cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 19, No 2 (2023)" : 15 Documents clear
Optimalisasi Solar Tracker Single Axis pada Solar Cell Menggunakan LDR XH-M131 dan Actuator Matrix Harl-3618+ Lestariningsih, Wiji; Perdana, Donny; Ma’ruf, Mochamad
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i2.8226

Abstract

Penggunaan panel surya untuk PLTS membutuhkan biaya investasi yang relatif mahal. Perlu adanya teknologi untuk menekan biaya investasi yang mahal. Salah satunya adalah solar tracker, Alat ini dapat menekan biaya investasi dari segi pendapatan daya yang dihasilkan. Pada penelitian ini penulis mencoba membuat teknologi solar tracker dengan memanfaatkan modul sensor LDR XH-M131 sebagai tracker cahaya matahari dan aktuator linier MATRIX HARL-3618+ sebagai penggerak panel surya. Penelitian ini menganalisis perbandingan daya panel surya berkapasitas 100 watt peak menggunakan solar tracker selama 3 hari dan tanpa solar tracker selama 3 hari pada saat cuaca cerah dengan pengambilan data setiap 1 jam sekali pada pukul 09.00 - 15.00 WIB. Berdasarkan hasil pengujian yang telah di lakukan rata-rata daya yang di dapatkan ketika tanpa menggunakan solar tracker sebesar 47,17 watt sedangkan dengan menggunakan solar tracker sebesar 53,19 watt. Adanya selisih rata-rata daya sebesar 6.02 watt lebih banyak dengan menggunakan solar tracker. Dari hasil penelitian dapat di;ihat grafik daya yang dihasilkan menggunakan solar tracker lebih stabil dari pada tanpa solar tracker
Analisis Karakteristik Uji Bending dan Uji Tarik Serat Daun Nanas Arni, Arni; Suroso, Indreswari; Utami, Noviana
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i2.9643

Abstract

Material komposit merupakan perpaduan antara 2 material atau lebih yang berbeda fasa untuk menghasilkan material baru dengan sifat yang lebih baik. Material komposit  tersususn atas matriks (fase keras) dan bahan penguat (reinforcement). Serat daun nanas adalah salah satu serat yang digunakan dalam pembuatan bahan material komposit serat alam karena Sumber Daya Alam (SDM) yang berlimpah, harga yang murah, dan memiliki kepadatan dan gaya tarik yang baik. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik uji bending dan uji tarik pada komposit serta daun nanas menggunakan resin epoxy yang diberi perlakuan perendaman pada cairan Alkali (NaOH) selama 2, 4, dan 6 jam untuk menghasilkan struktur dari permukaan serat alam yang baik dan membuat proses ikatan yang lebih kuat antara serat dan matrik dengan menggunakan metode VARI (Vacuum Assisted Resin Infusion) karena lebih efisien. Hasil dari penelitian uji karakteristik kekuatan Bending dan tarik yang dilakukan selama 2, 4, dan 6 jam pada cairan Alakali (NaOH) terdapat pengaruh uji Bending dalam waktu 4 jam dengan hasil kekuatan Bending tertinggi 13,66  kgf/mm2 dengan max load41,40 kgf menjadikan material bersifat ketangguhan (toughness) dan Bending terendah dalam waktu 2 jam dengan nilai 2,85 kgf/mm2 dengan max load 8,63 kgf menajadikan material getas atau mudah patah untuk hasil uji  kekuatan tarik terbesar dalam waktu 4  jam yaitu 5,96  kgf/mm2 dengan max force 396,50 kgf menjadikan material menjadi ulet (ductility) dan uji tarik terendah dalam waktu 6 jam dengan nilai 2,79 kgf/mm2 dengan max force 192,99 kgf menjadikan material getas atau mudah patah.
Penentuan Batas Kondisi Kerja pada Desain Alat Penahan Pintu Berbasis Compliant Mechanism Dengan Menggunakan Response Surface Optimization Berbasis Metode Elemen Hingga Annanto, Gilar Pandu
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i2.10054

Abstract

Compliant mechanism adalah sebuah mekanisme yang dapat digunakan untuk menyederhanakan mekanisme kompleks yang memiliki lebih dari 1 komponen pendukung menjadi sebuah komponen tunggal tanpa mengurangi fungsi dari mekanisme tersebut. Untuk melakukan sebuah Gerakan, Compliant mechanism sepenuhnya mengandalkan sifat mekanis dari material  sehingga hal ini perlu dipertimbangkan pada saat proses perancangan guna memastikan  batas kemampuan rancangan agar kemudian tidak mengalami kegagalan pada saat digunakan. Salah satu rancangan berbasis compliant mechanism yang telah dikembangkan adalah alat penahan pintu. Alat penahan pintu dirancang berdasarkan kebutuhan pada saat pandemi COVID-19 dimana kontak fisik menggunakan tangan sangat dibatasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui batasan kerja yang optimal dari alat penahan pintu ketika digunakan. Metode surface response optimization berbasis metode elemen hingga digunakan untuk mengetahui nilai yang optimal dengan batasan berupa nilai deformasi serta nilai tegangan. Dari hasil pengujian, diketahui bahwa kondisi kerja optimal dari alat penahan pintu yang dirancang adalah pada pembebanan senilai 17,095 N dengan nilai tegangan sebesar 65,947 MPa dan deformasi pada titik pengunci sebesar 9,98 mm. 
Perancangan Instrumentasi Alat Uji Test Bench Electronic Ducted Fan (EDF) Menggunakan Arduino Mega 2560 Fahrureza, Bahriansyah; Priangkoso, Tabah
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i2.10083

Abstract

Electric ducted fan (EDF) menjadi alternatif bagi mesin pendorong wahana terbang yang menggunakan baterai sebagai sumber energi. Terdapat dua faktor yang harus diperhatikan dalam penerapan EDF ke wahana terbang, yaitu gaya dorong (thrust) dan gaya guling (rolling) yang disebabkan oleh putaran sudu (blade) EDF. Selain itu, temperatur motor EDF operasi juga memerlukan perhatian karena mempengaruhi kinerja EDF. Selain menurunkan efisiensi, temperatur tinggi juga berpotensi merusak motor. Tujuan perancangan ini adalah menerapkan instrumen pengukuran gaya dorong, gaya guling, dan temperatur motor EDF pada alat uji (test bench) EDF. Sensor pengukuran gaya dorong dan guling menggunakan load cell masing-masing berkapasitas 5 kg dan 1 kg, sedangkan pengukuran suhu menggunakan sensor MLX90614. Untuk memastikan instrumen pengukuran menunjukkan hasil pengukuran tepat, maka dilakukan kalibrasi. Hasil kalibrasi sensor load cell 1 kg dan 5 kg menunjukkan error sebesar 0,237% dan 0,050%, sedangkan hasil kalibrasi sensor MLX90614 didapatkan rata-rata error yaitu 0,92%. Dengan demikian instrumen ini dapat digunakan dalam pengujian kinerja EDF. 
Pengaruh Pretreatment Microwave Terhadap Delignifikasi Limbah Nanas Sebagai Rujukan Bahan Baku Bioethanol Nurfa'izin, Safa'ah; Hartati, Indah
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 19, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v19i2.9968

Abstract

Bioethanol merupakan salah satu sumber energi alternatif yang ramah lingkungan untuk mewujudkan global zero emission. Proses produksi bioethanol juga tergolong sangat sederhana melalui peroses fermentasi anaerob dari biomassa yang sangat melimpah. Pemanfaatan bahan baku yang terintegrasi mampu mengatasi permasalahan limbah dan meningatkan nilai ekonomis dari limbah tersebut. Limbah nanas yang berpotensi sebagai rujukan bahan baku bioethanol memiliki kandungan lignin yang akan menghambat hidrolisis bahan organic menjadi bioethanol. Maka dari itu perlu dilakukan suatu usaha untuk menghilangkan kandungan lignin dalam limbah nanas melalui pretreatment gelombang mikro (microwave). Dalam penelitian ini digunakan beberapa variabel proses yaitu: rasio 1:20 (b/v), waktu kontak 10 menit, dan variabel suhu 70, 80 dan 90oC. Dari hasil analisa dengan menggunakan metode Chesson-Data didapatkan hasil yang menujukan bahwa pengaruh pretreatment microwave cukup signifikan dengan kondisi optimum operasi pada suhu 90oC dengan hasil lignin yang terlarutkan sebanyak 9,05%, Hal tersebut juga berimbas positif terhadap selulosa yang terlarut sebanyak 29,42% jauh lebih banyak dibandingkan tanpa pretreatmant. Analisa dilanjutkan dengan menggunakan FTIR (Fourier Transformed Infrared Spectroscopy) yang menunjukan penurunan wavenumber yang mengidentifikasikan pengaruh pretreatment microwave terhadap struktur lingnin yang terdapat pada limbah nanas. Daerah tersebut berada pada panjang gelombang yang cukup tinggi antara (2800 - 3500 cm-1) dan panjang gelombang relative cukup rendah yaitu (800 - 1700 cm-1) yang keduanya merupakan daerah serapan selulosa.

Page 2 of 2 | Total Record : 15