cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2005)" : 7 Documents clear
PENGARUH TURBOCHARGER TERHADAP DAYA PADA MOTOR DIESEL Muamar Khaqiqi; Sri Mulyo Bondan Respati; Imam Syafa’at
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 1, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v1i1.1

Abstract

Internal Combustion Engine atau motor pembakaran dalam adalah mesin kalor untuk mengubah energi sehingga energi tersebut dapat dimanfaatkan langsung oleh manusia yang salah satu jenisnya adalah motor bakar diesel. Motor bakar diesel ini manfaat dan penggunaannya besar sekali bagi manusia untuk mengubah energi kimia (termal) menjadi energi mekanik (gerak). Untuk meningkatkan daya/tenaga dapat digunakan sebuah alat yang disebut turbocharger yaitu sebuah blower yang digerakkan oleh gas sisa pembakaran untuk memberikan tekanan pada udara masuk pembakaran sehingga memberikan tekanan awal yang lebih tinggi dari pada tekanan normal. Dalam analisa ini dengan penambahan turbocharger untuk mesin diesel 4 langkah 3000 cc, 1300 rpm, 4 silinder segaris akan meningkatkan daya motor dari 74,5264 hp menjadi 150,4516 (belum termasuk rugi-rugi turbo). Kata kunci : Motor Diesel, Turbocharger, Daya.
PROSES PIROLISIS ECENG GONDOK ( EICHHORNIA CRASSIPES) MENJADI KARBON AKTIF DENGAN BAHAN PENGAKTIF NATRIUM KLORIDA ( NaCl) Kusuma Wardani; Muhammad Dzulfikar; Agung Nugroho
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 1, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v1i1.2

Abstract

Eceng Gondok ( Eichhornia Crassipes ) untuk sementara ini dianggap oleh sebagian besar masyarakat sebagai tumbuhan pengganggu ekosistem air, karena dari berbagai upaya untuk memberantas limbah ini belum mendapatkan hasil yang memuaskan. Dengan adanya penelitian lebih lanjut diharapkan dapat memberikan nilai tambah dari eceng gondok. Salah satu alternatifnya adalah dibuat menjadi karbon aktif. Proses pembuatan karbon aktif dijalankan dalam suatu reactor yang dilengkapi pemanas. Eceng gondok (Eichhornia crassipes) sebanyak 5 gram direndam dalam Natrium Klorida pada sejumlah berat tertentu selama 30 menit setelah itu ditiriskan dan dimasukkan kedalam reactor dalam waktu yang bervariasi serta dengan suhu dan jumlah pengaktif yang sudah ditentukan. Hasil pengarangan  kemudian didinginkan lalu dicuci dengan aquadest panas untuk menghilangkan sisa–sisa Natrium Klorida dan akhirnya dikeringkan dalam oven sampai dicapai berat konstan. Pirolisis eceng gondok dengan pengaktif Natrium Klorida mengikuti reaksi tingkat satu. Adapun variable yang dipelajari pada penelitian ini adalah suhu karbonasi, waktu karbonasi, dan jumlah pengaktif. Dari hasil penelitian ini diperoleh kondisi operasi yang optimum yaitu suhu karbonasi 300 oC, waktu karbonasi 70 menit dan berat pengaktif 16 gram, konversi yang dicapai 0.68100 bagian dalam waktu 70 menit dengan nilai konstanta kecepatan reaksi ( k) = 1.006. 10-2 menit –1 . Dengan  persamaan matematika sebagai berikut : Y( X) = 6.06020.10-1 +  1.006.10-2 X dengan Y(X) = - ln ( 1- x ), X= t (waktu reaksi, menit ),  x = konversi . Kata kunci  : Eichhornia Crassipes, karbon aktif, Natrium Klorida, Pirolisis
SISTEM KOMUNIKASI SPEKTRUM – TERSEBAR ( Spread Spectrum System Communication ) Muhammad Edi Pujianto; Muhammad Subri; Muh Amin
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 1, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v1i1.3

Abstract

Keunggulan dan ketepatan dari sistem komunikasi digital menyebabkan sistem ini menjadi pilihan bagi pemakainya. Berkembangnya sistem komunikasi ini tidak terlepas adanya tuntutan dari kebutuhan manusia akan adanya suatu sistem komunikasi yang handal.  Sistem Komunikasi spektrum - tersebar  merupakan satu dari sekian jenis sistem komunikasi digital, karena dalam pengiriman sinyal informasinya menggunakan kode-kode digital yang dihasilkan dari suatu pembangkit sinyal yang disebut dengan pseudo-random generator . Kode ini mempunyai sifat seperti derau sehingga disebut sebagai kode ganguan-semu (Pseudo-Noise Code ). Keunggulan sistem komunikasi ini adalah Tahan terhadap gangguan dan interferensi, mempunyai kemampuan akses jamak, pengalamatan yang selektif, kerahasiaan informasi lebih terjamin dan tahan terhadap efek multipath.   Kata Kunci : Spektrum-tersebar, kode-gangguan semu
ANALISA KERUGIAN PEMIPAAN AIR PADA SAMBUNGAN ELBOW Norman Iskandar; Sulardjaka Sulardjaka; Yoga Pangestu Soebroto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 1, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v1i1.4

Abstract

Pada sistem pemipaan tidak bisa terlepas dari kerugian akibat sistem  pemipaan itu sendiri. Analisa kerugian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kerugian yang ditimbulkan oleh sambungan elbow dalam sistem pemipaan air. Alat penelitian yang digunakan sistem tertutup dimana air disirkulasi dengan menggunakan pompa sentrifugal. Data output dari alat ini merupakan beda ketinggian level air  pada selang ukur sebelum dan sesudah melewati sambungan elbow. Dari data tersebut akan diperoleh head kerugian sambungan.   Kata kunci : Elbow, heat, kerugian
PENENTUAN NILAI ENERGI AKTIVASI DAN FAKTOR TUMBUKAN PADA PEMBUATAN GLISEROL DARI REAKSI ANTARA SODA DAN MINYAK GORENG CURAH Arif Riyanto; Sri Mulyo Bondan Respati; Muhammad Dzulfikar
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 1, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v1i1.5

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menentukan faktor tumbukan, energi aktivasi, orde reaksi, konstanta kecepatan reaksi, dan kondisi optimum reaksi dari reaksi saponifikasi minyak kelapa curah. Minyak kelapa dan larutan NaOH dimasukkan dalam reaktor berpengaduk dengan komposisi tertentu dan kecepatan pengadukan yang konstan selama satu jam. Reaksi dilakukan pada suhu 400C sampai dengan 1000C. Sampel diambil untuk dianalisis setiap 10 menit. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa jenis reaksi yang terjadi adalah reaksi searah dengan orde reaksi 0,5 terhadap gliseril tristearat, konstanta kecepatan reaksi (k) berdasarkan signifikansi (R2) optimum dicapai pada suhu 700C dengan harga k adalah 3,38x10-3 mol/L.det dan siginifikansi sebesar 95,36 % untuk ralat maksimum 5 %.dan harga Ea : 1345,85 mol/L.detik dan A : 0,017.   Kata Kunci : faktor tumbukan, energi aktivasi,  minyak goring  curah, gliserol,  larutan NaOH
ANALISIS PERPINDAHAN KALOR PADA LORONG API KETEL UAP Gilar Pandu Annanto; Ilham Naufal Ardianto; Imam Syafa’at
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 1, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v1i1.6

Abstract

Perencanaan lorong api ketel uap melibatkan perhitungan kekuatan bahan dan perpindahan kalor dari pembakaran bahan bakar ke air melalui dinding lorong api. Ketidakseimbangan laju perpindahan kalor pada dinding lorong api akan menyebabkan peningkatan temperatur dinding secara terus menerus yang akan menyebabkan kegagalan konstruksi lorong api. Dengan demikian perencanaan lorong api harus mempertimbangan kekuatan bahan dan laju perpindahan kalor pada dinding lorong api. Kata kunci: lorong api, laju perpindahan kalor, konstruksi.
RANCANG BANGUN MESIN PENGERING KERUPUK UNTUK INDUSTRI KECIL KERUPUK Reynaldi Satria Gumilang
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 1, No 1 (2005)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v1i1.7

Abstract

Pengeringan pada dasarnya merupakan usaha untuk mengurangi kandungan air yang ada pada obyek yang dikeringkan. Kandungan air yang ada telah menyatu dalam benda. Proses yang bisa digunakan untuk mengeluarkan kandungan air tersebut adalah proses penguapan. Proses ini dapat berlangsung apabila obyek yang dikeringkan diberi pemanasan, baik dengan memanfaatkan sinar matahari atau diberi sumber panas lain, baik secara elektrik maupun dengan menggunakan nyala api. Sumber pemanas yang menggunakan nyala api biasanya menggunakan nyala api dari kompor atau dari kayu bakar, tetapi kebanyakan dari mesin pengering  menggunakan nyala api kompor. Nyala api kompor merupakan sumber panas yang digunakan untuk seluruh pemanasan yang ada dalam sistim pengeringan kerupuk ini. Panas yang diakibatkan oleh nyala api kompor memanaskan udara disekeliling api, panas akan merambat naik ke atas melalui udara, Panas ini akan berpindah ke benda-benda yang dilaluinya yang mempunyai temperatur lebih rendah, termasuk dalam hal ini digunakan untuk memanasi plat stabilisator yang letaknya persis di atas nyala api  tersebut. Perpindahan panas dari nyala api kompor ke pelat yang ada di atasnya  berlangsung secara konveksi bebas dan besarnya laju perpindahan panas tergantung dari perbedaan temperatur udara panas dan temperatur permukaan plat stabilisator.   Kata kunci : Mesin pengering, plat stabilisator, konveksi bebas, laju perpindahan panas

Page 1 of 1 | Total Record : 7