cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 16 Documents
Search results for , issue "Vol 17, No 2 (2021)" : 16 Documents clear
Uji Keausan Besi Cor Berlapis Hardchrome Menggunakan Tribotester Pin-On-Disc Wahyu Anuwar Witoyo
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 17, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v17i2.5623

Abstract

Besi cor memiliki rasio kekuatan terhadap massa yang paling tinggi. sehingga banyak digunakan sebagai bahan komponen mesin, misalkan gesekan yang terjadi pada ring piston dengan bore cylinder yang merupakan komponen drive train dari sistem motor bakar. Akibat dari kerja komponen tersebut maka akan timbul adanya keausan permukaan komponen. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fenomena keausan besi cor dengan perlakuan permukaan electroplating hardchrome dengan menggunakan metode pengujian pin on disk tribometer, yang dilakukan dengan pelumasan SAE 10w-30 pada pembebanan 10N dan 20N dengan kecepatan putaran 60rpm dan jarak 200m, 300m, 400m, 500m, 600m setiap jarak dilakukan pengukuran keausan pada spesimen pin dan disc. Hasil pengujian keausan pada spesimen yang terbuat dari material besi cor dan dilapisi hardchrome dengan menggunakan pelumas SAE 10W-30 memperoleh kesimpulan bahwa setiap jarak keausan pada disk meningkat, Perhitungan keausan dengan menggunakan metode Archard yang menunjukkan tinggi keausan tertinggi sebesar 0.016729 mm pada jarak 600m di disc A beban 10N dan terendah sebesar 0.003035 mm pada jarak 200 m di disc B beban 10n. Nilai volume keausan terbesar pada disc B beban 20N berkisar 1.1741mm³ pada jarak 600 m. Serta volume keausan terendah pada disc A sebesar 0.2720 mm³ pada jarak 200 m dengan jenis keausan yang terjadi adalah keausan abrasi.
Analisis Keausan Line Contact Menggunakan Permodelan Global Incremental Wear Model Asdiar Surya Kurniawan
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 17, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v17i2.5621

Abstract

Keausan merupakan fenomena tribologi yang terjadi pada setiap peralatan akibat kontak mekanik antara dua komponen. Dalam kurun waktu yang lama keausan ini akan menimbulkan kerusakan pada peralatan. Untuk meningkatkan keandalan dan efisiensi peralatan, maka fenomena keausan ini perlu dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan menghitung kedalaman aus dan volume aus sebuah pin berbentuk silinder pendekatan line contact menggunakan tribometer pin-on-disc. Variasi yang dilakukan adalah pembebanan yaitu sebesar 6 N, 8 N, dan 10 N. Pengujian keausan dilakukan pada keadaan tanpa pelumas. Hasil eksperimen kemudian dibandingkan dengan metode analitik GIWM (Global Incremental Wear Model). Hasil penelitian memperlihatkan bahwa eksperimen tribometer pin-on-disc dan GIWM sama-sama berbanding lurus dengan pembebanan. Pada beban 10 N dengan jarak sliding 904,32 m memiliki kedalaman aus 2,46096E-05 m dan volume keausan 1,62778E-08 m3. Pada beban 6 N pada jarak sliding yang sama memiliki kedalaman aus 1,75067E-05 m dan volume aus 9,76666E-09 m3. Semakin bertambah pembebanan dan jarak sliding maka nilai keausan semakin bertambah.
Analisis Pengaruh Lalu Lintas Tol Semarang Terhadap Konsumsi BBM Kendaraan Penumpang 1300 CC Hasan Saputro; Tabah Priangkoso; Darmanto -
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 17, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v17i2.5563

Abstract

Berbagai upaya untuk mendapatkan efisiensi konsumsi bahan bakar kendaraan telah dilakukan di dunia ini. Mulai dari perubahan konstruksi mesin, perilaku berkendara dan perubahan sistem kendali bahan bakar  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsumsi BBM kendaraan penumpang terhadap lalu lintas jalan tol semarang. Penelitian menggunakan metode eksperimental pada mobil penumpang 1300 CC dengan variasi perbedaan jenis bahan bakar dan posisi roda gigi (gear transmission). Perilaku berkendara mengikuti pola mengemudi di jalan tol. Data pola berkendara di jalan tol direkan menggunakan On board diagnostic tool system. Dari hasil analisis bahwa semua bahan bakar yang menggunakan gigi tertinggi akan lebih hemat bahan bakarnya pada kendaraan penumpang dan Untuk bahan bakar paling hemat yaitu pada bahan bakar Pertalite dengan jarak tertinggi yaitu sebesar 37,99 km/L pada kecepatan 55 km/h, untuk Pertamax Turbo jarak paling jauh didapat pada kecepatan 65 km/h yaitu sebesar 29,45 km/L dan untuk Pertamax jarak terjauh yang di tempuh adalah 22,51 km/L pada kecepatan 60 km/h
Simulasi Numerik Aliran Melewati Nozzle Pada Ejector Fresh Water Genertor Dengan Variasi Diameter Exit Nozzle Dan Tekanan Primary Flow Konstan Di Laboratorium Real Engine Wahyu Ari Putranto; Khaeroman - -
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 17, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v17i2.5536

Abstract

Fresh water generator (FWG) merupakan salah satu alat di kapal yang digunakan untuk merubah air laut menjadi air tawar. Ejektor adalah salah satu komponen penting pada FWG. Kinerja ejektor berpengaruh terhadap jumlah produksi air tawar yang dihasilkan. Ejektor berfungsi untuk memvakumkan ruangan pada evaporator serta menghilangkan brine/ air garam (air dengan salinitas tinggi) dari bagian bawah ruangan evaporator. Secara umum ejektor merupakan pompa statis yang bekerja berdasarkan dengan prinsip kevakuman. Kevakuman yang terjadi pada ejektor sangat mempengaruhi performa dan kemampuan hisap sisi secondary flow. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi diameter exit nozzle pada ejektor terhadap laju aliran sekunder terutama pada sisi isapan udara (vakum).Penelitian ini dilakukan secara simulasi numerik menggunakan software komersial CFD untuk memprediksi fenomena aliran yang melewati nozel pada ejektor dengan memvariasikan diameter exit nozzle meliputi 5, 6, dan 7 mm. Tekanan masuk (primary flow) pada nozel adalah 400 kPa (4 bar). Jarak antara ujung exit nozzle dengan pipa aliran keluar dibuat dengan posisi tetap. Ujung exit nozzle berada pada posisi 3 mm masuk ke dalam pipa saluran keluar yang diukur dari posisi ujung bagian dalam. Hasil simulasi menunjukkan bahwa ejektor dengan diameter exit nozzle terkecil yaitu 5 mm memberikan performansi yang optimum. Hal ini karena diameter exit nozzle 5 mm memiliki laju aliran massa yang paling tinggi, sehingga menyebabkan tingkat kevakuman pada ruang evaporator semakin cepat. Semakin cepat ruang evaporator vakum maka semakin cepat pula dimulainya proses pembuatan air laut menjadi air tawar pada alat FWG
Kaji Eksperimental Tingkat Konsumsi Bahan Bakar Minyak Sepeda Motor Manual Transmission dengan Penambahan Bioethanol Muhammad Nur Ubaidillah; Tabah Priangkoso; Darmanto Darmanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 17, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v17i2.5622

Abstract

Keterbatasan bahan  bakar  fosil yang berasal dari minyak bumi mendorong penggunaan sumber energi terbarukan. Bioethanol merupakan salah satu sumber energi alternatif untuk bahan bakar yang dihasilkan dari tanaman dapat menjadi salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut. Sepeda motor sebagai moda transportasi mayoritas di Indonesia masih  bahan bakar minyak (BBM) sebagai sumber energi untuk penggerak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek penambahan bioethanol pada bahan bakar minyak. Bioethanol  sebesar 8%, 10%, dan 12% akan digunakan untuk substitusi BBM jenis Pertalite, Pertamax dan Pertamax turbo. Pengujian dilakukan pada sepeda motor dengan transmisi manual pada 20 (dua puluh) kecepatan, dan 5 percepatan (gigi transmisi) untuk setiap jenis bahan bakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi paling efisien didapat pada Pertalite dengan penambahan bioethanol 10%, serta Pertalite dengan penambahan bioethanol 10%  mampu menempuh jarak 71.5 km/l.
Analisis Sifat Mekanis Baja Karbon Menengah Akibat Proses Austenisasi Tempering Nyoto Lestari; Helmy Purwanto; Muhammad Dzulfikar
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 17, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v17i2.5613

Abstract

Perlakuan panas (heat treatment) didefinisikan sebagai kombinasi proses pemanasan dan pendinginan untuk mendapatkan sifat-sifat tertentu pada baja atau paduan lainnya. Salah satu proses perlakuan panas tersebut dengan proses quenching dan tempering. Proses ini dilakukan pada temperatur austenite 700 oC, 800 oC, 900 oC dengan media pendingin celup oli, kemudian di lanjutkan proses tempering pada temperatur 100 oC, 200 oC, 300 oC, dan 400 oC dengan waktu penahanan 15 menit. Hasil pengujian pada uji struktur mikro memperlihatkan bahwa fasa yang banyak terlihat adalah fasa perlit, sedangkan fasa martensit jarang ditemukan. Hasil pengujian kekerasan memperlihatkan bahwa nilai tertinggi adalah 591 HVN terdapat pada temperatur austenite 900 oC dan di tempering pada temperatur 200 oC. Hasil pengujian tarik mendapatkan Maksimal Stress tertinggi pada temperatur austenite 900 oC dan temperatur tempering 100 oC dengan nilai 961 MPa. Pengujian impak mendapat nilai 0,40J/mm2 yang terdapat pada temperatur austenite 900 oC dan temperatur tempering 400 oC. Proses tempering dapat menurunkan nilai kekerasan dan kekuatan tarik dan pada uji impak nilai kekerasan meningkat. Sementara hasil mikro struktur memperlihatkan bahwa jumlah fasa-fasenya hampir sama dengan  raw material.   

Page 2 of 2 | Total Record : 16