to describe, quantify and demonstrate the interaction influences of various factors on the success of design-build projects. The results of modeling and examination showed the existence of direct and indirect factors as well as dominant and less dominant factors. From the research, it could be revealed that the determinant success factors of design-build projects were the direct and predominant factors of the projects including management capabilities of the projects’ owners, management capabilities of design-build team, symbiosis between projects’ owners and the design-build team. The symbiosis was dominated by defining the scope of project.Faktor kunci kesuksesan (Key Success Factors) telah dikenal dalam pengelolaan proyek konstruksi rancang-bangun dan faktor kunci kesuksesan tersebut biasanya didapatkan melalui hasil analisis terhadap kuesioner yang diterima dari survai yang telah dilakukan, namun sejauh ini belum pernah dilakukan pembuktian melalui pemodelan interaksi berbagai faktor yang mempengaruhi kesuksesan proyek rancang-bangun. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi kesuksesan proyek rancang-bangun kemudian dimodelkan dan diuji menggunakan metodologi SEM (Structural Equation Modeling) untuk mendeskripsikan, mengkuantifikasikan dan mendemonstrasikan pengaruh interaksi berbagai faktor-faktor terhadap kesuksesan proyek rancang-bangun. Hasil dari pemodelan dan pengujian pengaruh interaksi berbagai faktor terhadap kesuksesan proyek rancang-bangun adalah adanya faktor yang langsung mempengaruhi kesuksesan proyek rancang-bangun dan ada yang berpengaruh tidak langsung, terdapat pula faktor yang dominan dan faktor yang kurang dominan. Dari hasil penelitian ini dapat diungkap bahwa faktor penentu kesuksesan proyek rancang-bangun adalah faktor yang berpengaruh langsung dan dominan terhadap kesuksesan proyek rancang-bangun yaitu kemampuan manajemen pemilik proyek, kemampuan manajemen tim rancang-bangun, simbiosis antara pemilik proyek dan tim rancang bangun. Simbiosis antara pemilik proyek dengan tim rancang-bangun didominasi oleh pendefinsian lingkup proyek.
Content Based Image Retrieval Using Euclidean Distance to Detect Pneumonia in X-Ray Thorax Image Yuwono, Bambang; Kaswidjanti, Wilis; Azizah, Nisa’ul; Cahyana, Nur Heri
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2021): Inovasi Teknologi dan Pengolahan Informasi untuk Mendukung Transformasi Digital
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan: Penelitian ini bertujuan menerapkan Content Based Image Retrieval untuk membuat aplikasi pendeteksi Pneumonia atau normal pada citra x-ray thorax menggunakan metode euclidean distance serta mengetahui tingkat akurasi dari aplikasi dalam menentukan apakah pneumonia atau normal.Perancangan/metode/pendekatan: content-based image retrieval (CBIR) adalah metode pencarian gambar yang menganalisis fitur seperti warna, bentuk, tekstur, atau informasi lain yang dapat diekstraksi dari suatu gambar untuk menemukan gambar dalam database gambar yang besar. CBIR dibagi menjadi tiga tahap: ekstraksi fitur dari gambar, penyimpanan fitur, dan pencarian gambar. Masukkan query citra x-ray ke dalam aplikasi, dan citra query x-ray ini akan melalui proses ekstraksi fitur warna dan ekstraksi fitur tekstur untuk menemukan kemiripan dengan citra di database. Proses penemuan citra membandingkan jarak Euclidean citra query dengan citra dalam database.Hasil: Hasil pengujian dengan pengukuran kemiripan Euclidean Distance diperoleh akurasi sebesar 96% pada data latih 100 dan data uji 22, dengan jumlah citra yang ditampilkan 4. Sedangkan bila pengujian menggunakan data yang sudah dilatihkan menghasilkan akurasi 100%.State of the art:Dengan terdapatnya aplikasi pendeteksi pneumonia maka bisa memudahkan membaca hasil gambar x- ray thorax.
FAKTOR PENENTU KESUKSESAN PROYEK RANCANG-BANGUN Yuwono, Bambang E.
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 10, No 1 (2008): Jurnal Teknik Sipil & Perencanaan
Publisher : Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jtsp.v10i1.6945

Abstract

Key Success Factors have been recognized in the management of design-build project and the factors are usually gained through results of analysis on questionnaires collected from conducted surveys. However, so far such factors have not been justified through modeling of interactions from various factors that influence the success of design-build projects. Factors assumed  to affect the success were then put into models and examined using SEM (Structural Equation Modeling) methodology to describe, quantify and demonstrate the interaction influences of various factors on the success of design-build projects. The results of modeling and examination showed the existence of direct and indirect factors as well as dominant and less dominant factors. From the research, it could be revealed that the determinant success factors of design-build projects were the direct and predominant factors of the projects including management capabilities of the projects’ owners, management capabilities of design-build team, symbiosis between projects’ owners and the design-build team. The symbiosis was dominated by defining the scope of project.Faktor kunci kesuksesan (Key Success Factors) telah dikenal dalam pengelolaan proyek konstruksi rancang-bangun dan faktor kunci kesuksesan tersebut biasanya didapatkan melalui hasil analisis terhadap kuesioner yang diterima dari survai yang telah dilakukan, namun sejauh ini belum pernah dilakukan pembuktian melalui pemodelan interaksi berbagai faktor yang mempengaruhi kesuksesan proyek rancang-bangun. Faktor-faktor yang diduga mempengaruhi kesuksesan proyek rancang-bangun kemudian dimodelkan dan diuji menggunakan metodologi SEM (Structural Equation Modeling) untuk mendeskripsikan, mengkuantifikasikan dan mendemonstrasikan pengaruh interaksi berbagai faktor-faktor terhadap kesuksesan proyek rancang-bangun. Hasil dari pemodelan dan pengujian pengaruh interaksi berbagai faktor terhadap kesuksesan proyek rancang-bangun adalah adanya faktor yang langsung mempengaruhi kesuksesan proyek rancang-bangun dan ada yang berpengaruh tidak langsung, terdapat pula faktor yang dominan dan faktor yang kurang dominan. Dari hasil penelitian ini dapat diungkap bahwa faktor penentu kesuksesan proyek rancang-bangun adalah faktor yang berpengaruh langsung dan dominan terhadap kesuksesan proyek rancang-bangun yaitu kemampuan manajemen pemilik proyek, kemampuan manajemen tim rancang-bangun, simbiosis antara pemilik proyek dan tim rancang bangun. Simbiosis antara pemilik proyek dengan tim rancang-bangun didominasi oleh pendefinsian lingkup proyek.
SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT AYAM MENGGUNAKAN PERINTAH SUARA Bambang Yuwono
Telematika Vol 7, No 2 (2011): Edisi Januari 2011
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/telematika.v7i2.417

Abstract

This research was conducted based on the need for a tool for farmers and extension workers in diagnosing the disease in chickens. The tools in the form of an expert system which in addition to diagnosis is also able to provide medical advice. This expert system in the consultation can be run using voice commands to answer every question with a yes or no vote. The process of speech recognition using SAPI (Speech Application Programming Interface) is a tool that is used to process the analog sound is then converted to text. Inference method used is backward chaining with the model of Depth First Search. The output of this system in the form of the name of the disease and treatment suggestions.
Classification of Anemia with Digital Images of Nails and Palms using the Naive Bayes Method Nandha Juniaroesita Peksi; Bambang Yuwono; Mangaras Yanu Florestiyanto
Telematika Vol 18, No 1 (2021): Edisi Februari 2021
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/telematika.v18i1.4587

Abstract

Purpose: Early detection of anemia based on nails and palms images by applying the Naive Bayes method, as well as to measure the level of accuracy in detecting anemia.Design/methodology/approach: Using the Naive Bayes method. System development uses the waterfall method.Findings/result: Based on the results of the tests that have been carried out, the resulting accuracy is 87.5% with varying light intensities and is 92.3% by using a light intensity of 5362 Lux.Originality/value/state of the art: The difference between this study and previous research is in the image pre-processing method and classification method. In this study, the images of the nails and palms were converted to the YCbCr color space to be segmented and color features extracted. Then the color features will be classified using the Naive Bayes classification method. The output of this system is the result of the input image classification, whether normal or anemic.
PENINGKATAN LAYANAN SKRIPSI MAHASISWA BEBAS PLAGIARISME PADA PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA UPN “VETERAN” YOGYAKARTA Bambang Yuwono; Awang Hendrianto Pratomo; Nur Heri Cahyana; Yuli Fauziah; Muhadjir Fachrurradjie
Telematika Vol 15, No 2 (2018): Edisi Oktober 2018
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/telematika.v15i2.3129

Abstract

Abstrak Skripsi merupakan suatu karya tulis ilmiah yang dilakukan oleh mahasiswa sebagai syarat dalam memperoleh gelar sarjana. Dalam proses pengajuan skripsi, tiap-tiap Perguruan tinggi memiliki caranya masing-masing, seperti menggunakan cara manual atau menggunakan sistem informasi skripsi. Secara umum sistem informasi skripsi dapat memudahkan mahasiswa dengan memberikan informasi mengenai pengajuan proposal skripsi, dan informasi lain mengenai skripsi. Sistem informasi skripsi yang ada di Teknik Informatika UPN “Veteran” Yogyakarta masih menggunakan cara manual dan tidak terdapat suatu sistem untuk mendeteksi plagiarisme pada proposal skripsi. Plagiarisme dalam proposal skripsi dapat dicegah dengan menambahkan sebuah fitur didalam sistem informasi skripsi untuk mengetahui tingkat plagiarisme proposal tersebut. Untuk mengetahui tingkat plagiarisme tersebut  dapat menggunakan algoritma Winnowing. Algoritma Winnowing bekerja dengan cara memproses teks yang didapatkan dari proposal, kemudian dilakukan beberapa tahapan preprocessing dan mencari nilai hash terkecil dari tiap-tiap dokumen yang nantinya digunakan sebagai pembanding untuk menentukan persentase nilai kemiripan proposal tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, penambahan fitur deteksi plagiarisme diterapkan didalam sistem informasi skripsi dapat membantu menentukan tingkat persentase kemiripan proposal skripsi dengan artikel yang berada di internet. Kata Kunci : Plagiarisme, Winnowing,  Hash, web scraping, Sistem informasi skripsi