cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF)
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science,
Arjuna Subject : -
Articles 767 Documents
ANALISIS KORELASI RESONANCE INTEGRAL DAN TEMPERATUR KELUARAN PAKET PROGRAM V.S.O.P PADA REAKTOR HTGR PEBBLE BED Khairina Natsir; Elfrida Saragi; Nursinta Adi Wahani
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu konsep reaktor yang mendapat perhatian khusus dalam beberapa tahun terakhir ini adalah reaktor gas temperatur tinggi (HTGR) berbahan bakar pebble (HTGR pebble bed). Dalam desain HTGR pebble bed, resonance integral dan temperatur merupakan dua parameter yang cukup krusial yang diperhatikan berkaitan analisis keselamatan. Kritikalitas reaktor sangat dipengaruhi oleh moderasi neutron yang performanya bergantung pada resonance dan temperatur. Makalah ini menginvestigasi resonance integral HTGR pebble bed sebagai fungsi temperatur  pada bahan bakar kernel yang diperoleh dari keluaran paket program Very Superior Old Program (V.S.O.P’94). Nilai resonance integral diidentifikasi pada berbagai level temperatur dan dihitung korelasinya. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa resonance integral mempunyai korelasi yang   kuat dengan temperatur. 
INTEGRASI SISTEM E-LEARNING DAN SOCIAL NETWORK Fendi Tri Cahyono; Nurochman Nurochman
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan internet dekade terakhir ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Media internet tidak lagi hanya sekedar menjadi media berkomunikasi semata, namun juga sebagai bagian tak terpisahkan dari dunia bisnis, industri, pendidikan dan pergaulan sosial. Khusus mengenai jejaring sosial atau dikenal dengan social network, pertumbuhannya cukup mencengangkan. Namun sebaliknya, pemanfaatan e-learning yang kita ketahui selama ini kurang begitu menarik. Disisi lain terbukanya API dari beberapa social network, memberikan kesempatan untuk mengembangkan sebuah aplikasi e-learning yang terhubung dengan social network. E-learning yang dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database Oracle 10g XE. Dengan menggunakan PHP-SDK dan Javasript-SDK sebagai library untuk menghubungkan antara sistem Elearning dengan Facebook sebagai social network. Metode perancangan sistem menggunakan pendekatan OOP (Object Oriented Programming), sehingga arsitektur program yang digunakan menggunakan konsep UML (Unified Modeling Language). Dengan adanya aplikasi facebook, user bisa menggunakan e-learning di atas halaman facebook, karena aplikasi elearning ter-embedded dengan facebook. User juga dapat menerima notifikasi dari e-learning melalui akun facebook. Notifikasi tersebut berupa wall post dan app request. Diharapkan sistem ini dapat meningkatkan ketertarikan user untuk menggunakan e-learning.
DESAIN SISTEM ON-SITE VOTING UNTUK MENGATASI FRAUD Susmini Indriani Lestariningati
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem voting untuk pemilihan umum mensyaratkan dapat mengatasi berbagai masalah seperti fraud atau penipuan, autentikasi atau keabsahan pemilih, security atau keamanan data, dan juga harus dapat mengakomodir terhadap keinginan untuk kecepatan dan ketepatan dalam penghitungan suara. Sistem yang dipakai juga bersifat transparan dimana pemilih dan yang dipilih dapat menerima hasil perhitungan suara. Semua hal diatas dimungkinkan dengan adanya sistem electronic-voting. Pemilihan umum secara elektronis atau electronic-voting sendiri dibagi dua menurut tempat pemilihan yaitu onsite voting dan remote-voting/mobile-voting, dimana remote-voting ini adalah implikasi dari teknologi jaringan telekomunikasi. Apalagi untuk mobile-voting kepercayaan terhadap teknologi informasi maupun jaringan komunikasinya masih harus ditingkatkan. Pada makalah ini membahas tentang desain sistem untuk on-site voting untuk mengatasi terjadinya fraud. Sistem e-voting secara alamiah sudah dapat mengatasi beberapa fraud. Dengan diatasinya kelemahan yang dibawa oleh sistem elektronis sendiri, maka dapat dihasilkan suatu sistem e-voting yang dapat mengatasi masalah fraud sekaligus masalah yang dihasilkan oleh faktor kesalahan manusia/human error. Metoda untuk proses autentikasi pemilih menggunakan sistem biometrik, sedangkan untuk proses voting digunakan teknik Direct Recording Electronic (DRE). Sistem ini kemudian dibandingkan dengan sistem yang dipakai di negara-negara lain yang menggunakan sistem e-voting di negaranya. Yang dibandingkan adalah sistem secara keseluruhan dengan fitur proses yang khas dari masing-masing negara.
OPTIMASI STRATEGI ALGORITMA GREEDY UNTUK MENYELESAIKAN PERMASALAHAN KNAPSACK 0-1 Paryati Paryati
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2009): Computatinal
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Knapsack is a place used to store an object with same or less size with its capacity. The objects can be put at entirely or partially. This analysis using knapsack 0 or 1, that is an object taken entirely or not at all. As for the profit value is benefit value that possessed by every object. In this analysis, we always expect optimal profit value from an object. But, more object doesn’t always mean more profit.
KLASIFIKASI DIATOM MENGGUNAKAN SIGNATURE DAN SUPPORT VECTOR MACHINE Nofiandri Setyasmara; Stevanus Hardiristanto; I Ketut Eddy Purnama
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2012): Computation And Instrumentation
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diatom merupakan jenis alga bersel tunggal yang ukurannya sangat kecil, dalam orde mikrometer, hidup di air tawar maupun air laut. Keberadaan diatom dapat dimanfaatkan untuk memonitor kualitas air, mendeteksi adanya polusi pada air, mempelajari perubahan iklim dan lingkungan di masa lalu hingga digunakan untuk menganalisis penyebab kematian pada ilmu forensik. Pemanfaatan diatom untuk berbagai keperluan tersebut dilakukan dengan cara mengidentifikasi dan mengklasifikasi jenisnya. Setiap jenis diatom dibedakan dari bentuknya sehingga proses melakukan analisis bentuk diatom adalah bagian penting dalam membangun sebuah sistem identifikasi dan klasifikasi otomatis. Penelitian ini bertujuan membangun sistem klasifikasi diatom otomatis dengan menggunakan metode Signature pada proses ekstraksi fitur bentuk diatom dan metode Support Vector Machine (SVM) pada proses klasifikasinya. Data citra diatom yang digunakan diambil langsung dari perairan di Indonesia. Kinerja klasifikasi yang didapatkan dari hasil pengujian mencapai akurasi 96% hingga 100%.
PENGGUNAAN TELEPON GENGGAM / PONSEL DALAM PENYEBARAN INFORMASI PEMILU MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH PROFESSIONAL Marvin Chandra Wijaya; Semuil Tjiharjadi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saat ini ponsel merupakan salah satu alat yang diharapkan dapat memberikan kemudahan dan dapat menunjang aktivitas sehari-hari bagi pemakainya. Untuk itu dibutuhkan beberapa aplikasi-aplikasi yang dapat diterapkan pada ponsel. Dalam membuat aplikasi-aplikasi di dalam handphone tentu tidaklah mudah dan membutuhkan perealisasian. Macromedia Flash Professional 8 merupakan salah satu software yang memiliki fitur baru yang dapat membantu untuk mengembangkan berbagai aplikasi yang diterapkan pada ponsel, yaitu Flash Lite. Hal-hal yang harus dilakukan dalam perancangan simulasi brosur digital adalah membuat animasi untuk tampilan informasi. Informasi yang dapat diberikan dalam ponsel adalah sosialisasi / penyebaran informasi tentang pemilu. Dengan menggunakan cara seperti ini dapat menjadi sesuatu yang unik yang dapat menarik perhatian banyak orang.
PENGEMBANGAN SISTEM MONITORING VISUAL KEAMANAN TRANSMISI Mohammad Arie Reza; Mauridhi Hery Purnomo; Adi Soeprijanto
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2009): Network And Security
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Level keamanan transmisi dalam satu kondisi operasi yang dihasilkan oleh paralel load flow dinyatakan secara visual dalam kurva kapabilitas transmisi . Kurva tersebut dibentuk berdasarkan batas termal dan kestabilan steady state. Secara visual, level keamanan transmisi dinyatakan pula secara kuantitatif dengan besaran indeks keamanan. Dengan indeks ini, level keamanan tiap saluran untuk satu kondisi operasi dapat diurutkan. Untuk kepentingan monitoring dan kontrol operasi maupun perencanaan, visualisasi tersebut diintegrasikan kedalam software monitoring dan kontrol yang telah lebih dulu dikembangkan yaitu EWCS (Early warning and Control System). EWCS di desain menggunakan delphi dan dapat diintegrasikan dengan sistem SCADA eksisting. Simulasi visualisasi keamanan transmisi akan diterapkan untuk sistem Jawa Timur 150 KV.
MENUJU DEMOKRASI DENGAN TEKNOLOGI INFORMASI Herald Setiadi
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses demokrasi di Indonesia bertambah tahun bertambah warna. Pesona demokrasi membuat partisipasi partai politik bertambah dan berkurang silih berganti. Hal menarik ketika pesona demokrasi ini dilihat dalam pandangan bisnis, politik, dan rakyat. Dalam pandangan bisnis, pesta demokrasi banyak memberikan manfaat pada unit bisnis kecil hingga besar. Percetakan, spanduk, televisi, radio hingga artis banyak meraup keuntungan dari demokrasi ini. Tidak terkecuali dalam bidang teknologi informasi. Banyak sekali aplikasi teknologi informasi yang dibangun/menunjang proses demokrasi. Produk teknologi informasi ini bisa kita sebut edemocracy. Dalam konteks edemocracy, beberapa produk teknologi informasi diantaranya yang banyak dipakai adalah aplikasi quick count. Aplikasi ini bisa berupa SMS gateway,WAP, ataupun Web database application.Dalam pandangan politik golongan (partai atau caleg), teknologi informasi digunakan sebagai alat kampanye dan propoganda. Pengumpulan massa maupun anggota banyak dilakukan dengan menggunakan teknologi informasi. Produk teknologi informasi yang banyak dipakai untuk kepentingan politik biasanya dalam bentuk portal , chatting, email, blog dan juga bisa berupa aplikasi SMS gateway. Dari pandangan rakyat, proses demokrasi yang baik akan berujung pada kesejahteraan bangsa. Dalam artian sederhana, proses itu dapat diawali dengan memberikan hak suaranya pilkada, pemilu maupun pilpres. Peran serta rakyat dalam memilih presiden, partai atau caleg, perlulah berdasarkan atas performa, kejujuran,dan nilai moral yang tinggi dari individu maupun partai politik. Pertanyaannya adalah, seberapa tepat dan benar informasi yang dimiliki rakyat sehingga rakyat mengetahui bahwa yang caleg atau partai yang dipilihnya itu adalah sesuai dengan tujuan akhir kesejahteraan dan kemakmuran bangsa? Dari ketiga pandangan diatas, kemunculan teknologi informasi diharapkan memberikan efek yang baik. Tapi seperti apakah secara umum karakteristik teknologi informasi yang dapat dibangun dalam konteks edemocracy? Bagaimana sebaiknya infrastruktur TI itu direncanakan dan dibangun sehingga data yang bernilai strategis dikirim dan dikelola bisa tetap aman, selalu tersedia, mempunyai performa yang tinggi, serta mempunyai ketepatan hasil analisa?
PERANCANGAN RELIABILITAS SISTEM TRANSMISI DATA PADA PROTOKOL UDP (USER DATAGRAM PROTOCOL) Wiwin Sulistyo
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 3 (2009): Network And Security
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaminan pengiriman data melalui jaringan komputer menjadi sesuatu yang sangat penting .Salah satu jaminan yang dibutuhkan olrh user (pemakai) ádalah bahwa data yang dikirimkan ke komputer tujuan sampai dengan baik. Selain itu, terdapat fasilitas yang memberikan keterangan terhadap status pengiriman data kepada user terutama bila pengiriman gagal dilakukan. Sehingga dibutuhkan mekanisme yang berfungsi untuk melakukan kontrol pada saat proses pengiriman data. Protokol UDP merupakan protokol yang bersifat connectionless dan unreliable dalam proses pengiriman data.Dengan menggunakan metode command/request dapat dilakukan perancangan sistem reliabilitas transmisi data pada protokol udp (user datagram protocol).
PEMODELAN PENINGKATAN KUALITAS SISTEM INFORMASI AKADEMIK DENGAN MENGGUNAKAN STANDAR ISO 9126 Oliver Samuel Simanjuntak
Seminar Nasional Informatika (SEMNASIF) Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application
Publisher : Jurusan Teknik Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Akademik (SIA) dirancang sebagai layanan olah data kegiatan akademik di Perguruan Tinggi yang dapat dipergunakan dari, oleh dan untuk civitas akademika. Dengan penerapan layanan SIA, berbagai tugas dan pekerjaan civitas akademika yang dilakukan secara manual, sekarang bisa dikerjakan oleh komputer secara otomatis. Namun demikian, penerapan SIA di Perguruan Tinggi mengalami berbagai permasalahan. Permasalahan penerapan SIA adalah masih lemahnya kualitas SIA itu sendiri. Lemahnya kualitas SIA memberi dampak terhadap penurunan pemanfaatan SIA sebagai layanan olah data. Identifikasi dari permasalahan SIA adalah belum tersedianya cara yang tepat dalam peningkatan kualitas SIA. Penelitian ini membangun sebuah model peningkatan kualitas SIA dengan menggunakan standar kualitas. Model peningkatan kualitas SIA menyediakan basis yang sangat penting sebagai dasar peningkatan layanan olah data kegiatan akademik di Perguruan Tinggi berdasar standar kualitas. Standar kualitas merupakan kesepakatan berbagai pakar sebagai acuan kerja/pola kerja meningkatkan kualitas, salahsatunya adalah ISO 9126. Standar ISO 9126 dikembangkan dalam usaha identifikasi atribut-atribut kualitas SIA. Pelaksanaan atribut-atribut kualitas dipercaya sebagai solusi peningkatan kualitas SIA.

Filter by Year

2008 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 1, No 1 (2021): Inovasi Teknologi dan Pengolahan Informasi untuk Mendukung Transformasi Digital Vol 1, No 1 (2020): Peran Digital Society dalam Pemulihan Pasca Pandemi Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 1 (2018): Landscape Industri Internet Dampak Perilaku Marketing Indonesia Vol 1, No 1 (2017): “e-Defense : Menjaga keamanan data menghadapi cyber warfare untuk memperkokoh ke Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 2 (2016): Semnasif 2016 Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2015): Informatika Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Vol 1, No 1 (2014): Business Intelligence Vol 1, No 5 (2013): Network And Security Vol 1, No 4 (2013): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 3 (2013): Computation And Instrumentation Vol 1, No 2 (2013): Cloud Computing Technology Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 1 (2013): Information System and Application Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 5 (2012): Geoinformatic And GIS Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 4 (2012): Information System and Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2012): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2012): Network And Security Vol 1, No 1 (2012): Computation And Instrumentation Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 5 (2011): Information System and Application Vol 1, No 4 (2011): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2011): Network And Security Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 2 (2011): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2011): Computatinal Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 5 (2010): Information System And Application Vol 1, No 4 (2010): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 3 (2010): Network And Security Vol 1, No 2 (2010): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 1 (2010): Computatinal Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 6 (2009): E-Democracy Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 5 (2009): Information System And Application Vol 1, No 4 (2009): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2009): Network And Security Vol 1, No 2 (2009): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 1 (2009): Computatinal Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 5 (2008): Information System And Application Vol 1, No 4 (2008): Network And Security Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 3 (2008): Intelligent System dan Application Vol 1, No 2 (2008): Instrumentational And Robotic Vol 1, No 1 (2008): Computational More Issue