cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
JURNAL TASAMUH
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 34 Documents
KARYA DAN PEMIKIRAN KYAI RADEN ASNAWI KUDUS Linda Linda Musyarofah
TASAMUH Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kyai Raden Asnawi was born and raised in a merchant environment as well as in the Islamic boarding school tradition. Since childhood, he studied at various ulama and Islamic boarding schools. He had studied and taught in Mecca for 22 years (1894-1916). The purpose of this study is to better understand the genealogy and Islamic thought of Kyi Raden Asnawi and the struggle in preaching. This research is a qualitative research with the type of library research (library resach). The data analysis technique used is by collecting data from books, presenting and concluding. While the results of this study are, 1) Kyai Raden Asnawi's biography, 2) Kyai Raden Asnawi's thoughts which are contained in various books and poems, including aqidah (tawhid), fiqh, and tasawuf, according to the conception of ahlussunnah wal jama'ah. In teaching at madrasas, to strengthen the faith and shari'a of Muslims, he compiled a book of faith called Mu'taqod Seket and a book of fiqh called Fasholatan. In the field of aqidah (theology), he adheres to the conception formulated by Imam Al-Asy'ari and Imam Al-Maturidi, in the field of fiqh (Islamic law), he follows the Imam Shafi'i madhhab, while in the field of Sufism (sufism), he followed orthodox Sufism formulated by Imam Junaid Al-Baghdadi and Imam Al-Ghazali.
KONSEP ISLAMISASI ILMU PRESPEKTIF SYED MUHAMMAD NAQUIB AL-ATTAS Sumi yati
TASAMUH Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemikiran Islamisasi Pengetahuan Naquib Al-Attas, pada dasarnya, adalah respons intelektualnya terhadap efek negatif dari ilmu pengetahuan modern (Barat) yang semakin dilihat dan dirasakan oleh masyarakat dunia, yang, menurut dia, adalah hasil dari krisis dalam dasar ilmu pengetahuan modern (Barat), yaitu konsepsi realitas atau pandangan dunia yang melekat dalam setiap ilmu pengetahuan, sehingga kemudian meluas ke masalah epistemologis, seperti sumber pengetahuan, hubungan antara konsep dan kenyataan, masalah kebenaran, bahasa dan lainnya yang melibatkan masalah pengetahuan. Epistemologi Barat yang mengutamakan skeptisisme dan meragukan segalanya, menurut Naquib, menyebabkan ketegangan batin yang pada gilirannya menghasilkan keinginan yang tak terpuaskan untuk mencari dan memulai perjalanan untuk mencapai penemuan setelah penemuan. Apa yang ditolak adalah keraguan dan skeptisisme ilmu Pengetahuan Barat yang mengorbankan atau mengabaikan nilai-nilai sosial dan budaya. Munculnya Islamisasi ilmu pengetahuan dijelaskan dengan jelas oleh Al-Attas, yakni pembebasan akal dan bahasa manusia, dari sihir, mitologis, animisme, nasionalisme buta, dan penguasaan sekularisme. Nauib Al-Attas menjelaskan ada dua cara yang saling berkaitam dalam pelaksanaan Islamisasi pengetahuan, yaitu: 1) Mengisolasi unsur dan konsep kunci yang membentuk budaya dan peradaban barat. 2) Menggabungkan unsur-unsur Islam bersama dengan konsep-konsep utama di setiap bidang ilmu pengetahuan saat ini yang relevan.
ETIKA RELIGIUS ULAMA NUSANTARA SYEKH YUSUF AL-MAKASSARI YANG DIKENAL SEBAGAI BAPAK ISLAM DI AFRIKA SELATAN Mila Zakia
TASAMUH Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Syekh Yusuf merupakan seorang ulama nusantara, tokoh tasawuf yang mendunia. Beliau dikenal sebagai pahlawan Nasional bahkan seorang pahlawan internasional. Hampir separuh hidupnya dihabiskan untuk menimba ilmu pengetahuan di dalam maupun luar negeri baik di bidang politik dan pengetahuan agama. Berkat pemikirannya sehingga menjadi inspirator bagi Neslon Mandela dan masyarakat Afrika Selatan dalam melawan penjajahan Apartheid. Keistimewaan Syekh Yusuf al-Makassari tidak hanya diakui di Indonesia sebagai pejuang dan ulama kharismatik, akan tetapi ia juga memperoleh berbagai penghargaan dari berbagai negara Islam, khususnya di Cape Town Afrika Selatan. Atas keberaniannya tersebut, sebuah penghargaan diberikan kepadanya dari Presiden Afrika Selatan sehingga disebut sebagai Bapak Islam.
ANALISIS NILAI-NILAI MODERASI AGAMA DALAM BUKU AJAR MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DI PERGURUAN TINGGI UMUM (PTU) Munib, Achmad; Wibowo, Hamid Sakti
Tasamuh : Media Pengembangan Ilmu-Ilmu Keislaman, Filsafat, dan Sosial Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adanya muatan Nilai-nilai Moderasi beragama dalam buku ajar PAI sangat dibutuhkan saat ini untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme sebagai akibat dari kekeliruan dalam proses berfikir. Untuk bisa mengetahui kadar muatan nilai-nilai moderasi beragama dalam buku ajar maka perlu dilakukan penelitian terhadap materi pada buku ajar PAI yang ada di Perguruan Tinggi Umum. Dengan menggunakan library research melalui pengkajian terhadap bab dan sub bab yang ada dalam isi buku ajar PAI tersebut. Hasilnya beberapa buku PAI yang digunakan oleh beberapa perguruan tinggi yaitu Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi yang dijadikan rujukan oleh Universitas Negeri Gorontalo dan Modul PAI Modul Kuliah PAI (Ibadah, Akhlak dan Muamalah) yang diterbitkan oleh PPAIK (Pusat Pengkajian Al Islam dan Kemuhammadiyahan) Universitas Muhammadiyah Surabaya serta buku Pendidikan Agama Islam (Konsep Dasar bagi Mahasiswa Perguruan Tinggi Umum) telah memiliki muatan yang cukup lengkap dengan bahasa penyampaian yang mudah dimengerti dan enak dipahami sehingga layak untuk dijadikan rujukan dan digunakan secara luas di berbagai perguruan tinggi dalam upaya untuk mencegah radikalisme dan menanamkan nilai-nilai moderasi beragama dalam praktik kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: moderasi beragama, pendidikan agama Islam, perguruan tinggi umum

Page 4 of 4 | Total Record : 34