cover
Contact Name
Imam Syafa'at
Contact Email
-
Phone
+6224-8505680
Journal Mail Official
-
Editorial Address
Jl. Menoreh Tengah X/22 Sampangan Semarang » Tel / fax : 0248505680 / 0248505680
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Majalah Ilmiah MOMENTUM
ISSN : 24069329     EISSN : 24069329     DOI : -
Core Subject : Education,
"MOMENTUM" adalah sebuah Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim dengan ISSN cetak 0216-7395. Terbit setahun dua kali yaitu tiap bulan April dan Oktober. Lingkup bidang yang dapat dipublikasikan di jurnal ini adalah teknik mesin, teknik kimia dan teknik informatika
Arjuna Subject : -
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2007)" : 6 Documents clear
PEMANFAATAN TEKNOLOGI NANO DI DALAM INDUSTRI PENGOLAHAN BAHAN MAKANAN I. Riwayati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 3, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v3i2.614

Abstract

Makanan merupakan komoditas yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari .Oleh karena itu proses pengolahan yang baik sangat penting sebagai upaya peningkatan kualitas dari bahan makanan tersebut. Industri pengolahan bahan makanan berkompetisi untuk dapat mencapai kualitas yang sesuai dengan keinginan konsumen dengan cara penerapan berbagai teknologi baru. Salah satu teknologi yang masih terus dikembangkan sampai dengan saat ini adalah teknologi nano . Teknologi ini menitikberatkan pada rekayasa bahan pada tingkat ukuran nano. Khusus pada industri makanan dapat diterapkan pada proses , peningkatan cita rasa , pengawetan , keamanan dan pengemasan .   Kata kunci : teknologi nano , pengolahan , makanan
EKSTRAKSI ASAM LEMAK BEBAS DARI MINYAK NABATI DENGAN PELARUT METANOL DALAM TANGKI BERPENGADUK M. E. Yulianto; I. Hartati; A. P. Siswanto
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 3, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v3i2.615

Abstract

Indonesia merupakan penghasil minyak sawit terbesar kedua di dunia setelah Malaysia. Sementara itu, walaupun sudah mampu mengekspor CPO ke luar negeri tetapi sampai saat ini masih mengimpor metil ester yang digunakan dalam industri cat, surfactant, dan lilin. Guna meningkatkan nilai tambah produk dari kelapa sawit dan pemenuhan metil ester bagi kebutuhan dalam negeri, perlu dilakukan suatu langkah. Konversi minyak nabati menjadi metil ester dapat dilakukan melalui reaksi transesterifikasi dengan katalis NaOH. Namun, keberadaan asam lemak bebas (free fatty acid) dalam minyak nabati ternyata menghambat reaksi di atas karena asam lemak bebas dapat mengikat Na+ sehingga memusnahkan keaktifan NaOH sebagai katalis. Untuk menghindari deaktifasi katalis dalam proses konversi minyak nabati menjadi metil ester, asam lemak bebas dalam minyak nabati harus disingkirkan lebih dahulu dengan jalan menambahkan pelarut basa. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh waktu ekstraksi dan kecepatan putar pengaduk pada ekstraksi asam lemak bebas dari minyak sawit dengan menggunakan pelarut metanol. Percobaan dilakukan dalam suatu tangki berpengaduk. Penelitian diawali dengan mempelajari pengaruh waktu ekstraksi, setelah diperoleh waktu ekstraksi yang relatif baik. Penelitian dilanjutkan dengan mempelajari pengaruh kecepatan putar pengaduk yang dilakukan pada waktu ekstraksi yang relatif baik. Dari hasil penelitian pada temperatur 50 oC, rasio perbandingan pelarut-umpan 3:1 dan konsentrasi asam lemak bebas dalam umpan 8 %, diperoleh bahwa waktu ekstraksi dan kecepatan putar pengaduk yang ralatif baik berturut-turut adalah 10 menit dan 1000 rpm. Pada kondisi ini asam lemak bebas yang tersingkir sebesar 68,93 % berat. Kata kunci: asam lemak, ekstraksi, pelarut basa.
PEMANFAATAN TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI BAHAN BAKU ARANG AKTIF DAN APLIKASINYA UNTUK PENJERNIHAN AIR LIMBAH INDUSTRI PETIS DI TAMBAK LOROK SEMARANG . Suhartana
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 3, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v3i2.616

Abstract

Waste Piece of Coconut shell used in society often only used upon which burn or firewood. Some furniture industries minimize there, exploited as a tool of physic educative and souvenir. In other hand, can be taken away from piece of coconut shell could to raw material of active charcoal. Chemical content of active charcoals is carbon compound, is very good for process of liquid material purification, inorganic and also organic material goodness. In this research is existing active charcoal, used to treatment waste water Petis factory at Tambak lorok  Semarang. Result after treatment by active charcoal pH, BOD, COD, TSS were decrease, but colour the waste water is clear.   Keyword: piece of coconut shell, active charcoal, waste water.
PENGARUH GAYA SEMBUR NOSEL DENGAN PUTARAN 2400 RPM TERHADAP SUDU DATAR PADA MESIN UJI IMPACT OF A JET A. Walujodjati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 3, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v3i2.617

Abstract

Pengujian besar gaya semburan yang diterima oleh sudu datar ini pada prinsipnya bermaksud memberikan detail informasi tentang besar gaya akibat semburan yang diterima oleh sudu dengan bentuk datar dan kesempurnaan penerimaan gaya sembur yang diterima oleh permukaan sudu datar. Pengujian ini dilakukan dengan menggunakan mesin uji Impact of a jet yang terdiri dari pompa air yang disertai pengontrol input tegangan (Voltage regulator) sehingga putaranya dapat diatur, Water meter sebagai pengukur laju aliran,  ruang lintas alir (pralon 3/4 inch) yang dilengkapi katup tutup buka sebagai pemvariasi bukaan, rumah kaca yang didalamnya terdapat nosel, alat penimbang gaya sembur pada sudu, dan sudu datar dengan diameter 60 mm. Berdasarkan hasil pngolahan data dapat diketahui besar laju aliran massa, kecepatan alir nosel, kecepatan keluar alir nosel, momentum alir menuju sudu, momentum alir meninggalkan sudu dan besar gaya sembur hasil pengukuran dari alat penimbang gaya. Hasil pengujian menunjukan laju aliran massa dipengaruhi oleh luasan permukaan bidang alir yaitu variasi bukaan katup, semakin kecil laju aliran massanya maka akan berpengaruh pada kecepatan alir nosel dan juga momentum alir bahkan gaya sembur yang diterima sudu. Besar gaya sembur yang diterima sudu dipengaruhi oleh momentum alir, karena momentum alir yang meninggalkan sudu nilainya adalah nol maka sudu ini cenderung mempunyai besar gaya mendekati besar momentum alir menuju sudu. Momentum alir menuju sudu adalah menunjukan kekuatan sembur secara perhitungan teoritis walaupun secara kenyataan besar gaya sembur yang terbaca oleh alat penimbang gaya memiliki selisih.   Kata kunci : sudu datar, impact of a jet, gaya sembur.
PENGARUH KONSENTRASI KAPANG DAN LAJU ALIR VOLUMETRIK UDARA TERHADAP PROSES FERMENTASI ASAM SITRAT DARI LIMBAH PADAT BUAH NANAS . Widayat; . Abdullah; D. Soetrisnanto; M. Hadi
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 3, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v3i2.618

Abstract

Buah nanas mengandung karbohidrat kira-kira 13% yang terdiri dari; glukosa 1-3,2%, fruktosa 0,6-2,3% dan sukrosa 5,9-12%. Buah nanas dan limbah berpotensi sebagai bahan baku dalam pembuatan asam sitrat dengan proses fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh konsentrai jamur dan laju alir udara terhadap proses fermentasi asam sitrat. Proses pembuatan asam sitrat yang meliputi tahapan persiapan alat, persiapan kultur Aspergillus niger, persiapan media, proses fermentasi dan analisa hasil. Produk dianalisa konsentrasi asam sitrat, asam oksalat, asam malat dan asam suksinat dengan HPLC. Variabel tetap pada penelitian ini adalah tekanan, temperatur, konsentrasi jus kulit buah nana, pH awal 4, dan nutrien N, P dan K. Variabel berubah yang dipelajari adalah laju alir udara (skala 2, skala 4, skala 6) dan konsentrasi kapang/spora Asergillus niger (1 x 107 spora,  2 x 107 spora). Hasil penelitian menunjukkan. bahwa laju alir udara akan meningkatkan produktifitas asam sitrat maupun asam oksalat dan asam malat dan konsentrasi spora juga akan meningkatkan produktifitas asam sitrat. Untuk laju alir udara volumetrik disarankan pada skala 42,4 cc/detik. Kata kunci :konsentrasi kapang Aspergillus niger, konsentasi asam sitrat,  konsentrasi asam oksalat dan malat, laju aerasi..
ANALISA PRESSURE DROP PADA HEAT-SINK JENIS LARGE EXTRUDE DENGAN VARIASI KECEPATAN UDARA DAN LEBAR SALURANIMPINGEMENT MENGGUNAKAN FD (COMPUTATIONAL FLUID DYNAMIC) . Muchammad
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 3, No 2 (2007)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v3i2.619

Abstract

Pressure  drop merupakan  salah  satu  faktor  penting  yang  mempengaruhi  aliran  udara  yang melewati heat sink, dimana secara tidak langsung berpengaruh pada desain dan performansi heat sink tersebut. Penelitian ini mempelajari dan menganalisa penurunan tekanan (pressure drop) yang terjadi  pada  heat  sink jenis  large  extrude dengan  pengaruh  dari  metode  pendinginan  udara impingement (impingement  air  cooled). Analisa  secara  numeris  dilakukan  dengan  bantuan  CFD. Pemodelan pressure drop didasarkan pada aliran laminar didalam saluran rectangular. Parameter yang digunakan pada penelitian ini adalah variasi kecepatan aliran udara yang memasuki ducting, dari 0.4 m/s sampai dengan 1 m/s, variasi lebar saluran masuk impingement terhadap panjang heat sink, dari  25%,  50%,  75%  sampai  100%, dan  variasi  ketinggian  fin  heat  sink. Hasil  dari  analisa menunjukkan   bahwa   pressure   drop meningkat   dengan   menyempitnya   lebar   saluran   masuk impingement untuk   kecepatan   masuk   yang   sama,   namun   presure   drop menurun   dengan meningkatnya tinggi fin heat sink untuk flow rate yang sama. Kata kunci: Pressure drop, heat sink, impingement air cooled, saluran rectangular, flow rate.

Page 1 of 1 | Total Record : 6